Berikut 10 soal latihan yang berfokus pada perhitungan pH atau [H+] atau [OH−] yang merupakan rakaian total 40 soal latihan (drill) dengan pola yang hampir sama. Sila klik link lain berikut: bagian-1, bagian-2, bagian-3, bagian-4.
Sebagai dasar di bagian awal diberikan rumus pH untuk masing-masing kasus hidrolisis garam:
1. Garam dari Asam Lemah dan Basa Kuat (contoh: NaF, CH3COONa)
- Hidrolisis: Anion dari asam lemah (misalnya F− atau CH3COO−) terhidrolisis menghasilkan OH−, sehingga larutan bersifat basa.
- Reaksi Hidrolisis:
A− + H2O ⇌ HA + OH− - Konstanta Hidrolisis (Kh):
$K_h = \dfrac{K_w}{K_a}$
Keterangan: Kw = 10−14 dan Ka adalah konstanta ionisasi asam lemah. - Konsentrasi OH−:
Untuk garam dengan konsentrasi [G]:
$[OH^-] = \sqrt{\dfrac{K_w \,[G]}{K_a}}$ - pOH:
$\begin{aligned} pOH &= -\log [OH^-] \\ &= -\log \left(\sqrt{\dfrac{K_w\,[G]}{K_a}} \right) \\ &= \dfrac{1}{2} \left( pK_w - \log [G] + pK_a \right) \end{aligned}$ - pH:
$\begin{aligned} pH &= pK_w - pOH \\ &= \dfrac{pK_w}{2} + \dfrac{\log [G]}{2} - \dfrac{pK_a}{2} \end{aligned}$
Untuk pKw = 14:
$pH = 7 + \dfrac{1}{2} \log [G] - \dfrac{1}{2} pK_a$
2. Garam dari Asam Kuat dan Basa Lemah (contoh: NH4Cl, NH4NO3)
- Hidrolisis: Kation dari basa lemah (misalnya NH4+) terhidrolisis menghasilkan H+, sehingga larutan bersifat asam.
- Reaksi Hidrolisis: BH+ + H2O ⇌ B + H3O+
- Konstanta Hidrolisis (Kh):
$K_h = \dfrac{K_w}{K_b}$
Keterangan: Kb = konstanta ionisasi basa lemah. - Konsentrasi H+:
$[H^+] = \sqrt{\dfrac{K_w\,[G]}{K_b}}$ - pH:
$\begin{aligned} pH &= -\log [H^+] \\ &= -\log \left( \sqrt{\dfrac{K_w\,[G]}{K_b}} \right) \\ &= \dfrac{1}{2} \left( pK_w - \log [G] + pK_b \right) \end{aligned}$
Untuk pKw = 14:
$pH = 7 - \dfrac{1}{2} \log [G] - \dfrac{1}{2} pK_b$
3. Garam dari Asam Lemah dan Basa Lemah (contoh: NH4CH3COO, NH4CN)
- Hidrolisis:
- BH+ + H2O ⇌ B + H3O+
- A− + H2O ⇌ HA + OH−
- Konsentrasi H+:
Untuk [BH+] = [A−] = [G]:
$[H^+] = \sqrt{\dfrac{K_w K_a}{K_b}}$ - pH:
$\begin{aligned} pH &= -\log [H^+] \\ &= -\log \left( \sqrt{\dfrac{K_w K_a}{K_b}} \right) \\ &= \dfrac{1}{2} \left( pK_w + pK_a - pK_b \right) \end{aligned}$
Untuk pKw = 14:
$pH = 7 + \dfrac{1}{2} pK_a - \dfrac{1}{2} pK_b$
4. Garam dari Asam Kuat dan Basa Kuat (contoh: NaCl, KNO3)
- Hidrolisis: Tidak terjadi hidrolisis karena kation dan anion berasal dari asam/basa kuat.
- pH: $pH = 7$ Tidak ada rumus logaritma tambahan karena tidak ada hidrolisis.
Catatan Penting
- pKw = 14 pada 25°C.
- [G] adalah konsentrasi garam dalam mol/L.
- pKa dan pKb spesifik untuk asam/basa konjugat.
- Rumus mengasumsikan hidrolisis sederhana dengan konsentrasi garam cukup tinggi.
Contoh Aplikasi
- NaF 0,1 M
(Ka HF = 6,8 × 10−4):
$\begin{aligned} pK_a &= -\log(6{,}8 \times 10^{-4}) = 3{,}17 \\ pH &= 7 + \tfrac{1}{2}\log(0{,}1) - \tfrac{1}{2}(3{,}17) \\ &= 7 + \tfrac{1}{2}(-1) - 1{,}585 \\ &= 7 - 0{,}5 - 1{,}585 \\ &= 4{,}915 \end{aligned}$ - NH4Cl 0,05 M
(Kb NH3 = 1,8 × 10−5):
$\begin{aligned} pK_b &= -\log(1{,}8 \times 10^{-5}) = 4{,}74 \\ pH &= 7 - \tfrac{1}{2}\log(0{,}05) - \tfrac{1}{2}(4{,}74) \\ &= 7 - \tfrac{1}{2}(-1{,}30) - 2{,}37 \\ &= 7 + 0{,}65 - 2{,}37 \\ &= 5{,}28 \end{aligned}$ - NH4CN 0,04 M
(Ka HCN = 4,0 × 10−10, Kb NH3 = 1,8 × 10−5):
$\begin{aligned} pK_a &= 9{,}40,\quad pK_b = 4{,}74 \\ pH &= 7 + \tfrac{1}{2}(9{,}40) - \tfrac{1}{2}(4{,}74) \\ &= 7 + 4{,}70 - 2{,}37 \\ &= 9{,}33 \end{aligned}$
Soal 11: Penstabil pH pada Produksi Yogurt
Larutan Na2CO3 0,05 M digunakan untuk menstabilkan pH yogurt.
Diketahui Ka2
H2CO3 = 4,7 × 10−11 dan Kw = 10−14.
- Jelaskan bagaimana ion CO32− memengaruhi sifat larutan!
- Hitung pH larutan tersebut!
Jawaban:
- CO32− terhidrolisis menghasilkan OH−, larutan bersifat basa.
- pH = 11,51
Pembahasan:
- Na2CO3 terionisasi sempurna menjadi 2Na+ dan CO32−.
Na+ tidak terhidrolisis. Ion CO32− merupakan basa konjugat dari asam lemah HCO3− (Ka2), sehingga terhidrolisis:
CO32− + H2O ⇌ HCO3− + OH−
Reaksi ini menghasilkan OH−, sehingga larutan bersifat basa. - Menghitung pH larutan:
$\begin{aligned} K_h &= \frac{K_w}{K_{a2}} \\[6pt] &= \frac{10^{-14}}{4{,}7 \times 10^{-11}} \\[6pt] &= 2{,}13 \times 10^{-4} \\[12pt] [OH^-] &= \sqrt{K_h \cdot [CO_3^{2-}]} \\[6pt] &= \sqrt{2{,}13 \times 10^{-4} \times 0{,}05} \\[6pt] &= \sqrt{1{,}064 \times 10^{-5}} \\[6pt] &= 3{,}26 \times 10^{-3} \text{ M} \\[12pt] pOH &= -\log(3{,}26 \times 10^{-3}) \\[6pt] &= 2{,}49 \\[12pt] pH &= 14 - 2{,}49 \\[6pt] &= \mathbf{11{,}51} \end{aligned}$
Soal 12: Larutan Penyangga pada Pasta Gigi
Larutan NH4CN 0,04 M digunakan untuk menyangga pH pasta gigi.
Diketahui Ka HCN = 4,0 ×
10−10, Kb NH3 = 1,8 × 10−5.
- Jelaskan bagaimana hidrolisis ganda memengaruhi pH larutan ini!
- Tentukan konsentrasi ion H+ dalam larutan!
Jawaban:
- CN− dominan (Kh CN− >> Kh NH4+), larutan bersifat basa.
- [H+] = 4,71 × 10−10 M
Pembahasan:
- NH4CN terionisasi menjadi NH4+ dan CN−. Keduanya terhidrolisis (hidrolisis ganda):
NH4+ + H2O ⇌ NH3 + H3O+
CN− + H2O ⇌ HCN + OH−
Ini adalah garam dari asam sangat lemah (HCN, Ka = 4,0×10−10) dan basa lemah (NH3, Kb = 1,8×10−5). Karena Ka HCN < Kb NH3, basa lebih kuat dari asamnya, sehingga larutan bersifat basa.
Sebagai perbandingan:
\(K_h(\text{CN}^-) = \dfrac{K_w}{K_a} = 2{,}5 \times 10^{-5} \gg K_h(\text{NH}_4^+) = \dfrac{K_w}{K_b} = 5{,}56 \times 10^{-10}\) - Untuk garam dari asam lemah dan basa lemah, [H+] tidak bergantung pada konsentrasi garam:
$\begin{aligned} [H^+] &= \sqrt{\frac{K_w \cdot K_a}{K_b}} \\[6pt] &= \sqrt{\frac{10^{-14} \times 4{,}0 \times 10^{-10}}{1{,}8 \times 10^{-5}}} \\[6pt] &= \sqrt{\frac{4{,}0 \times 10^{-24}}{1{,}8 \times 10^{-5}}} \\[6pt] &= \sqrt{2{,}22 \times 10^{-19}} \\[6pt] &= \mathbf{4{,}71 \times 10^{-10}} \text{ M} \end{aligned}$
pH = $-\log(4{,}71 \times 10^{-10}) = 9{,}33$ (basa, sesuai prediksi)
Soal 13: Pengatur pH pada Sirup Gula
Larutan Na2SO3 0,03 M digunakan untuk mengatur pH sirup gula.
Diketahui Ka2
H2SO3 = 1,0 × 10−7.
- Jelaskan bagaimana ion SO32− memengaruhi kebasaan larutan!
- Hitung pH larutan tersebut!
Jawaban:
- SO32− terhidrolisis menghasilkan OH−, larutan bersifat basa.
- pH = 9,74
Pembahasan:
- Na2SO3 terionisasi sempurna menjadi 2Na+ dan SO32−.
Na+ tidak terhidrolisis. Ion SO32− merupakan basa konjugat dari asam lemah HSO3− (Ka2), sehingga terhidrolisis:
SO32− + H2O ⇌ HSO3− + OH−
Reaksi ini meningkatkan [OH−], sehingga larutan bersifat basa. - Menghitung pH larutan:
$\begin{aligned} K_h &= \frac{K_w}{K_{a2}} \\[6pt] &= \frac{10^{-14}}{1{,}0 \times 10^{-7}} \\[6pt] &= 1{,}0 \times 10^{-7} \\[12pt] [OH^-] &= \sqrt{K_h \cdot [SO_3^{2-}]} \\[6pt] &= \sqrt{1{,}0 \times 10^{-7} \times 0{,}03} \\[6pt] &= \sqrt{3{,}0 \times 10^{-9}} \\[6pt] &= 5{,}48 \times 10^{-5} \text{ M} \\[12pt] pOH &= -\log(5{,}48 \times 10^{-5}) \\[6pt] &= 4{,}26 \\[12pt] pH &= 14 - 4{,}26 \\[6pt] &= \mathbf{9{,}74} \end{aligned}$
Soal 14: Larutan Penyegar pada Minuman Berenergi
Larutan NH4CH3COO 0,06 M digunakan untuk menyegarkan minuman berenergi.
Diketahui
Ka CH3COOH = 1,8 × 10−5, Kb NH3 = 1,8 × 10−5.
- Jelaskan bagaimana hidrolisis ion-ion dalam larutan ini saling menyeimbangkan!
- Tentukan pH larutan tersebut!
Jawaban:
- Hidrolisis CH3COO− dan NH4+ saling menyeimbangkan karena Ka = Kb, sehingga pH netral.
- pH = 7,00
Pembahasan:
-
\(\text{NH}_4\text{CH}_3\text{COO}\) terionisasi menjadi \(\text{NH}_4^+\) dan \(\text{CH}_3\text{COO}^-\).
Keduanya terhidrolisis:
\( \begin{aligned} \text{NH}_4^+ + \text{H}_2\text{O} &\rightleftharpoons \text{NH}_3 + \text{H}_3\text{O}^+ \\[8pt] \text{CH}_3\text{COO}^- + \text{H}_2\text{O} &\rightleftharpoons \text{CH}_3\text{COOH} + \text{OH}^- \end{aligned} \)
Karena \(K_a(\text{CH}_3\text{COOH}) = K_b(\text{NH}_3) = 1{,}8 \times 10^{-5}\), kekuatan ionisasi asam dan basanya setara. Akibatnya:
\( \begin{aligned} K_h(\text{NH}_4^+) = K_h(\text{CH}_3\text{COO}^-) &= \dfrac{K_w}{K} \\[8pt] &= 5{,}56 \times 10^{-10} \end{aligned} \)
Produksi \(\text{H}^+\) dan \(\text{OH}^-\) saling meniadakan → pH mendekati netral. - Menghitung pH larutan:
$\begin{aligned} pH &= 7 + \frac{1}{2}pK_a - \frac{1}{2}pK_b \\[6pt] pK_a &= pK_b = -\log(1{,}8 \times 10^{-5}) = 4{,}74 \\[6pt] pH &= 7 + \frac{1}{2}(4{,}74) - \frac{1}{2}(4{,}74) \\[6pt] &= 7 + 2{,}37 - 2{,}37 \\[6pt] &= \mathbf{7{,}00} \end{aligned}$
Soal 15: Pengatur pH pada Produksi Cuka
Larutan NaHSO4 0,07 M digunakan untuk mengatur pH cuka.
Diketahui Ka2
H2SO4 = 1,2 × 10−2.
- Jelaskan bagaimana ion HSO4− memengaruhi sifat larutan!
- Hitung konsentrasi ion H+ dalam larutan!
Jawaban:
- HSO4− mengion sebagian menghasilkan H+, larutan bersifat asam.
- [H+] = 2,36 × 10−2 M
Pembahasan:
- NaHSO4 terionisasi sempurna menjadi Na+ dan HSO4−.
Na+ tidak terhidrolisis. Ion HSO4− bertindak sebagai asam lemah (bukan hidrolisis), mengion sebagian melepas H+:
HSO4− ⇌ H+ + SO42−
Reaksi ini menghasilkan H+, menyebabkan larutan bersifat asam. - Karena Ka2 = 1,2×10−2 cukup besar, ionisasi tidak dapat diabaikan; harus diselesaikan dengan persamaan kuadrat.
Misalkan [H+] = x:
$\begin{aligned} K_{a2} &= \frac{x^2}{[HSO_4^-] - x} \\[6pt] &= \frac{x^2}{0{,}07 - x} \\[6pt] 1{,}2 \times 10^{-2}(0{,}07 - x) &= x^2 \\[6pt] x^2 + 1{,}2 \times 10^{-2}\,x - 8{,}4 \times 10^{-4} &= 0 \\\end{aligned}$
Menentukan nilai x atau [OH−] dengan persamaan kuadrat abc:
$\begin{aligned}x &= \frac{-1{,}2 \times 10^{-2} + \sqrt{(1{,}2 \times 10^{-2})^2 + 4 \times 8{,}4 \times 10^{-4}}}{2} \\[6pt] &= \frac{-0{,}012 + \sqrt{1{,}44 \times 10^{-4} + 3{,}36 \times 10^{-3}}}{2} \\[6pt] &= \frac{-0{,}012 + \sqrt{3{,}504 \times 10^{-3}}}{2} \\[6pt] &= \frac{-0{,}012 + 0{,}05920}{2} \\[6pt] &= \frac{0{,}04720}{2} \\[6pt] [H^+] &= \mathbf{2{,}36 \times 10^{-2}} \text{ M} \end{aligned}$
Soal 16: Pengatur pH pada Produksi Minuman Herbal
Larutan KNO2 0,06 M digunakan untuk mengatur pH minuman herbal.
Diketahui Ka
HNO2 = 4,5 × 10−4.
- Jelaskan bagaimana ion NO2− memengaruhi kebasaan larutan!
- Hitung pH larutan tersebut!
Jawaban:
- NO2− terhidrolisis menghasilkan OH−, larutan bersifat basa.
- pH = 8,06
Pembahasan:
- KNO2 terionisasi sempurna menjadi K+ (tidak terhidrolisis, berasal dari basa kuat KOH) dan NO2−.
Ion NO2− merupakan basa konjugat dari asam lemah HNO2, sehingga terhidrolisis:
NO2− + H2O ⇌ HNO2 + OH−
Reaksi ini meningkatkan [OH−], sehingga larutan bersifat basa. - Menghitung pH larutan:
$\begin{aligned} K_h &= \frac{K_w}{K_a} \\[6pt] &= \frac{10^{-14}}{4{,}5 \times 10^{-4}} \\[6pt] &= 2{,}22 \times 10^{-11} \\[12pt] [OH^-] &= \sqrt{K_h \cdot [NO_2^-]} \\[6pt] &= \sqrt{2{,}22 \times 10^{-11} \times 0{,}06} \\[6pt] &= \sqrt{1{,}33 \times 10^{-12}} \\[6pt] &= 1{,}16 \times 10^{-6} \text{ M} \\[12pt] pOH &= -\log(1{,}16 \times 10^{-6}) \\[6pt] &= 5{,}94 \\[12pt] pH &= 14 - 5{,}94 \\[6pt] &= \mathbf{8{,}06} \end{aligned}$
Soal 17: Pengatur pH pada Produksi Jelly
Larutan NH4HSO3 0,08 M digunakan untuk mengatur pH jelly.
Diketahui Ka2
H2SO3 = 1,0 × 10−7, Kb NH3 = 1,8 × 10−5.
- Jelaskan bagaimana hidrolisis NH4+ dan HSO3− memengaruhi pH!
- Tentukan konsentrasi ion H+ dalam larutan!
Jawaban:
- Ion HSO3− bersifat asam lemah (Ka2 = 1,0×10−7) lebih kuat daripada NH4+ (Ka = 5,6×10−10), sehingga larutan bersifat asam.
- [H+] = 8,94 × 10−5 M (pH ≈ 4,05)
Pembahasan:
- NH4HSO3 terionisasi menjadi NH4+ dan HSO3−.
NH4+ adalah asam lemah (Ka = Kw/Kb = 5,56×10−10).
HSO3− bersifat amfoter, tetapi karena Ka2 = 1,0×10−7 dan nilai Ka1 H2SO3 cukup besar (~1,4×10−2), maka Kb dari HSO3− (Kb = Kw/Ka1) sangat kecil (~7×10−13). Dengan demikian, HSO3− cenderung bertindak sebagai asam (melepas H+) daripada sebagai basa. Karena Ka2 HSO3− (1,0×10−7) jauh lebih besar daripada Ka NH4+ (5,6×10−10), maka konsentrasi H+ dalam larutan ditentukan terutama oleh ionisasi HSO3−, sehingga larutan bersifat asam. - Menghitung [H+] dengan mengabaikan kontribusi NH4+ (karena sangat kecil):
$\begin{aligned} [H^+] &\approx \sqrt{K_{a2} \cdot [HSO_3^-]} \\[6pt] &= \sqrt{1{,}0 \times 10^{-7} \times 0{,}08} \\[6pt] &= \sqrt{8{,}0 \times 10^{-9}} \\[6pt] &= 8{,}94 \times 10^{-5} \text{ M} \\[12pt] \text{pH} &= -\log(8{,}94 \times 10^{-5}) \approx 4{,}05 \end{aligned}$
(Jika ingin lebih teliti, dapat menggunakan persamaan kuadrat, tetapi hasilnya tidak jauh berbeda karena x << C).
Soal 18: Larutan Penyegar pada Produksi Permen
Larutan NaHCOO 0,09 M digunakan untuk menyegarkan permen.
Diketahui Ka HCOOH = 1,8 ×
10−4.
- Jelaskan bagaimana ion HCOO− memengaruhi kebasaan larutan!
- Hitung pH larutan tersebut!
Jawaban:
- HCOO− terhidrolisis menghasilkan OH−, larutan bersifat basa.
- pH = 8,35
Pembahasan:
- NaHCOO terionisasi sempurna menjadi Na+ (tidak terhidrolisis, berasal dari basa kuat NaOH) dan HCOO−.
Ion HCOO− merupakan basa konjugat dari asam lemah HCOOH (asam format), sehingga terhidrolisis:
HCOO− + H2O ⇌ HCOOH + OH−
Reaksi ini meningkatkan [OH−], sehingga larutan bersifat basa. - Menghitung pH larutan:
$\begin{aligned} K_h &= \frac{K_w}{K_a} \\[6pt] &= \frac{10^{-14}}{1{,}8 \times 10^{-4}} \\[6pt] &= 5{,}56 \times 10^{-11} \\[12pt] [OH^-] &= \sqrt{K_h \cdot [HCOO^-]} \\[6pt] &= \sqrt{5{,}56 \times 10^{-11} \times 0{,}09} \\[6pt] &= \sqrt{5{,}00 \times 10^{-12}} \\[6pt] &= 2{,}24 \times 10^{-6} \text{ M} \\[12pt] pOH &= -\log(2{,}24 \times 10^{-6}) \\[6pt] &= 5{,}65 \\[12pt] pH &= 14 - 5{,}65 \\[6pt] &= \mathbf{8{,}35} \end{aligned}$
Soal 19: Pengatur pH pada Produksi Kue
Larutan NH4HCO3 0,05 M digunakan untuk mengatur pH kue.
Diketahui Ka1
H2CO3 = 4,3 × 10−7, Kb NH3 = 1,8 × 10−5.
- Jelaskan bagaimana hidrolisis ganda memengaruhi sifat larutan ini!
- Tentukan pH larutan tersebut!
Jawaban:
- HCO3− dominan (Kh HCO3− > Kh NH4+), larutan bersifat basa.
- pH = 7,81
Pembahasan:
- NH4HCO3 terionisasi menjadi NH4+ dan HCO3−. Keduanya terhidrolisis (hidrolisis ganda):
NH4+ + H2O ⇌ NH3 + H3O+
HCO3− + H2O ⇌ H2CO3 + OH−
Perbandingan konstanta hidrolisis:- \(K_h(\text{HCO}_3^-) = \dfrac{K_w}{K_{a1}} = \dfrac{10^{-14}}{4{,}3 \times 10^{-7}} = 2{,}33 \times 10^{-8}\)
- \(K_h(\text{NH}_4^+) = \dfrac{K_w}{K_b} = \dfrac{10^{-14}}{1{,}8 \times 10^{-5}} = 5{,}56 \times 10^{-10}\)
- Untuk garam dari asam lemah dan basa lemah, [H+] tidak bergantung pada konsentrasi garam. Ka yang digunakan adalah Ka1 H2CO3 (asam asal dari HCO3−):
$\begin{aligned} [H^+] &= \sqrt{\frac{K_w \cdot K_{a1}}{K_b}} \\[6pt] &= \sqrt{\frac{10^{-14} \times 4{,}3 \times 10^{-7}}{1{,}8 \times 10^{-5}}} \\[6pt] &= \sqrt{\frac{4{,}3 \times 10^{-21}}{1{,}8 \times 10^{-5}}} \\[6pt] &= \sqrt{2{,}39 \times 10^{-16}} \\[6pt] &= 1{,}55 \times 10^{-8} \text{ M} \\[6pt] pH &= -\log(1{,}55 \times 10^{-8}) = \mathbf{7{,}81} \end{aligned}$
Soal 20: Pengatur pH pada Produksi Selai
Larutan NH4NO2 0,07 M digunakan untuk mengatur pH selai.
Diketahui Ka
HNO2 = 4,5 × 10−4, Kb NH3 = 1,8 × 10−5.
- Jelaskan bagaimana hidrolisis ganda NO2− dan NH4+ memengaruhi pH larutan!
- Hitung konsentrasi ion H+ dalam larutan!
Jawaban:
- NH4+ dominan (Kh NH4+ > Kh NO2−), larutan bersifat asam.
- [H+] = 5,00 × 10−7 M
Pembahasan:
- NH4NO2 terionisasi menjadi NH4+ dan NO2−. Keduanya terhidrolisis (hidrolisis ganda):
NH4+ + H2O ⇌ NH3 + H3O+
NO2− + H2O ⇌ HNO2 + OH−
Perbandingan konstanta hidrolisis:- \(K_h(\text{NH}_4^+) = \dfrac{K_w}{K_b} = \dfrac{10^{-14}}{1{,}8 \times 10^{-5}} = 5{,}56 \times 10^{-10}\)
- \(K_h(\text{NO}_2^-) = \dfrac{K_w}{K_a} = \dfrac{10^{-14}}{4{,}5 \times 10^{-4}} = 2{,}22 \times 10^{-11}\)
- Untuk garam dari asam lemah dan basa lemah, [H+] tidak bergantung pada konsentrasi garam:
$\begin{aligned} [H^+] &= \sqrt{\frac{K_w \cdot K_a}{K_b}} \\[6pt] &= \sqrt{\frac{10^{-14} \times 4{,}5 \times 10^{-4}}{1{,}8 \times 10^{-5}}} \\[6pt] &= \sqrt{\frac{4{,}5 \times 10^{-18}}{1{,}8 \times 10^{-5}}} \\[6pt] &= \sqrt{2{,}5 \times 10^{-13}} \\[6pt] &= \mathbf{5{,}00 \times 10^{-7}} \text{ M} \\[6pt] pH &= -\log(5{,}00 \times 10^{-7}) = 6{,}30 \text{ (asam, sesuai prediksi)} \end{aligned}$

Tidak ada komentar:
Posting Komentar