Hukum Faraday I menyatakan bahwa massa zat yang dihasilkan pada elektrode sebanding dengan muatan listrik yang melewati sel (Q = I × t).
Pilih larutan pada dropdown, atur kuat arus dan kecepatan waktu, lalu tekan Start. Massa endapan di katode dan volume gas di anode ditampilkan langsung pada tabel dan grafik.
Untuk simulasi kimia interaktif lain dari blog ini sila klik tautan ini.
Sel Elektrolisis dan Grafik Hukum Faraday I
Dirancang oleh urip.info
$m_X = \dfrac{Ar_X \times I \times t}{n_X \times 96.500}$
Massa zat yang terbentuk sebanding dengan muatan Q = I × t. Jika Q menjadi dua kali lipat, massa juga dua kali lipat, sehingga grafik massa terhadap Q berupa garis lurus yang tidak bergantung pada nilai I maupun t.
1 mol e- = 96.500 C. Volume gas = mol gas × volume molar. Pada pilihan elektrode aktif tidak ada gas; anode larut sebanyak massa yang mengendap di katode.
Data output (diperbarui langsung)
| Besaran | Nilai | Rumus |
|---|---|---|
| Waktu simulasi (t) | diatur dengan kecepatan waktu | |
| Kuat arus (I) | diatur dengan slider | |
| Muatan listrik (Q) | Q = I × t | |
| Mol elektron | n e- = Q / 96.500 | |
| Massa endapan di katode | g | m = (Ar/n) × Q / 96.500 |
| Perbandingan m / Q | m / Q = Ar / (n × 96.500), nilainya tetap |
Penyederhanaan: seluruh arus dianggap dipakai untuk reaksi yang ditampilkan (pada Zn dan Ni sebenarnya ada reduksi air yang ikut bersaing); jumlah ion dijaga tetap; ukuran, kecepatan, dan tebal endapan tidak sesuai skala sebenarnya. Sebagian buku memakai 24 L/mol untuk RTP.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar