Dalam industri peleburan besi, reduksi senyawa besi(III) oksida menjadi logam besi merupakan proses utama yang terjadi dalam tanur tinggi (blast furnace). Salah satu reduktor yang umum digunakan adalah karbon monoksida. Reaksi reduksi yang berlangsung adalah sebagai berikut: Fe2O3(s) + CO(g) → Fe(s) + CO2 (g)
Proses ini berlangsung pada suhu tinggi, sekitar 1000–1800 K, dan sangat bergantung pada aspek termodinamika dan kinetika.
Diketahui data termodinamika standar pada suhu 1000 K: ΔH° = -24,8 kJ/mol ; ΔS° = -33,1 J/mol.K = -0,0331 kJ/mol.K
-
Perubahan energi bebas Gibbs standar (ΔG°) reaksi pada suhu 1000 K adalah ______ kJ/molDiketahui: ΔH° = -24,8 kJ/mol ; ΔS° = -33,1 J/mol.K = -0,0331 kJ/mol.K ; T = 1000 K
🔍 Jawaban & Pembahasan
✔ Jawaban : 8,3 kJ/mol
\[ \begin{aligned} \Delta G^\circ &= \Delta H^\circ - T \Delta S^\circ \\ &= (-24,8\ \text{kJ/mol}) - (1000\ \text{K}) \times (-0,0331\ \text{kJ/mol.K}) \\ &= -24,8 + 33,1 \\ &= +8,3\ \text{kJ/mol} \end{aligned} \]Nilai ΔG° positif menunjukkan bahwa pada kondisi standar (tekanan 1 atm, suhu 1000 K) reaksi tidak spontan ke arah kanan (pembentukan besi). Reaksi reduksi Fe2O3 oleh CO baru akan spontan pada suhu yang lebih rendah (karena ΔH° negatif dan ΔS° negatif).
-
Berdasarkan perhitungan ΔG°, pernyataan berikut yang paling benar adalah ______ Reaksi tidak berlangsung spontan karena ΔG° bernilai positif✅ Pilihan: "Reaksi tidak berlangsung spontan karena ΔG° bernilai positif"
🔍 Jawaban & Pembahasan
✔ Pernyataan benar: Reaksi tidak spontan pada kondisi standar (1000 K, 1 atm) karena ΔG° > 0.
Dalam termodinamika, kriteria spontanitas pada suhu dan tekanan tetap adalah ΔG < 0. Nilai ΔG° = +8,3 kJ/mol > 0, berarti reaksi cenderung berlangsung ke arah sebaliknya (oksidasi Fe menjadi Fe2O3) pada kondisi standar.
Meskipun demikian, dalam tanur tinggi kondisi operasi tidak standar (tekanan gas diatur, suhu tinggi) sehingga reaksi dapat berlangsung. Pernyataan lain yang mungkin salah seperti "reaksi spontan" tidak tepat.
-
Suhu maksimum agar reaksi masih berlangsung spontan secara termodinamika adalah ______ °CSyarat spontan: ΔG° < 0 → ΔH° - TΔS° < 0 (dengan ΔS° negatif)
🔍 Jawaban & Pembahasan
✔ Jawaban : 476 °C (atau 749 K)
\[ \begin{aligned} \Delta G^\circ = \Delta H^\circ - T \Delta S^\circ &< 0 \\ -24,8\ \text{kJ/mol} - T \times (-0,0331\ \text{kJ/mol.K}) &< 0 \\ -24,8 + 0,0331\,T &< 0 \\ 0,0331\,T &< 24,8 \\ T &< \frac{24,8}{0,0331} \approx 749,24\ \text{K} \\ T_{\text{maks}} &= 749,24 - 273 \\&= 476,24\ ^{\circ}\text{C} \\&\approx 476\ ^{\circ}\text{C} \end{aligned} \]Karena ΔH° negatif (eksoterm) dan ΔS° negatif (kekacauan menurun), reaksi hanya spontan pada suhu di bawah 749 K. Di atas suhu tersebut, ΔG° positif dan reaksi tidak spontan ke kanan.
Dalam tanur tinggi, suhu operasi (1000–1800 K) jauh di atas suhu maksimum spontanitas, sehingga reaksi harus didorong dengan kondisi non-standar (tekanan gas tinggi) agar berlangsung.
-
Nilai konstanta kesetimbangan (K) reaksi tersebut pada 1000 K adalah ______K = exp(-ΔG°/(RT)) → \(\ln K = -\dfrac{\Delta G^\circ}{RT}\)
🔍 Jawaban & Pembahasan
✔ Jawaban : 0,368
\[ \begin{aligned} \Delta G^\circ &= +8,3\ \text{kJ/mol} = 8300\ \text{J/mol} \\ R &= 8,314\ \text{J/mol.K},\quad T = 1000\ \text{K} \\ \ln K &= -\frac{\Delta G^\circ}{RT} \\&= -\frac{8300}{8,314 \times 1000} \\&= -\frac{8300}{8314} \\&\approx -0,9983 \\[10pt] K &= e^{-0,9983} \\&\approx 0,368 \end{aligned} \]Konstanta kesetimbangan K = \(\dfrac{P_{CO_2}^3}{P_{CO}^3}\) pada 1000 K. Nilai K << 1 menunjukkan bahwa pada kesetimbangan, tekanan parsial CO jauh lebih besar daripada CO2, sehingga reaksi cenderung ke kiri (ke arah reaktan) pada kondisi standar.
-
Jika tekanan parsial CO2 dan CO masing-masing adalah 2 atm dan 1 atm pada 1000 K, nilai ΔG reaksi tersebut adalah ______ 25,6 kJ/molGunakan ΔG = ΔG° + RT ln Q ; dengan Q = \(\dfrac{P_{CO_2}^3}{P_{CO}^3}\)
🔍 Jawaban & Pembahasan
✔ Jawaban : 25,6 kJ/mol
\[ \begin{aligned} P_{\text{CO}_2} &= 2\ \text{atm},\quad P_{\text{CO}} = 1\ \text{atm} \\ Q &= \frac{(2)^3}{(1)^3} = 8 \\ \Delta G^\circ &= 8,3\ \text{kJ/mol} = 8300\ \text{J/mol} \\ RT &= 8,314~\text{J/mol.K} \times 1000~K\\&= 8314\ \text{J/mol} \\&= 8,314\ \text{kJ/mol} \\[10pt] RT \ln Q &= 8,314 \times \ln 8;\quad \ln 8 = 2,07944 \\ &= 8,314 \times 2,07944 \\&\approx 17,29\ \text{kJ/mol} \\[10pt] \Delta G &= \Delta G^\circ + RT \ln Q \\&= 8,3 + 17,29 \\&= 25,6\ \text{kJ/mol} \end{aligned} \]Nilai ΔG positif dan lebih besar dari ΔG° menunjukkan bahwa kondisi awal (Q=8 > K=0,368) menyebabkan reaksi harus bergeser ke kiri (ke arah reaktan) untuk mencapai kesetimbangan. Semakin besar ΔG, semakin tidak spontan reaksi ke kanan pada kondisi tersebut.
-
Setelah reaksi pada (e) mencapai kesetimbangan, tekanan parsial gas CO2 adalah ______ atmHitung pergeseran kesetimbangan dari kondisi awal (PCO2=2, PCO=1) hingga mencapai K = 0,368.
🔍 Jawaban & Pembahasan
✔ Jawaban : 1,2524 atm
\[ \begin{aligned} \text{Reaksi: } \text{Fe}_2\text{O}_3(s) + 3\text{CO}(g) \rightleftharpoons 2\text{Fe}(s) + 3\text{CO}_2(g) \end{aligned}\] \[ \begin{aligned} K &= \frac{(P_{\text{CO}_2})^3}{(P_{\text{CO}})^3} = 0,368 \\ \frac{P_{\text{CO}_2}}{P_{\text{CO}}} &= (0,368)^{1/3} = 0,716 \\ &\text{Misal reaksi bergeser ke kiri: }\\&\Delta P_{\text{CO}_2} = -3x,\\& \Delta P_{\text{CO}} = +3x \\ P_{\text{CO}_2} &= 2 - 3x,\quad P_{\text{CO}} = 1 + 3x \\ \frac{2 - 3x}{1 + 3x} &= 0,716 \\ 2 - 3x &= 0,716(1 + 3x)\\& = 0,716 + 2,148x \\ 2 - 0,716 &= 2,148x + 3x \\ 1,284 &= 5,148x \\ x &= \frac{1,284}{5,148} \approx 0,2495 \\[10pt] P_{\text{CO}_2} &= 2 - 3(0,2495) = 2 - 0,7485 \\&= 1,2515\ \text{atm} \\&\approx 1,2524\ \text{atm} \end{aligned} \]Jadi pada kesetimbangan, tekanan parsial CO2 turun dari 2 atm menjadi sekitar 1,2524 atm, sementara CO naik menjadi 1 + 3 × 0,2495 = 1,7485 atm. Hasil ini konsisten dengan nilai K = (1,25243)/(1,74853) = 0,368.
-
Nilai perubahan entropi alam semesta ΔSas untuk reaksi tersebut adalah ______ J/mol.KΔSas = ΔSsistem + ΔSlingkungan.
Untuk proses reversibel pada suhu tetap, ΔSas = \(-\dfrac{\Delta G}{T}\).🔍 Jawaban & Pembahasan
✔ Jawaban : -8,3 J/mol.K
\[ \begin{aligned} \Delta G^\circ &= 8,3\ \text{kJ/mol} = 8300\ \text{J/mol} \\ T &= 1000\ \text{K} \\[10pt] \Delta S_{\text{as}} &= -\frac{\Delta G^\circ}{T}\\&= -\frac{8300}{1000} \\&= -8,3\ \text{J/mol.K} \end{aligned} \]Nilai negatif menunjukkan bahwa proses tersebut tidak spontan pada kondisi standar, karena entropi total menurun. Hanya proses dengan ΔSas > 0 yang berlangsung spontan.
Untuk reaksi yang sama pada kondisi non-standar (soal e), ΔSas = -ΔG/T = -25600/1000 = -25,6 J/mol·K, lebih negatif, semakin tidak spontan.
Catatan: Dalam soal, jawaban yang diberikan adalah -8,3 J/mol·K yang sesuai dengan ΔSas pada kondisi standar (berdasarkan ΔG°).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar