Ciri Kurva pada Berbagai Jenis Titrasi Asam-basa

Senin, 25 Maret 2019 edit

Setiap kurva titrasi asam basa dengan kombinasi asam dan basa tertentu memiliki bentuk yang unik.  Tulisan ini memberikan ringkasan dengan analisis sederhana terhadap bentuk kurva untuk memperkirakan jenis titrasi asam-basa. Kurva disajikan dengan model bolak-balik, titrasi asam dengan basa dan titrasi basa dengan asam, baik jenis kuat maupun lemah.
Kurva putus-putus warna hijau diberikan sebagai pembanding ketika titrasi salah satu komponen asam/basa lemah atau kedua-nya lemah (pada kurva 3, 4, 5, 6, 7, dan 8).

Gambar buret dan labu Erlenmenyer diadaptasi dan dimodifikasi dari Web Khan Academy.

1. Kurva titrasi asam kuat dengan basa kuat.
Asam kuat sebagai titrat (analit) biasa ditempatkan dalam labu Erlenmeyer dan basa kuat sebagai titran (titer) ditempatkan dalam buret. urip.info

Dimulai dari pH rendah menuju pH tinggi. Titik ekuivalen tepat di pH 7. urip.info

Ujung kurva baik awal dan akhir kurva relatif datar. urip.info



2. Kurva titrasi basa kuat dengan asam kuat.
Basa kuat sebagai titrat (analit) biasa ditempatkan dalam labu Erlenmeyer dan asam kuat sebagai titran (titer) ditempatkan dalam buret. urip.info

Dimulai dari pH tinggi menuju pH rendah. Titik ekuivalen tepat di pH 7. urip.info

Ujung kurva baik awal dan akhir kurva relatif datar. urip.info



3. Kurva titrasi asam lemah dengan basa kuat. urip.info
Asam lemah sebagai titrat (analit) biasa ditempatkan dalam labu Erlenmeyer dan basa kuat sebagai titran (titer) ditempatkan dalam buret. urip.info

Dimulai dari pH rendah menuju pH tinggi. Titik ekuivalen terjadi pada pH di atas 7. urip.info

Ujung kurva awal biasanya naik relatif cepat (pH naik cepat dengan hanya penambahan sedikit basa) kemudian melandai (relatif datar). Ujung akhir kurva relatif datar. urip.info



4. Kurva titrasi basa kuat dengan asam lemah. urip.info
Basa kuat sebagai titrat (analit) biasa ditempatkan dalam labu Erlenmeyer dan asam lemah sebagai titran (titer) ditempatkan dalam buret. urip.info

Dimulai dari pH tinggi menuju pH rendah. Titik ekuivalen terjadi pada pH di atas 7. urip.info

Ujung kurva awal relatif datar. Ujung akhir kurva relatif turun cepat (pH turun cepat) dengan catatan basa kuat benar-benar telah habis bereaksi. urip.info



5. Kurva titrasi asam kuat dengan basa lemah. urip.info
Asam kuat sebagai titrat (analit) biasa ditempatkan dalam labu Erlenmeyer dan basa lemah sebagai titran (titer) ditempatkan dalam buret. urip.info

Dimulai dari pH rendah menuju pH tinggi. Titik ekuivalen terjadi pada pH di bawah 7. urip.info

Ujung kurva awal biasanya relatif landai (pH naik perlahan). Ujung akhir kurva terjadi sedikit kenaikan pH relatif cepat. urip.info



6. Kurva titrasi basa lemah dengan asam kuat. urip.info
Basa lemah sebagai titrat (analit) biasa ditempatkan dalam labu Erlenmeyer dan asam kuat sebagai titran (titer) ditempatkan dalam buret. urip.info

Dimulai dari pH tinggi menuju pH rendah. Titik ekuivalen terjadi pada pH di bawah 7. urip.info

Ujung kurva awal relatif turun cepat (pH turun cepat) dengan hanya sedikit penambahan asam. Ujung akhir kurva melandai danrelatif datar. urip.info




7. Kurva titrasi asam lemah dengan basa lemah. urip.info
Asam lemah sebagai titrat (analit) biasa ditempatkan dalam labu Erlenmeyer dan basa lemah sebagai titran (titer) ditempatkan dalam buret. urip.info

Dimulai dari pH rendah menuju pH tinggi. Titik ekuivalen terjadi pada pH di sekitar 7, tergantung nilai Ka atau Kb. Bila Ka > Kb maka titik ekuivalen sedikit di bawah pH 7, dan bila Ka < Kb maka titik ekuivalen sedikit di atas pH 7. urip.info

Ujung kurva awal naik relatif cepat walau tidak secepat pada penambahan basa kuat, kemudian melandai. Ujung akhir kurva terjadi sedikit kenaikan pH relatif cepat. urip.info



8. Kurva titrasi basa lemah dengan asam lemah. urip.info
Basa lemah sebagai titrat (analit) biasa ditempatkan dalam labu Erlenmeyer dan asam lemah sebagai titran (titer) ditempatkan dalam buret. urip.info

Dimulai dari pH tinggi menuju pH rendah. Titik ekuivalen terjadi pada pH di sekitar 7, tergantung nilai Ka atau Kb. Bila Ka > Kb maka titik ekuivalen sedikit di bawah pH 7, dan bila Ka < Kb maka titik ekuivalen sedikit di atas pH 7. urip.info

Ujung kurva awal turun relatif cepat walau tidak secepat pada penambahan basa kuat, kemudian melandai. Ujung akhir kurva terjadi sedikit penurunan pH relatif cepat. urip.info

urip.info
CMIIW
Urip Rukim
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2019 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info