Penjelasan singkat, contoh, dan latihan soal tentang cara menulis reaksi kompleksasi jika semua rumus sudah diketahui.
Reaksi kompleksasi adalah reaksi ketika ion logam pusat berikatan dengan ligan membentuk spesi baru yang disebut kompleks. Dalam soal olimpiade, yang biasanya diminta adalah menuliskan persamaan reaksi dengan rumus yang sudah lengkap, lalu menyetarakan muatan dan jumlah ligannya.
Cara menulis persamaan
1. Tentukan logam pusat
Biasanya berupa kation logam transisi, misalnya \(Cu^{2+}\), \(Ag^+\), \(Fe^{3+}\), atau \(Ni^{2+}\).
2. Tentukan ligan
Ligan bisa netral seperti \(NH_3\), \(H_2O\), atau bermuatan seperti \(CN^-\), \(Cl^-\), \(OH^-\).
3. Susun produk
Jumlah ligan mengikuti bilangan koordinasi yang diminta atau yang paling stabil untuk sistem itu.
4. Setarakan muatan
Pastikan muatan total kiri dan kanan sama. Kalau perlu, cek koefisien ligannya.
Contoh-contoh reaksi
| Contoh | Persamaan | Catatan |
|---|---|---|
| Kompleks perak-amonia | \(Ag^+ + 2NH_3 \rightleftharpoons [Ag(NH_3)_2]^+\) | Kompleks linear, bilangan koordinasi 2. |
| Kompleks tembaga-amonia | \(Cu^{2+} + 4NH_3 \rightleftharpoons [Cu(NH_3)_4]^{2+}\) | Sering muncul larutan biru tua. |
| Kompleks besi-sianida | \(Fe^{3+} + 6CN^- \rightleftharpoons [Fe(CN)_6]^{3-}\) | Ligan anionik, kompleks sangat stabil. |
| Kompleks nikel-sianida | \(Ni^{2+} + 4CN^- \rightleftharpoons [Ni(CN)_4]^{2-}\) | Contoh koordinasi 4 dengan muatan total negatif. |
Contoh soal pilihan ganda
Ion kompleks yang terbentuk dari \(Ag^+\) dan \(NH_3\) adalah ...
- A. \([AgNH_3]^+\)
- B. \([Ag(NH_3)_2]^+\)
- C. \([Ag(NH_3)_4]^{2+}\)
- D. \([Ag_2(NH_3)]^+\)
Pembahasan: Perak(I) umumnya membentuk kompleks linear dengan dua ligan amonia. Persamaan setaranya adalah \(Ag^+ + 2NH_3 \rightleftharpoons [Ag(NH_3)_2]^+\).
Persamaan yang benar untuk pembentukan kompleks tetraamminat tembaga(II) adalah ...
- A. \(Cu^+ + 4NH_3 \rightleftharpoons [Cu(NH_3)_4]^+\)
- B. \(Cu^{2+} + 2NH_3 \rightleftharpoons [Cu(NH_3)_2]^{2+}\)
- C. \(Cu^{2+} + 4NH_3 \rightleftharpoons [Cu(NH_3)_4]^{2+}\)
- D. \(Cu^{2+} + 6NH_3 \rightleftharpoons [Cu(NH_3)_6]^{2+}\)
Pembahasan: Ion tembaga(II) sering membentuk kompleks amonia berkoordinasi empat. Koefisien ligan disesuaikan agar muatan total seimbang.
Jika ion \(Fe^{3+}\) bereaksi dengan ligan \(CN^-\), produk kompleks yang benar adalah ...
- A. \([Fe(CN)_4]^+\)
- B. \([Fe(CN)_6]^{3-}\)
- C. \([Fe(CN)_2]^{3+}\)
- D. \([Fe_2(CN)_6]^{3-}\)
Pembahasan: Enam ligan sianida mengelilingi \(Fe^{3+}\). Muatan totalnya \(+3 + 6(-1) = -3\), sehingga produk menjadi \([Fe(CN)_6]^{3-}\).
Contoh soal terstruktur
Diketahui ion \(Ni^{2+}\) bereaksi dengan ligan \(CN^-\) membentuk kompleks stabil. Tentukan:
- Rumus kompleks yang paling mungkin.
- Persamaan reaksi pembentukannya.
- Muatan total kompleks.
1) Kompleks yang umum adalah \([Ni(CN)_4]^{2-}\).
2) Persamaan: \(Ni^{2+} + 4CN^- \rightleftharpoons [Ni(CN)_4]^{2-}\).
3) Muatan total: \(+2 + 4(-1) = -2\), jadi kompleks bermuatan \(2-\).
Larutan mengandung \(Fe^{3+}\) dan \(H_2O\) sebagai ligan. Dalam banyak kondisi, ion ini membentuk kompleks heksaakuaferri(III). Jelaskan bentuk reaksi, jumlah ligan, dan muatan kompleksnya.
Kompleks yang terbentuk adalah \([Fe(H_2O)_6]^{3+}\). Persamaan sederhananya: \(Fe^{3+} + 6H_2O \rightleftharpoons [Fe(H_2O)_6]^{3+}\). Jumlah ligan ada 6, jadi bilangan koordinasinya 6, dan muatan total tetap \(3+\) karena ligannya netral.
Ringkasan
- Pusat kompleks biasanya ion logam.
- Ligan dapat bersifat netral atau bermuatan negatif.
- Rumus kompleks ditulis dalam tanda kurung siku.
- Muatan kompleks sama dengan jumlah muatan ion logam dan seluruh ligan.
- Jika semua rumus sudah diketahui, tugas utama adalah menuliskan persamaan yang benar dan menyetarakannya.
Materi Bonus: Faktor yang memengaruhi konstanta stabilitas
Konstanta stabilitas, atau konstanta pembentukan, menyatakan seberapa kuat kompleks terbentuk dari ion logam dan ligannya. Semakin besar nilainya, semakin stabil kompleks tersebut dalam larutan.
Muatan ion logam
Ion logam dengan muatan lebih besar umumnya menarik ligan lebih kuat, sehingga kompleks cenderung lebih stabil.
Ukuran ion logam
Jari-jari ion yang lebih kecil biasanya menghasilkan rapat muatan lebih besar, sehingga ikatan kompleks lebih kuat.
Sifat ligan
Ligan donor yang lebih kuat atau memiliki lebih dari satu atom donor dapat meningkatkan kestabilan kompleks.
Efek kelat
Ligan multidentat sering membentuk kompleks yang lebih stabil daripada ligan monodentat karena terbentuk beberapa ikatan sekaligus.
Konfigurasi elektron logam
Susunan elektron tertentu, misalnya kestabilan medan kristal atau energi pasangan elektron, dapat memperkuat atau melemahkan kompleks.
Medium larutan
pH, pelarut, dan adanya ion lain dapat menggeser kesetimbangan pembentukan kompleks.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar