Konsep asam-basa kuat sebenarnya relatif sederhana bila dikaitkan dengan stoikiometri atau hitung-hitungan. Soal-soal yang muncul dapat saja seperti menghitung volume, konsentrasi, massa, massa jenis, massa molar, hingga pH serta variabel lain yang mungkin. Dalam soal bisa apa saja yang ditanyakan dengan tujuan untuk menguji kepahaman siswa dalam bahasan ini. Sering juga dikaitkan dengan kesetaraan jumlah zat dalam reaksi larutan asam dan larutan basa.
Hitunglah volume KOH 0,2 M yang harus ditambahkan agar larutan 100 mL HCl 0,1 M menjadi 0,05 M!
Pembahasan Soal #1
Dalam reaksi asam-basa (sering disebut reaksi penetralan/penggaraman) konsep perbandingan jumlah zat yang bereaksi sangat menentukan. Perbandingan ini dapat dilihat dari perbandingan koefisien zat dalam reaksi setelah disetarakan.
Reaksi setara: KOH + HCl → KCl + H2O
Secara stoikiometri, perbandingan mol KOH : HCl = 1 : 1. Bila salah satu berlebih, zat itu akan bersisa (tidak habis bereaksi). Zat yang habis bereaksi disebut pereaksi pembatas.
Misalkan volume KOH yang ditambahkan = X mL, maka:
b = nHCl = 0,1 M × 100 mL = 10 mmol
| Reaksi | KOH | + | HCl | → | KCl | + | H2O |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Awal (mmol) | 0,2X | 10 | − | − | |||
| Bereaksi (mmol) | −0,2X | −0,2X | +0,2X | +0,2X | |||
| Akhir (mmol) | 0 | 10 − 0,2X | 0,2X | 0,2X |
Volume total = (X + 100) mL. Konsentrasi HCl akhir yang dikehendaki = 0,05 M.
[HCl]akhir = 6/120 = 0,05 M ✓
Sebanyak 50 mL larutan H2SO4 0,1 M dicampurkan dengan 100 mL larutan NaOH 0,15 M. Tentukan pH larutan campuran yang terbentuk! (Kw = 10−14)
Pembahasan Soal #2
H2SO4 adalah asam diprotik: satu mol H2SO4 setara dengan 2 mol NaOH.
Reaksi setara: H2SO4 + 2 NaOH → Na2SO4 + 2 H2O
| Reaksi | H2SO4 | + | 2 NaOH | → | Na2SO4 | + | 2 H2O |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Awal (mmol) | 5 | 15 | − | − | |||
| Bereaksi (mmol) | −5 | −10 | +5 | +10 | |||
| Akhir (mmol) | 0 | 5 | 5 | 10 |
NaOH bersisa 5 mmol → larutan bersifat basa.
Berapa mL larutan HNO3 0,4 M yang diperlukan untuk tepat menetralkan 80 mL larutan Ca(OH)2 0,1 M?
Pembahasan Soal #3
Ca(OH)2 adalah basa diprotik: melepas 2 mol OH− per mol-nya.
Reaksi setara: 2 HNO3 + Ca(OH)2 → Ca(NO3)2 + 2 H2O
Rasio koefisien HNO3 : Ca(OH)2 = 2 : 1.
dengan a = valensi asam, b = valensi basa.
Sebanyak 4 gram padatan NaOH (Mm = 40 g/mol) dilarutkan dalam air hingga volumenya 500 mL. Larutan tersebut kemudian digunakan untuk menetralkan larutan H2SO4 0,05 M. Berapa volume H2SO4 yang tepat dibutuhkan untuk menetralkan seluruh NaOH tersebut?
Pembahasan Soal #4
Soal ini melibatkan massa padatan basa yang harus diubah terlebih dahulu menjadi jumlah mol, kemudian konsentrasi larutan, sebelum digunakan dalam perhitungan stoikiometri reaksi penetralan.
Langkah 1: Hitung mol dan konsentrasi NaOH
Langkah 2: Tulis reaksi setara
H2SO4 adalah asam diprotik:
Reaksi: H2SO4 + 2 NaOH → Na2SO4 + 2 H2O
Rasio mol H2SO4 : NaOH = 1 : 2.
Langkah 3: Hitung mol H2SO4 dan volumenya
| Reaksi | H2SO4 | + | 2 NaOH | → | Na2SO4 | + | 2 H2O |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Awal (mmol) | 50 | 100 | − | − | |||
| Bereaksi (mmol) | −50 | −100 | +50 | +100 | |||
| Akhir (mmol) | 0 | 0 | 50 | 100 |
\( n = \dfrac{\text{massa (g)}}{Mm\text{ (g/mol)}} \)
Larutan asam klorida pekat mempunyai massa jenis 1,19 g/mL dan kadar HCl 37% (massa). Jika Mm HCl = 36,5 g/mol, berapa volume larutan pekat tersebut yang dibutuhkan untuk membuat 500 mL larutan HCl 0,5 M?
Pembahasan Soal #5
Soal ini melibatkan dua konsep sekaligus: massa jenis (ρ) dan kadar (% massa) untuk menghitung konsentrasi larutan pekat, lalu dilanjutkan dengan pengenceran.
Langkah 1: Hitung konsentrasi HCl pekat
Rumus konsentrasi dari data massa jenis dan kadar:
dengan \(\rho\) dalam g/mL, kadar dalam bentuk desimal (37% = 0,37), dan faktor 1000 untuk konversi liter ke mililiter.
Langkah 2: Gunakan rumus pengenceran
Pada pengenceran berlaku: jumlah mol zat terlarut sebelum = sesudah.
\(\displaystyle M = \dfrac{\rho \;(\text{g/mL}) \times \%\text{kadar} \times 1000}{M_r\;(\text{g/mol})}\)
Cara pengenceran di laboratorium: Tambahkan larutan pekat ke dalam air (bukan sebaliknya), terutama untuk asam sulfat pekat, untuk menghindari percikan akibat panas yang dilepas.
Campuran 200 mL larutan yang mengandung 0,01 mol NaOH dan 0,005 mol Ba(OH)2 dititrasi dengan larutan HCl 0,1 M. Tentukan volume HCl yang dibutuhkan untuk tepat menetralkan campuran basa tersebut dan tentukan massa NaCl yang terbentuk! (Ar: Na = 23, Cl = 35,5, Ba = 137, H = 1, O = 16)
Pembahasan Soal #6
Soal ini melibatkan campuran dua basa yang bereaksi dengan satu asam. Kunci penyelesaiannya adalah menghitung total mol OH− dari semua sumber basa, kemudian mencocokkannya dengan mol H+ dari HCl.
Langkah 1: Hitung total mol OH−
NaOH adalah basa monoprotic (1 OH−/mol), sedangkan Ba(OH)2 adalah basa diprotik (2 OH−/mol).
Langkah 2: Hitung mol dan volume HCl
Pada titik ekivalen: \( n_{\text{H}^+} = n_{\text{OH}^-} \). HCl adalah asam monoprotik, sehingga \( n_{\text{HCl}} = n_{\text{H}^+} = 20\text{ mmol}\).
Langkah 3: Reaksi dan massa NaCl yang terbentuk
HCl bereaksi dengan NaOH dan Ba(OH)2 secara terpisah:
| Reaksi | HCl | + | NaOH | → | NaCl | + | H2O |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Awal (mmol) | 20 | 10 | − | − | |||
| Bereaksi (mmol) | −10 | −10 | +10 | +10 | |||
| Akhir (mmol) | 10 | 0 | 10 | 10 |
| Reaksi | 2 HCl | + | Ba(OH)2 | → | BaCl2 | + | 2 H2O |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Awal (mmol) | 10 | 5 | − | − | |||
| Bereaksi (mmol) | −10 | −5 | +5 | +10 | |||
| Akhir (mmol) | 0 | 0 | 5 | 10 |
NaCl terbentuk hanya dari reaksi HCl + NaOH, yaitu sebanyak 10 mmol = 0,01 mol.
∴ Massa NaCl yang terbentuk = 0,585 gram

Tidak ada komentar:
Posting Komentar