Massa Atom Relatif (Ar) adalah perbandingan massa rata-rata satu atom suatu unsur terhadap 1/12 massa satu atom isotop C-12. Ar tidak memiliki satuan karena merupakan besaran relatif.
Rumus menghitung Ar dari data isotop:
Massa Molekul Relatif (Mr) adalah jumlah total Ar dari semua atom penyusun suatu senyawa. Mr juga tidak memiliki satuan.
Rumus menghitung Mr:
Penting: Massa molar (mM) memiliki satuan g/mol dan nilainya sama dengan Ar (untuk unsur) atau Mr (untuk senyawa). Hubungan antara jumlah zat (n), massa (m), dan massa molar (mM) adalah:
dengan n dalam mol, m dalam gram, dan mM dalam g/mol.
Berikut adalah 7 pola soal perhitungan Ar dan Mr yang sering muncul dalam pembelajaran kimia SMA beserta contoh dan pembahasannya.
Pola Soal Perhitungan Ar dan Mr
1 Pola 1: Soal Langsung dari Data Isotop
Menghitung Ar unsur langsung dari data massa dan persentase isotop-isotopnya.
Unsur magnesium di alam terdiri dari tiga isotop dengan data berikut:
- Mg-24: kelimpahan 78,99%, massa = 23,985 sma
- Mg-25: kelimpahan 10,00%, massa = 24,986 sma
- Mg-26: kelimpahan 11,01%, massa = 25,983 sma
Hitunglah massa atom relatif (Ar) magnesium!
Pembahasan
Ar dihitung sebagai rata-rata tertimbang dari massa isotop-isotopnya:
Jadi, Ar magnesium adalah 24,30.
Unsur boron terdiri dari dua isotop yaitu 10B dan 11B. Jika massa atom 10B = 10,0129 sma dan 11B = 11,0093 sma, serta kelimpahan 10B = 19,78%, hitunglah Ar boron!
Pembahasan
Pertama, cari kelimpahan 11B = 100% - 19,78% = 80,22%
Jadi, Ar boron adalah 10,81.
Unsur neon terdiri dari tiga isotop dengan data:
| Isotop | Massa (sma) | Kelimpahan (%) |
|---|---|---|
| 20Ne | 19,9924 | 90,48 |
| 21Ne | 20,9938 | 0,27 |
| 22Ne | 21,9914 | 9,25 |
Hitunglah Ar neon!
Pembahasan
Jadi, Ar neon adalah 20,18.
2 Pola 2: Mencari Kelimpahan atau Massa Salah Satu Isotop
Diketahui Ar rata-rata unsur, dicari kelimpahan atau massa salah satu isotopnya.
Klorin di alam terdiri dari dua isotop yaitu 35Cl dan 37Cl. Jika Ar Cl = 35,5 dan massa isotop 35Cl = 35 sma, 37Cl = 37 sma, tentukan persentase kelimpahan masing-masing isotop!
Pembahasan
Misal: % 35Cl = x%, maka % 37Cl = (100-x)%
Jadi, % 35Cl = 75% dan % 37Cl = 25%.
Unsur tembaga (Cu) memiliki Ar = 63,5. Diketahui kelimpahan Cu-63 = 69% dan massa Cu-63 = 63 sma. Tentukan massa isotop Cu-65!
Pembahasan
Kelimpahan Cu-65 = 100% - 69% = 31%
Jadi, massa isotop Cu-65 adalah 64,61 sma.
Unsur galium terdiri dari dua isotop, Ga-69 dan Ga-71. Jika Ar Ga = 69,8 dan massa Ga-69 = 68,9257 sma, Ga-71 = 70,9249 sma, tentukan persentase Ga-69!
Pembahasan
Misal: % Ga-69 = x%, maka % Ga-71 = (100-x)%
Jadi, persentase Ga-69 adalah 56,26%.
3 Pola 3: Soal Gabungan Ar dengan Konsep Lain
Data isotop diberikan dalam bentuk jumlah atom, atau dikaitkan dengan bilangan Avogadro dan massa sampel.
Dalam suatu sampel seng terdapat 150 atom Zn-64, 50 atom Zn-66, dan 50 atom Zn-68. Jika massa isotop Zn-64 = 63,929 sma, Zn-66 = 65,926 sma, dan Zn-68 = 67,925 sma, hitunglah Ar seng dari sampel ini!
Pembahasan
Total atom = 150 + 50 + 50 = 250 atom
Persentase masing-masing isotop:
- % Zn-64 = (150/250) × 100% = 60%
- % Zn-66 = (50/250) × 100% = 20%
- % Zn-68 = (50/250) × 100% = 20%
Jadi, Ar seng adalah 65,13.
Suatu sampel litium mengandung 1,2 × 1023 atom Li-6 dan 1,08 × 1024 atom Li-7. Jika massa Li-6 = 6,015 sma dan Li-7 = 7,016 sma, hitung Ar litium! (Gunakan bilangan Avogadro = 6,02 × 1023)
Pembahasan
Total atom = 1,2 × 1023 + 1,08 × 1024 = 1,2 × 1023 + 10,8 × 1023 = 12,0 × 1023 atom
Persentase masing-masing isotop:
- % Li-6 = (1,2 × 1023 / 12,0 × 1023) × 100% = 10%
- % Li-7 = (10,8 × 1023 / 12,0 × 1023) × 100% = 90%
Jadi, Ar litium adalah 6,92.
Suatu sampel unsur X sebanyak 2,16 gram mengandung 1,8 × 1022 atom. Jika sampel tersebut terdiri dari campuran isotop X-10 dan X-11 dengan perbandingan jumlah atom 3:2, hitunglah Ar unsur X!
Pembahasan
Perbandingan jumlah atom X-10 : X-11 = 3 : 2
Persentase masing-masing:
- % X-10 = 3/5 × 100% = 60%
- % X-11 = 2/5 × 100% = 40%
Ar adalah rata-rata tertimbang, tetapi kita perlu tahu massa isotopnya. Soal tidak memberikan massa isotop, jadi kita hitung Ar langsung dari data yang ada:
$n_{\text{atom}} = \dfrac{\text{jumlah atom}}{N_A} = \dfrac{1,8 \times 10^{22}}{6,02 \times 10^{23}} = 0,0299~mol$
$mM = \dfrac{m}{n} = \dfrac{2,16~g}{0,0299~mol} = 72,24~g/mol$
Karena mM = Ar (dalam g/mol), maka Ar X = 72,24
Namun ini tidak mungkin untuk isotop X-10 dan X-11. Kemungkinan soal dimaksudkan untuk menghitung Ar dari data massa sampel. Mari kita hitung dengan asumsi massa isotop seperti biasa:
Catatan: Soal ini memiliki kejanggalan karena data massa sampel tidak digunakan. Kemungkinan soal asli memberikan data massa isotop atau dimaksudkan untuk menghitung Ar dari data persentase saja.
4 Pola 4: Soal Langsung Hitung Mr
Menghitung Mr senyawa dari rumus kimianya, termasuk senyawa dengan tanda kurung.
Hitunglah Mr dari senyawa H2SO4! (Ar H = 1, S = 32, O = 16)
Pembahasan
Jadi, Mr H2SO4 adalah 98.
Hitunglah Mr dari senyawa Al2(SO4)3! (Ar Al = 27, S = 32, O = 16)
Pembahasan
Perhatikan tanda kurung: (SO4)3 artinya ada 3 grup SO4, masing-masing mengandung 1 atom S dan 4 atom O.
Jadi, Mr Al2(SO4)3 adalah 342.
Hitunglah Mr dari senyawa Ca(NO3)2·4H2O! (Ar Ca = 40, N = 14, O = 16, H = 1)
Pembahasan
Ca(NO3)2·4H2O adalah senyawa hidrat (mengikat air).
Jadi, Mr Ca(NO3)2·4H2O adalah 236.
5 Pola 5: Soal Mr dengan Hidrat
Menghitung Mr senyawa hidrat (mengikat air kristal).
Hitunglah Mr dari senyawa CuSO4·5H2O! (Ar Cu = 63,5, S = 32, O = 16, H = 1)
Pembahasan
Jadi, Mr CuSO4·5H2O adalah 249,5.
Hitunglah Mr dari senyawa Na2CO3·10H2O! (Ar Na = 23, C = 12, O = 16, H = 1)
Pembahasan
Jadi, Mr Na2CO3·10H2O adalah 286.
Hitunglah Mr dari senyawa MgSO4·7H2O! (Ar Mg = 24, S = 32, O = 16, H = 1)
Pembahasan
Jadi, Mr MgSO4·7H2O adalah 246.
6 Pola 6: Soal Mr dalam Penentuan Rumus Molekul
Menggunakan Mr untuk menentukan rumus molekul dari rumus empiris.
Suatu senyawa hidrokarbon memiliki rumus empiris CH2 dan Mr = 70. Tentukan rumus molekulnya! (Ar C = 12, H = 1)
Pembahasan
Jadi, rumus molekul senyawa tersebut adalah C5H10.
Suatu senyawa memiliki rumus empiris CH2O dan Mr = 180. Tentukan rumus molekulnya! (Ar C = 12, H = 1, O = 16)
Pembahasan
Jadi, rumus molekul senyawa tersebut adalah C6H12O6 (glukosa).
Suatu oksida nitrogen mengandung 30,43% nitrogen dan 69,57% oksigen. Jika Mr senyawa tersebut = 92, tentukan rumus molekulnya! (Ar N = 14, O = 16)
Pembahasan
Langkah 1: Tentukan rumus empiris
Misal massa senyawa = 100 g, maka:
- Massa N = 30,43 g → $n_N = \dfrac{m_N}{mM_N} = \dfrac{30,43~g}{14~g/mol} = 2,174~mol$
- Massa O = 69,57 g → $n_O = \dfrac{m_O}{mM_O} = \dfrac{69,57~g}{16~g/mol} = 4,348~mol$
Perbandingan mol N : O = 2,174 : 4,348 = 1 : 2
Rumus empiris = NO2
Langkah 2: Tentukan rumus molekul
Jadi, rumus molekul senyawa tersebut adalah N2O4.
7 Pola 7: Soal Aplikasi Mr untuk Hitungan Kimia
Menggunakan Mr dalam perhitungan stoikiometri, kadar unsur, dan perhitungan kimia lainnya.
Hitunglah persen massa nitrogen dalam urea, CO(NH2)2! (Ar C = 12, O = 16, N = 14, H = 1)
Pembahasan
Langkah 1: Hitung Mr urea
Langkah 2: Hitung % nitrogen
Jadi, persen massa nitrogen dalam urea adalah 46,67%.
Berapa gram NaOH (Mr = 40) yang diperlukan untuk membuat 500 mL larutan NaOH 0,1 M?
Pembahasan
\([\text{NaOH}] = \dfrac{n_{\text{NaOH}}}{V}\)
\(n_{\text{NaOH}} = [\text{NaOH}] \times V = 0,1~mol/L \times 0,5~L = 0,05~mol\)
\(m_{\text{NaOH}} = n_{\text{NaOH}} \times mM_{\text{NaOH}} = 0,05~mol \times 40~g/mol = 2~g\)
Jadi, diperlukan 2 gram NaOH.
Sebanyak 10 gram kalsium karbonat (CaCO3, Mr = 100) dilarutkan dalam asam klorida menurut reaksi:
CaCO3 + 2HCl → CaCl2 + H2O + CO2
Hitung volume gas CO2 (Mr = 44) yang dihasilkan pada keadaan standar (STP)!
Pembahasan
Langkah 1: Hitung mol CaCO3
Langkah 2: Dari persamaan reaksi, perbandingan koefisien CaCO3 : CO2 = 1 : 1
Jadi, mol CO2 yang dihasilkan = 0,1 mol
Langkah 3: Hitung volume CO2 pada STP (22,4 L/mol)
Jadi, volume gas CO2 yang dihasilkan adalah 2,24 liter.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar