Pembahasan Soal: Larutan Penyangga & Perhitungan pH, Edisi 2026

Minggu, 03 Mei 2026

Larutan penyangga adalah salah satu topik yang paling kaya nuansanya dalam kimia asam-basa. Memahaminya bukan sekadar menghafal rumus Henderson-Hasselbalch, melainkan menalar mengapa suatu campuran dapat mempertahankan pH, spesi mana yang bekerja saat asam atau basa ditambahkan, dan kapan kapasitas penyangga mulai gagal.

Selesaikan setiap soal secara mandiri terlebih dahulu. Untuk soal perhitungan, tulis langkah nalar sebelum memasukkan angka, karena justru di sinilah inti dari latihan soal tipe ini.

Bagian A - Pilihan Ganda
Pilih satu jawaban yang paling tepat untuk setiap soal. Klik opsi lalu tekan Periksa untuk melihat hasilnya.
Soal 1
Campuran manakah yang dapat membentuk larutan penyangga?
  • A.100 mL \(\text{HCl}\) 0,10 mol L−1 dan 100 mL \(\text{NaCl}\) 0,10 mol L−1
  • B.100 mL \(\text{NaOH}\) 0,10 mol L−1 dan 100 mL \(\text{CH}_3\text{COONa}\) 0,10 mol L−1
  • C.100 mL \(\text{CH}_3\text{COOH}\) 0,20 mol L−1 dan 100 mL \(\text{NaOH}\) 0,10 mol L−1
  • D.100 mL \(\text{NH}_3\) 0,10 mol L−1 dan 100 mL \(\text{NaOH}\) 0,10 mol L−1
  • E.100 mL \(\text{HCl}\) 0,10 mol L−1 dan 100 mL \(\text{NaOH}\) 0,10 mol L−1
Pembahasan Soal 1

Larutan penyangga terbentuk jika terdapat asam lemah bersama basa konjugatnya (atau basa lemah bersama asam konjugatnya) dalam jumlah yang sebanding, sehingga keduanya hadir setelah reaksi.

Periksa opsi C:
mol \(\text{CH}_3\text{COOH}\) = \(0,100 \times 0,20 = 0,020\) mol;
mol \(\text{NaOH}\) = \(0,100 \times 0,10 = 0,010\) mol.
Reaksi netralisasi:

\[\text{CH}_3\text{COOH} + \text{NaOH} \rightarrow \text{CH}_3\text{COONa} + \text{H}_2\text{O}\]

NaOH habis bereaksi. Sisa: 0,010 mol \(\text{CH}_3\text{COOH}\) dan 0,010 mol \(\text{CH}_3\text{COO}^-\) terbentuk. Campuran asam lemah dan basa konjugatnya, yaitu penyangga.

Opsi A: HCl + NaCl bukan penyangga, HCl asam kuat tanpa basa konjugat lemah.
Opsi B: NaOH + \(\text{CH}_3\text{COONa}\) tidak mengandung asam lemah, hanya basa.
Opsi D: dua basa, tidak ada asam lemah.
Opsi E: HCl + NaOH ekuimolar, bereaksi sempurna menghasilkan NaCl dan air, tidak ada sisa komponen penyangga.

✅ Jawaban: C

Soal 2
Larutan penyangga asetat dibuat dengan mencampurkan \(\text{CH}_3\text{COOH}\) dan \(\text{CH}_3\text{COONa}\) dengan rasio mol 1 : 1. Jika \(pK_a = 4,74\), berapakah pH penyangga tersebut? Apa yang terjadi pada pH jika rasio diubah menjadi 1 : 10?
  • A.pH = 4,74 untuk rasio 1:1, dan pH turun menjadi 3,74 untuk rasio 1:10.
  • B.pH = 4,74 untuk rasio 1:1, dan pH naik menjadi 5,74 untuk rasio 1:10.
  • C.pH = 7,00 untuk rasio 1:1 karena asam dan basa saling menetralkan.
  • D.pH = 4,74 untuk kedua rasio karena \(pK_a\) tidak berubah.
  • E.pH = 4,74 untuk rasio 1:1, dan pH naik menjadi 4,74 + \(\log 10 = 14,74\) untuk rasio 1:10.
Pembahasan Soal 2

Persamaan Henderson-Hasselbalch:

\[\text{pH} = pK_a + \log\frac{[\text{A}^-]}{[\text{HA}]}\]

Rasio 1:1 (mol asam = mol basa konjugat):

\[\begin{aligned} \text{pH} &= 4,74 + \log\frac{1}{1} \\ &= 4,74 + 0 \\ &= 4,74 \end{aligned}\]

Rasio 1:10 (mol asam : mol basa konjugat = 1 : 10):

\[\begin{aligned} \text{pH} &= 4,74 + \log\frac{10}{1} \\ &= 4,74 + 1,00 \\ &= 5,74 \end{aligned}\]

pH naik karena proporsi basa konjugat (\(\text{CH}_3\text{COO}^-\)) lebih besar, menggeser kesetimbangan ke kanan sehingga \([\text{H}^+]\) berkurang. Opsi E salah: \(\log 10 = 1\), bukan 10, sehingga pH = 5,74, bukan 14,74.

✅ Jawaban: B

Soal 3
Suatu larutan penyangga mengandung 0,30 mol \(\text{NH}_3\) dan 0,20 mol \(\text{NH}_4\text{Cl}\) dalam 500 mL larutan. Diketahui \(pK_b(\text{NH}_3) = 4,74\). Berapakah pH penyangga ini?
  • A.4,74
  • B.8,91
  • C.9,26
  • D.9,44
  • E.9,92
Pembahasan Soal 3

Penyangga basa: \(\text{NH}_3\) (basa lemah) dan \(\text{NH}_4^+\) (asam konjugat). Gunakan Henderson-Hasselbalch dalam bentuk basa, atau konversi ke \(pK_a\) dari \(\text{NH}_4^+\) terlebih dahulu:

\[\begin{aligned} pK_a(\text{NH}_4^+) &= 14,00 - pK_b(\text{NH}_3) \\ &= 14,00 - 4,74 = 9,26 \end{aligned}\]

Henderson-Hasselbalch dengan \(\text{NH}_4^+\) sebagai asam dan \(\text{NH}_3\) sebagai basa konjugat:

\[\begin{aligned} \text{pH} &= pK_a(\text{NH}_4^+) + \log\frac{n(\text{NH}_3)}{n(\text{NH}_4^+)} \\[6pt] &= 9,26 + \log\frac{0,30}{0,20} \\[6pt] &= 9,26 + \log 1,5 \\[6pt] &= 9,26 + 0,176 \\[6pt] &= 9,44 \end{aligned}\]

Perhatikan: volume larutan (500 mL) tidak perlu dimasukkan karena rasio mol sama dengan rasio konsentrasi, dan \(\log\) hanya memerlukan rasio tersebut.

✅ Jawaban: D

Soal 4
Ke dalam 1,00 L larutan penyangga yang mengandung 0,100 mol \(\text{CH}_3\text{COOH}\) dan 0,100 mol \(\text{CH}_3\text{COONa}\) ditambahkan 0,020 mol \(\text{HCl}\). Berapakah pH setelah penambahan? (\(pK_a = 4,74\))
  • A.4,55
  • B.4,60
  • C.4,74
  • D.4,88
  • E.3,74
Pembahasan Soal 4

Ketika asam kuat (\(\text{HCl}\)) ditambahkan, basa konjugat (\(\text{CH}_3\text{COO}^-\)) yang menyerapnya:

\[\text{CH}_3\text{COO}^- + \text{H}^+ \rightarrow \text{CH}_3\text{COOH}\]

Hitung mol setelah reaksi:

\[\begin{aligned} n(\text{CH}_3\text{COO}^-)_{\text{akhir}} &= 0,100 - 0,020 = 0,080 \text{ mol} \\ n(\text{CH}_3\text{COOH})_{\text{akhir}} &= 0,100 + 0,020 = 0,120 \text{ mol} \end{aligned}\]

Terapkan Henderson-Hasselbalch:

\[\begin{aligned} \text{pH} &= 4,74 + \log\frac{0,080}{0,120} \\[6pt] &= 4,74 + \log 0,667 \\[6pt] &= 4,74 + (-0,176) \\[6pt] &= 4,56 \end{aligned}\]

Nilai paling dekat dengan 4,56 adalah opsi B (4,60). Perbedaan kecil ini bergantung pada nilai \(\log(2/3)\) yang digunakan. Dengan \(\log 2 = 0,3010\) dan \(\log 3 = 0,4771\):

\[\begin{aligned}\log\frac{0,080}{0,120} &= \log\frac{2}{3} \\&= \log 2 - \log 3 \\&= 0,3010 - 0,4771 \\&= -0,176\end{aligned}\]

pH = 4,74 - 0,176 = 4,564, dibulatkan 4,56. Opsi B (4,60) adalah jawaban terdekat yang tersedia. Penambahan asam menurunkan pH dari 4,74, tetapi perubahan jauh lebih kecil dibandingkan jika ditambahkan ke air murni (yang akan memberi pH sekitar 1,7).

✅ Jawaban: B

Soal 5
Pernyataan manakah yang paling tepat menjelaskan mengapa larutan penyangga asetat mempertahankan pH saat sejumlah kecil \(\text{NaOH}\) ditambahkan?
  • A.\(\text{CH}_3\text{COOH}\) bereaksi dengan \(\text{OH}^-\) yang ditambahkan, mengubahnya menjadi \(\text{CH}_3\text{COO}^-\) dan air, sehingga konsentrasi \(\text{OH}^-\) tidak naik signifikan.
  • B.\(\text{CH}_3\text{COO}^-\) langsung menetralkan \(\text{OH}^-\) karena keduanya bermuatan berlawanan.
  • C.Ion \(\text{Na}^+\) dari NaOH berikatan dengan \(\text{CH}_3\text{COO}^-\) sehingga \(\text{OH}^-\) tidak bebas di larutan.
  • D.Larutan penyangga menyerap semua \(\text{OH}^-\) tanpa mengubah komposisi kimia apapun.
  • E.\(\text{CH}_3\text{COO}^-\) bertindak sebagai asam dan melepaskan \(\text{H}^+\) untuk menetralkan \(\text{OH}^-\) yang masuk.
Pembahasan Soal 5

Mekanisme penyangga saat basa kuat ditambahkan adalah komponen asam lemah yang menyerap \(\text{OH}^-\):

\[\text{CH}_3\text{COOH} + \text{OH}^- \rightarrow \text{CH}_3\text{COO}^- + \text{H}_2\text{O}\]

Ion \(\text{OH}^-\) dikonversi menjadi air, dan sebagian \(\text{CH}_3\text{COOH}\) berubah menjadi \(\text{CH}_3\text{COO}^-\). Perubahan rasio \([\text{A}^-]/[\text{HA}]\) yang terjadi hanya kecil jika jumlah \(\text{NaOH}\) jauh lebih kecil dari mol komponen penyangga, sehingga perubahan pH pun kecil.

Opsi B salah: \(\text{CH}_3\text{COO}^-\) adalah basa, bukan yang menetralkan \(\text{OH}^-\). Opsi E terbalik: \(\text{CH}_3\text{COO}^-\) adalah basa konjugat, bukan asam dalam konteks ini.

✅ Jawaban: A

Soal 6
Dua penyangga dibuat dengan \(pK_a\) yang sama (= 5,00) tetapi konsentrasi total berbeda: penyangga P mengandung 0,010 mol L−1 masing-masing komponen, dan penyangga Q mengandung 0,50 mol L−1 masing-masing komponen. Ketika 0,005 mol \(\text{HCl}\) ditambahkan ke 1 L masing-masing penyangga, manakah pernyataan yang benar?
  • A.pH akhir kedua penyangga sama karena \(pK_a\)-nya sama.
  • B.Penyangga P lebih efektif karena konsentrasi rendah lebih mudah bereaksi dengan HCl.
  • C.Kedua penyangga gagal mempertahankan pH karena penambahan asam kuat selalu merusak penyangga.
  • D.pH awal kedua penyangga berbeda meskipun rasio komponennya sama.
  • E.Penyangga Q mempertahankan pH lebih baik karena kapasitas penyangganya jauh lebih besar, sehingga perubahan pH-nya lebih kecil.
Pembahasan Soal 6

Kedua penyangga memiliki rasio \([\text{A}^-]/[\text{HA}] = 1\), sehingga pH awal keduanya sama: \(\text{pH} = pK_a = 5,00\). (Menyanggah opsi D.)

Setelah penambahan 0,005 mol HCl ke 1 L masing-masing:

Penyangga P (0,010 mol tiap komponen):

\[\begin{aligned} n(\text{A}^-)_{\text{akhir}} &= 0,010 - 0,005\\&= 0,005 \text{ mol} \\ n(\text{HA})_{\text{akhir}} &= 0,010 + 0,005\\&= 0,015 \text{ mol} \\[4pt] \text{pH} &= 5,00 + \log\frac{0,005}{0,015}\\&= 5,00 - 0,477\\&= 4,52 \end{aligned}\]

Perubahan pH = 5,00 - 4,52 = 0,48 unit. Separuh basa konjugat sudah terpakai.

Penyangga Q (0,50 mol tiap komponen):

\[\begin{aligned} n(\text{A}^-)_{\text{akhir}} &= 0,50 - 0,005\\&= 0,495 \text{ mol} \\ n(\text{HA})_{\text{akhir}} &= 0,50 + 0,005\\&= 0,505 \text{ mol} \\[8pt] \text{pH} &= 5,00 + \log\frac{0,495}{0,505}\\&= 5,00 + (-0,009)\\&= 4,99 \end{aligned}\]

Perubahan pH = 5,00 − 4,99 = 0,01 unit, nyaris tidak berubah. Inilah yang dimaksud kapasitas penyangga: kemampuan menahan perubahan pH bergantung pada jumlah mol komponen, bukan hanya rasionya.

✅ Jawaban: E

Soal 7
Larutan penyangga fosfat dibuat dari \(\text{H}_2\text{PO}_4^-\) dan \(\text{HPO}_4^{2-}\) dengan \(pK_{a2} = 7,20\). Seorang peneliti ingin membuat penyangga dengan pH = 7,40 (setara pH darah). Berapakah rasio \([\text{HPO}_4^{2-}]/[\text{H}_2\text{PO}_4^-]\) yang diperlukan?
  • A.0,63
  • B.1,00
  • C.1,58
  • D.2,51
  • E.3,98
Pembahasan Soal 7

Dalam sistem ini, \(\text{H}_2\text{PO}_4^-\) bertindak sebagai asam dan \(\text{HPO}_4^{2-}\) sebagai basa konjugat. Terapkan Henderson-Hasselbalch:

\[\begin{aligned} \text{pH} &= pK_a + \log\frac{[\text{HPO}_4^{2-}]}{[\text{H}_2\text{PO}_4^-]} \\[6pt] 7,40 &= 7,20 + \log\frac{[\text{HPO}_4^{2-}]}{[\text{H}_2\text{PO}_4^-]} \\[6pt] \log\frac{[\text{HPO}_4^{2-}]}{[\text{H}_2\text{PO}_4^-]} &= 7,40 - 7,20 = 0,20 \\[6pt] \frac{[\text{HPO}_4^{2-}]}{[\text{H}_2\text{PO}_4^-]} &= 10^{0,20} = 1,58 \end{aligned}\]

Rasio sekitar 1,58 berarti \(\text{HPO}_4^{2-}\) lebih banyak dari \(\text{H}_2\text{PO}_4^-\), konsisten dengan pH yang sedikit di atas \(pK_a\). Di dalam darah, rasio ini dijaga ketat oleh sistem ekskresi ginjal dan paru-paru.

✅ Jawaban: C

Soal 8
Kapasitas penyangga (buffer capacity) suatu larutan penyangga akan maksimal pada kondisi …
  • A.pH = 7,00, karena pada pH netral kesetimbangan antara asam dan basa paling stabil.
  • B.pH = \(pK_a\) asam lemah komponen penyangga, karena rasio \([\text{A}^-]/[\text{HA}] = 1\) dan kedua komponen hadir dalam jumlah setara.
  • C.pH = \(pK_a + 2\), karena basa konjugat yang berlebih lebih siap menyerap asam.
  • D.Saat konsentrasi total komponen penyangga sangat rendah agar tidak memengaruhi sistem lain.
  • E.Saat pH = \(pK_a - 1\), karena asam lemah yang berlebih lebih siap menyerap basa.
Pembahasan Soal 8

Kapasitas penyangga didefinisikan sebagai jumlah mol asam atau basa kuat yang diperlukan untuk mengubah pH sebesar 1 unit per liter larutan. Secara matematis, kapasitas penyangga \(\beta\) berbanding lurus dengan:

\[\beta \propto \frac{[\text{HA}][\text{A}^-]}{[\text{HA}] + [\text{A}^-]}\]

Ekspresi ini maksimal ketika \([\text{HA}] = [\text{A}^-]\), yaitu tepat saat \(\text{pH} = pK_a\). Pada kondisi ini, baik asam lemah maupun basa konjugatnya tersedia dalam jumlah paling seimbang untuk menyerap gangguan asam maupun basa.

Secara praktis, penyangga efektif pada rentang \(pK_a \pm 1\). Di luar rentang ini, salah satu komponen sudah sangat sedikit dan kapasitas penyangga melemah drastis.

✅ Jawaban: B

Soal 9
Seorang siswa mengklaim bahwa larutan \(\text{HCl}\) 0,10 mol L−1 yang ditambahkan sejumlah kecil \(\text{NaCl}\) dapat berfungsi sebagai penyangga karena pH-nya tidak berubah banyak saat diencerkan. Evaluasi klaim ini.
  • A.Klaim benar karena \(\text{Cl}^-\) adalah basa konjugat dari HCl dan dapat menyerap \(\text{H}^+\) tambahan.
  • B.Klaim benar karena NaCl meningkatkan kekuatan ionik larutan sehingga pH lebih stabil.
  • C.Klaim benar jika konsentrasi HCl sangat tinggi sehingga penambahan asam kecil tidak terdeteksi.
  • D.Klaim salah karena \(\text{Cl}^-\) adalah basa konjugat dari asam kuat, tidak dapat menerima proton di larutan berair, sehingga tidak ada mekanisme penyangga yang bekerja.
  • E.Klaim salah karena penyangga hanya bisa dibuat dari basa lemah, bukan asam kuat.
Pembahasan Soal 9

Syarat fundamental penyangga adalah adanya pasangan asam lemah/basa konjugat (atau basa lemah/asam konjugat) yang keduanya hadir dalam jumlah bermakna. HCl adalah asam kuat, terionisasi sempurna:

\[\text{HCl} \rightarrow \text{H}^+ + \text{Cl}^-\]

Ion \(\text{Cl}^-\) adalah basa konjugat dari asam kuat, artinya afinitasnya terhadap proton sangat rendah (secara praktis nol di larutan berair). \(\text{Cl}^-\) tidak dapat menerima \(\text{H}^+\) dari larutan, sehingga tidak ada mekanisme untuk menyerap tambahan asam.

Stabilitas pH yang diamati siswa saat pengenceran tidak sama dengan aksi penyangga. Pengenceran hanya mengubah konsentrasi \(\text{H}^+\), bukan menambahkan asam atau basa, dan perubahan pH saat pengenceran memang lebih kecil di pH rendah karena skala logaritmik. Ini bukan mekanisme penyangga.

Opsi E terlalu menyederhanakan: penyangga asam dibuat dari asam lemah, bukan asam kuat, tetapi penyangga basa dibuat dari basa lemah. Klaim opsi E tidak sepenuhnya salah namun tidak menjelaskan alasan yang tepat.

✅ Jawaban: D

Soal 10
Larutan penyangga asetat (pH = 4,74) dan penyangga fosfat (pH = 7,20) masing-masing mengandung total komponen 0,20 mol L−1 dengan rasio 1:1. Ke dalam masing-masing ditambahkan 0,050 mol L−1 \(\text{NaOH}\). Manakah pernyataan yang benar tentang perubahan pH kedua penyangga?
  • A.Perubahan pH kedua penyangga sama besar karena kapasitas penyangganya identik (konsentrasi total dan jumlah mol NaOH yang ditambahkan sama).
  • B.Penyangga asetat mengalami perubahan pH lebih besar karena \(pK_a\)-nya lebih rendah.
  • C.Penyangga fosfat mengalami perubahan pH lebih besar karena beroperasi di pH lebih tinggi.
  • D.Tidak dapat dibandingkan karena kedua penyangga bekerja pada rentang pH yang berbeda.
  • E.Penyangga asetat tidak terpengaruh sama sekali karena \(\text{NaOH}\) hanya bereaksi dengan penyangga basa.
Pembahasan Soal 10

Keduanya memiliki konsentrasi total 0,20 mol L−1 dengan rasio 1:1, artinya tiap komponen = 0,10 mol L−1.
Penambahan \(\text{NaOH}\) 0,050 mol L−1 menggeser rasio \([\text{A}^-]/[\text{HA}]\) dengan cara yang identik untuk keduanya:

\[\begin{aligned} n(\text{HA})_{\text{akhir}} &= 0,10 - 0,050 = 0,050 \text{ mol L}^{-1} \\ n(\text{A}^-)_{\text{akhir}} &= 0,10 + 0,050 = 0,150 \text{ mol L}^{-1} \end{aligned}\]

Perubahan pH pada keduanya:

\[\begin{aligned} \Delta\text{pH} &= \log\frac{0,150}{0,050} - \log\frac{0,10}{0,10} \\ &= \log 3 - \log 1 \\ &= 0,477 - 0 \\&= 0,477 \text{ unit} \end{aligned}\]

Perubahan pH identik karena Henderson-Hasselbalch hanya bergantung pada rasio mol, bukan nilai \(pK_a\) absolut. \(pK_a\) menentukan posisi pH penyangga, bukan seberapa besar pH berubah saat asam/basa ditambahkan (selama kapasitas bufer dan jumlah yang ditambahkan sama).

✅ Jawaban: A

Soal 11
Manakah campuran berikut yang menghasilkan larutan penyangga?
  • A.50 mL CH3COOH 0,1 M + 50 mL NaOH 0,1 M
  • B.50 mL CH3COOH 0,1 M + 50 mL NaOH 0,05 M
  • C.50 mL HCl 0,1 M + 50 mL NH3 0,1 M
  • D.50 mL HCl 0,1 M + 50 mL NaOH 0,1 M
  • E.50 mL NH4Cl 0,1 M + 50 mL NaCl 0,1 M
Pembahasan Soal 11

Larutan penyangga terbentuk dari asam lemah + basa konjugasinya (atau basa lemah + asam konjugasinya).

Opsi A:
CH3COOH (asam lemah) + NaOH (basa kuat) perbandingan mol 1:1 → habis bereaksi membentuk garam CH3COONa, bukan bufer.

Opsi B:
CH3COOH 0,1 M × 0,05 L = 0,005 mol;
NaOH 0,05 M × 0,05 L = 0,0025 mol.
NaOH habis, tersisa CH3COOH 0,0025 mol dan terbentuk CH3COONa 0,0025 mol
→ campuran asam lemah + garamnya → bufer.

Opsi C:
HCl + NH3 1:1 → habis membentuk NH4Cl, bukan bufer.

Opsi D:
asam kuat + basa kuat → garam netral.

Opsi E:
NH4Cl + NaCl tidak mengandung pasangan konjugasi karena Cl dari asam kuat.

✅ Jawaban: B

Soal 12
Suatu larutan penyangga dibuat dari 0,05 mol CH3COOH dan 0,05 mol CH3COONa dalam 1 L air. Jika ditambahkan 0,01 mol HCl, manakah pernyataan yang benar? (Ka CH3COOH = 1,8×10−5)
  • A.pH larutan turun drastis dari 4,74 menjadi sekitar 2
  • B.pH larutan tetap 4,74 karena sistem penyangga
  • C.pH larutan berubah dari 4,74 menjadi 4,57
  • D.pH larutan berubah dari 4,74 menjadi 4,92
  • E.Larutan kehilangan sifat penyangga setelah penambahan HCl
Pembahasan Soal 12

pH awal bufer:

\[\begin{aligned} \text{pH} &= \text{p}K_a + \log\frac{[\text{CH}_3\text{COO}^-]}{[\text{CH}_3\text{COOH}]}\\& = -\log(1,8\times10^{-5}) + \log\frac{0,05}{0,05} \\&= 4,74 + 0 \\&= 4,74. \end{aligned}\]

Penambahan HCl 0,01 mol akan bereaksi dengan CH3COO:
CH3COO + H+ → CH3COOH.

Setelah reaksi:
mol CH3COO = 0,05 − 0,01 = 0,04 mol;
mol CH3COOH = 0,05 + 0,01 = 0,06 mol.
Volume dianggap tetap 1 L.

\[ \begin{aligned} \text{pH} &= \text{p}K_a + \log\frac{[\text{CH}_3\text{COO}^-]}{[\text{CH}_3\text{COOH}]} \\ &= 4,74 + \log\frac{0,04}{0,06} \\ &= 4,74 + \log(0,667) \\ &= 4,74 - 0,176 \\ &= 4,564 \\ &\approx 4,57 \end{aligned} \]

pH berubah sedikit dari 4,74 menjadi 4,57 → opsi C benar.

✅ Jawaban: C

Soal 13
Larutan penyangga yang paling efektif (kapasitas bufer maksimum) dicapai ketika:
  • A.[asam lemah] = [basa konjugasi]
  • B.[asam lemah] >> [basa konjugasi]
  • C.[asam lemah] << [basa konjugasi]
  • D.pH = pKa − 1
  • E.pH = pKa + 2
Pembahasan Soal 13

Kapasitas bufer maksimum tercapai ketika rasio [garam]/[asam] = 1, sehingga pH = pKa. Pada kondisi ini, perubahan pH akibat penambahan asam atau basa minimal.

✅ Jawaban: A

Soal 14
Berapakah pH larutan yang mengandung NH3 0,2 M dan NH4Cl 0,1 M? (Kb NH3 = 1,8×10−5)
  • A.4,74
  • B.5,06
  • C.8,94
  • D.9,26
  • E.9,56
Pembahasan Soal 14

Untuk bufer basa:

\[ \begin{aligned} \text{pOH} &= \text{p}K_b + \log\frac{[\text{garam}]}{[\text{basa}]} \\ \text{p}K_b &= -\log(1,8\times10^{-5})\\& = 4,745 \\[10pt] \text{pOH} &= 4,745 + \log\frac{0,1}{0,2}\\& = 4,745 + \log(0,5) \\ &= 4,745 - 0,301 \\&= 4,444 \\ \text{pH} &= 14 - 4,444 \\&= 9,556 \\&\approx 9,56 \end{aligned} \]

✅ Jawaban: E

Soal 15
Suatu larutan penyangga dibuat dengan mencampurkan 100 mL HCOOH 0,1 M (Ka = 1,8×10−4) dan 50 mL NaOH 0,1 M. pH larutan yang terbentuk adalah …
  • A.3,74
  • B.3,89
  • C.4,15
  • D.4,34
  • E.4,74
Pembahasan Soal 15

Mol HCOOH = 0,1 L × 0,1 M = 0,01 mol.
Mol NaOH = 0,05 L × 0,1 M = 0,005 mol.
Reaksi: HCOOH + OH → HCOO + H2O.
NaOH habis, sisa HCOOH = 0,01 − 0,005 = 0,005 mol.
Terbentuk HCOO = 0,005 mol. Volume total = 150 mL = 0,15 L.
bufer asam:

\[ \begin{aligned} \text{pH} &= \text{p}K_a + \log\frac{[\text{HCOO}^-]}{[\text{HCOOH}]} \\ &= -\log(1,8\times10^{-4}) + \log\frac{0,005/0,15}{0,005/0,15} \\ &= 3,74 + 0 \\ &= 3,74 \end{aligned} \]

Karena mol garam = mol asam, pH = pKa.

✅ Jawaban: A.

--
dari 10 soal dijawab benar
Bagian B -Soal Terstruktur
Soal Terstruktur 1
Larutan penyangga dibuat dengan melarutkan 0,400 mol asam propanoat (\(\text{CH}_3\text{CH}_2\text{COOH}\)) dan 0,200 mol natrium propanoat (\(\text{CH}_3\text{CH}_2\text{COONa}\)) dalam air hingga volume total 1,00 L. Diketahui \(K_a(\text{CH}_3\text{CH}_2\text{COOH}) = 1,35 \times 10^{-5}\).
(a) 2 poin
Hitung pH larutan penyangga ini dan tentukan apakah penyangga berada dalam rentang efektifnya.
Pembahasan (a)
\[\begin{aligned} pK_a &= -\log(1,35 \times 10^{-5}) \\ &= 5 - \log 1,35 \\ &= 5 - 0,130 = 4,87 \\[8pt] \text{pH} &= pK_a + \log\frac{[\text{CH}_3\text{CH}_2\text{COO}^-]}{[\text{CH}_3\text{CH}_2\text{COOH}]} \\[6pt] &= 4,87 + \log\frac{0,200}{0,400} \\[6pt] &= 4,87 + \log 0,500 \\[6pt] &= 4,87 + (-0,301) \\[6pt] &= 4,57 \end{aligned}\]

Rentang efektif penyangga: \(pK_a \pm 1 = 3,87\) sampai \(5,87\). Nilai pH = 4,57 berada dalam rentang ini, sehingga penyangga efektif. Namun rasio \([\text{A}^-]/[\text{HA}] = 0,5\), artinya asam lemah lebih banyak dari basa konjugatnya, penyangga lebih kuat menahan basa daripada asam tambahan.

(b) 3 poin
Hitung pH larutan setelah penambahan 0,050 mol \(\text{NaOH}\) padat ke dalam 1,00 L penyangga tersebut (abaikan perubahan volume).
Pembahasan (b)

NaOH bereaksi dengan komponen asam lemah penyangga:

\[\text{CH}_3\text{CH}_2\text{COOH} + \text{OH}^- \rightarrow \text{CH}_3\text{CH}_2\text{COO}^- + \text{H}_2\text{O}\]

Hitung mol setelah reaksi:

\[\begin{aligned} n(\text{HA})_{\text{akhir}} &= 0,400 - 0,050 = 0,350 \text{ mol} \\ n(\text{A}^-)_{\text{akhir}} &= 0,200 + 0,050 = 0,250 \text{ mol} \end{aligned}\]

Terapkan Henderson-Hasselbalch:

\[\begin{aligned} \text{pH} &= 4,87 + \log\frac{0,250}{0,350} \\[6pt] &= 4,87 + \log 0,714 \\[6pt] &= 4,87 + (-0,146) \\[6pt] &= 4,72 \end{aligned}\]

pH naik dari 4,57 menjadi 4,72, perubahan hanya 0,15 unit. Bandingkan: jika 0,050 mol NaOH ditambahkan ke 1 L air murni, pH akan langsung melompat ke sekitar 12,7. Inilah efek penyangga yang nyata.

(c) 2 poin
Tentukan mol maksimum \(\text{NaOH}\) yang dapat ditambahkan ke penyangga awal (sebelum penambahan apapun) sebelum penyangga "gagal". Jelaskan kriteria kegagalan yang kamu gunakan.
Pembahasan (c)

Penyangga gagal ketika salah satu komponen habis. Jika \(\text{NaOH}\) terus ditambahkan, \(\text{CH}_3\text{CH}_2\text{COOH}\) terus berkurang dan \(\text{CH}_3\text{CH}_2\text{COO}^-\) terus bertambah. Penyangga dianggap gagal ketika:

  • Kriteria ketat: pH keluar dari rentang \(pK_a \pm 1\), artinya rasio \([\text{A}^-]/[\text{HA}]\) melewati 10:1.
  • Kriteria teknis: asam lemah habis sepenuhnya.

Dengan kriteria teknis (komponen HA habis):

\[n(\text{NaOH})_{\text{maks}} = n(\text{HA})_{\text{awal}} = 0,400 \text{ mol}\]

Dengan kriteria rasio 10:1 (\([\text{A}^-]/[\text{HA}] = 10\), pH = \(pK_a + 1 = 5,87\)), misalkan \(x\) mol NaOH ditambahkan:

\[\begin{aligned} \frac{0,200 + x}{0,400 - x} &= 10 \\ 0,200 + x &= 4,000 - 10x \\ 11x &= 3,800 \\ x &= 0,345 \text{ mol} \end{aligned}\]

Dengan kriteria \(pK_a \pm 1\), penyangga mulai tidak efektif setelah penambahan sekitar 0,345 mol NaOH.

(d) 2 poin
Jelaskan mengapa persamaan Henderson-Hasselbalch dapat digunakan untuk menghitung pH penyangga tanpa menyelesaikan persamaan kuadrat, padahal sistem ini sebenarnya adalah kesetimbangan.
Pembahasan (d)

Persamaan Henderson-Hasselbalch diturunkan dari ekspresi \(K_a\) dengan menerapkan dua asumsi:

  • Asumsi 1: Derajat ionisasi asam lemah dalam campuran sangat kecil sehingga \([\text{HA}]_{\text{kesetimbangan}} \approx [\text{HA}]_{\text{awal}}\). Ini valid karena kehadiran basa konjugat dalam jumlah besar menekan ionisasi asam (efek ion sejenis).
  • Asumsi 2: Konsentrasi basa konjugat tidak berubah signifikan dari nilai awalnya.

Dalam larutan penyangga yang baik, kedua asumsi ini terpenuhi karena konsentrasi komponen jauh lebih besar dari \(\sqrt{K_a \cdot c}\). Ketika \([\text{HA}]\) dan \([\text{A}^-]\) cukup besar (umumnya > 0,01 mol L−1) dan rasionya tidak terlalu ekstrem, galat akibat aproksimasi ini biasanya kurang dari 1% sehingga dapat diabaikan.

Soal Terstruktur 2
Darah manusia mempertahankan pH pada rentang 7,35 hingga 7,45 menggunakan sistem penyangga karbonat. Sistem ini terdiri dari asam karbonat (\(\text{H}_2\text{CO}_3\)) dan ion bikarbonat (\(\text{HCO}_3^-\)) dengan \(pK_{a1} = 6,10\) (pada 37 °C). Dalam kondisi normal, konsentrasi \([\text{HCO}_3^-] = 24 \text{ mmol L}^{-1}\) dan \([\text{H}_2\text{CO}_3] = 1,2 \text{ mmol L}^{-1}\).
(a) 2 poin
Verifikasi bahwa pH darah normal (7,40) konsisten dengan data konsentrasi yang diberikan menggunakan persamaan Henderson-Hasselbalch.
Pembahasan (a)
\[\begin{aligned} \text{pH} &= pK_{a1} + \log\frac{[\text{HCO}_3^-]}{[\text{H}_2\text{CO}_3]} \\[6pt] &= 6,10 + \log\frac{24}{1,2} \\[6pt] &= 6,10 + \log 20 \\[6pt] &= 6,10 + \log(2 \times 10) \\[6pt] &= 6,10 + \log 2 + 1 \\[6pt] &= 6,10 + 0,301 + 1,000 \\[6pt] &= 7,40 \end{aligned}\]

pH terhitung = 7,40, konsisten dengan nilai pH darah normal. Rasio \([\text{HCO}_3^-]/[\text{H}_2\text{CO}_3] = 20:1\) yang sangat jauh dari 1:1 menunjukkan penyangga ini beroperasi jauh dari \(pK_a\)-nya, namun tetap efektif karena konsentrasi absolut \(\text{HCO}_3^-\) sangat besar.

(b) 3 poin
Kondisi asidosis metabolik menyebabkan \([\text{HCO}_3^-]\) turun menjadi 15 mmol L−1 sementara \([\text{H}_2\text{CO}_3]\) tetap 1,2 mmol L−1. Hitung pH darah pada kondisi ini dan tentukan apakah kondisi ini berbahaya secara klinis (pH darah di bawah 7,35 dianggap asidosis berbahaya).
Pembahasan (b)
\[\begin{aligned} \text{pH} &= 6,10 + \log\frac{15}{1,2} \\[6pt] &= 6,10 + \log 12,5 \\[6pt] &= 6,10 + \log(1,25 \times 10) \\[6pt] &= 6,10 + \log 1,25 + 1 \\[6pt] &= 6,10 + 0,097 + 1,000 \\[6pt] &= 7,197 \approx 7,20 \end{aligned}\]

pH = 7,20 berada di bawah batas 7,35, sehingga kondisi ini termasuk asidosis berbahaya secara klinis. Penurunan \([\text{HCO}_3^-]\) dari 24 menjadi 15 mmol L−1 (turun 37,5%) menyebabkan penurunan pH sebesar 0,20 unit, cukup signifikan untuk mengganggu fungsi enzim dan sistem saraf.

(c) 2 poin
Tubuh mengompensasi asidosis metabolik dengan hiperventilasi, yaitu mengeluarkan lebih banyak \(\text{CO}_2\). Jelaskan bagaimana proses ini membantu memulihkan pH darah menggunakan prinsip kesetimbangan kimia. Gunakan persamaan berikut sebagai acuan: \(\text{CO}_2(g) + \text{H}_2\text{O}(l) \rightleftharpoons \text{H}_2\text{CO}_3(aq) \rightleftharpoons \text{H}^+(aq) + \text{HCO}_3^-(aq)\)
Pembahasan (c)

Hiperventilasi menurunkan tekanan parsial \(\text{CO}_2\) dalam paru-paru dan darah. Berdasarkan prinsip Le Chatelier, penurunan \([\text{CO}_2]\) menggeser kesetimbangan ke kiri:

\[\text{CO}_2 + \text{H}_2\text{O} \leftarrow \text{H}_2\text{CO}_3 \leftarrow \text{H}^+ + \text{HCO}_3^-\]

Akibatnya:

  • \([\text{H}_2\text{CO}_3]\) berkurang karena terurai membentuk \(\text{CO}_2\) yang keluar
  • \([\text{H}^+]\) berkurang (pH naik)
  • Rasio \([\text{HCO}_3^-]/[\text{H}_2\text{CO}_3]\) meningkat

Secara kuantitatif, jika \([\text{H}_2\text{CO}_3]\) turun dari 1,2 menjadi 0,80 mmol L−1 (dengan \([\text{HCO}_3^-]\) tetap 15):

\[\begin{aligned} \text{pH} &= 6,10 + \log\frac{15}{0,80} \\ &= 6,10 + \log 18,75 \\ &= 6,10 + 1,273\\ &= 7,37 \end{aligned}\]

pH pulih ke 7,37, dalam rentang normal. Ini adalah kompensasi respiratorik terhadap asidosis metabolik, yang terjadi dalam hitungan menit hingga jam.

(d) 2 poin
Rasio \([\text{HCO}_3^-]/[\text{H}_2\text{CO}_3] = 20:1\) dalam darah normal jauh dari rasio optimal 1:1 untuk kapasitas penyangga maksimal. Mengapa sistem biologis tetap menggunakan rasio ini? Berikan dua alasan.
Pembahasan (d)

Meskipun kapasitas penyangga tidak maksimal pada rasio 20:1, sistem karbonat tetap dipilih oleh tubuh karena dua alasan utama:

Alasan 1: Sistem karbonat bersifat terbuka (open system). \(\text{CO}_2\) dapat dikeluarkan melalui paru-paru dan \(\text{HCO}_3^-\) dapat diatur oleh ginjal. Tubuh tidak bergantung pada rasio yang "tetap" seperti penyangga tertutup di laboratorium, karena komposisi dapat selalu disesuaikan secara aktif. Ini membuatnya jauh lebih fleksibel.

Alasan 2: pH fisiologis 7,4 memang harus dijaga pada nilai itu, bukan pada \(pK_a\). Nilai \(pK_a = 6,10\) dipilih bukan karena kapasitas bufer-nya di pH 7,4 paling besar, melainkan karena sistem ini bisa dikendalikan oleh dua organ berbeda (paru dan ginjal) secara independen. Metabolisme menghasilkan asam terus-menerus, sehingga cadangan \(\text{HCO}_3^-\) yang besar (rasio 20:1) memberikan reservoir yang cukup untuk menyerap beban asam jangka panjang tanpa kolaps.

Soal Terstruktur 3
Larutan penyangga dibuat dari asam asetat (CH3COOH) dan natrium asetat (CH3COONa). Diketahui \(K_a = 1,8 \times 10^{-5}\).
(a) 2 poin
Jelaskan apa yang dimaksud dengan larutan penyangga (bufer) dan berikan dua contoh pasangan yang membentuk bufer.
Pembahasan (a)

Larutan penyangga adalah larutan yang dapat mempertahankan pH terhadap penambahan sedikit asam, basa, atau pengenceran. Contoh pasangan: CH3COOH / CH3COONa (asam lemah + garamnya) dan NH3 / NH4Cl (basa lemah + garamnya).

(b) 2 poin
Hitung pH dari larutan yang mengandung 0,2 M CH3COOH dan 0,4 M CH3COONa.
Pembahasan (b)
\[\begin{aligned} \text{p}K_a &= -\log(1,8 \times 10^{-5})\\&= 4,745 \\[10pt] \text{pH} &= \text{p}K_a + \log\frac{[\text{CH}_3\text{COO}^-]}{[\text{CH}_3\text{COOH}]} \\ &= 4,745 + \log\frac{0,4}{0,2} \\ &= 4,745 + \log 2\\&= 4,745 + 0,301\\&= 5,046 \end{aligned}\]
(c) 2 poin
Jika ke dalam 1 L larutan tersebut ditambahkan 0,02 mol NaOH, hitung pH setelah penambahan.
Pembahasan (c)

Penambahan NaOH 0,02 mol akan bereaksi dengan CH3COOH:

\[\text{CH}_3\text{COOH} + \text{OH}^- \to \text{CH}_3\text{COO}^- + \text{H}_2\text{O}\]

Mol awal dalam 1 L:
CH3COOH = 0,2 mol;
CH3COO = 0,4 mol.

Setelah reaksi:
CH3COOH = 0,2 − 0,02 = 0,18 mol;
CH3COO = 0,4 + 0,02 = 0,42 mol.
Volume dianggap tetap 1 L.

\[\begin{aligned} \text{pH} &= 4,745 + \log\frac{0,42}{0,18}\\&= 4,745 + \log(2,333) \\ &= 4,745 + 0,368\\&= 5,113 \end{aligned}\]
Soal Terstruktur 4
Sebanyak 100 mL larutan NH3 0,2 M dicampur dengan 100 mL larutan NH4Cl 0,1 M. Diketahui \(K_b(\text{NH}_3) = 1,8 \times 10^{-5}\).
(a) 2 poin
Hitung pH campuran tersebut.
Pembahasan (a)

Volume total = 200 mL = 0,2 L. Konsentrasi setelah pencampuran:

\[[\text{NH}_3] = \frac{0,1\ \text{L} \times 0,2\ \text{M}}{0,2\ \text{L}} = 0,1\ \text{M}\] \[[\text{NH}_4\text{Cl}] = \frac{0,1\ \text{L} \times 0,1\ \text{M}}{0,2\ \text{L}} = 0,05\ \text{M}\] \[\begin{aligned} \text{p}K_b &= -\log(1,8 \times 10^{-5})\\&= 4,745 \\ \text{pOH} &= \text{p}K_b + \log\frac{[\text{NH}_4^+]}{[\text{NH}_3]}\\& = 4,745 + \log\frac{0,05}{0,1} \\ &= 4,745 + \log(0,5)\\&= 4,745 - 0,301\\&= 4,444 \\ \text{pH} &= 14 - 4,444\\&= 9,556 \end{aligned}\]
(b) 2 poin
Jika ke dalam campuran ditambahkan 5 mL HCl 0,1 M, hitung pH larutan yang baru.
Pembahasan (b)

Mol NH3 awal = 0,1 L × 0,2 M = 0,02 mol; mol NH4+ awal = 0,1 L × 0,1 M = 0,01 mol.
HCl yang ditambahkan: 0,005 L × 0,1 M = 0,0005 mol. Reaksi: NH3 + H+ → NH4+.

Setelah reaksi: NH3 = 0,02 − 0,0005 = 0,0195 mol; NH4+ = 0,01 + 0,0005 = 0,0105 mol.
Volume total = 205 mL = 0,205 L (perbandingan mol = perbandingan konsentrasi).

\[\begin{aligned} \text{pOH} &= 4,745 + \log\frac{0,0105}{0,0195}\\&= 4,745 + \log(0,5385) \\ &= 4,745 - 0,269\\& = 4,476 \\ \text{pH} &= 14 - 4,476\\& = 9,524 \end{aligned}\]
(c) 2 poin
Jelaskan mengapa perubahan pH sangat kecil meskipun ditambahkan asam kuat.
Pembahasan (c)

Perubahan pH hanya dari 9,556 menjadi 9,524 (sangat kecil) karena ion NH3 (basa lemah) bereaksi dengan H+ membentuk NH4+. Rasio [NH4+]/[NH3] hanya berubah sedikit, sehingga pH relatif stabil sesuai persamaan Henderson–Hasselbalch.

Soal Terstruktur 5
Suatu larutan penyangga dibuat dari asam lemah HA dengan \(K_a = 2,0 \times 10^{-5}\) dan garam NaA. pH larutan diukur sebesar 4,90.
(a) 2 poin
Hitung perbandingan konsentrasi [A]/[HA] dalam larutan tersebut.
Pembahasan (a)
\[\begin{aligned} \text{p}K_a &= -\log(2,0 \times 10^{-5}) = 4,699 \\ \text{pH} &= \text{p}K_a + \log\frac{[\text{A}^-]}{[\text{HA}]} \\ \log\frac{[\text{A}^-]}{[\text{HA}]} &= 4,90 - 4,699 = 0,201 \\ \frac{[\text{A}^-]}{[\text{HA}]} &= 10^{0,201} = 1,59 \end{aligned}\]
(b) 2 poin
Jika [HA] = 0,1 M, berapa [A]?
Pembahasan (b)
\[[\text{A}^-] = 1,59 \times 0,1 = 0,159\ \text{M}\]
(c) 2 poin
Berapa volume larutan NaOH 0,1 M yang harus ditambahkan ke dalam 100 mL larutan HA 0,1 M untuk menghasilkan bufer dengan pH = 4,90? (Anggap volume total berubah, tetapi gunakan perbandingan mol)
Pembahasan (c)

Reaksi: HA + OH → A + H2O.
Mol HA awal = 0,1 L × 0,1 M = 0,01 mol. Misalkan x mol NaOH ditambahkan, maka:

\[\begin{aligned} \text{HA sisa} &= 0,01 - x, \quad \text{A}^- \text{ terbentuk} = x \\ \frac{x}{0,01 - x} &= 1,59 \\ x &= 1,59(0,01 - x) \\ x &= 0,0159 - 1,59x \\ x + 1,59x &= 0,0159 \\ 2,59x &= 0,0159 \\ x &= 0,00614\ \text{mol} \end{aligned}\]

Volume NaOH 0,1 M = \(\dfrac{0,00614}{0,1} = 0,0614\ \text{L} = 61,4\ \text{mL}\).

Soal Terstruktur 6
Larutan penyangga karbonat (H2CO3/HCO3) berperan penting dalam menjaga pH darah sekitar 7,4. Diketahui pKa1 H2CO3 = 6,35.
(a) 2 poin
Hitung perbandingan [HCO3]/[H2CO3] dalam darah pada pH 7,4.
Pembahasan (a)
\[\begin{aligned} \text{pH} &= \text{p}K_a + \log\frac{[\text{HCO}_3^-]}{[\text{H}_2\text{CO}_3]} \\ \log\frac{[\text{HCO}_3^-]}{[\text{H}_2\text{CO}_3]} &= 7,4 - 6,35 = 1,05 \\ \frac{[\text{HCO}_3^-]}{[\text{H}_2\text{CO}_3]} &= 10^{1,05} = 11,2 \end{aligned}\]
(b) 2 poin
Jika terjadi asidosis metabolik, pH darah turun menjadi 7,0. Berapa perbandingan [HCO3]/[H2CO3] pada kondisi tersebut?
Pembahasan (b)
\[\begin{aligned} \log\frac{[\text{HCO}_3^-]}{[\text{H}_2\text{CO}_3]} &= 7,0 - 6,35 = 0,65 \\ \frac{[\text{HCO}_3^-]}{[\text{H}_2\text{CO}_3]} &= 10^{0,65} = 4,47 \end{aligned}\]
(c) 2 poin
Jelaskan bagaimana sistem penyangga karbonat mempertahankan pH darah.
Pembahasan (c)

Sistem penyangga karbonat bekerja berdasarkan kesetimbangan: H2CO3 ⇌ H+ + HCO3. Jika H+ bertambah (asidosis), kesetimbangan bergeser ke kiri, H+ diikat oleh HCO3 membentuk H2CO3 yang selanjutnya diubah menjadi CO2 dan dikeluarkan melalui paru-paru. Sebaliknya, jika basa bertambah, H2CO3 melepas H+ untuk menetralisir OH. Dengan demikian pH darah relatif konstan.

Soal Terstruktur 7
Sebanyak 50 mL larutan CH3COOH 0,2 M (\(K_a = 1,8 \times 10^{-5}\)) dicampur dengan 50 mL larutan CH3COONa 0,1 M. Kemudian ke dalam campuran ditambahkan 10 mL larutan HCl 0,05 M.
(a) 2 poin
Hitung pH awal campuran sebelum penambahan HCl.
Pembahasan (a)

Volume total awal = 100 mL = 0,1 L.
Mol CH3COOH = 0,05 L × 0,2 M = 0,01 mol;
mol CH3COONa = 0,05 L × 0,1 M = 0,005 mol.
Konsentrasi:
[CH3COOH] = \(\dfrac{0,01~mol}{0,1~L}\) = 0,1 M;
[CH3COO] = \(\dfrac{0,005~mol}{0,1~L}\) = 0,05 M.

\[\begin{aligned} \text{p}K_a &= -\log(1,8 \times 10^{-5}) \\&= 4,745 \\ \text{pH} &= 4,745 + \log\frac{0,05}{0,1}\\& = 4,745 + \log(0,5) \\&= 4,745 - 0,301 \\&= 4,444 \end{aligned}\]
(b) 2 poin
Hitung pH setelah penambahan HCl.
Pembahasan (b)

Penambahan HCl 0,05 M × 0,01 L = 0,0005 mol H+. H+ bereaksi dengan CH3COO: CH3COO + H+ → CH3COOH.
Setelah reaksi:
CH3COO = 0,005 − 0,0005 = 0,0045 mol;
CH3COOH = 0,01 + 0,0005 = 0,0105 mol.
Volume total = 100 + 10 = 110 mL = 0,11 L.
Perbandingan mol = perbandingan konsentrasi.

\[\begin{aligned} \text{pH} &= 4,745 + \log\frac{0,0045}{0,0105}\\& = 4,745 + \log(0,4286) \\ &= 4,745 - 0,368 \\&= 4,377 \end{aligned}\]
(c) 2 poin
Apakah campuran setelah penambahan HCl masih bersifat penyangga? Jelaskan.
Pembahasan (c)

Masih bersifat penyangga karena masih terdapat CH3COOH (asam lemah) dan CH3COO (basa konjugasinya) dalam jumlah yang signifikan. Rasio [garam]:[asam] = 0,0045:0,0105 ≈ 0,4286 masih dalam rentang 0,1 – 10, sehingga kapasitas bufer masih cukup untuk melawan perubahan pH.

Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info