Interaksi 90° dalam Geometri Molekul 5 Domain

Jumat, 28 Mei 2021 edit

Mengapa dua (pasangan elektron bebas) PEB dalam ClF3 menempati dua dari tiga posisi ekuator, tidak di posisi aksial untuk geometri molekul bipiramida segitiga, padahal bila PEB menempati posisi aksial ia akan berada pada jarak yang saling berjauhan dan meminimalkan tolakan PEB-PEB? Bagaimana pula penjelasan untuk kombinasi bentuk molekul 3 PEB dengan 2 PEI serta 1 PEB dengan 4 PEI?

Jawaban:
Benar bahwa dua PEB memang akan berada di posisi terjauh satu sama lain jika keduanya berada pada posisi aksial. Namun juga perlu mempertimbangkan interaksi PEB dengan PEI di sekitar atom pusat. Jika PEB di posisi aksial, atas dan bawah, masing-masing memiliki 3 interaksi 90° dengan PEI yang menempati ekuator, total menjadi 2 × 3 interaksi dengan PEI. 

Dengan PEB di ekuator, masing-masing hanya memiliki 2 interaksi 90°, total menjadi 2 × 2 interaksi dengan PEI. Dengan berkurangnya jumlah interaksi 90° maka PEB lebih menyukai posisi ekuator walaupun terdapat lebih banyak tolakan PEB di ekuator. Tolakan PEB-PEB umumnya merupakan tipe terkuat, tetapi tolakan dari PEB 90° lebih besar daripada tolakan dari PEB 120°.


Visual 3D dari kemungkinan 5 domain untuk penempatan 3 PEI dan 2 PEB.

a
0 interaksi 90° PEB-PEB
6 interaksi 90° PEB-PEI
0 interaksi 90° PEI-PEI
b
1 interaksi 90° PEB-PEB
2 interaksi 90° PEB-PEI
2 interaksi 90° PEI-PEI
c
0 interaksi 90° PEB-PEB
4 interaksi 90° PEB-PEI
2 interaksi 90° PEI-PEI

Perbandingan bentuk a, bentuk b, dan bentuk c:
Bentuk a yang memiliki energi lebih kecil dari bentuk b, namun lebih besar dari bentuk c, karena bentuk a mempunyai interaksi 90° PEB-PEI lebih banyak dibanding bentuk c yang hanya mempunyai interaksi 90° PEB-PEI lebih sedikit.
Bentuk b yang memiliki energi paling tinggi (paling tidak stabil) karena terdapat 1 interaksi 90° PEB-PEB ini paling tidak disukai.
Bentuk c (bentuk T) yang memiliki energi paling rendah (paling stabil) dan mendekati bentuk real hasil penelitian dan komputasi.


Visual 3D dari kemungkinan 5 domain untuk penempatan 2 PEI dan 3 PEB.

d
2 interaksi 90° PEB-PEB
4 interaksi 90° PEB-PEI
0 interaksi 90° PEI-PEI
e
2 interaksi 90° PEB-PEB
3 interaksi 90° PEB-PEI
1 interaksi 90° PEI-PEI
f
0 interaksi 90° PEB-PEB
6 interaksi 90° PEB-PEI
0 interaksi 90° PEI-PEI

Perbandingan bentuk d, bentuk e, dan bentuk f:
Bentuk f  (bentul linier) yang memiliki energi paling rendah (paling stabil) karena tidak ada interaksi 90° PEB-PEB dan mendekati bentuk real hasil penelitian dan komputasi. Sementara itu bentuk d dan bentuk e masing-masing terdapat interaksi 90° PEB-PEB.


Visual 3D dari kemungkinan 5 domain untuk penempatan 4 PEI dan 1 PEB.

g
0 interaksi 90° PEB-PEB
3 interaksi 90° PEB-PEI
3 interaksi 90° PEI-PEI
h
0 interaksi 90° PEB-PEB
2 interaksi 90° PEB-PEI
4 interaksi 90° PEI-PEI

Perbandingan bentuk g dan bentuk h:
Bentuk h (jungkat-jungkit) yang memiliki energi paling rendah (paling stabil) karena jumlah interaksi 90° PEB-PEI lebih sedikit dibanding bentuk g. Keadaan ini mendekati bentuk real hasil penelitian dan komputasi.
KSJSS.
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2021 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info