Berikut pembahasan soal OSP Kimia Tahun 2023 yang terdiri 9 soal. Setiap soal akan diberikan dalam tautan berbeda.
- Soal #1: Termodinamika
- Soal #2: Kinetika
- Soal #3: Elektrokimia
- Soal #4: Sifat Koligatif Larutan
- Soal #5: Termokimia-Kesetimbangan
- Soal #6: Struktur Molekul
- Soal #7: Polimer-Spektroskopi
- Soal #8: Kesetimbangan Asam-basa
- Soal #9: Kimia Organik
Sifat Koligatif Larutan (24 poin)
Pada suatu laboratorium, sekelompok siswa melakukan eksperimen terkait sifat koligatif larutan. Analisis membuat campuran pada 3 wadah berbeda. Wadah A terdiri dari larutan MgCl2 8,0% (w/w), wadah B terdiri larutan NaCl 24,2% (w/w) dan wadah C terdiri dari larutan toluena (C6H5CH3) 40% (v/v) dalam pelarut benzena (C6H6). Pada temperatur yang sama, diketahui massa jenis larutan pada wadah C adalah 0,8727 g/mL, massa jenis toluena adalah 0,8669 g/mL, massa jenis air adalah 1 g/mL. Semua garam terionisasi sempurna di dalam air. Massa molar benzena, toluena, MgCl2 dan NaCl berturut-turut adalah 78 g/mol, 92 g/mol, 95 g/mol, dan 58,5 g/mol.
Data yang diberikan:
| Wadah | A | B | C |
|---|---|---|---|
| Komposisi | MgCl2 8,0% (w/w) dalam air | NaCl 24,2% (w/w) dalam air | Toluena 40% (v/v) dalam benzena |
ρ(larutan C) = 0,8727 g/mL | ρ(toluena murni) = 0,8669 g/mL | ρ(air) = 1 g/mL
Mm(benzena) = 78 g/mol | Mm(toluena) = 92 g/mol | Mm(MgCl2) = 95 g/mol | Mm(NaCl) = 58,5 g/mol | Mm(air) = 18 g/mol
Semua garam terionisasi sempurna dalam air.
- Fraksi mol toluena pada larutan di wadah C adalah ________
- Pada temperatur yang sama, diketahui tekanan uap toluena murni adalah 26,6 torr dan tekanan uap benzena murni adalah 93,2 torr, tekanan uap larutan pada wadah C adalah ________
- Fraksi mol toluena dalam fasa uap di wadah C adalah ________
- Pada temperatur yang sama, diketahui tekanan uap miruri adalah 30,2 torr, tekanan uap larutan pada wadah B adalah ________
- Diketahui Kb air adalah 0,52 °C/m, titik didih larutan di dalam wadah A adalah ________ °C.
- 100 mL larutan dari wadah A dicampurkan dengan 100 mL larutan dari wadah B menghasilkan larutan D. Diketahui Kf air = 1,86 °C/m, titik beku larutan D adalah ________ °C.
Pembahasan bagian a.
Ambil basis 100 mL larutan C. Karena komposisi dinyatakan %v/v, volume toluena = 40 mL dan sisanya (60 mL) adalah volume "ruang" yang ditempati benzena (asumsi volume aditif).
Langkah 1: Massa toluena dan massa total larutan
Langkah 2: Massa benzena (dari selisih massa)
Langkah 3: Mol masing-masing komponen
Langkah 4: Fraksi mol toluena
Pembahasan bagian b.
Larutan toluena-benzena bersifat hampir ideal (dua senyawa sejenis/aromatik), sehingga berlaku Hukum Raoult untuk larutan ideal dua komponen:
Pembahasan bagian c.
Berdasarkan Hukum Dalton, fraksi mol suatu komponen dalam fasa uap sebanding dengan tekanan parsialnya terhadap tekanan total:
Pembahasan bagian d.
Basis 100 g larutan: massa NaCl = 24,2 g, massa air = 75,8 g. NaCl terionisasi sempurna (i = 2):
Langkah 1: Mol partikel terlarut dan mol air
Langkah 2: Fraksi mol air (pelarut)
Langkah 3: Tekanan uap larutan (Hukum Raoult)
Pembahasan bagian e.
Basis 100 g larutan: massa MgCl2 = 8,0 g, massa air = 92 g. MgCl2 terionisasi sempurna (i = 3):
Langkah 1: Molalitas larutan
Langkah 2: Kenaikan titik didih
Langkah 3: Titik didih larutan
Pembahasan bagian f.
Karena densitas larutan A dan B tidak diberikan secara eksplisit, digunakan pendekatan ρ ≈ 1 g/mL (mendekati densitas air) untuk mengonversi volume menjadi massa, sehingga 100 mL ≈ 100 g larutan.
Langkah 1: Komposisi larutan A dan B (basis 100 g masing-masing)
Langkah 2: Komposisi larutan D (setelah pencampuran)
Langkah 3: Total mol partikel terlarut
Langkah 4: Molalitas total dan penurunan titik beku
Langkah 5: Titik beku larutan D


Tidak ada komentar:
Posting Komentar