Oksida logam (MxOy) menunjukkan perilaku yang sangat beragam ketika bereaksi dengan air: ada yang menghasilkan larutan basa (seperti Na2O), ada yang membentuk asam (CrO3), dan sebagian bersifat amfoter (Al2O3).
Bilangan Oksidasi & Sifat Oksida Logam dalam Air
Minggu, 19 April 2026
Reaksi Senyawa Nonlogam dengan Air
Senin, 06 April 2026
Senyawa-senyawa nonlogam, terutama oksida dan halida dari boron, fosfor, belerang, serta halogen, menunjukkan reaktivitas yang sangat beragam ketika berinteraksi dengan air.
Secara umum, oksida nonlogam bersifat asam karena atom pusatnya berkeelektronegatifan tinggi dan tidak mampu mensuplai pasangan elektron untuk membentuk ikatan ionik dengan OH− seperti logam.
Prinsip Identifikasi Ion dalam Larutan
Selasa, 17 Maret 2026
Identifikasi ion adalah proses analisis kimia kualitatif yang bertujuan menentukan jenis ion (kation atau anion) yang terdapat dalam suatu sampel larutan. Teknik ini sangat penting dalam kimia analitik karena memungkinkan kita mengetahui komposisi kimia suatu zat tanpa harus mengetahui massanya secara kuantitatif.
Materi Kimia: Kimia Unsur
Jumat, 02 Januari 2026
Kimia unsur mempelajari sifat, kelimpahan, dan pemanfaatan unsur-unsur dalam kehidupan. Pembahasan ini mencakup pola sifat periodik, metode ekstraksi dari mineral, serta manfaat dan dampaknya bagi manusia dan lingkungan.
Logika-logika dalam Pokok Bahasan Kimia Unsur SMA
Rabu, 08 Oktober 2025
Kimia unsur sering kali dianggap sebagai materi yang deskriptif dan bergantung pada hafalan semata, seperti menghafal sifat-sifat unsur, kelimpahannya di alam, atau proses pembuatannya.
Namun, sebenarnya, pokok bahasan ini merupakan aplikasi langsung dari konsep-konsep dasar kimia yang telah dipelajari sebelumnya, mulai dari kelas 10 seperti konfigurasi elektron, ikatan kimia, hingga topik lanjutan seperti redoks dan sel elektrokimia.
Simulasi Warna Kembang Api Berdasarkan Logam
Minggu, 05 Oktober 2025
Kembang api menghasilkan warna-warna indah melalui reaksi kimia yang melibatkan senyawa logam. Saat kembang api dinyalakan, panas dari pembakaran menyebabkan elektron dalam atom logam tereksitasi ke tingkat energi yang lebih tinggi.
Ketika elektron kembali ke tingkat energi dasar (ground state), mereka melepaskan energi berupa cahaya dengan panjang gelombang tertentu, yang kita lihat sebagai warna spesifik.
Proses ini disebut emisi atomik, dan setiap logam memiliki spektrum emisi unik karena perbedaan struktur atomnya.
TKA Kimia Unsur, 30 Soal Pilihan Ganda Kompleks Model MCMA
Jumat, 29 Agustus 2025
Berikut 30 soal pilihan ganda kompleks (PGK) model mutiple choice mutiple answer (MCMA) pokok bahasan Kimia Unsur. Bonus: 3 wacana dengan masing-masing 3 soal.
Cobalah menjawab lebih dahulu dengan beri checklist pada kotak tersedia kemudian cocokkan dengan kunci jawaban dengan klik Kunci & Pembahasan. Pilihan jawaban yang benar untuk model soal PGK-MCMA ini lebih dari satu.
Apakah Cu (I) Lebih Stabil Dibanding Cu(II)?
Jumat, 22 November 2024
Konfigurasi elektron pada keadaan dasar unsur 29Cu adalah 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d10 atau 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s1.
29Cu ketika melepaskan 1 elektron (Cu(I)) konfigurasinya menjadi 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s0
29Cu ketika melepaskan 2 elektron (Cu(II)) konfigurasinya menjadi 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d9 4s0
Berdasarkan konfigurasi elektronnya Cu(I) semestinya lebih stabil karena subkulit 3d terisi penuh, 3d10, sementara pada C(II) subkulit 3d tidak terisi penuh, 3d9. Apakah selalu akan seperti itu stabilitas Cu?
Berikut ini penjelasan yang relatif mudah dipahami untuk pelajar SMA/MA.
Hubungan Energi Ionisasi dengan Sifat Reduktor-Oksidator
Selasa, 26 September 2023
Berbagai variabel dapat saling menguatkan pemahaman ilmu kimia. Seperti hubungan energi ionisasi sebagai sifat periodik unsur yang dipelajari pada kelas awal digunakan dan dikaitkan dengan bahasan reaksi redoks dalam kemasan "kimia unsur".
Catatan ini diperuntukkan bagi siswa yang sedang mempelajari kimia unsur di kelas 12.
Menerka Logam dengan Membandingkan Data Warna Nyala yang Diberikan
Selasa, 30 Oktober 2018
Pada pokok bahasan kimia unsur di kelas 12 saya bereksperimen mengajar memulai dari latihan soal. Tanpa menyimak materi kimia unsur lebih dahulu. Saya tahu bahasan kimia unsur ini adalah penerapan materi pelajaran sejak kelas 10 hingga bab reaksi redoks dan elektrokimia. Beberapa soal tentang deskripsi unsur sengaja saya lewati, tidak membahasnya. Ini akan dibahas setelah semua latihan soal yang diperkirakan dapat dinalar siswa terselesaikan. Sampai pada suatu soal yang menarik perhatian saya. Siswa saya minta mengaitkan segala pengetahuan yang ia miliki untuk menjelaskan soal tersebut hingga pada kesimpulan sebagaimana pertanyaan.
