Termokimia tidak berdiri sendiri. Konsep kalor, entalpi, dan energi bebas selalu terhubung dengan pokok bahasan lain dalam kimia, dan cara terbaik melihat hubungan itu adalah lewat kurva atau grafik.
Setiap soal memuat satu kurva berbeda yang harus dibaca, ditafsirkan, dan dihitung. Kurva-kurva itu menghubungkan termokimia dengan laju reaksi dan katalis (profil energi), perubahan wujud zat, kalorimetri dan titrasi (stoikiometri dan asam basa), hukum Hess, ikatan kimia dan siklus Born–Haber, kelarutan, kespontanan reaksi, hidrokarbon, serta kesetimbangan kimia.
