Simulator Perubahan Warna Larutan Indikator Asam-Basa

Kamis, 24 April 2025

Larutan indikator pH adalah senyawa kimia yang digunakan untuk menentukan sifat asam atau basa suatu larutan berdasarkan perubahan warna yang terjadi pada rentang pH tertentu.

Indikator ini sangat penting dalam berbagai aplikasi kimia, terutama dalam titrasi asam-basa. Indikator membantu memperkirakan titik ekuivalen atau titik akhir titrasi.

Setiap indikator memiliki rentang pH spesifik di mana perubahan warna terjadi, yang biasanya berhubungan dengan nilai pKin (konstanta disosiasi indikator). Rentang ini umumnya berada di sekitar pKin ± 1, meskipun bisa bervariasi tergantung pada jenis indikator.

Dalam titrasi asam-basa, pemilihan indikator didasarkan pada pH larutan pada titik ekuivalen, sehingga indikator yang dipilih harus memiliki rentang perubahan warna yang sesuai dengan pH tersebut. Misalnya, dalam titrasi asam kuat dengan basa kuat, pH pada titik ekuivalen biasanya sekitar 7, sehingga indikator seperti bromotimol biru (rentang pH 6,0–7,6) sering digunakan.

Diagram interaktif ini memvisualisasikan perubahan warna berbagai indikator pH dan membantu memilih indikator yang tepat untuk titrasi berdasarkan nilai pH larutan.

DIAGRAM WARNA INDIKATOR pH
Dirancang oleh urip.info

pH = 7,0
Indikator ideal (sesuai titik ekuivalen) untuk pH 7,0: Bromotimol Biru

Catatan: Dari larutan indikator ideal yang tersorot secara praktik biasa dipilih indikator yang sedikit di atasnya dengan pertimbangan kemudahan pengamatan perubahan warna indikator, menyesuaikan dengan jenis titrasi apakah lonjakan perubahan pH cukup drastis atau tidak.
Bagikan di

1 komentar:

 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info