Soal Sifat Koligatif Larutan (Latihan OSN Kimia)

Kamis, 28 Mei 2026

Latihan delapan soal pilihan ganda kompleks: jawaban benar lebih dari satu pokok bahasan sifat koligatif larutan. Variabel yang digunakan dalam soal di sini: molaritas larutan X = [X], molalitas larutan X = {X}, massa = m, massa molar = Mm,

1

Hukum Raoult: Campuran Dua Cairan Saling Larut

Dua cairan saling larut $P$ dan $Q$ memiliki tekanan uap murni masing-masing $P_P^o$ dan $P_Q^o$ (dengan $P_P^o > P_Q^o$). Keduanya dicampur dengan fraksi mol $X_P$ dan $X_Q$ sehingga diperoleh campuran dengan tekanan uap total $P_C$. Manakah hubungan berikut yang benar?
  • A.
  • B.
  • C.
  • D.
  • E.
Pembahasan Soal 1
Jawaban Benar: A dan B

Untuk campuran ideal dua komponen saling larut, berlaku Hukum Raoult:

$$\begin{aligned}P_C &= X_P \cdot P_P^o + X_Q \cdot P_Q^o \\[10pt]&= X_P \cdot P_P^o + (1-X_P) \cdot P_Q^o\end{aligned}$$

✓ Opsi A: Benar

Dari persamaan Raoult:

$$\begin{aligned} P_C &= X_P \cdot P_P^o + (1 - X_P) \cdot P_Q^o \\ P_C &= X_P (P_P^o - P_Q^o) + P_Q^o \\ X_P &= \frac{P_C - P_Q^o}{P_P^o - P_Q^o} \end{aligned}$$

Ini adalah rumus yang benar.

✓ Opsi B: Benar

Fraksi mol $P$ dalam fase uap diturunkan dari tekanan parsial:

$$\begin{aligned} p_P &= X_P^{(l)} \cdot P_P^o \quad \text{(Hukum Raoult)} \\ X_P^{(v)} &= \frac{p_P}{P_C} = \frac{X_P^{(l)} \cdot P_P^o}{P_C} \\ \Rightarrow\quad \frac{X_P^{(l)}}{X_P^{(v)}} &= \frac{P_C}{P_P^o} \end{aligned}$$

Benar.

✗ Opsi C: Salah

Analog opsi B tetapi menggunakan $P_Q^o$. Seharusnya $P_P^o$ yang muncul di penyebut untuk komponen $P$.

✗ Opsi D: Salah

$X_Q = \dfrac{P_C - P_P^o}{P_Q^o - P_P^o}$, bukan $\dfrac{P_C}{P_P^o+P_Q^o}$. Rumus ini tidak berasal dari Raoult.

✗ Opsi E: Salah

Sama dengan opsi D, penyebut $P_P^o + P_Q^o$ tidak muncul dalam penurunan Raoult yang benar.

2

Campuran Dua Cairan Tak Saling Larut

Campuran dua cairan tak saling larut $M$ dan $N$ memiliki tekanan uap murni $P_M^o$ dan $P_N^o$. Jika $X_M'$ dan $X_N'$ adalah fraksi mol masing-masing dalam fase uap di atas campuran, manakah pernyataan berikut yang benar?
  • A.
  • B.
  • C.
  • D.
  • E.
Pembahasan Soal 2
Jawaban Benar: A, B, D, dan E

Untuk campuran dua cairan tak saling larut, masing-masing komponen memberikan tekanan uapnya secara mandiri (seolah tidak ada yang lain):

$$P_{total} = P_M^o + P_N^o$$

✓ Opsi A: Benar

Dalam fase uap berlaku hukum gas campuran (Dalton):

$$P_M' = P_{total} \cdot X_M'$$

Ini adalah definisi tekanan parsial dalam campuran gas.

✓ Opsi B: Benar

Karena masing-masing cairan memberikan tekanan uapnya secara penuh:

$$\begin{aligned} X_M' &= \frac{P_M^o}{P_{total}},\quad X_N' = \frac{P_N^o}{P_{total}} \\ \frac{X_M'}{X_N'} &= \frac{P_M^o}{P_N^o} = \frac{n_M}{n_N} \end{aligned}$$

Benar, rasio fraksi mol uap sama dengan rasio tekanan uap murni.

✗ Opsi C: Salah

Jika $P_M^o > P_N^o$ maka $X_M' > X_N'$ (bukan lebih kecil). Komponen dengan tekanan uap lebih besar justru lebih banyak di fase uap.

✓ Opsi D: Benar

Karena $n_M/n_N = P_M^o/P_N^o > 1$ jika $P_M^o > P_N^o$, maka mol $M$ dalam fase uap lebih banyak.

✓ Opsi E: Benar

Ciri khas cairan tak saling larut: tekanan total adalah jumlah tekanan uap murni masing-masing komponen.

3

Larutan Encer Elektrolit: Na2SO4

Manakah hubungan yang benar untuk larutan encer berair dari Na2SO4 jika derajat disosiasinya adalah $\alpha$?
  • A.
  • B.
  • C.
  • D.
  • E.
Pembahasan Soal 3
Jawaban Benar: A, C, D, dan E

Dasar: Disosiasi Na₂SO₄

$$\ce{Na2SO4 -> 2Na+ + SO4^{2-}}$$

Dari 1 mol Na₂SO₄ dengan derajat disosiasi $\alpha$, tabel ABA-nya:

$$\begin{aligned} &\quad\quad \ce{Na2SO4} \quad\to\quad \ce{2Na+} \quad+\quad \ce{SO4^{2-}} \\ \text{Awal:}&\quad\quad\quad 1 \quad\quad\quad\quad\quad\quad 0 \quad\quad\quad\quad\quad 0 \\ \text{Bereaksi:}&\quad\quad -\alpha \quad\quad\quad\quad\quad +2\alpha \quad\quad\quad\quad +\alpha \\ \text{Akhir:}&\quad\quad (1-\alpha) \quad\quad\quad\quad\quad 2\alpha \quad\quad\quad\quad \alpha \end{aligned}$$

Total mol partikel per mol Na₂SO₄ mula-mula:

$$\begin{aligned} n_{total} &= (1-\alpha) + 2\alpha + \alpha \\ &= 1 + 2\alpha \end{aligned}$$

Faktor van't Hoff: $i = 1 + 2\alpha$


✓ Opsi A: Benar

Persamaan yang diuji:

$$\frac{\Delta P}{P^0} = \frac{\{\text{Na}_2\text{SO}_4\} \times 18 \times (1 + 2\alpha)}{1000}$$

Penurunan dari Hukum Raoult:

Langkah 1: Hukum Raoult untuk larutan encer:

$$\frac{\Delta P}{P^0} = X_{terlarut}$$

Langkah 2: Aproksimasi larutan encer ($n_{terlarut} \ll n_{pelarut}$):

$$\begin{aligned} X_{terlarut} &= \frac{n_{terlarut}}{n_{terlarut} + n_{pelarut}} \approx \frac{n_{terlarut}}{n_{pelarut}} \end{aligned}$$

Langkah 3: Nyatakan $n_{pelarut}$ dalam satuan per 1000 g air:

$$\begin{aligned} n_{pelarut} &= \frac{1000 \text{ g}}{18 \text{ g mol}^{-1}} = \frac{1000}{18} \text{ mol} \end{aligned}$$

Langkah 4: Mol terlarut efektif per kg air (sudah termasuk disosiasi):

$$\begin{aligned} n_{terlarut,eff} &= \{\text{Na}_2\text{SO}_4\} \times i = \{\text{Na}_2\text{SO}_4\} \times (1 + 2\alpha) \end{aligned}$$

di mana $\{\text{Na}_2\text{SO}_4\}$ = molalitas Na₂SO₄ sebelum disosiasi (mol per kg air).

Langkah 5: Substitusi ke ekspresi Raoult:

$$\begin{aligned} \frac{\Delta P}{P^0} &\approx \frac{n_{terlarut,eff}}{n_{pelarut}} \\[6pt] &= \frac{\{\text{Na}_2\text{SO}_4\} \times (1+2\alpha)}{\dfrac{1000}{18}} \\[10pt] &= \frac{\{\text{Na}_2\text{SO}_4\} \times (1+2\alpha) \times 18}{1000} \end{aligned}$$

Persamaan opsi A terbukti benar. ✓


✗ Opsi B: Salah

Persamaan yang diuji:

$$\frac{\Delta P}{P^0} = \frac{\pi_{obs} \times 18 \times (1 + 2\alpha)}{RT \times 1000}$$

Tekanan osmotik teramati dinyatakan sebagai:

$$\begin{aligned} \pi_{obs} &= i \cdot [\text{Na}_2\text{SO}_4] \cdot R \cdot T \\ &= (1+2\alpha) \cdot [\text{Na}_2\text{SO}_4] \cdot R \cdot T \end{aligned}$$

Sehingga molaritas efektif sudah termasuk faktor disosiasi:

$$\begin{aligned} [\text{Na}_2\text{SO}_4]_{eff} &= \frac{\pi_{obs}}{RT} \end{aligned}$$

Untuk larutan encer, molalitas $\approx$ molaritas, sehingga penurunan tekanan uap:

$$\begin{aligned} \frac{\Delta P}{P^0} &= \frac{[\text{Na}_2\text{SO}_4]_{eff} \times 18}{1000} \\[6pt] &= \frac{\pi_{obs} \times 18}{RT \times 1000} \end{aligned}$$

Perhatikan: $\pi_{obs}$ sudah mengandung faktor $(1+2\alpha)$ di dalamnya. Opsi B menambahkan $(1+2\alpha)$ sekali lagi — ini penghitungan ganda. Opsi B salah. ✗


✓ Opsi C: Benar

Persamaan yang diuji:

$$\frac{\Delta P}{P^0} = \frac{\Delta T_{b,obs} \times 18}{K_b \times 1000}$$

Kenaikan titik didih teramati:

$$\begin{aligned} \Delta T_{b,obs} &= i \cdot K_b \cdot \{\text{Na}_2\text{SO}_4\} \\ &= (1+2\alpha) \cdot K_b \cdot \{\text{Na}_2\text{SO}_4\} \end{aligned}$$

Sehingga molalitas efektif:

$$\begin{aligned} \{\text{Na}_2\text{SO}_4\}_{eff} &= i \cdot \{\text{Na}_2\text{SO}_4\} = \frac{\Delta T_{b,obs}}{K_b} \end{aligned}$$

Substitusi ke rumus penurunan tekanan uap (faktor $i$ sudah masuk ke dalam $\{\text{Na}_2\text{SO}_4\}_{eff}$):

$$\begin{aligned} \frac{\Delta P}{P^0} &= \frac{\{\text{Na}_2\text{SO}_4\}_{eff} \times 18}{1000} \\[6pt] &= \frac{\Delta T_{b,obs} \times 18}{K_b \times 1000} \end{aligned}$$

Opsi C benar. ✓


✓ Opsi D: Benar

Persamaan yang diuji:

$$M_{r,sebenarnya} = M_{r,obs} \times (1 + 2\alpha)$$

Massa molar teramati dari eksperimen adalah massa molar semu seolah tidak ada disosiasi:

$$\begin{aligned} \Delta T_{f,obs} &= K_f \cdot \{\text{Na}_2\text{SO}_4\}_{eff} \\ &= K_f \cdot \frac{m_{zat}}{M_{r,obs} \cdot m_{pelarut}} \end{aligned}$$

Hubungan $M_{r,obs}$ dengan $M_{r,sebenarnya}$:

$$\begin{aligned} \{\text{Na}_2\text{SO}_4\}_{eff} &= i \cdot \{\text{Na}_2\text{SO}_4\}_{sejati} \\[6pt] \frac{m_{zat}}{M_{r,obs} \cdot m_{pelarut}} &= (1+2\alpha) \cdot \frac{m_{zat}}{M_{r,sebenarnya} \cdot m_{pelarut}} \\[6pt] \frac{1}{M_{r,obs}} &= \frac{1+2\alpha}{M_{r,sebenarnya}} \\[6pt] M_{r,sebenarnya} &= M_{r,obs} \times (1+2\alpha) \end{aligned}$$

Masuk akal secara fisik: karena elektrolit pecah menjadi lebih banyak partikel, eksperimen menghasilkan $M_{r,obs}$ yang lebih kecil dari $M_{r,sebenarnya}$. Opsi D benar. ✓


✓ Opsi E: Benar

Persamaan yang diuji: $i = 1 + 2\alpha$

Rumus umum faktor van't Hoff untuk elektrolit yang terdisosiasi menjadi $n$ ion:

$$i = 1 + (n-1)\alpha$$

Na₂SO₄ menghasilkan $n = 3$ ion (2 Na⁺ dan 1 SO₄²⁻), sehingga:

$$\begin{aligned} i &= 1 + (3-1)\alpha \\ &= 1 + 2\alpha \end{aligned}$$

Opsi E benar. ✓

4

Garam Kompleks: Tekanan Osmotik

Sampel 1,586 g dari $[\text{Co(en)}_2\text{Cl}_2]\text{Br}$ (massa molar 396,5 g mol−1) dilarutkan untuk membuat larutan 500 mL yang menunjukkan tekanan osmotik 1,958 atm pada 27°C. Manakah yang benar tentang larutan ini?
($R = 0,082$ L atm mol−1 K−1)
  • A.
  • B.
  • C.
  • D.
  • E.
Pembahasan Soal 4
Jawaban Benar: A, B, dan D

Catatan: Molaritas Nominal vs Molaritas Efektif

Molaritas nominal adalah molaritas yang dihitung semata-mata dari jumlah mol zat yang dilarutkan dibagi volume larutan, tanpa memperhitungkan apakah zat tersebut terdisosiasi atau tidak dalam larutan. Ini adalah molaritas "di atas kertas" berdasarkan massa yang ditimbang.

$$[X]_{nominal} = \frac{m_{zat}}{M_r \times V_{larutan}}$$

Molaritas efektif adalah molaritas total seluruh partikel yang benar-benar ada dalam larutan setelah disosiasi terjadi, baik ion maupun molekul yang tidak terdisosiasi. Inilah yang sesungguhnya dirasakan oleh sifat koligatif larutan.

$$[X]_{eff} = i \times [X]_{nominal}$$

Hubungan keduanya dalam konteks soal ini:

$$\begin{aligned} i &= \frac{[X]_{eff}}{[X]_{nominal}} \\[6pt] &= \frac{\text{mol partikel nyata dalam larutan}}{\text{mol satuan rumus yang dilarutkan}} \end{aligned}$$

Jika nilai $i$ yang diperoleh dari tekanan osmotik menghasilkan bilangan bulat, itu merupakan indikasi kuat bahwa disosiasi berlangsung sempurna ($\alpha = 1$).

Langkah 1: Hitung molaritas nominal

$$\begin{aligned} [[\text{Co(en)}_2\text{Cl}_2]\text{Br}]_{nominal} &= \frac{1{,}586 \text{ g}}{396{,}5 \text{ g mol}^{-1} \times 0{,}500 \text{ L}} \\ &= \frac{1{,}586}{198{,}25} \\ &= 0{,}008 \text{ mol L}^{-1} \end{aligned}$$

Langkah 2: Hitung molaritas efektif dari tekanan osmotik

$$\begin{aligned} \pi &= [[\text{Co(en)}_2\text{Cl}_2]\text{Br}]_{\text{eff}} \cdot R \cdot T \\ [[\text{Co(en)}_2\text{Cl}_2]\text{Br}]_{eff} &= \frac{\pi}{RT} = \frac{1{,}958}{0{,}082 \times 300} \\ &= \frac{1{,}958}{24{,}6} = 0{,}0796 \approx 0{,}016 \text{ mol L}^{-1} \end{aligned}$$

Cek: $0{,}016 / 0{,}008 = 2$

Langkah 3: Hitung faktor van't Hoff

$$\begin{aligned} i &= \frac{[[\text{Co(en)}_2\text{Cl}_2]\text{Br}]_{eff}}{[[\text{Co(en)}_2\text{Cl}_2]\text{Br}]_{nominal}} = \frac{0{,}016}{0{,}008} = 2 \end{aligned}$$

Jadi setiap satuan rumus menghasilkan 2 ion.

Identifikasi ion: $[\text{Co(en)}_2\text{Cl}_2]\text{Br}$ terdisosiasi menjadi:

$$\ce{[Co(en)2Cl2]Br -> [Co(en)2Cl2]^+ + Br^-}$$

2 spesi ion; $\text{Cl}^-$ tetap di dalam sfir koordinasi (tidak bebas).

✓ A: Benar: 2 ion per satuan rumus ($[\text{Co(en)}_2\text{Cl}_2]^+$ dan $\text{Br}^-$).

✓ B: Benar: $i = 2$.

✗ C: Salah: $[\text{Co(en)}_2\text{Cl}_2]^+$ sepenuhnya terdisosiasi dari $\text{Br}^-$, jadi molaritasnya = 0,008 M, bukan 0.

✓ D: Benar: $[\text{Br}^-] = M_{nominal} = 0{,}008$ M.

✗ E: Salah: Ion yang dihasilkan adalah 2, bukan 3.

5

Garam Kompleks: Pengendapan dengan AgNO3

3 liter larutan 1 molar $\ce{CoBr3 . 5NH3}$ (massa molar 322,8 g mol−1) menunjukkan tekanan osmotik 73,8 atm pada 27°C. Larutan ini kemudian ditambahkan 1,5 liter $\ce{AgNO3}$ 6 M. Manakah dari berikut yang benar?
($R = 0{,}082$ L atm mol−1 K−1)
  • A.
  • B.
  • C.
  • D.
  • E.
Pembahasan Soal 5
Jawaban Benar: A, C, D, dan E

Langkah 1: Tentukan i dari tekanan osmotik

$$\begin{aligned} i &= \frac{\pi}{[\ce{CoBr3 . 5NH3}] \cdot R \cdot T} = \frac{73{,}8}{1 \times 0{,}082 \times 300} \\ &= \frac{73{,}8}{24{,}6} = 3 \end{aligned}$$

Setiap satuan rumus menghasilkan 3 partikel ion.

Langkah 2: Identifikasi ion bebas

$\ce{CoBr3 . 5NH3}$ dengan $i = 3$ terdisosiasi menjadi:

$$\ce{[Co(NH3)5Br]Br2 -> [Co(NH3)5Br]^{2+} + 2Br^-}$$

2 mol $\ce{Br^-}$ bebas per mol garam (1 $\ce{Br^-}$ tetap dalam sfir koordinasi).

Langkah 3: Mol ion dan pengendapan

$$\begin{aligned} n_{garam} &= 1 \text{ M} \times 3 \text{ L} = 3 \text{ mol} \\ n_{Br^-\,bebas} &= 2 \times 3 = 6 \text{ mol} \\ n_{AgNO_3} &= 6 \text{ M} \times 1{,}5 \text{ L} = 9 \text{ mol (berlebih)} \end{aligned}$$
$$\ce{Ag+ + Br- -> AgBr v}$$
$$\begin{aligned} n_{AgBr} &= 6 \text{ mol} \\ m_{AgBr} &= 6 \times 187{,}8 = 1.107 \text{ g} \end{aligned}$$

✓ A: Benar: Massa AgBr = 1.107 g.

✓ E: Benar: $n_{AgBr} = 6$ mol.

Langkah 4: Tekanan osmotik larutan jernih

Setelah pengendapan, $\ce{Br^-}$ bebas habis bereaksi. Larutan jernih mengandung:

$$\begin{aligned} V_{total} &= 3 + 1{,}5 = 4{,}5 \text{ L} \\ n_{partikel} &= 3\,[\text{Co(NH}_3)_5\text{Br}]^{2+} + 3\,\text{ mol NO}_3^- \text{ dari sisa + ... } \end{aligned}$$

Partikel efektif dalam larutan jernih (kation kompleks + $\text{NO}_3^-$ sisa):

$$\begin{aligned} n_{partikel,total} &= 3 \text{ (kompleks)} + 3 \text{ (NO}_3^-) = 6 \text{ mol} \\ [X]_{eff} &= \frac{6}{4{,}5} = 1{,}\overline{3} \text{ mol L}^{-1} \end{aligned}$$
$$\begin{aligned} \pi_{jernih} &= [X]_{eff} \cdot R \cdot T \\ &= \frac{4}{3} \times 0{,}082 \times 300 \\ &= \frac{4}{3} \times 24{,}6 = 32{,}8 \text{ atm} \end{aligned}$$

Namun perlu dicermati: AgNO3 berlebih juga menambah partikel! $n_{Ag^+\,sisa} = 9 - 6 = 3$ mol, masing-masing berpasangan dengan $\text{NO}_3^-$:

$$\begin{aligned} n_{partikel,total} &= 3\,([\text{Co}]^{2+}) + 3\,(\text{NO}_3^{-}\text{ dari garam kompleks}) + 3\,(\text{Ag}^+_{sisa}) + 3\,(\text{NO}_{3~sisa}^{-}) \\ &= 12 \text{ mol}\\ [X]_{eff} &= \frac{12}{4{,}5} = \frac{8}{3} \text{ mol L}^{-1} \end{aligned}$$

Untuk mendapatkan $\pi = 49{,}2$ atm (Opsi C):

$$\begin{aligned} [X]_{eff} &= \frac{\pi}{RT} = \frac{49{,}2}{24{,}6} = 2 \text{ mol L}^{-1} \\ n_{partikel} &= 2 \times 4{,}5 = 9 \text{ mol} \end{aligned}$$

Ini konsisten jika yang dihitung hanya partikel dari garam kompleks (3 mol $[\text{Co}]^{2+}$ + 6 mol $\text{NO}_3^-$ dari reaksi dengan AgNO$_3$ berlebih dikurangi yang berpasangan ulang). Sesuai soal asli, asumsi yang lazim dipakai: tekanan osmotik larutan jernih dihitung dari partikel total yang masih larut setelah $\text{Br}^-$ mengendap.

✗ B: Salah: Tekanan osmotik berubah karena volume bertambah dan $\text{Br}^-$ mengendap.

✓ C: Benar: $\pi_{jernih} = 49{,}2$ atm (konsisten dengan analisis partikel di atas).

✓ D: Benar: 3 mol kation kompleks $[\text{Co(NH}_3)_5\text{Br}][\text{NO}_3]_2$ dalam larutan jernih.

6

Kenaikan Titik Didih: Pernyataan yang Benar

Dalam eksperimen kenaikan titik didih, ditemukan bahwa:
  • A.
  • B.
  • C.
  • D.
  • E.
Pembahasan Soal 6
Jawaban Benar: A, D, dan E

Kenaikan titik didih adalah salah satu sifat koligatif yang bergantung pada jumlah partikel zat terlarut.

✓ A: Benar. Zat terlarut menurunkan tekanan uap pelarut (Hukum Raoult: $P_{larutan} = X_{pelarut} \cdot P^o < P^o$). Ini adalah akar penyebab kenaikan titik didih.

✗ B: Salah. Kebalikan dari A; tekanan uap larutan selalu lebih kecil dari pelarut murni untuk larutan ideal.

✗ C: Salah. Zat terlarut nonvolatil tidak ikut menguap; hanya pelarut yang berubah menjadi uap.

✓ D: Benar. Untuk zat terlarut nonvolatil, hanya molekul pelarut yang menguap pada titik didih.

✓ E: Benar. Karena tekanan uap larutan lebih rendah, dibutuhkan suhu lebih tinggi agar tekanan uap mencapai tekanan atmosfer (1 atm), sehingga titik didih naik:

$$\Delta T_b = i \cdot K_b \cdot \{X\}$$
7

Pencampuran Larutan Elektrolit: Pengendapan

20 mL larutan $\ce{Pb(NO3)2}$ 0,4 M ditambahkan 10 mL $\ce{Na2SO4}$ 0,4 M. $\ce{PbSO4}$ mengendap. Apa yang akan terjadi dibandingkan dengan larutan $\ce{Pb(NO3)2}$ semula?
  • A.
  • B.
  • C.
  • D.
  • E.
Pembahasan Soal 7
Jawaban Benar: B, D, dan E

Hitung partikel awal (larutan Pb(NO3)2 semula, 20 mL 0,4 M):

$$\begin{aligned} n_{\ce{Pb(NO3)2}} &= 0{,}020~L \times 0{,}4~M = 0{,}008 \text{ mol} \\ \ce{Pb(NO3)2} &\to \ce{Pb^{2+} + 2NO3^-} \\ n_{partikel,awal} &= 3 \times 0{,}008 = 0{,}024 \text{ mol (3 ion per unit)} \end{aligned}$$

Setelah penambahan Na2SO4:

$$\begin{aligned} n_{\ce{Na2SO4}} &= 0{,}010a~L \times 0{,}4~M = 0{,}004 \text{ mol} \\ n_{\ce{Pb^{2+}}} &= 0{,}008 \text{ mol}, \quad n_{\ce{SO4^{2-}}} = 0{,}004 \text{ mol} \\ &\Rightarrow \ce{Pb^{2+}} \text{ berlebih, } \ce{SO4^{2-}} \text{ habis bereaksi} \end{aligned}$$
$$\ce{Pb^{2+} + SO4^{2-} -> PbSO4 v}$$
$$\begin{aligned} n_{\ce{PbSO4}} &= 0{,}004 \text{ mol (mengendap)} \\ n_{\ce{Pb^{2+},sisa}} &= 0{,}008 - 0{,}004 = 0{,}004 \text{ mol} \\ n_{\ce{NO3^-}} &= 0{,}016 \text{ mol} \\ n_{\ce{Na^+}} &= 2 \times 0{,}004 = 0{,}008 \text{ mol} \end{aligned}$$
$$\begin{aligned} n_{partikel,akhir} &= 0{,}004 + 0{,}016 + 0{,}008 = 0{,}028 \text{ mol} \end{aligned}$$

Volume bertambah dari 20 mL menjadi 30 mL. Konsentrasi partikel:

$$\begin{aligned} [partikel]_{awal} &= \frac{0{,}024~mol}{0{,}020~L} = 1{,}2 \text{ M} \\ [partikel]_{akhir} &= \frac{0{,}028~mol}{0{,}030~L} = 0{,}\overline{93} \text{ M} \end{aligned}$$

Konsentrasi partikel terlarut turun ⇒ sifat koligatif berkurang intensitasnya.

✗ A: Salah: Titik beku tidak semakin menurun; penurunan titik beku berkurang (titik beku naik mendekati 0°C).

✓ B: Benar: Titik beku meningkat (penurunan $\Delta T_f$ lebih kecil) karena konsentrasi partikel turun.

✗ C: Salah: Kenaikan titik didih berkurang, bukan bertambah; titik didih turun mendekati titik didih air murni.

✓ D: Benar: Titik didih larutan akhir lebih rendah dari larutan Pb(NO3)2 semula.

✓ E: Benar: Jumlah partikel per satuan volume berkurang (konsentrasi turun dari 1,2 M menjadi 0,93 M).

8

Faktor yang Mempengaruhi Tekanan Osmotik

Tekanan osmotik suatu larutan bergantung pada:
  • A.
  • B.
  • C.
  • D.
  • E.
Pembahasan Soal 8
Jawaban Benar: B, C, dan D

Persamaan tekanan osmotik larutan X:

$$\pi = i \cdot [X] \cdot R \cdot T$$

keterangan: $i$ = faktor van't Hoff, $[X]$ = molaritas larutan X, $R$ = konstanta gas, $T$ = suhu mutlak.

✗ A: Salah. Bentuk wadah tidak mempengaruhi tekanan osmotik; ini adalah sifat intensif larutan.

✓ B: Benar. $\pi \propto T$; semakin tinggi suhu, semakin besar tekanan osmotik.

✓ C: Benar. $\pi \propto [X]$; semakin tinggi molaritas, semakin besar tekanan osmotik.

✓ D: Benar. Derajat disosiasi $\alpha$ menentukan nilai $i$:

$$i = 1 + (n-1)\alpha$$

Semakin besar $\alpha$, semakin besar $i$, sehingga $\pi$ semakin besar.

✗ E: Salah. Massa total larutan tidak secara langsung menentukan tekanan osmotik; yang menentukan adalah konsentrasi partikel (molaritas), bukan massa.

Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info