Trik Cepat Penentuan Kemagnetan, Orde Ikatan, Panjang Ikatan, HOMO-LUMO (Teori Orbital Molekul)

Sabtu, 18 April 2026

Teori Orbital Molekul (TOM) menjelaskan ikatan kimia dengan menggabungkan orbital atom membentuk orbital molekul (ikatan, non‑ikatan, anti‑ikatan). Dalam soal ujian, sering ditanyakan sifat magnetik (paramagnetik/diamagnetik), orde ikatan, panjang ikatan, serta posisi HOMO dan LUMO. Berikut panduan kilat tanpa perlu menggambar diagram MO lengkap.

1. Sifat Magnetik: Paramagnetik vs Diamagnetik

Aturan emas:
Jika terdapat elektron tidak berpasanganparamagnetik (tertarik medan magnet).
Semua elektron berpasangan → diamagnetik.

⚡ Langkah super cepat:
  1. Hitung total elektron valensi kedua atom (perhatikan muatan jika ion).
  2. Gunakan urutan orbital molekul untuk molekul periode 2 (Li sampai F).
  3. Isi elektron mengikuti aturan Hund → cek elektron tak berpasangan di orbital tertinggi.

Simulasi interaktif tentang Teori Orbital Molekul ini dapat dicoba di:
Simulasi Diagram Orbital Molekul Homonuklir (Atom Sejenis)


Urutan Orbital MO (diatomik homonuklir periode 2)

  • Untuk Li2, Be2, B2, C2, N2 (golongan 1A hingga 5A):

    \(\sigma 2s \;<\; \sigma^* 2s \;<\; \pi 2p_x = \pi 2p_y \;<\; \sigma 2p_z \;<\; \pi^* 2p_x = \pi^* 2p_y \;<\; \sigma^* 2p_z\)
    Susunan jumlah orbital dari bawah 1-1* — 2-1 — 2*-1*
  • Untuk O2, F2, Ne2 (golongan 6A hingga 8A):

    \(\sigma 2s \;<\; \sigma^* 2s \;<\; \sigma 2p_z \;<\; \pi 2p_x = \pi 2p_y \;<\; \pi^* 2p_x = \pi^* 2p_y \;<\; \sigma^* 2p_z\)
    Susunan jumlah orbital dari bawah 1-1* — 1-2 — 2*-1*

Hafalan praktis sifat magnetik homonuklir:

MolekulElektron
valensi
Sifat
magnetik
Elektron
tak berpasangan
H2, Li2, Be22, 2, 4Diamagnetik0
B26Paramagnetik2
C28Diamagnetik
(semua berpasangan)
0
N210Diamagnetik0
O212Paramagnetik2
F214Diamagnetik0
Contoh 1 (homonuklir) : O2
Total elektron valensi = 12.
Konfigurasi MO: \(\sigma 2s^2 \sigma^*2s^2 \sigma 2p_z^2 \pi 2p_x^2 \pi 2p_y^2 \pi^*2p_x^1 \pi^*2p_y^1\).
Dua elektron di \(\pi^*\) tidak berpasangan → paramagnetik.

Molekul heteronuklir (misal NF, CN, CO) – trik isoelektronik

Cari molekul/ion homonuklir yang memiliki jumlah elektron valensi sama. Sifat magnetiknya identik.

Molekul
heteronuklir
Total
e valensi
Isoelektronik
dengan
Sifat magnetik
NF5 + 7 = 12O2Paramagnetik
CN4 + 5 = 9N2+Paramagnetik
(1 e tak berpasangan)
CO4 + 6 = 10N2Diamagnetik
NO5 + 6 = 11O2+Paramagnetik

2. Orde Ikatan dan Panjang Ikatan

Rumus orde ikatan (OI):

\[ \text{Orde Ikatan} = \frac{N_b - N_a}{2} \]

dengan \(N_b\) = elektron dalam orbital ikatan, \(N_a\) = elektron dalam orbital anti‑ikatan.

Tips cepat OI heteronuklir:
gunakan pasangan isoelektronik homonuklir yang sudah diketahui OI-nya.
Contoh:
CN (9 e) isoelektronik dengan N2+.
OI N2+ = (8−3)/2 = 2,5 → OI CN = 2,5.

Panjang ikatan berbanding terbalik dengan orde ikatan: OI besar → ikatan pendek. Namun jika OI sama, molekul dengan atom lebih besar cenderung lebih panjang.

Contoh 2:
Bandingkan panjang ikatan CO, N2, dan NO+

Ketiganya isoelektronik (10 e) → OI = 3.
Panjang ikatan (Å): N2 (1,10) < CO (1,13) < NO+ (1,15) karena efek muatan inti dan ukuran.
Urutan singkat: semakin besar muatan inti efektif, semakin pendek.

3. Menentukan HOMO dan LUMO dengan Cepat

HOMO = orbital molekul tertinggi yang terisi elektron.
LUMO = orbital molekul terendah yang kosong.
Sifat ini menentukan reaktivitas kimia (HOMO tinggi → mudah melepas elektron; LUMO rendah → mudah menerima elektron).

Panduan praktis berdasarkan jumlah elektron (molekul diatomik periode 2)

Jumlah
e valensi
Contoh
molekul
HOMOLUMOSifat
magnetik
6B2\(\pi 2p\) (2 e tak berpasangan)\(\pi^* 2p\)Paramagnetik
8C2\(\pi 2p\) (terisi penuh)\(\pi^* 2p\)Diamagnetik
9CN, N2+\(\pi^* 2p\) (1 e)\(\sigma^* 2p_z\)Paramagnetik
10N2, CO\(\sigma 2p_z\) (terisi penuh)\(\pi^* 2p\)Diamagnetik
11NO, O2+\(\pi^* 2p\) (1 e)\(\sigma^* 2p_z\)Paramagnetik
12O2, NF\(\pi^* 2p\) (2 e tak berpasangan)\(\sigma^* 2p_z\)Paramagnetik
Ingat:
Untuk molekul heteronuklir, identifikasi HOMO/LUMO berdasarkan pasangan isoelektronik.
Contoh: NF (12 e) → HOMO = \(\pi^* 2p\) (anti‑ikatan), LUMO = \(\sigma^* 2p_z\).
Sifat HOMO anti‑ikatan membuat NF reaktif.

4. Contoh Soal Lengkap & Penyelesaian

Soal 1: Tentukan sifat magnetik, orde ikatan, dan HOMO dari molekul CN (sianida netral).
Penyelesaian:
  • Total elektron valensi = C(4) + N(5) = 9 e.
  • Isoelektronik dengan N2+ (9 e). N2+ bersifat paramagnetik (1 e tak berpasangan) → CN juga paramagnetik.
  • Orde ikatan: dari N2+, elektron ikatan = 8, anti‑ikatan = 3 → OI = (8-3)/2 = 2,5.
  • HOMO: berdasarkan isoelektronik N2+ memiliki konfigurasi ... \(\pi^* 2p^1\) → HOMO = \(\pi^* 2p\) (orbital anti‑ikatan).
Jawaban: Paramagnetik, OI = 2,5, HOMO = \(\pi^* 2p\).
Soal 2: Manakah yang memiliki ikatan lebih pendek, NF atau OF+? Jelaskan.
Penyelesaian:
  • NF: total e = 12 → OI = 2 (isoelektronik O2). OF+: O(6) + F(7) -1 = 12 e juga → OI = 2.
  • Karena OI sama, bandingkan ukuran atom pusat. NF (N–F) dengan OF+ (O–F).
  • Jari‑jari N ≈ 75 pm, O ≈ 73 pm, sehingga ikatan O–F lebih pendek sedikit.
Jadi OF+ lebih pendek dari NF.
Soal 3: Prediksikan HOMO dan LUMO dari molekul NO (nitrit oksida).
Penyelesaian:
  • NO memiliki 11 elektron valensi. Isoelektronik dengan O2+ (11 e).
  • O2+ mempunyai konfigurasi: \(\sigma 2s^2~\sigma^*2s^2~\sigma 2p_z^2~\pi 2p_x^2~\pi 2p_y^2 ~\pi^*2p_x^1\).
  • HOMO = \(\pi^*~2p_x\) (atau \(\pi^*~2p_y\), satu elektron tidak berpasangan).
  • LUMO = orbital anti‑ikatan berikutnya, yaitu \(\pi^*~2p_y\) (jika yang satu terisi) atau \(\sigma^* 2p_z\).
  • Untuk O2+, setelah \(\pi^*2p^1\), orbital kosong terendah adalah \(\pi^*2p\) yang lain (satu slot) atau \(\sigma^*2p_z\) (energi lebih tinggi).
  • Urutan MO untuk O2+ : \(\pi^*\) masih terdegenerasi, jadi LUMO adalah \(\pi^*2p\) (kedua) yang kosong.
Kesimpulan: HOMO = \(\pi^* 2p\) (setengah terisi), LUMO = \(\pi^* 2p\) (pasangannya) atau lebih tepatnya LUMO = orbital \(\pi^*\) yang lain, karena pada 11 elektron, satu orbital \(\pi^*\) berisi 1 elektron, satu lagi kosong. Jadi HOMO dan LUMO sama-sama berjenis \(\pi^*\).

5. Ringkasan Tabel Super Cepat

Molekul
Ion
Jumlah
e val
MagnetikOrde
ikatan
HOMOLUMO
N2, CO10Diamagnetik3\(\sigma 2p_z\)\(\pi^* 2p\)
O2, NF12Paramagnetik2\(\pi^* 2p\) (2 e
tak berpasangan)
\(\sigma^* 2p_z\)
CN, N2+9Paramagnetik2,5\(\pi^* 2p\) (1 e)\(\sigma^* 2p_z\)
NO, O2+11Paramagnetik2,5\(\pi^* 2p\) (1 e)\(\pi^* 2p\)
(orbital kedua)
Inti kesuksesan:
Hafalkan pola isoelektronik dan urutan MO untuk homonuklir. Dengan trik ini, Anda dapat menjawab soal magnetik, orde ikatan, panjang ikatan, serta HOMO-LUMO dalam hitungan detik tanpa menggambar diagram MO penuh.
© 2026 · urip.info · Panduan cepat TOM untuk molekul diatomik periode 2.
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info