Artikel sebelumnya telah menurunkan rumus orde reaksi untuk dua pereaksi menggunakan Aturan Cramer pada sistem 2×2. Artikel ini memperluas penurunan tersebut ke kasus tiga pereaksi, dengan semua konsentrasi boleh berbeda di setiap percobaan. Pola penurunannya persis sama hanya dimensi sistemnya yang bertambah dari 2×2 menjadi 3×3.
Penurunan Rumus Orde Reaksi Dua Pereaksi dengan Metode Logaritma Secara Manual (Aturan Cramer)
Pada banyak soal laju reaksi, penentuan orde reaksi dilakukan dengan cara memilih pasangan percobaan di mana salah satu konsentrasi pereaksi dibuat tetap, sehingga pengaruh satu pereaksi dapat diisolasi. Cara ini praktis, tetapi hanya berlaku jika data percobaan memang dirancang demikian.
Ketika semua konsentrasi berubah pada setiap percobaan, cara tersebut tidak dapat digunakan. Artikel ini menurunkan rumus umum yang berlaku untuk semua kondisi, termasuk kasus di atas sebagai kasus khusus. Rumus ini juga digunakan dalam konstruksi kalkulator laju reaksi di weblog ini.
Kalkulator Orde Reaksi Metode Logaritma + Regresi
Rabu, 19 Maret 2025
Berikut ini kalkulator yang dapat digunakan untuk menyocokan hasil hitung ketika mendapati soal tentang penentuan orde reaksi dan tetapan laju reaksi untuk 2 pereaksi yang diketahui konsentrasi awal dalam 3 kali percobaan.
Kalkulator ini dibuat dengan berdasarkan metode logaritma + persamaan regresi dengan metode least square.
Perhitungan Orde Reaksi Menggunakan Metode Logaritma-Regresi Linier
Menghitung orde reaksi dari persamaan laju reaksi dapat dilakukan beberapa cara. Salah satunya adalah murni dengan menggunakan metode logaritma seperti yang digunakan sebagai dasar pembuatan kalkulator ini. Alternatif lain yang ditulis di sini adalah menggunakan kombinasi metode logaritma dan persamaan regresi linier dengan metode least squares dari pembentukan matriks lebih dahulu.
Metode Logaritma untuk Penentuan Orde Reaksi dengan Data Konsentrasi Berbeda-beda pada Laju Reaksi
Selasa, 25 Desember 2018
Berikut ini contoh pembahasan penentuan orde reaksi dengan data setiap konsentrasi zat berbeda-beda dengan menggunakan metode logaritma. Syarat untuk dapat mengikuti bahasan ini adalah memahami aturan logaritma yang juga ditampilkan di tulisan ini. Di bahasan ini menggunakan logaritma natural. Untuk menyelesaikannya diperlukan kesabaran dan ketelitian.
