Limas adalah bangun ruang yang sering kita jumpai, mulai dari atap rumah joglo, tenda perkemahan, piramida di Mesir, hingga bungkus makanan berbentuk segitiga. Namun, ketika dipelajari di buku atau papan tulis, limas hanya digambar sebagai bidang datar (2D).
Gambar 2D sering menyulitkan karena kita harus membayangkan sendiri mana rusuk yang tertutup, di mana letak tinggi limas yang sebenarnya, dan apa bedanya tinggi limas dengan tinggi sisi tegak. Garis yang tegak lurus pun tampak miring, sehingga banyak siswa keliru memakai teorema Pythagoras dan salah memilih ukuran saat menghitung luas permukaan maupun volume.
- Tautan singkat untuk simulasi ini dapat diakses via s.id/limas3d
- Tautan singkat untuk simulasi Tabung 3D Interaktif dapat diakses via s.id/tabung3d
- Tautan singkat untuk simulasi Kerucut 3D Interaktif dapat diakses via s.id/kerucut3d
- Tautan singkat untuk simulasi Prisma 3D Interaktif dapat diakses via s.id/pris3d
- Tautan singkat untuk simulasi Kubus 3D Interaktif dapat diakses via s.id/kubus3d
Karena itu, kita memerlukan model limas 3D yang bisa dilihat dari segala arah. Pada simulasi ini, limas beraturan T.ABCD dapat diputar bebas, diperbesar, dan diperkecil, bahkan nyaman dipakai di layar HP.
Bentuk alasnya dapat diganti dari segitiga sampai segi-12, dan ukuran sisi alas serta tinggi limas dapat diubah sesuka hati. Titik sudut, rusuk alas, rusuk tegak, sisi alas, sisi tegak, diagonal sisi, bidang diagonal, tinggi limas, tinggi sisi tegak, apotema, dan jari-jari alas dapat ditampilkan satu per satu dengan warna yang jelas.
Kita juga bisa membuka dan melipat jaring-jaring limas secara langsung, mengukur panjang ruas garis di antara dua titik, serta mempelajari cara menggambar limas pada bidang frontal dan ortogonal dengan sudut surut dan perbandingan proyeksi yang bisa diatur.
Simulasi ini juga dilengkapi pilihan jenjang SD, SMP, dan SMA. Langkah hitungan lengkap akan ikut berubah mengikuti ukuran yang dipilih dan menyesuaikan jenjangnya: di jenjang SD siswa mengenal bentuk dan unsur limas, jaring-jaringnya, serta menghitung luas permukaan dan volume. Di jenjang SMP hitungan ditambah dengan penggunaan teorema Pythagoras pada segitiga siku-siku di dalam limas, panjang rusuk tegak, diagonal sisi, dan luas bidang diagonal.
Di jenjang SMA, hitungan dilengkapi dengan jarak titik ke bidang atau garis, besar sudut antara rusuk atau sisi dengan bidang alas, serta sudut antara dua sisi tegak, sebagai dasar geometri ruang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar