Latihan soal ini mencakup konsep asam–basa Arrhenius, Brønsted–Lowry, dan Lewis, serta perhitungan pH untuk asam dan basa kuat maupun lemah.
Soal-soal dibuat untuk uji kemampuan berpikir analitis: memahami mengapa suatu spesi bersifat asam atau basa, bagaimana kesetimbangan bergeser, dan bagaimana menafsirkan data secara kuantitatif.
Untuk hasil optimal, kerjakan setiap soal secara mandiri sebelum menekan tombol Periksa. Jika jawaban salah (warna batas merah), buka pembahasan dan pastikan memahami letak kesalahannya.
Untuk soal terstruktur, tulis penyelesaian lengkap di kertas terlebih dahulu sebelum membuka pembahasan, karena proses penulisan langkah demi langkah adalah inti dari latihan soal tipe ini.
Pembahasan Soal 1
Spesi amfoter Brønsted–Lowry adalah spesi yang dapat mendonorkan proton (bertindak sebagai asam) sekaligus dapat menerima proton (bertindak sebagai basa).
\(\text{HSO}_4^-\) memenuhi keduanya:
Sebagai asam (donor proton):
\[ \text{HSO}_4^- \;\rightleftharpoons\; \text{H}^+ + \text{SO}_4^{2-} \]Sebagai basa (akseptor proton):
\[ \text{HSO}_4^- + \text{H}^+ \;\rightleftharpoons\; \text{H}_2\text{SO}_4 \]Sedangkan opsi lain: \(\text{HCl}\) hanya asam (donor proton); \(\text{NH}_4^+\) hanya asam; \(\text{OH}^-\) hanya basa; \(\text{Na}^+\) bukan asam maupun basa Brønsted–Lowry.
✅ Jawaban: C
Pembahasan Soal 2
Pasangan asam–basa konjugat berbeda hanya satu proton (\(\text{H}^+\)).
Periksa opsi D: \(\text{H}_2\text{SO}_4\) kehilangan dua proton untuk menjadi \(\text{SO}_4^{2-}\). Basa konjugat dari \(\text{H}_2\text{SO}_4\) yang benar adalah \(\text{HSO}_4^-\) (kehilangan satu proton).
\[ \text{H}_2\text{SO}_4 \xrightarrow{-\text{H}^+} \underbrace{\text{HSO}_4^-}_{\text{basa konjugat}} \xrightarrow{-\text{H}^+} \text{SO}_4^{2-} \]Semua opsi lain berbeda tepat satu proton, sehingga pasangannya benar.
✅ Jawaban: D
Pembahasan Soal 3
Air murni selalu netral karena \([\text{H}^+] = [\text{OH}^-]\) (terlepas dari suhu). Tetapi pH netral tidak selalu 7.
\[ K_w = [\text{H}^+][\text{OH}^-] = [\text{H}^+]^2 = 9,6 \times 10^{-14} \] \[ [\text{H}^+] = \sqrt{9,6 \times 10^{-14}} \] \[ \begin{aligned} [\text{H}^+] &= \sqrt{9,6 \times 10^{-14}} \\ &\approx 3,10 \times 10^{-7} \text{ mol L}^{-1} \end{aligned} \] \[ \begin{aligned} \text{pH} &= -\log[\text{H}^+] \\ &= -\log(3,10 \times 10^{-7}) \\ &\approx 6,51 \end{aligned} \]pH air murni pada 60 °C ≈ 6,51, lebih kecil dari 7, namun air tetap netral karena \([\text{H}^+] = [\text{OH}^-]\). Konsep "netral = pH 7" hanya berlaku pada 25 °C.
✅ Jawaban: B
Pembahasan Soal 4
HCl adalah asam kuat, terionisasi sempurna.
\[ \begin{aligned} [\text{HCl}]_{\text{awal}} &= 0,020 \text{ mol L}^{-1} \\[4pt] [\text{HCl}]_{\text{akhir}} &= \frac{0,020}{10} = 2,0 \times 10^{-3} \text{ mol L}^{-1} \end{aligned} \]Karena HCl terionisasi sempurna:
\[ [\text{H}^+] = 2,0 \times 10^{-3} \text{ mol L}^{-1} \] \[ \begin{aligned} \text{pH} &= -\log[\text{H}^+] \\ &= -\log(2,0 \times 10^{-3}) \\ &= 3 - \log 2,0 \\ &= 3 - 0,301 \\ &= 2,699 \approx 2,70 \end{aligned} \]✅ Jawaban: C (pH = 2,70)
Pembahasan Soal 5
Untuk asam lemah HA dengan konsentrasi \(c\) dan derajat ionisasi \(\alpha\):
\[ K_a = \frac{c\alpha^2}{1-\alpha} \approx c\alpha^2 \quad (\text{jika } \alpha \ll 1) \] \[ \begin{aligned} \alpha &= \sqrt{\frac{K_a}{c}} \\[6pt] &= \sqrt{\frac{4,0 \times 10^{-5}}{0,10}} \\[6pt] &= \sqrt{4,0 \times 10^{-4}} \\[6pt] &= 2,0 \times 10^{-2} \end{aligned} \]Dalam persen: \(\alpha = 2,0 \times 10^{-2} \times 100\% = \mathbf{2,0\%}\)
Validasi aproksimasi: \(\alpha = 2\%\) jauh lebih kecil dari 5%, aproksimasi valid.
✅ Jawaban: B
Pembahasan Soal 6
Persamaan kesetimbangan: \(\text{HX} \rightleftharpoons \text{H}^+ + \text{X}^-\)
\[ \begin{aligned} [\text{H}^+] &= [\text{X}^-] = 7,08 \times 10^{-4} \\[4pt] [\text{HX}]_{\text{sisa}} &= 0,050 - 7,08 \times 10^{-4} \approx 0,04929 \text{ mol L}^{-1} \\[6pt] K_a &= \frac{[\text{H}^+][\text{X}^-]}{[\text{HX}]} \\[6pt] &= \frac{(7,08 \times 10^{-4})^2}{0,04929} \\[6pt] &= \frac{5,01 \times 10^{-7}}{0,04929} \\[6pt] &\approx 1,02 \times 10^{-5} \end{aligned} \]Nilai \(K_a \approx 1,0 \times 10^{-5}\)
✅ Jawaban: A
Pembahasan Soal 7
✅ Jawaban: D (pH = 11,00)
Pembahasan Soal 8
Kekuatan asam HX dipengaruhi oleh energi disosiasi ikatan H–X dan kestabilan basa konjugat X⁻.
Ikatan H–F memiliki energi disosiasi ikatan yang sangat tinggi (~570 kJ mol⁻¹) dibandingkan H–Cl (~432 kJ mol⁻¹). Hal ini karena:
- Atom F sangat kecil → tumpang tindih orbital lebih efektif → ikatan pendek dan kuat
- Energi disosiasi tinggi → lebih sulit melepaskan H⁺ → ionisasi tidak sempurna → asam lemah
Opsi B salah: \(\text{F}^-\) justru basa yang lebih kuat dari \(\text{Cl}^-\) (lebih suka mengikat H⁺ kembali), ini juga berkontribusi pada lemahnya HF sebagai asam, bukan menyebabkannya kuat. Opsi E salah: F justru memiliki keelektronegatifan lebih tinggi.
✅ Jawaban: C
Pembahasan Soal 9
Keduanya asam kuat, terionisasi sempurna. Hitung mol \(\text{H}^+\) total:
\[ \begin{aligned} n(\text{H}^+)_{\text{HNO}_3} &= 0,025 \times 0,12 = 3,0 \times 10^{-3} \text{ mol} \\[4pt] n(\text{H}^+)_{\text{HCl}} &= 0,075 \times 0,040 = 3,0 \times 10^{-3} \text{ mol} \\[4pt] n(\text{H}^+)_{\text{total}} &= 3,0 \times 10^{-3} + 3,0 \times 10^{-3} = 6,0 \times 10^{-3} \text{ mol} \end{aligned} \]Volume total campuran:
\[ V_{\text{total}} = 25 + 75 = 100 \text{ cm}^3 = 0,100 \text{ dm}^3 \] \[ \begin{aligned} [\text{H}^+] &= \frac{6,0 \times 10^{-3}}{0,100} = 6,0 \times 10^{-2} \text{ mol L}^{-1} \\[6pt] \text{pH} &= -\log(6,0 \times 10^{-2}) \\ &= 2 - \log 6,0 \\ &= 2 - 0,778 \\ &= 1,22 \end{aligned} \]Kunci konsep: Campuran dua asam kuat, jumlahkan mol H⁺, bagi volume total.
✅ Jawaban: B
Pembahasan Soal 10
Kekuatan asam bergantung pada kestabilan basa konjugat setelah pelepasan H⁺. Semakin stabil basa konjugat, semakin kuat asamnya.
Atom Cl bersifat elektronegatif dan memiliki efek induktif penarik elektron (−I effect). Efek ini:
- Menarik kerapatan elektron dari gugus \(\text{COO}^-\) → muatan negatif tersebar → basa konjugat lebih stabil
- Basa konjugat lebih stabil → kesetimbangan ionisasi bergeser ke kanan → \(K_a\) lebih besar → \(pK_a\) lebih kecil (2,86 < 4,76)
Opsi C salah: Cl justru menurunkan (bukan meningkatkan) densitas elektron di gugus karboksilat.
✅ Jawaban: E
Pembahasan Soal 11
Dalam reaksi \(\text{HCl} + \text{H}_2\text{O} \rightarrow \text{H}_3\text{O}^+ + \text{Cl}^-\), HCl mendonorkan proton (\(\text{H}^+\)) kepada \(\text{H}_2\text{O}\). \(\text{H}_2\text{O}\) menerima proton menjadi \(\text{H}_3\text{O}^+\). Menurut Brønsted–Lowry, basa adalah penerima proton. Jadi \(\text{H}_2\text{O}\) bertindak sebagai basa.
✅ Jawaban: C
Pembahasan Soal 12
Asam Lewis adalah akseptor pasangan elektron. \(\text{BF}_3\) memiliki atom B dengan oktet tidak lengkap (hanya 6 elektron) sehingga dapat menerima pasangan elektron. \(\text{NH}_3\), \(\text{OH}^-\), \(\text{H}_2\text{O}\), \(\text{Cl}^-\) memiliki pasangan elektron bebas dan bertindak sebagai basa Lewis.
✅ Jawaban: B
Pembahasan Soal 13
Semakin besar nilai \(K_a\), semakin kuat asam.
\(K_a\) HF = \(7,2\times10^{-4}\) (terbesar), CH3COOH = \(1,8\times10^{-5}\), HCN = \(4,9\times10^{-10}\) (terkecil).
Urutan: HF > CH3COOH > HCN.
✅ Jawaban: B
Pembahasan Soal 14
Untuk asam lemah HA dengan konsentrasi \(C\) dan derajat ionisasi \(\alpha\), berlaku \([\text{H}^+] = C\alpha\). Tetapan ionisasi:
\[\begin{aligned} K_a &= \frac{[\text{H}^+][\text{A}^-]}{[\text{HA}]} \\&= \frac{(C\alpha)(C\alpha)}{C(1-\alpha)} \\&= \frac{C\alpha^2}{1-\alpha} \end{aligned}\]Karena \(\alpha\) kecil (\(\leq 0,05\)), maka \(1-\alpha \approx 1\), sehingga \(K_a \approx C \alpha^2\).
Perhitungan untuk HA:
\[ \begin{aligned} C &= 0,1\ \text{M}, \quad \alpha_{\text{HA}}\\& = 0,02 \\ K_a(\text{HA}) &\approx 0,1 \times (0,02)^2 \\&= 0,1 \times 0,0004 \\&= 4 \times 10^{-5} \end{aligned} \]Perhitungan untuk HB:
\[ \begin{aligned} C &= 0,1\ \text{M}, \quad \alpha_{\text{HB}} \\&= 0,01 \\ K_a(\text{HB}) &\approx 0,1 \times (0,01)^2 \\&= 0,1 \times 0,0001 \\&= 1 \times 10^{-5} \end{aligned} \]Perbandingan:
\[ \frac{K_a(\text{HA})}{K_a(\text{HB})} = \frac{4 \times 10^{-5}}{1 \times 10^{-5}} = 4 \]Jadi, \(K_a(\text{HA}) : K_a(\text{HB}) = 4 : 1\).
✅ Jawaban: C
Pembahasan Soal 15
Pada air murni, \([\text{H}^+] = [\text{OH}^-]\). Dari \(K_w = [\text{H}^+][\text{OH}^-] = 1,0\times10^{-14}\), maka \([\text{H}^+] = [\text{OH}^-] = 10^{-7}\ \text{M}\). Air murni bersifat netral.
✅ Jawaban: C
Pembahasan (a)
Pasangan konjugasi:
CH3COOH (asam) dengan CH3COO- (basa konjugasi);
H2O (basa) dengan H3O+ (asam konjugasi).
Pembahasan (b)
Pembahasan (c)
Derajat ionisasi 1,34% = 0,0134.
\[\begin{aligned} [\text{H}_3\text{O}^+] &= 0,10 \times 0,0134 \\&= 1,34 \times 10^{-3}\ \text{M} \\ [\text{CH}_3\text{COO}^-] &= 1,34 \times 10^{-3}\ \text{M} \\ [\text{CH}_3\text{COOH}]_{\text{setimbang}} &\approx 0,10\ \text{M} \\ K_a &= \frac{(1,34 \times 10^{-3})^2}{0,10} \\&= \frac{1,7956 \times 10^{-6}}{0,10} \\&= 1,80 \times 10^{-5} \end{aligned}\]Pembahasan (a)
HClO4 adalah asam kuat monoprotik → terionisasi sempurna.
\[[\text{H}^+] = 0,005\ \text{M} = 5,0 \times 10^{-3}\ \text{M}\]Pembahasan (b)
Pembahasan (c)
\(K_w = [\text{H}^+][\text{OH}^-] = 1,0 \times 10^{-14}\).
\[\begin{aligned} [\text{OH}^-] &= \frac{1,0 \times 10^{-14}}{5,0 \times 10^{-3}} \\&= 2,0 \times 10^{-12}\ \text{M} \\ \text{pOH} &= -\log(2,0 \times 10^{-12}) \\&= 12 - \log 2 \\&= 12 - 0,301 \\&= 11,699 \end{aligned}\]Atau pOH = 14 - pH = 14 - 2,301 = 11,699.
Pembahasan (a)
atau dengan air: \(\text{HA} + \text{H}_2\text{O} \rightleftharpoons \text{H}_3\text{O}^+ + \text{A}^-\).
Pembahasan (b)
Untuk asam lemah: \([\text{H}^+] = \sqrt{K_a \cdot C}\).
\[\begin{aligned} [\text{H}^+] &= \sqrt{(2,0 \times 10^{-5}) \times 0,2} \\&= \sqrt{4,0 \times 10^{-6}} \\&= 2,0 \times 10^{-3}\ \text{M} \end{aligned}\]Pembahasan (c)
Pembahasan (a)
pH = 11,0 → pOH = 14 - 11 = 3 → \([\text{OH}^-] = 10^{-3}\ \text{M}\).
Pembahasan (b)
Pembahasan (c)
Untuk basa lemah: \(K_b = \dfrac{[\text{OH}^-]^2}{C_0}\) (pendekatan).
\[K_b = \frac{(10^{-3})^2}{0,1} = \frac{10^{-6}}{0,1} = 10^{-5}\]Pembahasan (a)
Persamaan ionisasi:
\[ \text{CH}_3\text{CH}_2\text{COOH}_{(aq)} \;\rightleftharpoons\; \text{H}^+_{(aq)} + \text{CH}_3\text{CH}_2\text{COO}^-_{(aq)} \]Ekspresi \(K_a\):
\[ K_a = \frac{[\text{H}^+][\text{CH}_3\text{CH}_2\text{COO}^-]}{[\text{CH}_3\text{CH}_2\text{COOH}]} \]Pembahasan (b)
Asumsi: Derajat ionisasi sangat kecil sehingga \([\text{CH}_3\text{CH}_2\text{COOH}]_{\text{sisa}} \approx c_0 = 0,250\) mol L⁻¹ (aproksimasi \(1-\alpha \approx 1\)).
\[ \begin{aligned} K_a &= \frac{[\text{H}^+]^2}{c_0} \\[6pt] [\text{H}^+]^2 &= K_a \times c_0 \\ &= 1,35 \times 10^{-5} \times 0,250 \\ &= 3,375 \times 10^{-6} \\[6pt] [\text{H}^+] &= \sqrt{3,375 \times 10^{-6}} \\ &= 1,837 \times 10^{-3} \text{ mol L}^{-1} \\[6pt] \text{pH} &= -\log(1,837 \times 10^{-3}) \\ &= 3 - \log(1,837) \\ &= 3 - 0,264 \\ &= 2,74 \end{aligned} \]Validasi asumsi:
\[ \alpha = \frac{1,837 \times 10^{-3}}{0,250} \times 100\% = 0,73\% \ll 5\% \checkmark \]Aproksimasi valid. pH = 2,74
Pembahasan (c)
Pengenceran 100× (dari 0,250 menjadi 0,00250 mol L⁻¹) menyebabkan:
1. pH naik (larutan menjadi kurang asam), konsentrasi \(\text{H}^+\) berkurang walaupun tidak berbanding lurus dengan pengenceran, karena kesetimbangan bergeser ke kanan.
\[ \begin{aligned} [\text{H}^+]_{\text{baru}} &= \sqrt{1,35\times10^{-5}\times 0,00250} \\ &= \sqrt{3,375\times10^{-8}}\\&= 1,837\times10^{-4} \\[8pt] \text{pH}_{\text{baru}} &= 3,74 \end{aligned} \]pH naik dari 2,74 → 3,74 (naik sekitar 1 unit untuk pengenceran 100×, sesuai perkiraan \(\Delta\text{pH} = \tfrac{1}{2}\log 100 = 1\)).
2. Derajat ionisasi (\(\alpha\)) meningkat, saat diencerkan, kesetimbangan bergeser ke kanan (prinsip Le Chatelier), proporsi molekul yang terionisasi bertambah:
\[ \alpha_{\text{baru}} = \frac{1,837\times10^{-4}}{0,00250}\times100\% = 7,35\% \]Dibandingkan 0,73% sebelumnya, derajat ionisasi meningkat ~10×.
Pembahasan (d)
Gunakan hubungan:
\[ pK_a + pK_b = pK_w = 14,00 \quad (\text{pada } 25\,°\text{C}) \] \[ \begin{aligned} pK_a &= -\log(1,35 \times 10^{-5}) \\ &= 5 - \log 1,35 \\ &= 5 - 0,130 \\ &= 4,87 \\[6pt] pK_b &= 14,00 - 4,87 \\ &= 9,13 \end{aligned} \]\(pK_b\) propanoat = 9,13
Pembahasan (a)
Pembahasan (b)
Langkah 1: Ionisasi pertama (sempurna):
\[ \begin{aligned} &\text{H}_2\text{SO}_4 \rightarrow \text{H}^+ + \text{HSO}_4^- \\[4pt] &[\text{H}^+]_1 = 0,050 \text{ mol L}^{-1} \\ &[\text{HSO}_4^-]_0 = 0,050 \text{ mol L}^{-1} \end{aligned} \]Langkah 2: Ionisasi kedua: misalkan \(x\) mol L⁻¹ dari \(\text{HSO}_4^-\) yang terionisasi.
\[ \begin{aligned} K_{a2} &= \frac{(0,050 + x)(x)}{0,050 - x} = 1,20 \times 10^{-2} \end{aligned} \]Karena \(K_{a2}\) cukup besar (\(\sim 25\%\) dari konsentrasi), tidak bisa diabaikan \(x\). Ekspansi:
\[ \begin{aligned} (0,050 + x)(x) &= 1,20 \times 10^{-2}(0,050 - x) \\ 0,050x + x^2 &= 6,0 \times 10^{-4} - 0,0120x \\ x^2 + 0,0620x - 6,0 \times 10^{-4} &= 0 \end{aligned} \]Rumus kuadrat: \(x = \dfrac{-b + \sqrt{b^2 - 4ac}}{2a}\) dengan \(a=1,\ b=0,0620,\ c=-6,0\times10^{-4}\):
\[ \begin{aligned} \Delta &= (0,0620)^2 + 4(6,0 \times 10^{-4}) \\ &= 3,844 \times 10^{-3} + 2,4 \times 10^{-3} \\ &= 6,244 \times 10^{-3} \\[6pt] \sqrt{\Delta} &= 0,07902 \\[6pt] x &= \frac{-0,0620 + 0,07902}{2} \\ &= \frac{0,01702}{2} \\ &= 8,51 \times 10^{-3} \text{ mol L}^{-1} \end{aligned} \]Langkah 3: Konsentrasi H⁺ total:
\[ \begin{aligned} [\text{H}^+]_{\text{total}} &= 0,050 + x \\ &= 0,050 + 8,51 \times 10^{-3} \\ &= 0,05851 \text{ mol L}^{-1} \\[6pt] \text{pH} &= -\log(0,05851) \\ &= -\log(5,851 \times 10^{-2}) \\ &= 2 - \log 5,851 \\ &= 2 - 0,767 \\ &= 1,23 \end{aligned} \]pH = 1,23
Catatan: Jika ionisasi kedua diabaikan (asumsi \([\text{H}^+] = 0,050\)), pH = 1,30. Perbedaannya signifikan karena \(K_{a2}\) relatif besar.
Pembahasan (c)
Dari perhitungan (b):
\[ \begin{aligned} [\text{SO}_4^{2-}] &= x = 8,51 \times 10^{-3} \text{ mol L}^{-1} \\[4pt] [\text{HSO}_4^-] &= 0,050 - x = 0,050 - 0,00851 = 0,04149 \text{ mol L}^{-1} \end{aligned} \]Jadi \([\text{SO}_4^{2-}] < [\text{HSO}_4^-]\).
Penjelasan konseptual: \(K_{a2} = 1,20 \times 10^{-2}\), nilainya cukup besar (asam sedang), namun adanya \([\text{H}^+]\) yang sudah tinggi dari ionisasi pertama (efek ion sejenis) menekan ionisasi \(\text{HSO}_4^-\) ke kiri. Akibatnya, sebagian besar \(\text{HSO}_4^-\) tetap tidak terionisasi, sehingga \([\text{HSO}_4^-] > [\text{SO}_4^{2-}]\).
Pembahasan (d)
Perbandingan cakupan:
- Brønsted–Lowry: asam = donor proton (H⁺). Reaksi harus melibatkan transfer H⁺.
- Lewis: asam = akseptor pasangan elektron. Tidak memerlukan proton sama sekali.
Semua asam Brønsted–Lowry adalah asam Lewis (H⁺ menerima pasangan elektron), tetapi tidak semua asam Lewis adalah asam Brønsted–Lowry.
Contoh asam Lewis yang bukan asam Brønsted–Lowry:
\[ \text{BF}_3 + \text{NH}_3 \;\rightarrow\; \text{F}_3\text{B} \leftarrow \text{NH}_3 \]\(\text{BF}_3\) menerima pasangan elektron dari \(\text{NH}_3\) (asam Lewis), tetapi tidak mendonorkan proton apapun, bukan asam Brønsted–Lowry. Contoh lain: \(\text{AlCl}_3\), \(\text{FeCl}_3\), ion \(\text{Cu}^{2+}\).
Pembahasan (a)
Pertanyaan ini sering menimbulkan miskonsepsi: bukankah F lebih elektronegatif sehingga lebih mudah menarik elektron dan melepaskan H⁺? Jawabannya tidak sesederhana itu.
Kekuatan asam HX ditentukan oleh dua faktor yang saling bersaing:
- Energi disosiasi ikatan H–X: ikatan H–F sangat kuat (~570 kJ mol⁻¹) karena atom F sangat kecil sehingga tumpang tindih orbital s–p sangat efektif. Ikatan H–Cl jauh lebih lemah (~432 kJ mol⁻¹) karena Cl lebih besar. Energi disosiasi tinggi berarti proton lebih sulit terlepas.
- Kestabilan basa konjugat X⁻: ion \(\text{F}^-\) berukuran kecil, muatan negatifnya terkonsentrasi pada volume kecil sehingga kurang stabil (kurang terstabilkan oleh solvatasi dibandingkan \(\text{Cl}^-\)). Ion \(\text{Cl}^-\) lebih besar, muatan tersebar lebih luas, lebih stabil dalam larutan air.
Efek keelektronegatifan F memang melemahkan ikatan O–H pada H₂O terkoordinasi, tetapi dalam HF sendiri, efek ini dikalahkan oleh kuatnya ikatan H–F. Akibatnya ionisasi HF tidak sempurna, \(K_a\) kecil, dan HF adalah asam lemah. Sebaliknya ikatan H–Cl lebih mudah putus dan \(\text{Cl}^-\) lebih stabil, sehingga HCl terionisasi sempurna.
Pembahasan (b)
Persamaan ionisasi: \(\text{HF} \rightleftharpoons \text{H}^+ + \text{F}^-\)
Asumsi awal: derajat ionisasi \(\alpha\) kecil, sehingga \([\text{HF}]_{\text{sisa}} \approx 0{,}250\) mol L-1.
\[\begin{aligned} [\text{H}^+] &= \sqrt{K_a \times c} \\[6pt] &= \sqrt{6{,}8 \times 10^{-4} \times 0{,}250} \\[6pt] &= \sqrt{1{,}70 \times 10^{-4}} \\[6pt] &= 1{,}304 \times 10^{-2} \text{ mol L}^{-1} \end{aligned}\]Validasi:
\[\alpha = \frac{1{,}304 \times 10^{-2}}{0{,}250} \times 100\% = 5{,}2\%\]Nilai 5,2% berada tepat di batas kelayakan aproksimasi 5%. Untuk hasil yang lebih akurat, selesaikan dengan persamaan kuadrat:
\[\begin{aligned} K_a &= \frac{x^2}{0{,}250 - x} = 6{,}8 \times 10^{-4} \\[4pt] x^2 + 6{,}8 \times 10^{-4}\,x - 1{,}70 \times 10^{-4} &= 0 \end{aligned}\] \[\begin{aligned} x &= \frac{-6{,}8 \times 10^{-4} + \sqrt{(6{,}8 \times 10^{-4})^2 + 4 \times 1{,}70 \times 10^{-4}}}{2} \\[6pt] &= \frac{-6{,}8 \times 10^{-4} + \sqrt{4{,}624 \times 10^{-7} + 6{,}80 \times 10^{-4}}}{2} \\[6pt] &= \frac{-6{,}8 \times 10^{-4} + \sqrt{6{,}805 \times 10^{-4}}}{2} \\[6pt] &= \frac{-6{,}8 \times 10^{-4} + 2{,}609 \times 10^{-2}}{2} \\[6pt] &= \frac{2{,}541 \times 10^{-2}}{2} = 1{,}271 \times 10^{-2} \text{ mol L}^{-1} \end{aligned}\] \[\begin{aligned} \text{pH} &= -\log(1{,}271 \times 10^{-2}) \\ &= 2 - \log 1{,}271 \\ &= 2 - 0{,}104 = \mathbf{1{,}90} \end{aligned}\]Dibandingkan aproksimasi: \(-\log(1{,}304 \times 10^{-2}) = 1{,}88\). Perbedaan kecil tetapi layak diselesaikan dengan kuadrat karena \(\alpha\) melewati 5%.
Pembahasan (c)
Prediksi: Pengenceran menggeser kesetimbangan ke kanan (Le Chatelier), sehingga derajat ionisasi \(\alpha\) meningkat. Dengan konsentrasi lebih rendah, aproksimasi 5% semakin sulit dipenuhi karena \(\alpha = \sqrt{K_a/c}\) naik seiring turunnya \(c\).
Konsentrasi setelah pengenceran 100 kali:
\[c_{\text{baru}} = \frac{0{,}250}{100} = 2{,}50 \times 10^{-3} \text{ mol L}^{-1}\]Cek aproksimasi terlebih dahulu:
\[\alpha = \sqrt{\frac{K_a}{c}} = \sqrt{\frac{6{,}8 \times 10^{-4}}{2{,}50 \times 10^{-3}}} = \sqrt{0{,}272} = 0{,}521 = 52{,}1\%\]Jauh melewati 5%, harus diselesaikan dengan persamaan kuadrat:
\[\begin{aligned} x^2 + 6{,}8 \times 10^{-4}\,x - 1{,}70 \times 10^{-6} &= 0 \\[6pt] x &= \frac{-6{,}8 \times 10^{-4} + \sqrt{(6{,}8\times10^{-4})^2 + 4(1{,}70\times10^{-6})}}{2} \\[6pt] &= \frac{-6{,}8 \times 10^{-4} + \sqrt{4{,}624\times10^{-7} + 6{,}80\times10^{-6}}}{2} \\[6pt] &= \frac{-6{,}8 \times 10^{-4} + \sqrt{7{,}262\times10^{-6}}}{2} \\[6pt] &= \frac{-6{,}8 \times 10^{-4} + 2{,}695 \times 10^{-3}}{2} \\[6pt] &= \frac{2{,}015 \times 10^{-3}}{2} = 1{,}008 \times 10^{-3} \text{ mol L}^{-1} \end{aligned}\] \[\begin{aligned} \text{pH} &= -\log(1{,}008 \times 10^{-3}) \\ &= 3 - \log 1{,}008 \\ &\approx 3 - 0{,}003 = \mathbf{3{,}00} \end{aligned}\]pH naik dari 1,90 menjadi 3,00 setelah pengenceran 100 kali, bukan turun 2 unit seperti pada asam kuat (yang hanya naik 1 unit per pengenceran 10 kali). Ini karena kesetimbangan bergeser ke kanan: proporsi HF yang terionisasi meningkat drastis dari ~5% menjadi ~40%, mengkompensasi sebagian efek pengenceran.
Pembahasan (d)
Ion \(\text{F}^-\) adalah basa konjugat dari asam lemah \(\text{HF}\) (\(K_a = 6{,}8 \times 10^{-4}\)). Karena \(\text{HF}\) adalah asam lemah, basa konjugatnya (\(\text{F}^-\)) memiliki afinitas yang cukup besar terhadap proton dan dapat menarik proton dari air:
\[\text{F}^-_{(aq)} + \text{H}_2\text{O}_{(l)} \rightleftharpoons \text{HF}_{(aq)} + \text{OH}^-_{(aq)}\]Reaksi ini menghasilkan \(\text{OH}^-\), sehingga larutan bersifat basa dan pH > 7.
Nilai \(pK_b\) ion \(\text{F}^-\):
\[\begin{aligned} K_b(\text{F}^-) &= \frac{K_w}{K_a(\text{HF})} \\[8pt] &= \frac{1{,}0 \times 10^{-14}}{6{,}8 \times 10^{-4}} \\[8pt] &= 1{,}47 \times 10^{-11} \\[8pt] pK_b &= -\log(1{,}47 \times 10^{-11}) \\ &= 11 - \log 1{,}47 \\ &= 11 - 0{,}167 = \mathbf{10{,}83} \end{aligned}\]Nilai \(K_b\) yang sangat kecil (\(1{,}47 \times 10^{-11}\)) menunjukkan hidrolisis \(\text{F}^-\) berlangsung sangat sedikit, sehingga larutan hanya sedikit basa, tetapi tetap terukur di atas pH 7.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar