TL;DR (Prinsip Dasar): Perhitungan pH larutan penyangga setelah penambahan asam atau basa bervalensi dua pada dasarnya tidak berbeda dengan penambahan asam atau basa monovalen. Yang membedakan hanyalah jumlah ion H⁺ atau OH⁻ yang dilepaskan: setiap 1 mol asam bervalensi dua (misal H2SO4) memberikan 2 mol H⁺, dan setiap 1 mol basa bervalensi dua (misal Ba(OH)2) memberikan 2 mol OH⁻.
Tampilkan postingan dengan label pH Larutan Penyangga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pH Larutan Penyangga. Tampilkan semua postingan
Pembahasan Soal Komponen Larutan Penyangga (Bufer) dan pH Campuran Larutan Penyangga
Senin, 07 Desember 2020
Berikut ini beberapa soal dan pembahasan tentang komponen larutan penyangga serta perhitungan pH campuran larutan penyangga sejenis yang berbeda konsentrasi komponennya.
Soal Perhitungan Massa NaOH untuk Membuat Larutan Bufer/Penyangga dengan pH Tertentu
Kamis, 01 Desember 2016
Soal:
Berapa gram NaOH (massa molar 40 g/mol) harus ditambahkan ke dalam 100 mL H3PO4 0,1 M untuk membuat larutan bufer (penyangga) dengan pH 7,3?
H3PO4 , pKa1 = 2,12; pKa2 = 7,21; pKa3 = 12,32.
Penyelesaian:
Larutan penyangga (bufer) fosfat dengan pH yang diharapkan adalah 7,3. pH bufer ini biasanya tidak jauh dari nilai pKa. pKa yang paling dekat dengan yang diharapkan adalah pKa2 dari H3PO4 yaitu 7,21. Ini berarti bahwa dalam larutan bufer tersebut akan terdiri dari NaH2PO4 dan Na2HPO4.
Berapa gram NaOH (massa molar 40 g/mol) harus ditambahkan ke dalam 100 mL H3PO4 0,1 M untuk membuat larutan bufer (penyangga) dengan pH 7,3?
H3PO4 , pKa1 = 2,12; pKa2 = 7,21; pKa3 = 12,32.
Penyelesaian:
Larutan penyangga (bufer) fosfat dengan pH yang diharapkan adalah 7,3. pH bufer ini biasanya tidak jauh dari nilai pKa. pKa yang paling dekat dengan yang diharapkan adalah pKa2 dari H3PO4 yaitu 7,21. Ini berarti bahwa dalam larutan bufer tersebut akan terdiri dari NaH2PO4 dan Na2HPO4.
Langganan:
Postingan (Atom)
