Berikut ini pembahasan soal Olimpiade Sains Tingkat Provinsi Bidang Kimia Tahun 2017. Untuk kunci jawaban dan bagian Essay dapat diunduh pada tautan paling bawah tulisan ini. Format PDF.
Kalkulator pH dan % Hidrolisis Garam
Sabtu, 24 Februari 2018
Hidrolisis adalah reaksi yang melibatkan pemecahan ikatan dalam molekul yang menggunakan air. Reaksi ini terutama terjadi antara ion dengan molekul air dan sering mengubah pH larutan.
Oleh karena itu sering dalam soal-soal kimia bahasannya dikaitkan dengan pH larutan. Dalam kimia, ada tiga tipe hidrolisis: hidrolisis garam, hidrolisis asam, dan hidrolisis basa.
Pada tulisan ini hanya akan disajikan kalkulator % hidrolisis dan pH dari garam yang terhidrolisis. Untuk yang lain silakan telusuri pada pranala kalkulator kimia.
Oleh karena itu sering dalam soal-soal kimia bahasannya dikaitkan dengan pH larutan. Dalam kimia, ada tiga tipe hidrolisis: hidrolisis garam, hidrolisis asam, dan hidrolisis basa.
Pada tulisan ini hanya akan disajikan kalkulator % hidrolisis dan pH dari garam yang terhidrolisis. Untuk yang lain silakan telusuri pada pranala kalkulator kimia.
Soal dan Pembahasan Pergeseran Kesetimbangan Secara Kuantitatif
Kamis, 22 Februari 2018
Berikut ini adalah soal dan pembahasan tentang pergeseran kesetimbangan secara kuantitatif terhadap perubahan konsentrasi salah satu zat yang diperoleh dari grup Asosiasi Guru Kimia Indonesia di Facebook.
Soal #1:
Untuk reaksi berikut ini: A(g) + B(g) ⇌ C(g) + D(g), dalam wadah 1 liter konsentrasi gas-gas ini dalam campuran kesetimbangan adalah: [A] = 0,5 M, [B] = 4,0 M, [C] = 6,0 M, dan [D] = 8,0 M. Berapa mol D harus ditambahkan ke dalam campuran ini untuk mencapai konsentrasi A = 1,0 M?
Soal #1:
Untuk reaksi berikut ini: A(g) + B(g) ⇌ C(g) + D(g), dalam wadah 1 liter konsentrasi gas-gas ini dalam campuran kesetimbangan adalah: [A] = 0,5 M, [B] = 4,0 M, [C] = 6,0 M, dan [D] = 8,0 M. Berapa mol D harus ditambahkan ke dalam campuran ini untuk mencapai konsentrasi A = 1,0 M?
Kalkulator Waktu Paruh dan Laju Reaksi
Rabu, 21 Februari 2018
Berikut ini kalkulator yang berkenaan dengan waktu paruh dan laju reaksi kimia.
Cara penggunaan:
Cara penggunaan:
- Silakan ganti data input dengan data yang tersedia, seperti pada contoh soal .
- Kosongkan 1 kotak input untuk variabel yang akan dihitung.
- Pilih satuan waktu yang sesuai.
- Satuan lain silakan disesuaikan dengan keperluan penyelesaian soal latihan.
- Gunakan tanda titik sebagai tanda desimal, atau menyesuaikan dengan pengaturan komputer pribadi.
- Bila diperlukan bilangan eksponen misal 6,0 × 10-3 cara menginputnya adalah dengan mengetik 6.0e-3.
- Kalkulator ini hanya dapat digunakan untuk sekadar latihan dan menemani belajar, bukan untuk digunakan kepentingan ilmiah.
Pembuat Data Laju Reaksi untuk Soal Kimia
Selasa, 20 Februari 2018
Biasa dalam bahasan laju reaksi di SMA atau yang sederajat sering ada soal untuk menentukan persamaan laju reaksi, menentukan orde reaksi, menentukan tetapan laju reaksi dan laju reaksinya itu sendiri.
Berikut ini adalah alat yang dapat digunakan untuk membuat data hipotetis untuk soal-soal laju reaksi itu. Membuat data-data laju reaksi sekadar untuk latihan soal atau kebutuhan tertentu akan lebih mudah dengan menggunakan alat "Pembuat Data Laju Reaksi untuk Soal Kimia".
Alat ini tersedia secara online di halaman ini atau dapat pula mengunduh format file excel-nya langsung.
Berikut ini adalah alat yang dapat digunakan untuk membuat data hipotetis untuk soal-soal laju reaksi itu. Membuat data-data laju reaksi sekadar untuk latihan soal atau kebutuhan tertentu akan lebih mudah dengan menggunakan alat "Pembuat Data Laju Reaksi untuk Soal Kimia".
Alat ini tersedia secara online di halaman ini atau dapat pula mengunduh format file excel-nya langsung.
Kategori:
data laju reaksi,
Kimia-2,
Laju Reaksi,
Orde Reaksi,
Pembuat soal,
Persamaan Laju Reaksi
Soal Laju Reaksi Dekomposisi dan Pembahasannya
Senin, 12 Februari 2018
Soal #1
Dekomposisi dinitrogen pentaoksida (N2O5) menjadi NO2 dan O2 adalah reaksi orde pertama. Pada temperatur 60 oC konstanta laju reaksinya adalah 2,8×10–3 menit-1. Jika pada wadah tertutup mula-mula hanya ada N2O5 pada tekanan 125 kPa, berapa lama ia akan mencapai tekanan 176 kPa?
Dekomposisi dinitrogen pentaoksida (N2O5) menjadi NO2 dan O2 adalah reaksi orde pertama. Pada temperatur 60 oC konstanta laju reaksinya adalah 2,8×10–3 menit-1. Jika pada wadah tertutup mula-mula hanya ada N2O5 pada tekanan 125 kPa, berapa lama ia akan mencapai tekanan 176 kPa?
Kategori:
asetaldehid,
dekomposisi termal,
Kimia-2,
Laju Reaksi,
orde dua,
tekanan,
Waktu Paruh
Penamaan Isomer Sistem Z/E pada Alkena
Minggu, 11 Februari 2018
Mengingat kembali sistem penamaan Z/E pada isomer alkena dengan menggunakan contoh. Dimulai dari yang sederhana ke yang relatif lebih rumit. Sistem penamaan Z/E pada isomer alkena sebenarnya tidak terlalu rumit, hanya mengamati mana gugus yang dianggap lebih prioritas pada setiap sisi struktur alkena.
Kategori:
berseberangan,
cis,
cis-trans,
gugus fungsi,
gugus prioritas,
isomer,
Isomer Alkena,
Kimia-3,
sepihak,
Sistem Z/E,
Tata nama alkena,
trans,
Z-E
Pembahasan Soal Pilihan Ganda OSK Kimia 2016
Sabtu, 10 Februari 2018
Soal #1 OSK Kimia 2016
Larutan kalium permanganat direaksikan dengan kalium oksalat dalam suasana basa menghasilkan mangan oksida (MnO2) dan karbon dioksida. Maka koefisien kalium permanganat dan kalium oksalat setelah reaksi setara yaitu:
A. 4 dan 2
B. 2 dan 3
C. 3 dan 2
D. 2 dan 6
E. 4 dan 8
Larutan kalium permanganat direaksikan dengan kalium oksalat dalam suasana basa menghasilkan mangan oksida (MnO2) dan karbon dioksida. Maka koefisien kalium permanganat dan kalium oksalat setelah reaksi setara yaitu:
A. 4 dan 2
B. 2 dan 3
C. 3 dan 2
D. 2 dan 6
E. 4 dan 8
Kalkulator Hukum Perbandingan Tetap
Kamis, 08 Februari 2018
Logika berpikir dalam penentuan unsur mana yang habis dan unsur yang bersisa terkait dengan hukum perbandingan tetap unsur-unsur dalam senyawa dapat ditempuh dengan cara berikut.
Kategori:
Hukum Dasar Kimia,
Hukum Proust,
Kimia-1,
Perbandingan Tetap,
Sisa
Simulasi Uji Larutan dengan Kertas Lakmus
Rabu, 07 Februari 2018
Untuk mengetahui jenis larutan apakah itu larutan bersifat basa atau larutan bersifat asam atau larutan bersifat netral dapat menggunakan kertas lakmus merah dan kertas lakmus biru.
Ada atau tidak adanya perubahan warna dapat dijadikan petunjuk tentang sifat larutan itu.
Ada atau tidak adanya perubahan warna dapat dijadikan petunjuk tentang sifat larutan itu.
Kalkulator pH Campuran Asam Kuat dengan Basa Kuat
Pokok bahasan asam-basa pasti akan ada penentuan pH, baik untuk larutan tunggal maupun pH hasil campuran larutan asam (baik asam kuat/lemah) dengan larutan basa (baik basa kuat/lemah). Kehadiran alat bantu berupa kalkulator diharapkan banyak membantu siswa dalam memahami konsep kimia terutama konsep asam-basa.
Berikut ini adalah Kalkulator pH untuk Campuran Basa Kuat dengan Asam Kuat. Kalkulator campuran jenis lain dapat di lihat di pranala berikut:
Berikut ini adalah Kalkulator pH untuk Campuran Basa Kuat dengan Asam Kuat. Kalkulator campuran jenis lain dapat di lihat di pranala berikut:
Kategori:
Asam kuat,
Asam-basa,
Basa Kuat,
Campuran asam basa,
kalkulator kimia,
Kimia-2,
Konsentrasi Larutan,
pH,
pOH
Pereaksi Pembatas pada Reaksi Basa Kuat + Asam Kuat
Selasa, 06 Februari 2018
Pereaksi pembatas dapat dimaknai sebagai pereaksi yang habis saat akhir reaksi (jumlahnya terbatas), tidak bersisa. Pada bahasan larutan basa-asam sering kali pereaksi pembatas ini dijadikan pijakan bahan pertanyaan, mulai dari zat mana yang habis bereaksi, berapa volume seharusnya, berapa konsentrasi semestinya, berapa sisa zat yang tidak habis bereaksi berapa konsentrasinya, berapa pH campuran dan seterusnya. Pada tulisan ini akan dibahas sebagian saja yang disertai contoh soal dan pembahasan.
Kategori:
Asam Basa,
Asam kuat,
Basa Kuat,
Kimia 11,
Kimia-2,
Pereaksi Pembatas,
Stoikiometri
Reaksi Ion Peroksidisulfat (S2O8–2) dengan Ion Iodida (I–)
Jumat, 02 Februari 2018
Soal #1:
Dalam larutan aqueous, ion peroksidisulfat (S2O8–2) bereaksi dengan ion iodida sesuai reaksi berikut ini:
S2O8–2 (aq) + 3I– → 2SO4–2 (aq) + I3– (aq)
Suatu larutan yang disiapkan dengan komposisi 0,050 M ion S2O8–2 dan 0,072 M ion I–, dan kemajuan reaksi diamati dengan mengukur [I–]. Diperoleh data seperti pada Tabel berikut:
Dalam larutan aqueous, ion peroksidisulfat (S2O8–2) bereaksi dengan ion iodida sesuai reaksi berikut ini:
S2O8–2 (aq) + 3I– → 2SO4–2 (aq) + I3– (aq)
Suatu larutan yang disiapkan dengan komposisi 0,050 M ion S2O8–2 dan 0,072 M ion I–, dan kemajuan reaksi diamati dengan mengukur [I–]. Diperoleh data seperti pada Tabel berikut:
Kategori:
I-,
konsentrasi tersisa,
Laju Reaksi,
OSK,
OSK Kimia 2016,
Pembahasan Soal,
S2O8-2,
Sisa Reaksi
Kalkulator pada Konsep Mol
Kamis, 01 Februari 2018
Dalam tulisan ini akan dikembangkan beberapa alat hitung yang terkait bahasan konsep mol untuk pelajaran kimia SMA.
Simbol-simbol yang digunakan di sini antara lain:
n = jumlah zat (mol)
m = massa zat (gram)
mM = massa molar (gram/mol)
$x$ = jumlah partikel (x partikel)
bilangan Avogadro = 6,02 × 1023
V = volume larutan (liter)
M = konsentrasi larutan (molar)
VM = volume molar STP = 22,4 liter/mol
Vgas = volume gas
Simbol-simbol yang digunakan di sini antara lain:
n = jumlah zat (mol)
m = massa zat (gram)
mM = massa molar (gram/mol)
$x$ = jumlah partikel (x partikel)
bilangan Avogadro = 6,02 × 1023
V = volume larutan (liter)
M = konsentrasi larutan (molar)
VM = volume molar STP = 22,4 liter/mol
Vgas = volume gas
Membuat Kalkulator Sederhana dengan Javascript
Saya sedang belajar membuat kalkulator kimia dengan JavaScript (JS) secara penuh. Sengaja ini saya bagikan agar rekan seprofesi atau siapapun yang sedang ingin mempelajarinya dapat memulainya bersama. Untuk dapat membuat alat hitung berbasis web atau nanti juga dapat dikembangkan untuk membuatnya berbasis android apk juga boleh.
Kategori:
CSS,
html,
Javascript,
Kalkulator Jumlah Zat,
kalkulator kimia,
Membuat Kalkulator
Langganan:
Postingan (Atom)