Simulasi Interaktif: Persamaan Lingkaran (Matematika SMA)

Jumat, 30 Oktober 2026

Lingkaran ada di roda, jam dinding, hingga jangkauan sinyal menara. Dengan koordinat, bentuk-bentuk ini bisa dituliskan sebagai persamaan dan dianalisis secara aljabar. Pada simulasi ini kamu menggeser parameter, mengamati gambar, lalu menemukan sendiri hubungan antara persamaan dan kedudukan lingkaran.

Bagikan di

Pembahasan Soal TKA Matematika Wajib MA-SMA Tahun 2025 Bagian 1/2

Berikut pembahasan soal tes kemampuan akademik (TKA) pelajaran matematika SMA tahun 2025. Pembahasan di bagi menjadi 2 bagian, bagian 1 ini terdiri 12 soal, dan bagian 2 terdiri 13 soal. Klik tautan untuk masing-masing bagian 1 atau bagian 2.

Bagikan di

Pembahasan Soal TKA Matematika Wajib MA-SMA Tahun 2025 Bagian 2/2

Berikut pembahasan soal tes kemampuan akademik (TKA) pelajaran matematika SMA tahun 2025. Pembahasan di bagi menjadi 2 bagian, bagian 1 ini terdiri 12 soal, dan bagian 2 terdiri 13 soal. Klik tautan untuk masing-masing bagian 1 atau bagian 2.

Bagikan di

Trik Menyelesaikan Berbagai Model Soal Persamaan Lingkaran (Matematika SMA)

Berikut adalah kumpulan trik praktis untuk menyelesaikan berbagai model soal persamaan lingkaran yang sering muncul dalam ulangan, ujian, maupun tugas harian. Setiap model disajikan lengkap dengan satu contoh soal matematis murni dan satu contoh kontekstual atau soal cerita, sehingga kamu bisa melihat penerapannya langsung dalam situasi nyata.

Mulai dari bentuk baku dan bentuk umum, menentukan pusat dan jari-jari, lingkaran melalui tiga titik, garis singgung, hingga kedudukan dua lingkaran, semuanya dirangkum dengan bahasa sederhana dan langkah-langkah yang mudah diikuti. Cocok untuk belajar mandiri, mengulang materi, atau sekadar menyegarkan ingatan sebelum ujian.

Bagikan di

Pola Soal KPK FPB untuk SD, SMP, SMA

Pola soal kontekstual bahasan KPK dan FPB yang dapat dikembangkan dan dipelajari untuk menyusun soal yang lebih variatif, dari jenjang SD hingga SMA. Setiap pola diberi nomor urut 1–95 yang berlaku untuk seluruh bagian, jadi nomor dapat dipakai sebagai rujukan. Gunakan filter dan kotak cari untuk menemukan pola yang dibutuhkan.KPKFPBKPK–FPB

Bagikan di

Pembahasan Soal TKA Matematika SMP Tahun 2026 (Bagian 1)

Kamis, 29 Oktober 2026

Berikut pembahasan soal tes kemampuan akademik (TKA) pelajaran matematika SMP tahun 2026. Pembahasan di bagi menjadi 3 bagian, setiap bagian berisi 10 soal. Klik tautan untuk masing-masing bagian 2 atau bagian 3.

Bagikan di

Pembahasan Soal TKA Matematika SMP Tahun 2026 (Bagian 2)

Berikut pembahasan soal tes kemampuan akademik (TKA) pelajaran matematika SMP tahun 2026. Pembahasan dibagi menjadi 3 bagian, setiap bagian berisi 10 soal. Klik tautan untuk masing-masing bagian 1 atau bagian 3.

Bagikan di

Pembahasan Soal TKA Matematika SMP Tahun 2026 (Bagian 3)

Berikut pembahasan soal tes kemampuan akademik (TKA) pelajaran matematika SMP tahun 2026. Pembahasan dibagi menjadi 3 bagian, setiap bagian berisi 10 soal. Klik tautan untuk masing-masing bagian 1 atau bagian 2.

Bagikan di

Pembahasan Contoh Soal TKA Matematika SMP/MTs Resmi, serta Muatan dan Kompetensi Akademik

Rabu, 28 Oktober 2026

Berikut pembahasan soal dari contoh soal yang dikeluarkan oleh Kemendikdasmen 2025 Nomor 047/H/An/2025 tentang Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik Jenjang SD/MI/Sederajat dan SMP/MTs/Sederajat.

Bagikan di

Simulasi Interaktif Belajar PLDV & SPLDV - Matematika Kelas 9

Persamaan linear dua variabel (PLDV) dan sistemnya (SPLDV) sering menjadi materi yang membingungkan di SMP. Kesulitannya biasanya bukan pada hitungannya saja, tetapi pada hal-hal mendasar: mengira penyelesaiannya hanya satu, tertukarnya urutan pasangan (x, y), bingung menyusun model dari soal cerita, salah tanda saat mengeliminasi, lupa mengalikan semua suku, berhenti setelah menemukan x, dan tidak memeriksa jawaban.

Bagikan di

Matematika Pecahan Ceria untuk Siswa SD secara Visual

Simulasi permainan "Pecahan Ceria" melatih siswa SD membaca pecahan dari gambar benda yang terbagi menjadi beberapa bagian sama besar. Tersedia puluhan objek berbeda, mulai dari pizza, bendera, gelas berisi air, sampai kumpulan balon, dengan tiga pilihan jawaban pada setiap soal.

Bagikan di

Visualisasi Kontekstual Pembagian Pecahan dengan Pecahan lain

Saat belajar pecahan di sekolah, kita sering diajari rumus kilat: "Kalau membagi pecahan, pecahan yang kedua tinggal dibalik, lalu dikalikan!" Rumus ini sangat cepat dipakai untuk mengerjakan soal ujian. Mungkin kita bertanya-tanya: Dari mana asalnya aturan ini? Dan seperti apa bentuknya di dunia nyata? Artikel ini membahasnya disertai ilustrasi logis, nyata.

Bagikan di

Kerucut 3D Interaktif

Selasa, 27 Oktober 2026

Kerucut adalah bangun ruang yang sering kita jumpai, mulai dari topi ulang tahun, tumpeng, cone es krim, corong, hingga kerucut pembatas jalan. Namun, ketika dipelajari di buku atau papan tulis, kerucut hanya digambar sebagai bidang datar (2D).

Gambar 2D sering menyulitkan karena kita harus membayangkan sendiri letak tinggi kerucut, apa bedanya tinggi dengan garis pelukis, dan bagaimana selimut yang melengkung dapat dibuka menjadi juring lingkaran. Akibatnya banyak siswa keliru memilih ukuran saat memakai teorema Pythagoras maupun saat menghitung luas permukaan dan volume.

Bagikan di

Tabung 3D Interaktif

Tabung adalah bangun ruang yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari kaleng susu, drum minyak, gelas, pipa air, tiang bendera, hingga lilin dan baterai. Namun, ketika dipelajari di buku atau papan tulis, tabung hanya digambar sebagai bidang datar (2D).

Gambar 2D sering menyulitkan karena lingkaran alas dan tutup tampak seperti elips, sehingga kita harus membayangkan sendiri mana jari-jari, mana diameter, di mana letak tinggi tabung, dan apa yang dimaksud garis pelukis. Akibatnya, banyak siswa keliru memilih ukuran saat menghitung luas permukaan dan volume, misalnya memakai diameter padahal rumus meminta jari-jari, atau lupa bahwa tabung memiliki dua tutup.

Bagikan di

Volume Benda Putar 3D - Simulasi Matematika Interaktif untuk SMA

Bayangkan sebuah kurva datar diputar mengelilingi garis lurus. Hasilnya adalah benda tiga dimensi, seperti kerucut, gelas, atau gasing. Pertanyaannya: berapa volumenya? Rumus bangun ruang biasa tidak cukup, karena bentuknya bisa melengkung sesuka kurvanya.

Gambar dua dimensi di buku sulit menunjukkan apa yang sebenarnya diiris dan mengapa jari-jari harus dikuadratkan. Simulasi ini menampilkan benda putar dalam 3D yang bisa diputar-putar, lengkap dengan irisan tipisnya.

Bagikan di

Prisma 3D Interaktif

Prisma adalah bangun ruang yang sering kita jumpai, mulai dari atap rumah berbentuk pelana, tenda segitiga, kotak cokelat batangan, hingga kristal dan prisma kaca di laboratorium. Namun, ketika dipelajari di buku atau papan tulis, prisma hanya digambar sebagai bidang datar (2D).

  • Tautan singkat untuk simulasi ini dapat diakses via s.id/pris3d
  • Tautan singkat untuk simulasi Kubus 3D Interaktif dapat diakses via s.id/kubus3d
  • Tautan singkat untuk simulasi Tabung 3D Interaktif dapat diakses via s.id/tabung3d
  • Tautan singkat untuk simulasi Limas 3D Interaktif dapat diakses via s.id/limas3d
  • Tautan singkat untuk simulasi Kerucut 3D Interaktif dapat diakses via s.id/kerucut3d

Gambar 2D sering menyulitkan karena kita harus membayangkan sendiri mana rusuk yang tertutup, mana sisi alas dan sisi tegak, serta ke mana arah diagonal ruang dan bidang diagonalnya. Persegi panjang sisi tegak pun tampak seperti jajar genjang, sehingga banyak siswa keliru membedakan tinggi prisma dengan tinggi segitiga alas, dan salah memilih ukuran saat menghitung luas permukaan maupun volume.

Bagikan di

Limas 3D Interaktif

Limas adalah bangun ruang yang sering kita jumpai, mulai dari atap rumah joglo, tenda perkemahan, piramida di Mesir, hingga bungkus makanan berbentuk segitiga. Namun, ketika dipelajari di buku atau papan tulis, limas hanya digambar sebagai bidang datar (2D).

Gambar 2D sering menyulitkan karena kita harus membayangkan sendiri mana rusuk yang tertutup, di mana letak tinggi limas yang sebenarnya, dan apa bedanya tinggi limas dengan tinggi sisi tegak. Garis yang tegak lurus pun tampak miring, sehingga banyak siswa keliru memakai teorema Pythagoras dan salah memilih ukuran saat menghitung luas permukaan maupun volume.

  • Tautan singkat untuk simulasi ini dapat diakses via s.id/limas3d
  • Tautan singkat untuk simulasi Tabung 3D Interaktif dapat diakses via s.id/tabung3d
  • Tautan singkat untuk simulasi Kerucut 3D Interaktif dapat diakses via s.id/kerucut3d
  • Tautan singkat untuk simulasi Prisma 3D Interaktif dapat diakses via s.id/pris3d
  • Tautan singkat untuk simulasi Kubus 3D Interaktif dapat diakses via s.id/kubus3d

Karena itu, kita memerlukan model limas 3D yang bisa dilihat dari segala arah. Pada simulasi ini, limas beraturan T.ABCD dapat diputar bebas, diperbesar, dan diperkecil, bahkan nyaman dipakai di layar HP.

Bagikan di

Kubus 3D Interaktif

Kubus adalah bangun ruang yang paling sering kita temui, mulai dari dadu, kardus, hingga kotak hadiah. Namun, ketika dipelajari di buku atau papan tulis, kubus hanya digambar sebagai bidang datar (2D). Gambar 2D sering menyulitkan karena kita harus membayangkan sendiri mana rusuk yang tertutup, mana sisi yang berhadapan, dan ke mana arah diagonal ruang. Garis yang sebenarnya sama panjang pun tampak berbeda, sehingga banyak siswa keliru memahami unsur-unsurnya.

Bagikan di

Simulasi Interaktif Ikatan Kovalen, Struktur Lewis, Polaritas, dan Energi Ikatan

Senin, 26 Oktober 2026

Ikatan kovalen terbentuk ketika dua atom berbagi satu atau lebih pasangan elektron sehingga energi sistem menjadi lebih rendah dan atom-atom tersebut mencapai konfigurasi elektron yang lebih stabil, umumnya duplet untuk atom H dan oktet untuk banyak atom nonlogam periode dua.

Bagikan di

Simulasi Vektor Interaktif: Konsep, Komponen, dan Operasinya

Dalam fisika, besaran dikelompokkan menjadi dua: besaran skalar dan besaran vektor. Besaran skalar cukup dinyatakan dengan nilai dan satuan, misalnya massa 5 kg, suhu 30 °C, atau waktu 10 s. Sebaliknya, besaran vektor memerlukan besar dan arah, seperti perpindahan, kecepatan, percepatan, gaya, momentum, dan medan listrik.

Arah sangat menentukan. Misal gaya dorong 20 N ke kanan dan 20 N ke kiri sama besar, tetapi akibatnya pada benda berlawanan. Karena itu, vektor digambarkan sebagai anak panah dan menjadi dasar untuk mempelajari gerak, gaya, dan momentum di Fisika kelas 11.

Bagikan di
 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info