Tata Nama Keton

Jumat, 23 Januari 2026

Keton adalah senyawa organik yang mengandung gugus fungsi karbonil (C=O) yang terikat pada dua gugus alkil atau aril. Gugus karbonil pada keton berada di tengah rantai karbon, berbeda dengan aldehida yang berada di ujung rantai.

Dalam tulisan ini dibahas penamaan monoketon, diketona, dan poliketon menurut aturan IUPAC, contoh senyawa real, dan sifatnya.

Struktur umum: R1−CO−R2
R 1 C R 2 O

Keterangan: R1 dan R2 dapat berupa gugus alkil (alkana kehilangan 1 H) atau aril (benzena kehilangan 1 H) yang sama atau berbeda.

Aturan Penamaan IUPAC untuk Monoketon

Langkah-langkah penamaan:

  1. Pilih rantai karbon terpanjang yang mengandung gugus karbonil.
  2. Nomori rantai sehingga atom karbon gugus karbonil mendapat nomor serendah mungkin.
  3. Nama induk alkana diubah akhiran "-a" menjadi "-on".
  4. Letakkan nomor posisi gugus karbonil sebelum nama induk (kecuali untuk propanon dan butanon yang tidak memerlukan angka karena posisinya pasti).
  5. Jika ada cabang atau substituen, beri nama dan nomor posisinya.

Contoh 1: Keton Sederhana

CH3−CO−CH2−CH3

Nama IUPAC: Butanon atau lengkapnya 2-butanon atau butan-2-on (nama trivial: metil etil keton/MEK)

Rantai utama: 4 atom C (butana) → butanon

O butan-2-on 2-butanon butanon H 3 C C C H 2 CH 3 O

Contoh 2: Keton dengan Cabang

CH3−CH(CH3)−CH2−CO−CH3

Nama IUPAC: 4-Metil-2-pentanon

Rantai utama: 5 atom C (pentana) → pentanon, gugus karbonil di C2, gugus metil di C4

O 4-metilpentan-2-on 4-metil-2-pentanon C H 2 C CH 3 O CH H 3 C CH 3 1 4 3 2 5 1 4 3 2 5

Penamaan Molekul dengan Lebih dari Satu Gugus Keton (Poliketon)

Ketika suatu senyawa mengandung dua atau lebih gugus keton, penamaannya menggunakan akhiran:

  • -dion untuk dua gugus keton
  • -trion untuk tiga gugus keton
  • -tetraon untuk empat gugus keton, dan seterusnya

Aturan khusus untuk poliketon:

  1. Rantai utama harus mencakup SEMUA gugus karbonil.
  2. Penomoran dimulai dari ujung yang memberikan nomor terendah untuk gugus karbonil.
  3. Sebutkan semua posisi gugus karbonil sebelum nama induk.
  4. Jika keton bukan gugus utama (ada gugus fungsi dengan prioritas lebih tinggi), gunakan awalan "okso-".

Prioritas gugus fungsi:

Prioritas Gugus Fungsi Nama awalan
Nama akhiran
1 –COOH
asam karbosilat
karboksi–
–asam karboksilat
2 –SO3H
asam sulfonat
sulfo–
–asam sulfonat
3 –COOR
ester
alkoksikarbonil–
–oat
4 –C(X)O
halida asam
halokarbonil–
–oil halida
5 –CO(N[H,R]2)
amida
aminokarbonil–
–amida
6 –CN
nitril
siano–
–nitril
7 –CHO
aldehid
formil–
–al
8 –COR
keton
okso–
–on
9 –OH
alkohol
hidroksi–
–ol
10 –SH
tiol
merkapto–
–tiol
11 –NH2
amina
amino–
–amina
12 –R, –X, –Ph
alkil, halo, fenil
lihat keterangan
-
13 –OR
eter
alkoksi–
-
14 –NO2
nitro
nitro–
-

Contoh Diketona (Dua Gugus Keton)

Contoh 1: 2,4-Pentanadion

CH3−CO−CH2−CO−CH3

Nama IUPAC: 2,4-Pentanadion

Nama umum: Asetilaseton

Penjelasan: Rantai utama 5 atom C (pentana), gugus karbonil di C2 dan C4 → 2,4-pentanadion

O pentana-2,4-dion 2,4-pentanadion C H 2 C CH 3 O C H 3 C O O 1 4 3 2 5 1 4 3 2 5

Contoh 2: 2,5-Heksanadion

CH3−CO−CH2−CH2−CO−CH3

Nama IUPAC: 2,5-Heksanadion

Nama umum: Diaseton alkohol (saat tereduksi)

Rantai utama: 6 atom C (heksana), gugus karbonil di C2 dan C5

O heksana-2,5-dion 2,5-heksanadion C H 2 C CH 3 O H 2 C C 1 4 3 2 5 1 4 3 2 5 O H 3 C O 6 6

Contoh 3: 1,2-Benzenadion

C6H4O2 (orto-benzokuinon)

Nama IUPAC: sikloheksa-3,5-diena-1,2-dion

Nama umum: orto-benzokuinon

Ini adalah diketona aromatik dengan dua gugus karbonil bersebelahan pada cincin 6C dan 2 ikatan rangkap.

1 4 3 2 5 6 O O sikloheksa-3,5-diena-1,2-dion 1,2-benzokuinon orto-benzokuinon o-benzokuinon

Contoh Triketona dan Senyawa dengan Gugus Fungsi Campuran

Contoh 1: 2,4,6-Heptanatrión (Triketona)

CH3−CO−CH2−CO−CH2−CO−CH3

Nama IUPAC: 2,4,6-Heptanatrión

Rantai utama: 7 atom C (heptana), gugus karbonil di C2, C4, dan C6

1 4 3 2 5 6 O O O 7 heptana-2,4,6-trion 2,4,6-heptanatrion

Contoh 2: Asam 3-Oksobutanoat (Keton dengan Asam Karboksilat)

HOOC−CH2−CO−CH3

Nama IUPAC: Asam 3-oksobutanoat

Nama umum: Asam asetoasetat

Penjelasan: Gugus asam karboksilat memiliki prioritas lebih tinggi daripada keton, sehingga menjadi gugus utama (asam butanoat) dan keton disebut sebagai "okso-" di posisi 3.

1 4 3 2 H 3 C C H 2 C C OH O O asam 3-oksobutanoat asam asetoasetat

Senyawa Keton Real dan Sifatnya

Berikut beberapa senyawa keton penting dalam kehidupan sehari-hari dan industri:

Aseton (Propanon)

CH3−CO−CH3
1 3 2 H 3 C C CH 3 O O propan-2-on 2-propanon aseton
  • Rumus molekul: C3H6O
  • Penampilan: Cairan tidak berwarna, mudah menguap
  • Aroma: Khas, manis, seperti buah
  • Titik didih: 56°C
  • Kegunaan: Pelarut universal, penghapus cat kuku, prekursor industri

2,4-Pentanadion (Asetilaseton)

CH3−CO−CH2−CO−CH3
O pentana-2,4-dion 2,4-pentanadion C H 2 C CH 3 O C H 3 C O O 1 4 3 2 5 1 4 3 2 5
  • Rumus molekul: C5H8O2
  • Penampilan: Cairan tidak berwarna atau kuning pucat
  • Titik didih: 140°C
  • Sifat unik: Dapat berperilaku sebagai asam lemah (pKa ≈ 9) karena bentuk enolnya stabil
  • Kegunaan: Ligan dalam kimia koordinasi, prekursor senyawa organologam

Muscone (3-Metilsiklopentadekanon)

C16H30O (senyawa makrosiklik)
1 4 3 2 O ( R )-3-metilsiklopentadekan-1-on muskon 11 10 9 12 13 8 7 14 5 6 15
  • Jenis: Keton makrosiklik
  • Sumber alami: Kelenjar rusa kesturi
  • Sifat: Minyak kental, aroma kesturi yang kuat
  • Kegunaan: Bahan dasar parfum mahal, fiksatif aroma
  • Catatan: Contoh keton siklik kompleks dengan nama trivial

Tabel Ringkasan Tata Nama Keton

Jumlah Gugus Keton Akhiran Nama Contoh Struktur Nama IUPAC Nama Trivial (jika ada)
1 (Monoketon) -on CH3CH2COCH3 2-Butanon Metil etil keton (MEK)
2 (Diketona) -dion CH3COCH2COCH3 2,4-Pentanadion Asetilaseton
2 (Diketona aromatik) -dion C6H4O2 (orto) 1,2-Benzenadion ortho-Benzoquinone
3 (Triketona) -trion CH3COCH2COCH2COCH3 2,4,6-Heptanatrión -
Keton + Asam Karboksilat Asam ...-okso... HOOCCH2COCH3 Asam 3-oksobutanoat Asam asetoasetat

Catatan Penting:

  1. Untuk senyawa siklik, awali nama dengan "siklo-" jika gugus karbonil merupakan bagian dari cincin.
  2. Beberapa diketona memiliki bentuk enol yang stabil karena konjugasi dan ikatan hidrogen intramolekul, seperti asetilaseton.
  3. Pada penamaan sistematik, posisi gugus karbonil harus selalu dinyatakan kecuali untuk propanon (aseton) yang hanya memiliki satu kemungkinan posisi.
  4. Untuk senyawa dengan gugus fungsi campuran, selalu periksa prioritas gugus fungsi IUPAC.
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2025 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info