Pembahasan Soal Pilihan Ganda (11-20) OSP Kimia 2018

Minggu, 03 Februari 2019 edit

Berikut ini pembahasan soal pilihan ganda (PG) OSP Kimia 2018 ala urip.info. Bila ada pembahasan yang kurang tepat mohon dikoreksi dengan menyampaikannya pada kotak komentar dibagian bawah kiriman ini. Terima kasih banyak bila pembaca sudi mengoreksinya. Bila pembaca menggunakan gawei (smartphone) dalam mode potrait soal nampak terlalu kecil silakan ubah ke mode landscape.


Soal PG Nomor 11 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info

Pembahasan Soal PG Nomor 11 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info
Dalam sistem kesetimbangan berlaku:
(i) tekanan diturunkan pada suhu tetap.
Jika tekanan diturunkan pada suhu tetap maka kesetimbangan akan bergeser ke arah jumlah zat (koefisien zat) terbesar.

Analisis:
Reaksi A, jumlah zat reaktan (2) = jumlah zat produk (2), tidak terjadi pergeseran
Reaksi B, jumlah zat reaktan (9) < jumlah zat produk (10), jumlah produk naik
Reaksi C, jumlah zat reaktan (4) > jumlah zat produk (2), jumlah produk turun
Reaksi D, jumlah zat reaktan (1) < jumlah zat produk (2), jumlah produk naik
Reaksi E, jumlah zat reaktan = jumlah zat produk, tidak terjadi pergeseran

(ii) suhu dinaikkan pada tekanan tetap
Jika suhu dinaikkan, kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi yang bersifat endoterm

Analisis:
Reaksi A ke kanan bersifat endoterm, jumlah produk naik
Reaksi B ke kanan bersifat eksoterm, jumlah produk turun
Reaksi C ke kanan bersifat eksoterm, jumlah produk turun
Reaksi D ke kanan bersifat endoterm, jumlah produk naik
Reaksi E ke kanan bersifat eksoterm, jumlah produk turun

Dari kedua perubahan, reaksi yang dapat mengalami kenaikan jumlah produk adalah reaksi D.
Jawaban yang tepat D.


Soal PG Nomor 12 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info

Pembahasan Soal PG Nomor 12 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info
CH3COOH(aq) ⇌ CH3COO(aq) + H+(aq) + kalor
Pada kurva/grafik tampak bahwa [H+] turun saat t1. Ini berarti reaksi bergeser ke kiri, ke arah reaktan.
Analisis:
  1. Penambahan HCl berarti menambah [H+] yang ada di sisi produk reaksi memang akan meningkatkan jumlah reaktan, tetapi [H+] ini secara keseluruhan bisa jadi tidak berkurang, karena [H+] yang bereaksi dengan asetat akibat penambahan [H+] dari HCl.
  2. Reaksi ini bersifat eksoterm, reaksi akan bergeser ke reaktan bila suhu dinaikkan dan [H+] akan naik, tidak malah turun.
  3. Penambahan NaCH3COO, berarti menambah CH3COO yang akan bereaksi dengan H+ sehingga [H+] berkurang.
  4. Penambahan CH3COOH akan mengakibatkan reaksi bergeser ke arah produk yang berarti akan menaikkan [H+]
  5. Volume wadah bertambah, maka reaksi akan ke arah produk yang memang memiliki jumlah zat (lihat koefisien total) yang lebih besar. [H+] juga akan naik.

Jawaban yang tepat C.


Soal PG Nomor 13 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info

Pembahasan Soal PG Nomor 13 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info
pH = 9 + log 3
→ pOH = 14–(9+log 3)
→ pOH = 14–9–log 3
→ pOH = 5–log 3
→[OH] = 3×10–5 M

Agar terbentuk larutan bufer maka jumlah basa lemah > jumlah asam kuat

$\mathsf{[OH^-]=K_b \times \dfrac{n_{basa~lemah}}{n_{asam~konjugat}}}$

$\mathsf{\Rightarrow 3\times10^{-5}=2\times10^{-5}\dfrac{n_{basa~lemah}}{n_{asam~konjugat}}}$

$\mathsf{\Rightarrow \dfrac{3\times10^{-5}}{2\times10^{-5}}=\dfrac{n_{basa~lemah}}{n_{asam~konjugat}}}$

$\mathsf{\Rightarrow \dfrac{3}{2}=\dfrac{n_{basa~lemah}}{n_{asam~konjugat}}}$


Reaksi NH3 + HCl NH4Cl
Awal (mol) 0,1×V1 0,1×V2 -
Bereaksi (mol) -0,1×V2 -0,1×V2 +0,1×V2
Akhir (mol) 0,1×V1 – 0,1×V2=
0,1(V1–V2)
- 0,1×V2

$\mathsf{\Rightarrow\dfrac{3}{2}=\dfrac{n_{basa~lemah}}{n_{asam~konjugat}}}$

$\mathsf{\Rightarrow\dfrac{3}{2}=\dfrac{0{,}1(V_1-V_2)}{ 0{,}1\times V_2}}$

$\mathsf{\Rightarrow\dfrac{3}{2}=\dfrac{(V_1-V_2)}{V_2}}$

$\mathsf{\Rightarrow 3V_2=2(V_1-V_2)}$
$\mathsf{\Rightarrow 3V_2=2V_1-2V_2}$
$\mathsf{\Rightarrow 3V_2+2V_2=2V_1}$
$\mathsf{\Rightarrow 5V_2=2V_1}$

$\mathsf{\Rightarrow \dfrac{5}{2}=\dfrac{V_1}{V_2}}$

$\mathsf{\Rightarrow \dfrac{V_1}{V_2}=\dfrac{5}{2}}$

$\mathsf{\Rightarrow \dfrac{volume~basa~lemah}{volume~asam~konjugat}=\dfrac{5}{2}}$

Jadi perbandingan volume basa lemah : volume asam konjugat = 5 : 2

Jawaban yang tepat D.


Soal PG Nomor 14 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info

Pembahasan Soal PG Nomor 14 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info
Titrasi asam lemah dengan basa kuat, pada titik ekuivalen akan terbentuk garam terhidrolisis.
Dari grafik tampak bahwa titik ekuivalen terjadi ketika pH = 9,5

pH = ½ (pKw + pKa + log [garam])
2 pH = pKw + pKa + log [garam]
2×9,5 = 14 + pKa + 0
19 = 14 + pKa
pKa = 19 – 14
pKa = 5
Perkiraan pKa yang paling mungkin dan mendekati adalah 4,5
Jawaban yang tepat B.


Soal PG Nomor 15 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info

Pembahasan Soal PG Nomor 15 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info
Berdasarkan persamaan reaksi setara diketahui hubungan sebagai berikut.
Jumlah NH4OH = 2 × jumlah H2SO4
50 mL × [NH4OH] = 2(25 mL × 0,2 M)
50 mL × [NH4OH] = 10 mmol
[NH4OH] = 10/50 M = 0,2 M
Jawaban yang tepat C.


Soal PG Nomor 16 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info

Pembahasan Soal PG Nomor 16 OSP Kimia 2018
Pada soal diketahui bahwa semua memiliki larutan sama dan bermuatan sama yaitu +1. Garam yang akan mengendap pertama kali adalah garam yang memiliki nilai Ksp yang paling kecil (2×10–13), dalam hal ini AuCl(s)
Jawaban yang tepat C.


Soal PG Nomor 17 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info

Pembahasan Soal PG Nomor 17 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info
Kb adalah ungkapan untuk tetapan kesetimbangan basa lemah.
Basa lemah bila direaksikan dalam air akan menghasilkan OH.
Reaksi:
F(aq) + H2O(l) ⇌ HF(aq) + OH(aq)
F berperan sebagai basa
Kb = [HF][OH]/[F]
Jawaban yang tepat C.


Soal PG Nomor 18 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info

Pembahasan Soal PG Nomor 18 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info
Reaksi yang terjadi:
Ag + Au+ → Ag+ + Au

Jumlah elektron (n) yang terlibat dalam reaksi masing-masing 1 elektron
E0sel = E0 reduksi – E0 oksidasi
E0sel = (1,68 – 0,7991) volt
E0sel = 0,8809 volt

Potensial sel (Esel)
Esel = E0sel – 0,0592/n × log [Ag+]/[Au+]
Esel = 0,8809 – 0,0592/1 × log 1/1
Esel = 0,8809 – 0,0592 × log 1
Esel = 0,8809 – 0,0592 × 0
Esel = 0,8809 volt

Jawaban yang tepat D.


Soal PG Nomor 19 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info

Pembahasan Soal PG Nomor 19 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info
Rasio molar adalah perbandingan jumlah mol tiap spesi(zat) yang terlibat dalam reaksi. Rasio molar dapat dilihat pada koefisien setiap zat dalam reaksi yang setara.

Air laut mengandung ion Na+, Cl dan H2O. Bila larutan tersebut dielektrolisis maka yang terjadi adalah:
2H2O(l) + 2e→ 2OH(aq) + H2(g)
2Cl(aq) → Cl2(g) + 2e
2H2O(l) + 2Cl(aq) → 2OH(aq) + H2(g) + Cl2(g)

Reaksi lengkapnya:
2H2O(l) + 2NaCl(aq) → 2NaOH(aq) + H2(g) + Cl2(g)
jadi rasio molar Cl2 : H2 : NaOH = 1 : 1 : 2

Jawaban yang tepat B.


Soal PG Nomor 20 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info

Pembahasan Soal PG Nomor 20 OSP Kimia 2018 urip.info     urip.info      urip.info
Agar reaksi dapat berlangsung maka Al harus mengalami oksidasi (Al(s) → Al3+ (aq) + 3e). Al melarut dan massanya berkurang.
urip.info     urip.info      urip.info
Zn harus mengalami reduksi (Zn2+(aq) + 2e→ Zn(s)). Zn massanya akan bertambah.

Oksidasi terjadi di anode, Al berperan sebagai anode. Reduksi terjadi di katoda, Zn berperan sebagai katoda.

Aliran elektron dari anode Al tempat elektron dilepaskan menuju katode Zn.

Karena Al3+ jumlahnya bertambah selama reaksi maka akan dinetralkan dengan ion nitrat yang mengalir melalui jembatan garam. Ion nitrat mengalir ke larutan Al(NO3)3.
Jawaban yang tepat C.

urip.info     urip.info      urip.info
Berikut ini tautan pembahasan nomor berikutnya.
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2019 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info