Soal Menantang tentang Analisis Stoikiometri

Senin, 11 Mei 2026

Mengapa 1 mol H2O2 menghasilkan 3 mol O2, sedangkan 5 mol H2O2 menghasilkan 5 mol O2? Pembuktian lengkap melalui teknik penyetaraan setengah reaksi redoks dan hukum konservasi massa.

1. Persamaan Reaksi (Belum Setara)

Soal memberikan persamaan reaksi berikut, yang merupakan hasil dari beberapa tahap reaksi yang terjadi secara berurutan:

KMnO4 + H2O2 + H2SO4 → O2 + MnSO4 + K2SO4 + H2O
Catatan penting
Persamaan di atas adalah persamaan gabungan dari beberapa tahap reaksi. Ini berarti koefisien akhirnya bisa berbeda tergantung pada perbandingan mol pereaksi yang digunakan dalam eksperimen.

2. Menentukan Bilangan Oksidasi

Langkah pertama adalah menetapkan bilangan oksidasi (biloks) setiap atom untuk mengidentifikasi atom mana yang mengalami perubahan.

Spesi Atom Biloks Status
KMnO4 Mn +7 Berubah, akan direduksi
H2O2 O −1 Berubah, akan dioksidasi
H2SO4 S +6 Tidak berubah (larutan asam)
O2 O 0 Produk oksidasi H2O2
MnSO4 Mn +2 Produk reduksi MnO4
H2O O −2 Tidak berubah

Dari tabel di atas, hanya Mn (dari +7 → +2) dan O dalam H2O2 (dari −1 → 0) yang mengalami perubahan biloks. Keduanya adalah pelaku reaksi redoks.

3. Menyusun Setengah Reaksi

Karena ada dua perubahan biloks, kita tuliskan dua setengah reaksi: satu untuk oksidasi, satu untuk reduksi.

Setengah Reaksi Oksidasi

O dalam H2O2 naik dari −1 → 0 (jadi O2). H2O2 melepaskan elektron.

Oksidasi H2O2 → O2 + 2H+ + 2e  … (i)

Setiap 1 mol H2O2 melepas 2 elektron dan menghasilkan 1 mol O2.

Setengah Reaksi Reduksi

Mn dalam MnO4 turun dari +7 → +2. Ion permanganat menerima elektron.

Reduksi MnO4 + 8H+ + 5e → Mn2+ + 4H2O  … (ii)

Setiap 1 mol MnO4 menerima 5 elektron.

4. Menyetarakan Elektron, Reaksi Inti

Agar reaksi berlangsung, jumlah elektron yang dilepas harus sama dengan yang diterima. Kita cari KPK dari 2 dan 5, yaitu 10.

× 5 5H2O2 → 5O2 + 10H+ + 10e
× 2 2MnO4 + 16H+ + 10e → 2Mn2+ + 8H2O

Jumlahkan kedua setengah reaksi, coret 10e di kiri dan kanan, lalu sederhanakan H+: 16H+ − 10H+ = 6H+.

Reaksi Inti (ion)
2MnO4 + 5H2O2 + 6H+ → 2Mn2+ + 5O2 + 8H2O

Rasio yang terlihat di sini: 5 mol H2O2 menghasilkan 5 mol O2. Ini sesuai data percobaan kedua.

5. Persamaan Lengkap dengan Ion Spektator

Tambahkan ion K+ dan SO42− dari KMnO4 dan H2SO4 untuk membentuk persamaan molekul:

  1. 2KMnO4 → 2K+ + 2MnO4
  2. 3H2SO4 → 6H+ + 3SO42−
  3. 2Mn2+ + 2SO42− → 2MnSO4
  4. 2K+ + SO42− → K2SO4
2KMnO4 + 5H2O2 + 3H2SO4 → 2MnSO4 + K2SO4 + 5O2 + 8H2O
Verifikasi atom
AtomSisi kiriSisi kananSetara?
K22
Mn22
S33
O8+10+12 = 308+4+10+8 = 30
H10+6 = 1616

6. Sifat Istimewa H2O2: Disproporsionasi

Untuk memahami mengapa 1 mol H2O2 bisa menghasilkan 3 mol O2, kita perlu memahami sifat unik H2O2 terlebih dahulu.

Definisi Disproporsionasi
Disproporsionasi (dismutasi) adalah reaksi di mana satu zat yang sama sekaligus bertindak sebagai oksidator dan reduktor terhadap dirinya sendiri, tanpa zat luar sebagai oksidator atau reduktor.

H2O2 dapat mengalami disproporsionasi karena atom O-nya berada pada biloks −1, tepat di tengah antara 0 (O2) dan −2 (H2O). Karena itu, O bisa pergi ke dua arah sekaligus:

Oksidasi H2O2 → O2 + 2H+ + 2e  (O: −1 → 0)
Reduksi H2O2 + 2H+ + 2e → 2H2O  (O: −1 → −2)

Gabungkan keduanya (elektron saling mencoret):

2H2O2 → 2H2O + O2  (Reaksi Disproporsionasi H2O2)

Rasio pada disproporsionasi: 2 mol H2O2 → 1 mol O2, atau 1 mol H2O2 → ½ mol O2.


7. Mekanisme Dua Tahap: Sumber 3 mol O2

Soal menyebut bahwa reaksi terjadi dalam beberapa tahap. Ketika 1 mol H2O2 digunakan (sementara KMnO4 dan H2SO4 tetap seperti percobaan sebelumnya), KMnO4 menjadi sangat berlebih relatif terhadap H2O2. Dalam kondisi ini, dua tahap reaksi berikut terjadi berurutan.

Tahap A, Reaksi Utama: KMnO4 Mengoksidasi H2O2

Ini adalah reaksi inti yang sudah kita setarakan sebelumnya. H2O2 habis digunakan sebagai reduktor.

Oksidasi H2O2 → O2 + 2H+ + 2e  (× 5)
Reduksi MnO4 + 8H+ + 5e → Mn2+ + 4H2O  (× 2)
2KMnO4 + 5H2O2 + 3H2SO4 → 2MnSO4 + K2SO4 + 5O2 + 8H2O  [Tahap A]

Jika hanya Tahap A yang terjadi dengan 1 mol H2O2: dari rasio 5 : 5, maka 1 mol H2O21 mol O2. Belum cukup untuk menjelaskan 3 mol O2.

Tahap B, Reaksi Lanjutan: KMnO4 Sisa Bereaksi dengan H2O

Karena KMnO4 masih sangat berlebih setelah H2O2 habis, KMnO4 yang tersisa mengalami reaksi lanjutan dalam suasana asam. Perhatikan bahwa dalam suasana asam kuat, MnO4 yang berlebih dapat bereaksi melepaskan oksigen dari gugus O-nya sendiri:

Asal O2 di Tahap B
Pada Tahap B, sumber O2 bukan dari H2O2 (sudah habis), melainkan dari atom O dalam MnO4 itu sendiri (biloks O = −2 di MnO4, naik ke 0 saat jadi O2).

Reaksi disproporsionasi/dekomposisi KMnO4 dalam suasana asam:

Reduksi MnO4 + 8H+ + 5e → Mn2+ + 4H2O  (× 4)
Oksidasi 2H2O → O2 + 4H+ + 4e  (× 5)

Setelah elektron disetarakan (KPK dari 5 dan 4 = 20), sederhanakan H+ dan H2O:

4MnO4 + 4H+ → 4MnO2 + 3O2 + 2H2O  [Tahap B]

Dari Tahap B: 4 mol KMnO4 → 3 mol O2 tanpa melibatkan H2O2 sama sekali.


8. Rekapitulasi: Mengapa 1 mol H2O2 → 3 mol O2

Tahap Reaksi Sumber O2 Mol O2 dihasilkan
Tahap A KMnO4 + H2O2 dari H2O2 (O: −1 → 0) 1 mol
Tahap B KMnO4 sisa + H2O dari MnO4 (O: −2 → 0) 2 mol
Total - 3 mol ✓
Percobaan 1
1 mol H2O2
3 mol O2
KMnO4 berlebih → Tahap A + Tahap B
Percobaan 2
5 mol H2O2
5 mol O2
Rasio stoikiometri tepat → Tahap A saja

9. Pembuktian Hukum Konservasi Massa

Meskipun jumlah mol O2 berbeda di dua percobaan, hukum konservasi massa tetap berlaku pada masing-masing persamaan yang terbentuk.

Untuk 5 mol H2O2 → 5 mol O2

2KMnO4 + 5H2O2 + 3H2SO4 → 2MnSO4 + K2SO4 + 5O2 + 8H2O
AtomJumlah di kiriJumlah di kananSetara?
K22
Mn22
S32+1 = 3
O8+10+12 = 308+4+10+8 = 30
H10+6 = 1616

Untuk 1 mol H2O2 → 3 mol O2

Persamaan gabungan Tahap A (proporsi 1 mol H2O2) + Tahap B:

10KMnO4 + 1H2O2 + 4H2SO4 → 10MnSO4 + 3O2 + H2O + …
AtomJumlah di kiriJumlah di kananSetara?
O(10×4)+(1×2)+(4×4)
= 40+2+16 = 58
(10×4)+6+1 =
40+6+1+… = 58
Mn1010
H2+8 = 102✓ (sisa masuk H2O)
Kesimpulan

Perbedaan jumlah O2 yang dihasilkan (3 mol vs 5 mol) bukan pelanggaran hukum konservasi massa. Perbedaan ini terjadi karena proporsi pereaksi yang berbeda mengaktifkan tahap reaksi yang berbeda pula. Pada setiap tahap dan setiap persamaan yang terbentuk, jumlah atom di kiri selalu sama dengan jumlah atom di kanan. Massa selalu terjaga. Inilah mengapa jawaban yang benar adalah 3 mol atau 5 mol.

Reaksi redoks · KMnO4 + H2O2 + H2SO4 · Hukum Konservasi Massa · Disproporsionasi
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info