Pembahasan Soal OSP Kimia 2011 - Bagian Pilihan Ganda Nomor 1-10

Minggu, 17 Maret 2019 edit

Berikut ini pembahasan soal ala urip.info dari Soal Olimpiade Sains Tingkat Provinsi Bidang Kimia Tahun 2011 khusus bagian soal pilihan ganda. Ikuti pembahasan nomor lain pada tulisan berikutnya. Mohon koreksi dari pembaca bila terdapat uraian yang tidak tepat.


Soal Nomor 1, OSP Kimia 2011
Berikut ini, ion manakah yang mempunyai jumlah elektron lebih banyak dari proton dan jumlah proton lebih banyak dari jumlah neutron? [D = 1H2]
  1. D–  urip.info
  2. He+
  3. OD
  4. D3O+
  5. OH
Pembahasan Soal Nomor 1, OSP Kimia 2011
Jumlah proton = nomor atom;  urip.info
Jumlah neutron = nomor massa – nomor atom;
Jumlah elektron = nomor atom + muatan negatif – muatan positif
1H1 ; 1D2 ; 2He4 ; 8O16


Jawaban yang tepat E.  urip.info

Soal Nomor 2, OSP Kimia 2011
Ion etanadioat (C2O42–) dioksidasi oleh larutan kalium manganat(VII) dalam suasana asam sesuai persamaan reaksi berikut:

2MnO4(aq) + 5C2O42–(aq) + 16H+(aq) → 2Mn2+(aq) + 10CO2(g) + 8H2O(l)

Berapa volume dari larutan 0,02 mol dm–3 kalium manganat(VII) yang dibutuhkan untuk mengoksidasi sempurna 1,0×10–3 mol garam KHC2O4.H2C2O4?
  1. 20 cm3
  2. 40 cm urip.info
  3. 50 cm3  
  4. 125 cm3
  5. 250 cm3
Pembahasan Soal Nomor 2, OSP Kimia 2011
2MnO4(aq) + 5C2O42–(aq) + 16H+(aq) → 2Mn2+(aq) + 10CO2(g) + 8H2O(l)
 urip.info
Dalam setiap mol garam KHC2O4.H2C2O4 terdapat 2 mol ion C2O42–
1,0×10–3 mol garam KHC2O4.H2C2O4 terdapat 2×(1,0×10–3 mol) ion C2O42–

c = n/ urip.info
V = n/c
V(MnO4) = n(MnO4)/ c(MnO4)
V(MnO4) = (8×10–4 mol)/(0,02 mol/dm–3)
V(MnO4) = 0,04 dm–3
V(MnO4) = 0,04 dm–3 × 1000 cm3/dm3
V(MnO4) = 40 cm urip.info
Jawaban yang tepat B

Soal Nomor 3, OSP Kimia 2011
Di bawah ini adalah energi ionisasi berurutan (dalam kJ mol–1) dari unsur X:
870–1800–3000–3600–5800–7000–13200  
Apakah unsur X ini?
  1. As
  2. I
  3. O
  4. Te  urip.info
  5. Zr
Pembahasan Soal Nomor 3, OSP Kimia 2011



∆ energi ionisasi terbesar terjadi pada energi ionisasi ke-6 dan ke-7. Maknanya unsur X saat melepas elektron ke-7 membutuhkan energi yang besar.

Kondisi seperti ini menandakan bahwa unsur X telah mencapai kestabilan setelah melepaskan elektron ke-6 dan relatif butuh energi yang besar jika akan melepaskan elektron ke-7.

Unsur X adalah unsur yang berada di golongan VI-A atau golongan 16.  urip.info

Unsur yang terdapat pada golongan tersebut adalah O dan Te. O jauh sulit melepaskan elektron, ia cenderung untuk menarik elektron dari luar karena jari-jari relatif lebih kecil dibanding Te.

Oleh karena itu jawaban yang tepat unsur X adalah Te.
Jawaban yang tepat D.


Soal Nomor 4, OSP Kimia 2011
Bila air diaduk dengan glukosa, mula-mula akan terbentuk ikatan hidrogen yang kuat antara molekul glukosa dan air, tetapi jika penambahan air dilanjutkan, ikatan hidrogen akan terputus. Berikut ini, grafik manakah yang terbaik untuk menggambarkan perubahan suhu yang teramati?

Pembahasan Soal Nomor 4, OSP Kimia 2011
Pada pencampuran air dengan glukosa, panas dilepaskan karena ikatan hidrogen yang kuat terbentuk antara molekul glukosa dan molekul air, dan suhu meningkat. Tetapi lebih banyak air ditambahkan, panas diserap untuk memutuskan ikatan hidrogen ini, dan suhunya menurun. Grafik yang sesuai adalah grafik C.  urip.info
Jawaban yang tepat C

Soal Nomor 5, OSP Kimia 2011
Nilai perubahan entalpi untuk proses yang digambarkan oleh persamaan ini:
Na(s) → Na+(g) + e
Adalah sama dengan. . .  urip.info
  1. Energi ionisasi pertama dari natrium
  2. Perubahan entalpi penguapan natrium
  3. Jumlah energi ionisasi dan afinitas elektron dari natrium
  4. Jumlah perubahan entalpi atomisasi dan energi ionisasi pertama dari natrium
  5. Jumlah perubahan entalpi atomisasi dan afinitas elektron dari natrium
Pembahasan Soal Nomor 5, OSP Kimia 2011
Na(s) → Na(g); Reaksi perubahan natrium menjadi atom disebut ∆H atomisasi
Na(g) → Na+(g) + e; Reaksi pelepasan satu elektron pertama dari atom Na kemudian menjadi ion Na+ disebut energi ionisasi pertama.  urip.info
Jawaban yang tepat D

Soal Nomor 6, OSP Kimia 2011
Kalor yang dibebaskan dalam reaksi netralisasi berikut adalah –114 kJ.
2NaOH(aq) + H2SO4(aq) → Na2SO4(aq) + 2H2O(l)

Dengan menggunakan informasi tersebut, berapa nilai yang cocok untuk kalor yang dibebaskan dalam netralisasi berikut?
Ba(OH)2(aq) + 2HCl(aq) → BaCl2(aq) + 2H2O(l)
  1. – 57 kJ
  2. – 76 kJ
  3. – 114 kJ  urip.info
  4. – 171 kJ
  5. – 226 kJ
Pembahasan Soal Nomor 6, OSP Kimia 2011
Setiap asam kuat yang dinetralkan oleh basa kuat pada dasarnya hanyalah reaksi antara ion hidrogen dan ion hidroksida untuk menghasilkan air.

Ion-ion lain yang ada (kation dari basa kuat dan anion dari asam kuat) hanyalah sebagai ion spektator, yang tidak ambil bagian dalam reaksi. Jadi secara umum kalor netralisasi antara asam kuat dengan basa kuat akan mirip besarannya.
Jawaban yang tepat C

Soal Nomor 7, OSP Kimia 2011
Kesadahan dalam air kran dapat ditentukan dengan titrasi larutan sampel terhadap pereaksi yang membentuk ion kompleks dengan ion logam terlarut.

Indikator untuk reaksi ini membutuhkan pH larutan yang dijaga sekitar 10. Berikut ini, manakah larutan akua yang dapat digunakan untuk pekerjaan ini?  urip.info
  1. Amoniak dan amonium klorida
  2. Amonium klorida dan asam klorida
  3. Natrium etanoat dan asam etanoat
  4. Natrium hidroksida dan natrium etanoat
  5. Hanya natrium hidroksida
Pembahasan Soal Nomor 7, OSP Kimia 2011
Ini merupakan penerapan konsep larutan penyangga, larutan yang dapat mempertahankan pH. Karena pH yang dikehendaki di atas 7 (larutan bersifat basa) maka larutan yang cocok adalah larutan penyangga dengan komponen asam lemah dengan basa konjugatnya.

Asam etanoat merupakan asam lemah dan natrium etanoat merupakan garam yang mengandung basa konjugat dari asam lemah asam etanoat.  urip.info
Jawaban yang tepat C  urip.info

Soal Nomor 8, OSP Kimia 2011
Mengapa silikon tetraklorida bila dilarutkan dalam air akan segera terhidrolisis, sedangkan karbon tetraklorida tidak?
  1. Ikatan Si–Cl lebih polar daripada ikatan C–Cl
  2. Ikatan Si–Cl lebih lemah daripada ikatan C–Cl
  3. Silikon dapat memakai orbital d, sedangkan karbon tidak.
  4. Orbital d dari karbon terisi, sedangkan yang silikon tidak
  5. Molekul karbon tertraklorida dan molekul silikon tetraklorida mempunyai bentuk yang berbeda
Pembahasan Soal Nomor 8, OSP Kimia 2011
Setidaknya ada dua alasan SiCl4 dapat terhidrolisis sedangkan CCl4  tidak:
  1. C yang hanya memiliki 2 kulit dan tidak memiliki subkulit 2d sehingga tidak memungkinkan membentuk ikatan koordinasi dengan molekul air.

    Si yang memiliki kulit ketiga yang terdapat subkulit 3d dan berkemungkinan mengalami hidrolisis karena adanya orbital 3d yang kosong untuk menampung pasangan elektron dari molekul air membentuk ikatan kovalen koordinasi.  urip.info

  2. Ukuran jari-jari atom pusat Si pada SiCl4 lebih besar dibanding atom pusat C pada CCl4 , sehingga pada Si kurang terlindungi dari serangan molekul air.
Jawaban yang tepat C  urip.info

Soal Nomor 9, OSP Kimia 2011
Titanium mempunyai struktur elektronik 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d2 . Berikut ini, manakah senyawa yang keberadaannya tidak sesuai dengan sifat unsur titanium?
  1. K2TiO4
  2. K3TiO6
  3. TiCl3
  4. TiO
  5. TiO2
Pembahasan Soal Nomor 9, OSP Kimia 2011
Berdasarkan konfigurasi elektron Ti berkemungkinan:
melepaskan 1 elektron (bilangan oksidasi +1),
melepaskan 2 elektron (bilangan oksidasi +2),
melepaskan 3 elektron (bilangan oksidasi +3),
melepaskan 4 elektron (bilangan oksidasi +4)

Melepaskan elektron lebih dari 4 elektron (bilangan oksidasi lebih dari +4) akan sangat sulit membutuhkan energi yang lebih besar.

Bilangan oksidasi Ti dalam:
K2TiO4 → +6
K3TiO6 → +5
TiCl3 → +3
TiO → +2  urip.info
TiO2 → +4
Jawaban yang tepat A dan B

Soal Nomor 10, OSP Kimia 2011
Berturut-turut, bagaimana masing-masing hibridasi dari atom nomor 1 hingga nomor 4 berikut ini:
  1. sp3 sp2 sp3 sp3
  2. sp3 sp2 sp3 sp
  3. sp3 sp2 sp2 sp
  4. sp2 sp sp2 sp3
  5. sp2 sp2 sp3 sp urip.info
Pembahasan Soal Nomor 10, OSP Kimia 2011
Setiap ikatan dan pasang elektron bebas mewakili 1 orbital.  urip.info
  1. N memiliki 3 ikatan dan 1 PEB
    → 4 orbital → 1s dan 3p → sp3
  2. C memiliki 3 ikatan dan 0 PEB
    → 3 orbital → 1s dan 2p → sp2
  3. N memiliki 3 ikatan dan 1 PEB
    → 4 orbital → 1s dan 3p → sp3
  4. N memiliki 1 ikatan dan 1 PEB
    → 2 orbital → 1s dan 1p → sp
Jawaban yang tepat B


CMIIW
Urip Rukim.

 urip.info
Pembahasan soal OSP Kimia 2011:
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2019 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info