Pola Soal KPK FPB untuk SD, SMP, SMA

Jumat, 30 Oktober 2026

Pola soal kontekstual bahasan KPK dan FPB yang dapat dikembangkan dan dipelajari untuk menyusun soal yang lebih variatif, dari jenjang SD hingga SMA. Setiap pola diberi nomor urut 1–95 yang berlaku untuk seluruh bagian, jadi nomor dapat dipakai sebagai rujukan. Gunakan filter dan kotak cari untuk menemukan pola yang dibutuhkan.KPKFPBKPK–FPB

1. Pola Dasar sampai Pengembangan

Pola kontekstual klasik, variasi yang jarang masuk buku teks, dan gabungan KPK–FPB. Nomor 1–43.

NoJenisPolaContoh SoalPetunjukKunciJenjang
1KPKWaktu berikutnya (klasik)Bus A datang setiap 12 menit, B setiap 18 menit, C setiap 24 menit. Jika ketiganya datang bersamaan pukul 08.00, pukul berapa ketiganya datang bersamaan lagi?Cari KPK ketiga interval09.12SD
2KPKPertemuan ke-n (bukan berikutnya)Les A setiap 4 hari, B setiap 6 hari, C setiap 8 hari. Jika hari ini mereka les bersama, berapa hari lagi mereka les bersama untuk kedua kalinya setelah hari ini?KPK, lalu kalikan 248 hariSD
3KPKModulo hari (hari apa)Andi berenang setiap 3 hari, Bima setiap 4 hari, Cici setiap 6 hari. Mereka bertemu pertama kali hari Senin. Hari apa mereka bertemu lagi?KPK lalu geser hari dari SeninSabtuSD
4KPKTanggal kalender lintas bulanJadwal ronda A setiap 5 hari, B setiap 6 hari, C setiap 8 hari. Mereka ronda bersama pada 10 Januari. Tanggal berapa mereka ronda bersama lagi?KPK lalu hitung tanggal dengan jumlah hari bulan10 MeiSD
5KPKSisa tetapSejumlah kelereng jika dimasukkan ke kantong isi 6, 8, atau 9 selalu tersisa 4. Berapa jumlah kelereng terkecil yang mungkin?KPK lalu tambahkan sisa yang sama76 kelerengSD
6KPKSisa dengan selisih konstan (KPK − k)Sejumlah buku jika dibagi ke 5 rak sisa 3, ke 7 rak sisa 5, ke 9 rak sisa 7. Berapa jumlah buku terkecil yang mungkin?Selisih pembagi dan sisa selalu 2313 bukuSD
7KPKBatas bawah (minimal ≥ N)Jumlah manik-manik lebih dari 150. Jika dimasukkan ke kantong isi 8, 12, atau 18 selalu habis. Berapa jumlah manik-manik terkecil yang mungkin?KPK lalu pilih kelipatan di atas 150216 manik-manikSD
8KPKBerapa kali dalam rentang waktuMesin A berbunyi setiap 15 menit, B setiap 20 menit, C setiap 30 menit. Jika berbunyi bersama pukul 08.00 dan berhenti pukul 10.00, berapa kali ketiganya berbunyi bersama dalam rentang itu?KPK lalu hitung kemunculan dalam rentang2 kaliSD
9KPKTitik awal (offset) bukan nolLampu A menyala pertama pada detik ke-3 lalu setiap 6 detik. Lampu B menyala pertama pada detik ke-3 lalu setiap 10 detik. Setelah menyala pertama, kapan keduanya menyala bersamaan lagi?Bilangan yang memenuhi dua pola offsetDetik ke-33SD
10KPKSelisih satu putaranDua pelari start bersamaan. Pelari A satu putaran 4 menit, B 6 menit. Setelah berapa menit A tepat satu putaran di depan B?KPK lalu periksa selisih putaran12 menitSD
11KPKSalah satu jadwal berhenti di tengahLampu A menyala setiap 4 menit, B setiap 6 menit, C setiap 8 menit. C hanya menyala sampai menit ke-30. Berapa kali ketiganya menyala bersama lagi?KPK lalu bandingkan dengan batas berhenti1 kali (menit ke-24)SD
12KPKMenyamakan penyebut (konteks resep)Sebuah resep membutuhkan 2/3 cangkir susu, 3/4 cangkir tepung, dan 5/6 cangkir gula. Berapa total bahan yang dibutuhkan?KPK penyebut lalu jumlahkan pembilang2¼ cangkir (27/12)SD
13KPKSiklus tahunanSebuah festival digelar tiap 4 tahun, 6 tahun, dan 8 tahun. Jika tahun ini ketiganya digelar bersama, berapa tahun lagi ketiganya digelar bersama?KPK dalam satuan tahun24 tahunSD
14FPBPaket terbanyak (klasik)Ibu memiliki 84 kue dan 126 donat. Keduanya dimasukkan ke paket sebanyak mungkin dengan isi sama banyak tiap jenis. Berapa paket terbanyak?FPB dari kedua bilangan42 paketSD
15FPBUkuran potongan terbesarDua tali berukuran 96 cm dan 144 cm dipotong sama panjang sepanjang mungkin. Berapa panjang tiap potongan?FPB dari kedua panjang48 cmSD
16FPBIsi tiap paket (pertanyaan dibalik)180 pensil dan 240 buku akan dimasukkan ke paket sebanyak mungkin dengan isi sama. Berapa isi pensil dan buku tiap paket?FPB dulu, lalu bagi3 pensil dan 4 bukuSD
17FPBBanyak potongan total (pertanyaan dibalik)Kayu 210 cm dan 280 cm dipotong sama panjang dengan ukuran terbesar, tiap potongan jadi satu bingkai. Berapa bingkai yang dapat dibuat seluruhnya?FPB lalu jumlahkan hasil bagi7 bingkaiSD
18FPBFPB dengan sisa95 permen dan 125 cokelat dibagi ke beberapa kantong sama banyak. Tersisa 5 permen dan 5 cokelat. Berapa kantong terbanyak?Kurangi sisa dulu, baru FPB30 kantongSD
19FPBFPB dengan batas interval84 buku dan 60 pensil dibagi ke beberapa siswa sama banyak. Jumlah siswa lebih dari 10 tetapi kurang dari 20. Berapa siswa?FPB lalu pilih yang masuk rentang12 siswaSD
20FPBFPB dengan syarat selisih isi84 kelereng merah dan 108 kelereng biru dimasukkan ke kantong sama banyak per jenis. Selisih merah dan biru tiap kantong 2. Berapa kantong terbanyak?Selisih total dibagi selisih per kantong12 kantongSD
21FPBPerbandingan tetap / menyederhanakan rasioSebuah sekolah memiliki 144 siswa laki-laki dan 180 siswa perempuan. Tuliskan perbandingan paling sederhana laki-laki terhadap perempuan.Bagi keduanya dengan FPB4 : 5SD
22FPBHasil bagi harus bilangan primaTentukan FPB dari 42 dan 70, lalu tunjukkan bahwa hasil bagi keduanya merupakan bilangan prima.FPB lalu periksa hasil bagi14 (hasil bagi 3 dan 5)SD
23FPBHasil bagi berurutan (n dan n+1)Dua bilangan 60 dan 72 dibagi dengan faktor terbesar sehingga hasil baginya dua bilangan berurutan. Berapa faktor tersebut?FPB lalu cek selisih hasil bagi = 112 (hasil bagi 5 dan 6)SD
24FPBGrid/kisi: jumlah kotakPapan berukuran 84 mm × 126 mm dibagi menjadi kotak persegi sama besar dengan sisi terbesar. Berapa jumlah kotak seluruhnya?FPB sisi, lalu hitung banyak kotak6 kotak (2 × 3)SD
25FPBJarak tanam keliling tamanTaman berukuran 48 m × 36 m ditanami pohon di sekelilingnya dengan jarak sama dan sebesar mungkin, pohon di tiap sudut. Berapa banyak pohon yang diperlukan?FPB untuk jarak, lalu bagi keliling14 pohonSD
26KPKSatuan berbeda (konversi dulu)Lampu A menyala tiap 2 menit, B tiap 90 detik, C tiap 45 detik. Kapan ketiganya menyala bersamaan lagi?Samakan satuan ke detik dulu360 detik (6 menit)SD – SMP
27KPKPrediksi ya/tidak (batas eksklusif)Bus A tiap 15 menit, B tiap 20 menit, bersamaan pukul 07.00. Apakah mereka bersamaan lagi sebelum pukul 08.00?KPK, lalu bandingkan dengan batasTidak (tepat 08.00)SD – SMP
28KPKNominal uang / koinKoin Rp750 dan Rp500. Berapa jumlah uang terkecil yang dapat dibentuk dari kelipatan keduanya?KPK nominalRp1.500SD – SMP
29KPKSiklus mekanik (roda gigi)Gear A 12 gigi, B 18 gigi. Setelah berapa gigi kedua gear kembali ke posisi awal bersamaan?KPK jumlah gigi36 gigi (A 3 putaran, B 2 putaran)SD – SMP
30KPKKasus trivial (salah satu kelipatan)Tiga lampu menyala tiap 8 detik, 12 detik, 24 detik. Kapan ketiganya menyala bersamaan lagi?Jika salah satu kelipatan yang lain, KPK = bilangan terbesar24 detikSD – SMP
31KPKRumus gabungan a × b = KPK × FPBKPK dua bilangan 72 dan FPB-nya 12. Salah satu bilangan 24. Tentukan bilangan lainnya.Gunakan a × b = KPK × FPB36SD – SMP
32FPBKebalikan (diketahui FPB + hasil bagi)FPB dua bilangan 8. Hasil bagi berturut-turut 3 dan 5. Tentukan kedua bilangan.Kalikan FPB dengan hasil bagi24 dan 40SD – SMP
33FPBMenyederhanakan pecahanSederhanakan pecahan 84/126.Bagi pembilang dan penyebut dengan FPB2/3SD – SMP
34FPBSisa berbeda tiap jenis100 permen dan 150 cokelat dibagi ke beberapa anak. Permen sisa 4, cokelat sisa 6. Berapa anak terbanyak?Kurangi sisa masing-masing, lalu cari FPB48 anakSD – SMP
35FPBKasus khusus a membagi bTentukan FPB dari 15 dan 45.Jika a membagi b, FPB = a15SD – SMP
36FPBDua bilangan berurutan (konsep)Tentukan FPB dari 23 dan 24. Pola apa yang terlihat?Bilangan berurutan selalu koprima1 (selalu 1)SD – SMP
37FPBCek koprimaApakah 35 dan 36 koprima? Buktikan dengan FPB.Hitung FPB; jika 1, berarti koprimaYa, FPB = 1SD – SMP
38KPK–FPBDiketahui KPK & FPB, cari bilanganKPK = 60, FPB = 10, salah satu bilangan 20. Tentukan bilangan lainnya.a × b = KPK × FPB30SMP
39KPK–FPBDiketahui KPK, cari FPBKPK dua bilangan 48. Salah satunya 16. Bilangan lain lebih dari 16, kurang dari 48, dan kelipatan 3. Tentukan FPB-nya.Cari bilangan lain dulu, lalu FPBBilangan lain 24; FPB = 8SMP
40KPK–FPBBandingkan KPK vs FPBUntuk 24 dan 36, mana yang lebih besar: KPK atau FPB? Berapa selisihnya?Hitung keduanyaKPK = 72, FPB = 12, selisih 60SMP
41KPK–FPBBuktikan KPK ≥ FPBMengapa KPK selalu ≥ FPB? Beri contoh.Definisi KPK dan FPBKarena FPB membagi kedua bilangan, sedangkan KPK adalah kelipatan keduanyaSMP
42KPK–FPBTiga bilangan sekaligusTentukan KPK dan FPB dari 12, 18, dan 24.Faktorisasi prima ketiganyaFPB = 6, KPK = 72SMP
43KPK–FPBSatu konteks, dua pertanyaanBus A lewat tiap 15 menit, B tiap 20 menit. (a) Jika start pukul 07.00, kapan bersamaan lagi? (b) Jika 120 penumpang A dan 180 penumpang B dibagi ke shelter sama banyak, berapa shelter maksimal?(a) KPK, (b) FPB(a) 08.00, (b) 60 shelterSMP

Catatan

  • Nomor 26–30 adalah pengembangan KPK yang jarang masuk buku teks SD.
  • Nomor 32, 35, 36, 37 menggeser fokus ke konsep/kebalikan, bukan hitungan kontekstual.
  • Nomor 38–43 adalah gabungan KPK–FPB, paling jarang diajarkan namun sering muncul di soal olimpiade.
  • Nomor 27, 30, 35 berpotensi “jebakan” karena terlihat seperti soal biasa tapi punya twist.

2. Pola HOTS / Olimpiade

Rekonstruksi bilangan, sisa berselisih konstan, sifat aljabar FPB, dan pembuktian. Nomor 44–61.

NoJenisPolaContoh SoalPetunjukKunciJenjang
44KPK–FPBRekonstruksi dari FPB + KPK + jumlahDiketahui FPB(a,b)=6, KPK(a,b)=180, dan a+b=66. Tentukan a dan b.Gunakan a·b = FPB·KPK, lalu bentuk persamaan kuadrata=30, b=36SMP – SMA
45KPK–FPBRekonstruksi dari FPB + hasil kaliFPB(a,b)=12 dan a·b=4.320. Tentukan KPK dan semua pasangan (a,b) dengan a<b.KPK = a·b ÷ FPB, lalu a=12m, b=12n, FPB(m,n)=1KPK=360; pasangan (12,360), (24,180), (36,120), (60,72)SMP – SMA
46KPK–FPBRekonstruksi dari KPK + FPBKPK(a,b)=120 dan FPB(a,b)=4. Tentukan semua pasangan (a,b) dengan a<b.a=4m, b=4n, mn=30, FPB(m,n)=1(4,120), (8,60), (12,40), (20,24)SMP – SMA
47KPKSisa berselisih konstan (CRT sederhana)Bilangan terkecil yang jika dibagi 5 sisa 3, dibagi 7 sisa 5, dibagi 9 sisa 7.Selisih pembagi−sisa selalu 2, jadi tambah 2 agar habis dibagi313SMP – SMA
48KPKTitik awal bersama ≠ nolTiga lampu menyala tiap 6, 8, dan 10 detik. Ketiganya menyala bersama pertama kali pada detik ke-6. Kapan menyala bersama berikutnya?n−6 harus habis dibagi KPK(6,8,10)Detik ke-126SMP – SMA
49KPKSelisih pembagi−sisa samaBilangan terkecil yang jika dibagi 4, 6, 8 berturut-turut bersisa 3, 5, 7.n+1 habis dibagi 4, 6, dan 823SMP – SMA
50KPKRentang tahunan + hitung frekuensiAni les tiap 7 hari, Budi tiap 10 hari, Cici tiap 14 hari. Jika hari ini ketiganya les bersama, berapa kali mereka les bersama lagi dalam 365 hari ke depan?Hitung floor(365 ÷ KPK)5 kali (hari ke-70, 140, 210, 280, 350)SMP – SMA
51KPKKPK bertingkat (KPK(1..n))Berapa n terkecil sehingga KPK(1, 2, 3, …, n) > 10.000?Hitung KPK bertahap sampai melewati 10.000n = 11 (KPK = 27.720)SMP – SMA
52FPBRepunit / bilangan berpolaTentukan FPB dari bilangan 111…1 (100 angka 1) dan 111…1 (60 angka 1).FPB(Rₘ, Rₙ) = R_FPB(m,n)Bilangan 111…1 dengan 20 angka 1SMP – SMA
53FPBEksponen besar (bentuk 2ⁿ−1)Tentukan FPB dari 2¹⁰⁰−1 dan 2⁶⁰−1.FPB(2ᵃ−1, 2ᵇ−1) = 2^FPB(a,b) − 12²⁰ − 1 = 1.048.575SMP – SMA
54KPKBatas bawah dengan sisa tetapBilangan terkecil lebih dari 1.000 yang jika dibagi 12, 15, dan 18 selalu bersisa 7.n = KPK·k + 7, pilih k terkecil yang melewati 1.0001.087SMP – SMA
55FPBBukti sifat FPB(a+b, a−b)Jika FPB(a,b)=5 dan a, b keduanya ganjil, tentukan FPB(a+b, a−b).a=5m, b=5n dengan m, n ganjil koprima; FPB(m+n, m−n)=210SMP – SMA
56FPBPersamaan FPB(n²+1, n+1)Tentukan semua n asli sehingga FPB(n²+1, n+1) = 2.n²+1 = (n+1)(n−1)+2, jadi FPB = FPB(n+1, 2)Semua n ganjilSMP – SMA
57FPBCari n dengan FPB tertentuTentukan semua bilangan asli n < 30 sehingga FPB(n, 24) = 4.n = 4m dengan m ganjil dan tidak habis dibagi 3n = 4, 20, 28SMP – SMA
58FPBEuler totient (hitung koprima)Berapa banyak bilangan asli ≤ 100 yang koprima dengan 100?Gunakan φ(100) = 100 × (1−1/2) × (1−1/5)40 bilanganSMP – SMA
59KPK–FPBKPK−FPB diketahui selisihnyaTentukan semua pasangan (a,b) dengan a<b sehingga KPK(a,b) − FPB(a,b) = 57.Misal FPB=f, a=fm, b=fn, FPB(m,n)=1, maka KPK = f·m·n. Dari f·m·n − f = 57 diperoleh f(mn−1) = 57, jadi f ∈ {1, 3, 19, 57}f=1: (1,58), (2,29); f=3: (3,60), (12,15); f=19: (19,76); f=57: (57,114)SMP – SMA
60KPK–FPBDua bilangan koprima dengan jumlah diketahuiDua bilangan koprima memiliki jumlah 25 dan KPK 84. Tentukan kedua bilangan tersebut.Karena koprima, a·b = KPK = 84; gunakan a+b dan a·ba=4, b=21SMP – SMA
61KPK–FPBSatu cerita, dua pertanyaan (KPK + FPB)Bus A lewat tiap 15 menit, bus B tiap 20 menit. (a) Jika start pukul 07.00, kapan bersamaan lagi? (b) Jika 120 penumpang A dan 180 penumpang B dibagi ke shelter sama banyak, berapa shelter maksimum?(a) pakai KPK, (b) pakai FPB(a) 08.00, (b) 60 shelterSMP – SMA

Catatan level

  • No. 44–46 melatih rekonstruksi dari informasi KPK/FPB (jarang di SD, sering di olimpiade).
  • No. 47–50, 54 melatih modular/CRT sederhana dengan twist (sisa yang berbeda-beda).
  • No. 52–53, 56 melatih sifat aljabar FPB (repunit, eksponen, bentuk polinomial).
  • No. 55, 58, 59 melatih pembuktian & enumerasi pasangan.
  • No. 51, 57, 60 butuh penalaran bertahap, bukan sekadar hitung.

3. Pola OSN/KSN SD

Tipe soal yang menggabungkan KPK–FPB dengan teori bilangan dasar (sisa, paritas, modulo). Nomor 62–79.

NoJenisPolaContoh SoalPetunjukKunciJenjang
62FPB–EnumerasiKarakterisasi FPB(n, 100) = 4Berapa banyak bilangan asli n ≤ 50 sehingga FPB(n, 100) = 4?4 | n, tetapi 5 ∤ n; tulis n = 4m10 bilangan (n = 4, 8, 12, 16, 24, 28, 32, 36, 44, 48)OSN/KSN SD
63KPK–FPBRekonstruksi dua bilangan dari FPB dan KPKTentukan semua pasangan bilangan asli (a, b) dengan a < b yang memiliki FPB = 18 dan KPK = 216.a = 18m, b = 18n, mn = 12, FPB(m,n) = 1(18, 216) dan (54, 72)OSN/KSN SD
64KPK–ModularCRT sederhana (sisa berbeda)Bilangan asli terkecil n sehingga n ≡ 2 (mod 3), n ≡ 3 (mod 5), dan n ≡ 5 (mod 7).Gabungkan dua kongruensi dulu, lalu uji ke-768OSN/KSN SD
65KPKBatas minimal bilangan 4-angkaTentukan bilangan 4-angka terkecil yang habis dibagi 6, 8, dan 9 sekaligus.KPK(6,8,9) = 72; cari kelipatan ≥ 10001.008OSN/KSN SD
66KPK–FPBOptimasi a + bDua bilangan memiliki FPB = 9 dan KPK = 180. Tentukan pasangan (a, b) yang membuat a + b sekecil mungkin.a = 9m, b = 9n, mn = 20, FPB(m,n) = 1(36, 45), a + b = 81OSN/KSN SD
67FPB–FaktorialSifat FPB dua faktorial berurutanTentukan FPB(n!, (n+1)!) untuk n bilangan asli.(n+1)! = (n+1) · n!n! (selalu)OSN/KSN SD
68FPB–EksponenFPB(pᵃ, pᵇ) = p^min(a,b)Tentukan FPB(3¹⁰⁰, 3⁶⁰).Ambil pangkat terkecil3⁶⁰OSN/KSN SD
69FPB–Inklusi–EksklusiHitung bilangan koprimaBerapa banyak bilangan di antara 1 sampai 100 yang koprima dengan 30?30 = 2 × 3 × 5; pakai inklusi–eksklusi26 bilanganOSN/KSN SD
70KPK–FPBHubungan KPK = 6 × FPBDua bilangan asli a < b memenuhi KPK(a,b) = 6 × FPB(a,b) dan a · b = 216. Tentukan (a, b).a · b = FPB × KPK = 6 · FPB²(6, 36) dan (12, 18)OSN/KSN SD
71KPK–ModularTriple kongruensi via “+3”Berapa banyak bilangan 3-angka n sehingga n ≡ 1 (mod 4), n ≡ 2 (mod 5), dan n ≡ 3 (mod 6)?Perhatikan bahwa n + 3 habis dibagi 4, 5, dan 615 bilangan (117, 177, …, 957)OSN/KSN SD
72FPB–SifatFPB(a², b²) = FPB(a,b)²Buktikan bahwa FPB(a², b²) = (FPB(a,b))². Beri contoh dengan a = 6, b = 10.Bandingkan pangkat prima di kedua sisiBenar; contoh FPB(36, 100) = 4 = 2²OSN/KSN SD
73KPK–EnumerasiKPK(n, 30) = 60Tentukan semua bilangan asli n ≤ 200 sehingga KPK(n, 30) = 60.n harus membagi 60; uji satu per satun = 4, 12, 20, 60OSN/KSN SD
74FPB–IdentitasFPB(n, n+k) = FPB(n, k)Tentukan semua nilai yang mungkin dari FPB(n, n+6) untuk n bilangan asli.FPB(n, n+6) = FPB(n, 6){1, 2, 3, 6}OSN/KSN SD
75KPK–FPBKesamaan KPK = FPBJika KPK(a, b) = FPB(a, b), apa yang dapat disimpulkan tentang a dan b? Buktikan.Gunakan FPB ≤ min(a,b) ≤ max(a,b) ≤ KPKa = bOSN/KSN SD
76FPB–DiophantineFPB(a,b) = 6, a + b = 60Tentukan semua pasangan (a, b) dengan a < b, a + b = 60, dan FPB(a,b) = 6.a = 6m, b = 6n, m + n = 10, FPB(m,n) = 1(6, 54) dan (18, 42)OSN/KSN SD
77FPB–EksponenFPB(2ᵐ−1, 2ⁿ−1) = 2^FPB(m,n) − 1Hitung FPB(2¹² − 1, 2¹⁸ − 1).FPB(12, 18) = 62⁶ − 1 = 63OSN/KSN SD
78KPK bertingkatKPK(1, 2, …, n) melewati batasTentukan n asli terkecil sehingga KPK(1, 2, 3, …, n) > 2.024.Hitung KPK bertahap: 1, 2, 6, 12, 60, 60, 420, 840, 2.520, …n = 9 (karena KPK(1..9) = 2.520)OSN/KSN SD
79FPB–KPK tiga bilanganOptimasi a + b + cTiga bilangan asli a < b < c memenuhi FPB(a, b, c) = 6 dan KPK(a, b, c) = 360. Tentukan nilai minimum a + b + c.Tulis a = 6m, b = 6n, c = 6p; FPB(m,n,p) = 1, KPK(m,n,p) = 60(18, 24, 30), jumlah = 72OSN/KSN SD

Karakteristik level ini

  • No. 62, 69, 73, 76 → enumerasi terstruktur (uji satu per satu dengan karakterisasi).
  • No. 64, 71 → modular/CRT sederhana dengan pola “+k” untuk menyederhanakan.
  • No. 67, 68, 72, 74, 75, 77 → pembuktian sifat, bukan sekadar hitung (khas olimpiade).
  • No. 66, 79 → optimasi (bukan jawaban tunggal, tapi “pilih yang minimum”).
  • No. 78 → barisan bertingkat, melatih ketelitian tanpa rumus khusus.

4. Pola Tambahan Lintas Jenjang (SD–SMA)

Pola yang belum tercakup di tiga bagian sebelumnya, ditandai jenjang yang sesuai. Nomor 80–95.

NoJenisPolaContoh SoalPetunjukKunciJenjang
80KPK–FPBFaktorisasi prima (pohon faktor)Dengan faktorisasi prima, tentukan FPB dan KPK dari 84 dan 126.84 = 2² × 3 × 7 dan 126 = 2 × 3² × 7. FPB: pangkat terkecil; KPK: pangkat terbesarFPB = 42, KPK = 252SD
81KPKUbin persegi panjang menjadi persegi terkecilUbin berukuran 12 cm × 18 cm disusun rapat tanpa celah membentuk persegi sekecil mungkin. Berapa ubin yang diperlukan?Sisi persegi = KPK(12, 18), lalu bagi per sisi dan kalikan6 ubin (sisi 36 cm, 3 × 2)SD
82KPKTitik berimpit sepanjang jalan (awal dihitung)Sepanjang jalan 120 m dipasang lampu tiap 6 m dan bendera tiap 8 m, keduanya mulai dari titik 0 m. Berapa titik yang memuat lampu sekaligus bendera, termasuk titik awal?KPK(6, 8) = 24 m; hitung 0, 24, 48, ... sampai 120. Jangan lupa titik 06 titikSD
83KPKBanyak bilangan dalam rentang yang habis dibagi beberapa bilanganBerapa bilangan asli sampai 100 yang habis dibagi 4 sekaligus habis dibagi 6?Habis dibagi keduanya berarti kelipatan KPK(4, 6) = 12, lalu hitung 100 ÷ 128 bilanganSD
84KPKBalok disusun menjadi kubus terkecil (tiga dimensi)Balok kayu berukuran 12 cm × 18 cm × 30 cm disusun rapat membentuk kubus sekecil mungkin. Berapa balok yang diperlukan?Rusuk kubus = KPK(12, 18, 30) = 180; hitung banyak balok tiap arah, lalu kalikan900 balok (15 × 10 × 6)SD – SMP
85FPBBanyak faktor persekutuanBerapa banyak faktor persekutuan dari 48 dan 72?Faktor persekutuan = faktor dari FPB. Cari FPB, lalu daftar faktornya8 (FPB = 24)SMP
86KPK–FPBFaktorisasi bentuk pangkatDiketahui A = 2³ × 3² × 5 dan B = 2² × 3⁴ × 7. Tentukan FPB dan KPK dari A dan B (tanpa dikalikan dulu).FPB: pangkat terkecil faktor yang sama; KPK: pangkat terbesar semua faktorFPB = 2² × 3² = 36; KPK = 2³ × 3⁴ × 5 × 7 = 22.680SMP
87FPBAlgoritma EuclidTentukan FPB dari 1.001 dan 1.547 dengan pengurangan atau pembagian berulang.FPB(a, b) = FPB(b, a − b); ulangi sampai salah satu habis dibagi yang lain91SMP
88KPK–FPBFPB dan KPK suku aljabarTentukan FPB dan KPK dari 12a²b dan 18ab³.Koefisien: FPB/KPK biasa. Variabel: pangkat terkecil untuk FPB, pangkat terbesar untuk KPKFPB = 6ab; KPK = 36a²b³SMP
89KPKKPK pecahanSeutas pita dipotong tanpa sisa menjadi potongan sepanjang 3/4 m atau potongan sepanjang 5/6 m. Berapa panjang pita terpendek yang mungkin?KPK pecahan = KPK(pembilang) ÷ FPB(penyebut) = KPK(3, 5) ÷ FPB(4, 6)15/2 m = 7,5 mSMP
90KPKBilangan terkecil habis dibagi 1 sampai nTentukan bilangan asli terkecil yang habis dibagi semua bilangan 1, 2, 3, ..., 10.Ambil pangkat prima terbesar yang muncul: 2³, 3², 5, 72.520SMP
91FPBTakaran: kapan ukuran tertentu dapat dicapaiTersedia dua ember bertanda 6 liter dan 9 liter. Dapatkah diperoleh tepat 4 liter? Bagaimana jika ember 5 liter dan 8 liter?Ukuran yang dapat dicapai selalu kelipatan FPB kedua ember6 dan 9: tidak (FPB 3 tidak membagi 4). 5 dan 8: ya (FPB 1)SMP – SMA
92FPBDiagonal pada kisi persegi panjangSebuah diagonal ditarik pada papan kisi 12 × 18 kotak. Berapa kotak yang dilalui diagonal tersebut?Banyak kotak = m + n − FPB(m, n)24 kotakSMA / OSN
93FPBPembuktian koprima untuk semua nBuktikan bahwa FPB(3n + 2, 5n + 3) = 1 untuk setiap bilangan asli n.Jika d membagi keduanya, d membagi 5(3n + 2) − 3(5n + 3)Selisihnya 1, sehingga d = 1SMA
94KPK–FPBMenghitung banyak pasangan dengan KPK tertentuBerapa banyak pasangan terurut bilangan asli (a, b) dengan KPK(a, b) = 12? Berapa pasangan jika dipersyaratkan a ≤ b?12 = 2² × 3. Pada tiap prima, pasangkan pangkat sehingga maksimumnya sesuai: 5 cara untuk 2², 3 cara untuk 315 pasangan terurut; 8 pasangan jika a ≤ bSMA / OSN
95KPK–FPBNominal terbesar yang tidak dapat dibentukHanya tersedia koin Rp3 dan Rp5. Berapa nilai terbesar yang tidak dapat dibayar secara pas?Untuk dua bilangan koprima a dan b, nilai terbesar yang tidak terbentuk = ab − a − bRp7SMA / OSN

Catatan

  • No. 80–83 cocok untuk SD, No. 84–91 untuk SMP, No. 92–95 untuk SMA dan persiapan olimpiade.
  • No. 82 melatih ketelitian “titik awal ikut dihitung”; No. 91 dan 95 menekankan makna FPB sebagai syarat keterukuran.
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info