Inti atom yang tidak stabil akan mengalami peluruhan radioaktif, suatu proses spontan ketika inti memancarkan partikel atau energi untuk mencapai konfigurasi proton–neutron yang lebih stabil.
Dalam kimia inti, dikenal berbagai jenis peluruhan: alfa (α), beta-minus (β⁻), beta-plus (β⁺), gamma (γ), penangkapan elektron (EC), emisi neutron, emisi proton, transisi isomer, dan fisi spontan.
Simulator ini membantu siswa memahami bagaimana suatu radioisotop bergerak menuju zona kestabilan (pita kestabilan) melalui serangkaian reaksi inti, lengkap dengan persamaan dan analisis rasio N/Z.
📖 Landasan Teori Kimia Inti
Inti atom stabil hanya ada pada rentang rasio neutron-proton (N/Z) tertentu. Di luar daerah ini, inti bersifat radioaktif dan akan meluruh menuju pita kestabilan.
- Nuklida ringan (Z ≤ 20): stabil jika N/Z ≈ 1 (jumlah neutron ≈ proton).
- Nuklida sedang–berat (Z 20–83): perlu lebih banyak neutron; N/Z ≈ 1,2–1,5.
- Z > 83: tidak ada inti stabil; semua meluruh, dominan via alfa.
Arah menuju kestabilan pada grafik Z vs N:
- β⁻ → Z naik 1, N turun 1 → titik bergeser ke kanan-bawah pada pita.
- β⁺ / EC → Z turun 1, N naik 1 → titik bergeser ke kiri-atas.
- α → Z turun 2, N turun 2 → titik bergeser diagonal kiri-bawah.
- Emisi n → N turun 1, Z tetap. Emisi p → Z turun 1, N tetap.
☢️ Petunjuk Penggunaan
- Klik chip isotop siap pakai atau ketik nama isotop (contoh: U-238, Th-232) lalu klik Mulai Reaksi Berantai.
- Baca persamaan reaksi peluruhan pertama yang ditampilkan di kotak reaksi.
- Klik ➡ Lanjutkan berulang kali untuk mengikuti deret peluruhan hingga isotop stabil diperoleh.
- Amati grafik pita kestabilan: titik merah = posisi isotop saat ini. Kurva hijau = batas ideal N/Z.
- Pada bagian Input Manual, pilih mode peluruhan secara bebas dari 9 pilihan untuk bereksperimen.
- Buka Tabel Partikel untuk memahami tiap jenis partikel radioaktif.
- Buka Tabel Database untuk melihat semua isotop; klik nama isotop untuk langsung memuatnya ke simulator.
☢️ Interpretasi Hasil
- Titik merah di atas kurva hijau (N berlebih): β⁻ paling mungkin: neutron → proton.
- Titik merah di bawah kurva hijau (Z berlebih): β⁺ atau EC lebih mungkin: proton → neutron.
- Z > 83, titik jauh kanan-atas: peluruhan α dominan, menggeser titik diagonal ke kiri-bawah.
- Titik merah berimpit pita biru: isotop kemungkinan stabil atau t½ sangat panjang.
- Nilai N/Z dan Nideal di kotak analisis adalah panduan kuantitatif untuk menilai kestabilan.
- Riwayat peluruhan mencerminkan deret peluruhan nyata berdasarkan data eksperimental NUBASE.
Simulator Peluruhan Inti & Pita Kestabilan
Dirancang oleh Urip.Info
Deret peluruhan, persamaan reaksi inti, partikel radioaktif, dan grafik N vs Z
Masukkan isotop untuk melihat analisis kestabilan.
☢ Tabel Semua Partikel dalam Reaksi Inti
| Simbol | Nama | ΔZ | ΔN | ΔA | Notasi | Kondisi dominan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| α | Alfa | −2 | −2 | −4 | ₂He⁴ | Z > 83, inti sangat berat |
| β⁻ | Beta-minus | +1 | −1 | 0 | ₋₁e⁰ + ν̄ₑ | N/Z terlalu tinggi (kelebihan neutron) |
| β⁺ | Beta-plus | −1 | +1 | 0 | ₊₁e⁰ + νₑ | N/Z terlalu rendah (kelebihan proton) |
| γ | Gamma | 0 | 0 | 0 | hν (foton) | Inti tereksitasi → ground state |
| EC | Penangkapan e⁻ | −1 | +1 | 0 | + ₋₁e⁰ → νₑ | Bersaing β⁺; hasil anak sama dengan β⁺ |
| n | Emisi Neutron | 0 | −1 | −1 | ₀n¹ | N sangat berlebih; inti sangat jauh pita |
| p | Emisi Proton | −1 | 0 | −1 | ₁H¹ | Z sangat berlebih; sangat jauh dari pita |
| SF | Fisi Spontan | split | split | split | 2 fragmen + n | Z ≥ 90; inti superberat |
| IT/γ | Transisi Isomer | 0 | 0 | 0 | γ (dari X*) | Keadaan metastabil (m): Tc-99m, dll. |
| 2β⁻ | Beta ganda | +2 | −2 | 0 | 2⁰₋₁e | Sangat langka; t½ ~ 10²⁰ tahun |
🗂 Tabel Lengkap Isotop dalam Database
| Isotop | Z | A | N | N/Z | Mode | Produk anak | Status |
|---|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar