Simulasi Elektrolisis H2O dan Larutan Lain dengan Spesies yang Tidak Dapat Teroksidasi/Tereduksi Kecuali H2O

Selasa, 13 Oktober 2026

Elektrolisis air menguraikan H2O menjadi gas hidrogen di katode dan gas oksigen di anode. Karena air murni hampir tidak menghantarkan listrik, ditambahkan elektrolit sebagai pembawa muatan.

Pilih elektrolit, atur kuat arus, lalu tekan Start untuk mengamati gerak setiap spesi dan perbandingan volume H2 : O2 = 2 : 1.

Untuk simulasi interaktif kimia lain dari blog ini sila klik tautan ini.

Keterangan

Perbandingan volume gas

Untuk 4 mol e- terbentuk 2 mol H2 (katode) dan 1 mol O2 (anode). Pada suhu dan tekanan sama, volume gas sebanding dengan mol, sehingga VH2 : VO2 = 2 : 1. Tabung gas bergraduasi sama, jadi permukaan cairan di tabung H2 turun dua kali lebih jauh.

KATODE (−) · Reduksi

ANODE (+) · Oksidasi

Reaksi total2H2O → 2H2 + O2
Peran elektrolit

Gerak tiap spesi

Kation (+) bergerak ke katode, anion (−) bergerak ke anode. Molekul H2O yang bereaksi bergerak ke elektrode lalu berubah menjadi ion atau gas. Elektron mengalir di kawat dari anode ke sumber DC, lalu ke katode.

Data output (diperbarui langsung)

BesaranNilaiRumus
Waktu simulasi (t)diatur dengan slider
Muatan listrik (Q)Q = I × t
Mol elektronQ / 96.500
Gas H2 (katode)n = n e- / 2; V = n × Vm
Gas O2 (anode)n = n e- / 4; V = n × Vm
V H2 : V O2selalu 2 : 1
Air yang terurain H2O = n H2; m = n × 18

Penyederhanaan: jumlah molekul air dijaga tetap; ukuran, kecepatan, dan jumlah partikel tidak sesuai skala. Pada air murni, jumlah ion sengaja digambarkan sedikit dan arus tetap mengikuti slider (di kenyataan arusnya sangat kecil). Kapasitas tabung gas 50 mL; simulasi berhenti saat tabung H2 penuh.

Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info