Simulasi Interaktif Ikatan Kovalen, Struktur Lewis, Polaritas, dan Energi Ikatan

Senin, 26 Oktober 2026

Ikatan kovalen terbentuk ketika dua atom berbagi satu atau lebih pasangan elektron sehingga energi sistem menjadi lebih rendah dan atom-atom tersebut mencapai konfigurasi elektron yang lebih stabil, umumnya duplet untuk atom H dan oktet untuk banyak atom nonlogam periode dua.

Pada simulasi ini kits dapat merakit sendiri 28 molekul, dari H2 sampai SF6, dengan menyeret atom lalu mengamati elektron berpindah menjadi pasangan elektron ikatan.

Landasan teori

  • Pasangan elektron yang dipakai bersama disebut PEI (pasangan elektron ikatan), sedangkan yang tidak dipakai bersama disebut PEB (pasangan elektron bebas).
  • Satu PEI membentuk ikatan tunggal, dua PEI rangkap dua, tiga PEI rangkap tiga.
  • Atom cenderung mencapai duplet (H) atau oktet. Pengecualian: kekurangan oktet (BeH2, BF3) dan oktet diperluas (PCl5, SF6).
  • Beda keelektronegatifan (Δχ) < 0,4 berarti ikatan nonpolar. Jika ≥ 0,4 ikatan polar, ditandai muatan parsial δ+ dan δ−.

Cara menggunakan

  1. Pilih molekul dari daftar di atas kanvas.
  2. Seret atom mendekati pasangannya. Garis putus-putus menunjukkan atom mana yang berpasangan. Saat cukup dekat, atom saling tertarik dan ikatan terbentuk.
  3. Untuk memutus ikatan, seret atom menjauh lalu lepaskan di tempat yang jauh. Kamu juga bisa menekan Rakit otomatis atau Acak posisi.
  4. Ganti tampilan titik elektron atau garis ikatan. Nyalakan warna asal elektron untuk melacak elektron milik atom yang mana.

Cara membaca hasil

  • Cincin putus-putus di sekeliling atom berwarna hijau jika jumlah elektron di sekitarnya sudah mencapai target (duplet atau oktet), dan jingga jika belum. Jari-jari cincin sebanding dengan ukuran atomnya.
  • Elektron di titik potong cincin dua atom yang saling overlap adalah PEI (dipakai bersama). Garis putus-putus yang menghubungkan kedua titik potong mewakili lintasan yang overlap. Pasangan titik di cincin yang tidak overlap adalah PEB.
  • Energi ikatan (kJ/mol) adalah energi untuk memutus 1 mol ikatan. Makin besar nilainya, makin kuat ikatannya. Bandingkan N≡N dengan F-F.
  • Kepolaran molekul bergantung pada kepolaran ikatan dan bentuk molekulnya.
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info