Perhitungan Kc Kesetimbangan Heterogen Gas-Larutan

Rabu, 28 Januari 2026

Memahami kesetimbangan antara fase gas dan larutan memerlukan ketelitian ekstra, terutama saat menentukan volume mana yang harus digunakan. Contoh soal di bawah ini akan menunjukkan cara menangani perbedaan volume antara ruang kosong dan volume cairan, serta bagaimana mengubah data tekanan menjadi konsentrasi molar agar dapat dimasukkan ke dalam rumus $K_c$ secara tepat.

Aturan Utama: Zat berfase (l) dan (s) tidak dimasukkan ke dalam rumus. Jika diketahui tekanan gas X sebesar P, ubah ke molaritas gas X menggunakan: $[X] = \dfrac{P}{RT}$.

Contoh 1: Reaksi NO2 dengan Tekanan Gas

Reaksi: NO2(g) + H2O(l) ⇌ HNO3(aq) + HNO2(aq)

Pada suhu 300 K, tekanan parsial NO2 adalah 1,23 atm. Konsentrasi HNO3 = 0,1 M dan HNO2 = 0,1 M. (R = 0,082 L.atm/(mol.K))

Penyelesaian:

$$ \begin{aligned} [\text{NO}_2] &= \frac{P}{R \times T} \\[1em] &= \frac{1,23~atm}{0,082~L.atm/(mol.K) \times 300~K} \\[1em] &= \frac{1,23}{24,6}~mol/L\\[1em] &= 0,05\text{ M} \\ \\ K_c &= \frac{[\text{HNO}_3][\text{HNO}_2]}{[\text{NO}_2]^2} \\[1em] &= \frac{0,1 \times 0,1}{(0,05)^2} \\[1em] &= \frac{0,01}{0,0025}\\[1em] & = 4 \end{aligned} $$

Contoh 2: Analisis Volume Larutan dan Gas Terpisah

Penting: Konsentrasi gas dihitung berdasarkan volume ruang kosong (wadah dikurangi cairan), sedangkan konsentrasi zat akuatik dihitung berdasarkan volume cairan itu sendiri.

Reaksi: NO2(g) + H2O(l) ⇌ HNO3(aq) + HNO2(aq)

Diketahui sebuah wadah tertutup bervolume 10 Liter berisi 2 Liter air. Pada kesetimbangan terdapat 0,8 mol NO2, 0,4 mol HNO3, dan 0,4 mol HNO2.

Penyelesaian:

$$ \begin{aligned} V_{\text{larutan}} &= 2 \text{ L} \\[1em] V_{\text{gas}} &= 10~L - 2~L = 8 \text{ L} \\[1em] [\text{HNO}_3] &= \frac{0,4~mol}{2~L} = 0,2 \text{ M} \\[1em] [\text{HNO}_2] &= \frac{0,4~mol}{2~L} = 0,2 \text{ M} \\[1em] [\text{NO}_2] &= \frac{0,8~mol}{8~L} = 0,1 \text{ M} \\ \\ K_c &= \frac{[\text{HNO}_3][\text{HNO}_2]}{[\text{NO}_2]^2} \\[1em] &= \frac{0,2 \times 0,2}{(0,1)^2} \\[1em] &= \frac{0,04}{0,01} \\[1em] &= 4 \end{aligned} $$

Contoh 3: Pelarutan Gas Amonia (NH3)

Reaksi: NH3(g) + H2O(l) ⇌ NH4+(aq) + OH(aq)

Dalam wadah 5 L yang berisi 1 L air, terdapat 0,1 mol gas NH3 di ruang kosong dan konsentrasi ion masing-masing adalah 0,02 M.

Penyelesaian:

$$ \begin{aligned} V_{\text{gas}} &= 5\text{ L (total)} - 1\text{ L (air)} = 4\text{ L} \\[1em] [NH_3] &= \frac{0,1\text{ mol}}{4\text{ L}} = 0,025\text{ M} \\ \\ K_c &= \frac{[NH_4^+][OH^-]}{[NH_3]} \\[1em] &= \frac{0,02 \times 0,02}{0,025} \\[1em] &= \frac{0,0004}{0,025} \\[1em] &= 0,016 \end{aligned} $$

Contoh 4: Reaksi Gas Klorin dengan Air

Reaksi: Cl2(g) + H2O(l) ⇌ HClO(aq) + H+(aq) + Cl(aq)

Jika pada suhu tertentu $K_c = 0,027$ dan konsentrasi [HClO] = [H+] = [Cl] = 0,03 M. Berapa molaritas Cl2 yang harus ada di fase gas?

Penyelesaian:

$$ \begin{aligned} K_c &= \frac{[HClO][H^+][Cl^-]}{[Cl_2]} \\[1em] 0,027 &= \frac{0,03 \times 0,03 \times 0,03}{[Cl_2]} \\[1em] &= \frac{0,000027}{[Cl_2]} \\[1em] [Cl_2] &= \frac{0,000027}{0,027} \\[1em] &= 0,001~M \end{aligned} $$

Contoh 5: Pelarutan Kapur oleh Air Berkarbonasi

Reaksi: CO2(g) + H2O(l) + CaCO3(s) ⇌ Ca2+(aq) + 2HCO3(aq)

Pada kesetimbangan: $P_{CO_2} = 2,46\text{ atm}$ (T = 300 K), [Ca2+] = 0,05 M, [HCO3] = 0,1 M.

Penyelesaian:

$$ \begin{aligned} [\text{CO}_2] &= \frac{P}{R \times T} \\[1em] [CO_2] &= \frac{2,46~atm}{0,082~L.atm/(mol.K) \times 300~K}\\[1em]& = 0,1~M \\ \\\\ K_c &= \frac{[Ca^{2+}][HCO_3^-]^2}{[CO_2]} \\[1em] &= \frac{0,05 \times (0,1)^2}{0,1} \\[1em] &= \frac{0,05 \times 0,01}{0,1} \\[1em] &= \frac{0,0005}{0,1}\\[1em] &= 0,005 \end{aligned} $$

Tips Tambahan: Selalu perhatikan satuan R saat menggunakan tekanan. Jika tekanan dalam kPa, gunakan R = 8,314 L.kPa/(mol.K). Jika dalam atm, gunakan R = 0,082 L.atm/(mol.K).
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info