Artikel ini menjelaskan dasar matematis dan geometri yang digunakan dalam kalkulator koordinat molekul. Semua perhitungan mengasumsikan geometri ideal berdasarkan teori Domain Elektron dan Tolakan Pasangan Elektron Valensi (VSEPR) dengan sudut sempurna.
1. Prinsip Dasar
Atom pusat ditempatkan pada koordinat (0, 0, 0). Setiap atom substituen ditempatkan pada jarak tertentu (panjang ikatan r) dari pusat, dengan arah yang ditentukan oleh vektor satuan u = (ux, uy, uz). Koordinat atom diperoleh dengan rumus:
Vektor satuan untuk setiap geometri ditentukan berdasarkan jumlah domain elektron dan posisi Pasangan Elektron Bebas (PEB).
2. Penentuan Vektor Satuan per Geometri
Berikut adalah vektor satuan untuk setiap konfigurasi domain. PEB menempati posisi dengan prioritas tertentu sesuai aturan VSEPR (PEB lebih suka posisi ekuatorial untuk 5 domain, dan posisi yang saling menjauh untuk 6 domain).
🔹 3 Domain (Trigonal Planar)
Semua domain berada dalam bidang XY dengan sudut 120° antar domain. Jika ada PEB, atom menempati sisa vektor setelah PEB.
Contoh: Jika PEB = 1, maka atom mengambil v2 dan v3 (bentuk bengkok).
🔹 4 Domain (Tetrahedral)
Vektor mengarah ke sudut-sudut kubus, dinormalisasi sehingga panjangnya 1. Sudut antar ikatan ≈ 109.47°.
Normalisasi: \[ \left\| \left( \frac{1}{\sqrt{3}}, \frac{1}{\sqrt{3}}, \frac{1}{\sqrt{3}} \right) \right\| = \sqrt{ \frac{1}{3} + \frac{1}{3} + \frac{1}{3} } = 1 \]
🔹 5 Domain (Trigonal Bipiramida)
3 posisi ekuatorial (bidang XY, sudut 120°) dan 2 posisi aksial (sumbu Z). PEB menempati posisi ekuatorial.
Contoh: Jika PEB = 2, maka 2 PEB mengambil v1 dan v2 (ekuatorial), atom mengambil v3, v4, v5 (bentuk T).
🔹 6 Domain (Oktahedral)
Semua domain sejajar sumbu: positif dan negatif sumbu X, Y, Z. PEB ditempatkan berurutan dari vektor pertama.
Contoh: PEB = 2 (misal X+ dan X−), maka atom mengambil v3 hingga v6 (segiempat datar).
🔷 7 Domain (Bipiramida Pentagonal)
5 posisi ekuatorial membentuk pentagon reguler di bidang XY (sudut 72° antar posisi), ditambah 2 posisi aksial pada sumbu Z. Total 7 vektor.
Sudut ekuatorial dihitung dengan φ = 2π/5 = 72°:
Berbeda dengan domain lain, pada 7 domain PEB diprioritaskan mengambil posisi aksial terlebih dahulu (v7 lalu v6), kemudian posisi ekuatorial (v5, v4, v3, v2, v1). Ini karena posisi aksial pada bipiramida pentagonal memiliki lebih sedikit tetangga pada sudut 90° sehingga memberikan ruang lebih besar untuk PEB.
Urutan pengambilan PEB: v7 → v6 → v5 → v4 → v3 → v2 → v1
Sudut ideal: Ekuatorial–ekuatorial = 72°, aksial–ekuatorial = 90°, aksial–aksial = 180°.
3. Penentuan Posisi Atom (Setelah PEB)
Jika jumlah PEB = p, maka p vektor pertama dalam urutan di atas dianggap sebagai posisi PEB (tidak ditempati atom). Atom substituen menempati vektor sisanya, yaitu vektor ke-(p+1) hingga vektor ke-n (dengan n = jumlah domain).
Dengan demikian, jumlah atom ikatan (PEI) = n − p.
4. Rumus Koordinat untuk Setiap Bentuk Molekul
Berikut adalah contoh penerapan untuk beberapa kasus umum (dengan asumsi panjang ikatan = r dan atom pusat di 0,0,0).
| Bentuk Molekul | Domain, PEB | Koordinat Atom (label sesuai urutan) |
|---|---|---|
| Segitiga Planar (AX3) | 3, 0 | (r, 0, 0); (−r/2, r√3/2, 0); (−r/2, −r√3/2, 0) |
| Bengkok (AX2E) | 3, 1 | (−r/2, r√3/2, 0); (−r/2, −r√3/2, 0) |
| Tetrahedral (AX4) | 4, 0 | (r/√3, r/√3, r/√3); (r/√3, −r/√3, −r/√3); (−r/√3, r/√3, −r/√3); (−r/√3, −r/√3, r/√3) |
| Trigonal Piramida (AX3E) | 4, 1 | (r/√3, −r/√3, −r/√3); (−r/√3, r/√3, −r/√3); (−r/√3, −r/√3, r/√3) |
| Bengkok (AX2E2) | 4, 2 | (−r/√3, r/√3, −r/√3); (−r/√3, −r/√3, r/√3) |
| Trigonal Bipiramida (AX5) | 5, 0 | (r, 0, 0); (−r/2, r√3/2, 0); (−r/2, −r√3/2, 0); (0, 0, r); (0, 0, −r) |
| Jungkat-jungkit (AX4E) | 5, 1 | (−r/2, r√3/2, 0); (−r/2, −r√3/2, 0); (0, 0, r); (0, 0, −r) |
| Bentuk T (AX3E2) | 5, 2 | (−r/2, −r√3/2, 0); (0, 0, r); (0, 0, −r) |
| Linear (AX2E3) | 5, 3 | (0, 0, r); (0, 0, −r) |
| Oktahedral (AX6) | 6, 0 | (r, 0, 0); (−r, 0, 0); (0, r, 0); (0, −r, 0); (0, 0, r); (0, 0, −r) |
| Piramida Segiempat (AX5E) | 6, 1 | (−r, 0, 0); (0, r, 0); (0, −r, 0); (0, 0, r); (0, 0, −r) |
| Segiempat Datar (AX4E2) | 6, 2 | (0, r, 0); (0, −r, 0); (0, 0, r); (0, 0, −r) |
| Bipiramida Pentagonal (AX7) | 7, 0 | (r, 0, 0); (0.309r, 0.951r, 0); (−0.809r, 0.588r, 0); (−0.809r, −0.588r, 0); (0.309r, −0.951r, 0); (0, 0, r); (0, 0, −r) |
| Piramida Pentagonal (AX6E) | 7, 1 | (r, 0, 0); (0.309r, 0.951r, 0); (−0.809r, 0.588r, 0); (−0.809r, −0.588r, 0); (0.309r, −0.951r, 0); (0, 0, r) PEB di aksial bawah (v7) |
| Planar Pentagon (AX5E2) | 7, 2 | (r, 0, 0); (0.309r, 0.951r, 0); (−0.809r, 0.588r, 0); (−0.809r, −0.588r, 0); (0.309r, −0.951r, 0) PEB di kedua aksial (v6 dan v7) |
5. Contoh Perhitungan Manual: Molekul Air (H2O)
Air memiliki 4 domain elektron (2 ikatan O-H, 2 PEB). Domain = 4, PEB = 2. Vektor atom diambil dari urutan ke-3 dan ke-4 (karena 2 PEB ambil v1 dan v2).
Dengan panjang ikatan O-H = r, koordinat atom H adalah:
\[ H_1 = \left( -\frac{r}{\sqrt{3}},\ \frac{r}{\sqrt{3}},\ -\frac{r}{\sqrt{3}} \right), \quad H_2 = \left( -\frac{r}{\sqrt{3}},\ -\frac{r}{\sqrt{3}},\ \frac{r}{\sqrt{3}} \right) \]Sudut antar ikatan dapat dihitung dari dot product:
\[ \cos \theta = \frac{ \vec{v_3} \cdot \vec{v_4} }{ |v_3| |v_4| } = \frac{ \frac{1}{3} + (-\frac{1}{3}) + (-\frac{1}{3}) }{1} = -\frac{1}{3} \implies \theta \approx 109.47^\circ \]Namun, sudut H-O-H eksperimen adalah 104.5° karena tolakan PEB lebih besar, tetapi dalam model ideal kita menggunakan 109.47° sesuai geometri tetrahedral murni.
6. Contoh Perhitungan Manual: XeF5⁻ (Planar Pentagon, AX5E2)
XeF5⁻ memiliki 7 domain elektron (5 ikatan Xe-F, 2 PEB). Domain = 7, PEB = 2. Kedua PEB menempati posisi aksial (v6 dan v7), sehingga 5 atom F menempati semua posisi ekuatorial.
Semua 5 atom F berada pada bidang XY yang sama, membentuk segilima reguler dengan sudut F-Xe-F = 72°. Ini adalah geometri planar pentagon yang unik pada senyawa 7-domain.
- Model ini menggunakan sudut ideal tepat sesuai VSEPR (120°, 109.47°, 90°, 72°, 180°).
- Untuk molekul nyata, distorsi akibat perbedaan elektronegativitas atau efek pasangan elektron bebas dapat mengubah sudut.
- Panjang ikatan r dapat berbeda antar atom; koordinat dihitung dengan mengalikan vektor satuan dengan r masing-masing.
- Urutan vektor untuk PEB: pada domain 3–6, PEB mengambil posisi pertama. Pada domain 7, PEB mengambil posisi aksial terlebih dahulu karena memiliki tolakan yang lebih kecil.
- Nilai cos(72°) = (√5−1)/4 ≈ 0.309 dan cos(144°) = −(√5+1)/4 ≈ −0.809 berasal dari geometri segilima reguler.
Kalkulator yang dapat digunakan untuk memperoleh koordinat ideal setiap atom dalam molekul berdasarkan Teori Domain Elektron dan VSEPR dapat di lihat di sini.
Pada kalkulator ini juga diberikan penampil dari atom-atom dalam molekul secara 3D interaktif.
Dengan pendekatan ini, pengguna dapat memperoleh koordinat ideal untuk berbagai konfigurasi elektron dengan cepat, termasuk konfigurasi 7-domain yang jarang dijumpai pada unsur-unsur periode 6 seperti Xe, IF7, dan sejenisnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar