Tampilkan postingan dengan label Biloks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biloks. Tampilkan semua postingan
Materi Kimia: Reaksi Redoks dan Elektrokimia

Materi Kimia: Reaksi Redoks dan Elektrokimia

Kamis, 18 Juni 2026

Pernah memperhatikan besi yang berkarat, baterai yang menggerakkan ponsel, atau proses pelapisan logam pada perhiasan? Semua fenomena tersebut melibatkan reaksi reduksi-oksidasi (redoks) dan prinsip elektrokimia. Reaksi redoks merupakan salah satu jenis reaksi kimia yang paling luas aplikasinya dalam kehidupan manusia, mulai dari produksi energi listrik, industri metalurgi, hingga proses biologis di dalam sel tubuh kita.

Bagikan di
Kalkulator Bilangan Oksidasi Unsur

Kalkulator Bilangan Oksidasi Unsur

Senin, 01 Juni 2026

Kalkulator bilangan oksidasi (biloks) ini menerapkan aturan penentuan biloks secara sistematis berdasarkan kaidah IUPAC, mencakup senyawa ionik, kovalen, peroksida, superoksida, hidrida logam, serta senyawa hidrat. Untuk molekul organik, kalkulator mampu menampilkan biloks karbon secara parsial per gugus fungsi apabila formula dimasukkan dalam bentuk struktur terkondensasi. Masukkan rumus kimia pada kolom di bawah, lalu tekan Hitung untuk melihat hasilnya.

Bagikan di

Simulasi Perhitungan Perubahan Bilangan Oksidasi dengan Garis Bilangan

Selasa, 12 Mei 2026

Menentukan perubahan bilangan oksidasi (biloks) merupakan keterampilan dasar dalam memahami reaksi redoks, namun beberapa siswa kadang mengalami kesulitan terutama ketika biloks bernilai negatif atau ketika perubahannya melintasi angka nol.

Simulasi berikut menyajikan garis bilangan vertikal sebagai alat bantu visual yang intuitif, sehingga perubahan biloks dari suatu nilai ke nilai lain dapat diamati secara langsung, termasuk arah perubahan (naik atau turun), besar selisihnya, serta kesimpulan apakah unsur tersebut mengalami oksidasi atau reduksi.

Bagikan di
Bilangan Oksidasi & Sifat Oksida Logam dalam Air

Bilangan Oksidasi & Sifat Oksida Logam dalam Air

Minggu, 19 April 2026

Oksida logam (MxOy) menunjukkan perilaku yang sangat beragam ketika bereaksi dengan air: ada yang menghasilkan larutan basa (seperti Na2O), ada yang membentuk asam (CrO3), dan sebagian bersifat amfoter (Al2O3).

Bagikan di
Hubungan Bilangan Oksidasi dan Warna Senyawa

Hubungan Bilangan Oksidasi dan Warna Senyawa

Selasa, 17 Maret 2026

Warna suatu senyawa sering kali menjadi petunjuk visual pertama yang diamati di laboratorium. Pada banyak kasus, terutama pada logam transisi, perubahan bilangan oksidasi (biloks) diikuti dengan perubahan warna yang mencolok. Namun, apakah biloks secara langsung menyebabkan warna? Atau hanya kebetulan matematis? Artikel ini mengkaji secara mendalam korelasi biloks dan warna, membedakan perilaku senyawa logam transisi dan non-transisi, serta memberikan analogi untuk memudahkan pemahaman.

Bagikan di
Cara Prediksi Kelarutan Dua Basa

Cara Prediksi Kelarutan Dua Basa

Jumat, 10 Oktober 2025

Kaitan kelarutan dengan jumlah muatan suatu kation/anion dapat dijadikan petunjuk dalam memprediksi kelarutannya. Demikian pula hal ini dapat pula digunakan untuk memprediksi kekuatan suatu asam/basa. Misalnya pada Fe(OH)2 dan Fe(OH)3.

Kelarutan Fe(OH)2 lebih besar dibandingkan Fe(OH)3, sifat basa Fe(OH)2 lebih kuat dari Fe(OH)3. Ini semua dapat dijelaskan dengan data yang kasatmata pada rumus kimia masing-masing. Bagaimana penjelasannya?

Bagikan di
 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info