Soal tentang Persentase Rendemen pada Bahasan Kimia SMA
Senin, 29 Januari 2018
Bilangan Oksidasi S pada H2S2O3, H2SO5, H2S2O6, H2S2O8, H2S4O6
Selasa, 16 Januari 2018
Cara Transfer Data dari Xiaomi Redmi Note 4 ke Komputer (Laptop/Notebook)
Kamis, 04 Januari 2018
Menghapus Password Sheet Terproteksi tanpa Excel Password Remover
Sabtu, 23 Desember 2017
Banyak orang membuat file dengan format Microsoft Excel (selanjutnya disebut Excel) untuk kebutuhan tertentu dan membagikannya kepada yang membutuhkan. Dengan berbagai alasan setiap sheet itu diproteksi dengan menggunakan password tertentu sehingga bagian-bagian tertentu tidak dapat diubah atau diedit, atau rumus yang ada sengaja disembunyikan dan lain-lain.
Secara prinsip file tersebut tetap berfungsi sebagaimana file tersebut dibuat, siapapun bisa memberi input tertentu yang diijinkan pembuat, namun bagian penting tidak diijinkan untuk mengubahnya. Tidak sedikit pihak yang juga ingin tahu apa yang terjadi di belakang layar lembar kerja file Excel itu, namun ia tidak tahu apa password agar dapat mengeditnya.
Berikut ini tutorial membuang password lembar kerja Excel yang terproteksi itu tanpa menggunakan aplikasi Excel Password Remover. Jika terasa sulit boleh dicoba cara yang ada di bagian bawah postingan ini, akan jauh lebih praktis pasti.
KKM adalah Sumber Kekacauan Pendidikan
Sabtu, 16 Desember 2017
Masa akhir semester adalah masa tersibuk bagi guru: membuat laporan hasil belajar untuk siswa. Semula, dulu, pengolahan nilai akhir semester masih terasa biasa-biasa saja, tanpa gejolak apa pun.
Ketika belum ada KKM (kriteria ketuntasan minimal), masih banyak sekolah yang menjaga idealisme dalam pemberian nilai setiap mata pelajaran.
Lalu bagaimana setelah KKM diberlakukan?
Seolah-olah muncul huru‑hara. Awal-awal penerapan, rumusan penentuan KKM terlihat rapi dan sesuai rumus. Meskipun begitu, semua aspek itu tetap bersifat kualitatif sehingga objektivitasnya sulit dipertahankan.
Semakin ke belakang, seiring banyaknya kepentingan yang bermain di belakang angka KKM—mulai dari akreditasi, penerimaan siswa baru, hingga jalur mahasiswa—semuanya terasa makin rumit.
Mungkin niat awal pembuat kebijakan sangat mulia: agar mutu pendidikan di negeri ini meningkat. Namun, dalam praktiknya, pragmatisme pun menjalar ke ruang kelas.
KKM tidak lagi sepenuhnya mengacu pada rumusan aspek kompleksitas kompetensi dasar, sumber daya pembelajaran, dan kemampuan awal siswa. Persentase setiap aspek tetap dihitung, tapi hanya di atas kertas.
Ini sesuai petunjuk yang diterima para praktisi pendidikan di berbagai diklat atau pelatihan. Sekali lagi, ini hanya teori.
Gowes Ke Kotawaringin Lama Kab. Kotawaringin Barat
Rabu, 22 November 2017
Minggu, 19 November 2017
Minggu ini akhirnya kesampaian juga mengunjungi Kotawaringin Lama, sebuah kecamatan yang berada di barat laut kota Pangkalan Bun.
Jaraknya sekitar 41 KM dari Bundaran Tudung Saji Pangkalan Bun.
Jalanan nyaris datar tanpa ada tanjakan. Hal ini dapat dilihat dari rekam jejak Runtastic yang menunjukkan elevation gain hanya 987 dan elevation loss sebesar 994.
Namun demikian, menurut aplikasi ini total kalori yang terbakar mencapai 1990 kilokalori.
Kotawaringin Lama (selanjutnya disebut Kolam) menyimpan sejarah sebagai cikal bakal Kerajaan Kotawaringin.
Jelajah Alur Bumi Perkemahan Marunting Batu Aji hingga Tengah Jalur Sei Umbang - Pantai Kubu
Rabu, 15 November 2017
Berikut ini cerita kami berdua menyusuri jalur berpasir menuju Pantai Kubu via Translik-Bumi Perkemahan Marunting Batu Aji hingga pertengahan jalur Sei Umbang dan Pantai Kubu. Pagi yang cukup cerah sangat kondusif buat bersepeda santai.
Gowes Santai ke Simpang Runtu Via Kebun Sawit Natai Baru dan Makarti Jaya
Selasa, 14 November 2017
Minggu, 29 Oktober 2017
Berikut ini adalah rute yang kami lalui dalam duet gowes bersama yunior.
Karena putaran matahari beberapa minggu terakhir terasa lebih cepat, kami memutuskan untuk gowes begitu semburat mentari mulai muncul.
Sekitar pukul 05.00 WIB kami sudah keluar rumah.
Dari rumah, kami mengambil alur langsung menuju Jalan Ahmad Yani via SMA 2 Pangkalan Bun (Bundaran Gentong), kemudian mengarah ke Jalan Natai Arahan (arah terminal).
Trik Menentukan Jumlah Ikatan Kovalen & Ikatan Kovalen Koordinasi secara Matematis
Rabu, 08 November 2017
Berikut adalah trik, sekadar hasil utak-atik matematis dengan memanfaatkan aturan dalam pembentukan ikatan kovalen. Sekali lagi ini sekadar trik menentukan jumlah ikatan kovalen pada senyawa/molekul dan juga menentukan ada tidaknya ikatan kovalen koordinasi.
Untuk dapat memahami dengan baik tentu harus menggambar struktur Lewis setiap molekul yang diminta. Salah satu caranya dapat dilihat di sini.
Trik ini sebenarnya dapat digunakan untuk memeriksa apakah gambar struktur Lewis suatu molekul yang dibuat sudah benar atau belum.
Dasar dari aturan ini adalah kaidah oktet, dan semua atom pusat hanya boleh memiliki 8 elektron baik pasangan elektron ikatan maupun pasangan elektron bebas. Aturan dalam trik ini dapat disimak dengan tahapan berikut.
Gowes Santai Ke Pantai Sebuai - Kecamatan Kumai
Selasa, 07 November 2017
Minggu pagi pukul 05.00 WIB saya bersama yunior bersiap berangkat gowes santai menuju Pantai Sabuai. Rute dari rumah menuju Bundaran Pancasila Pangkalan Bun, dilanjutkan perjalanan menuju Desa Kumpai Batu Atas arah barat daya kota Pangkalan Bun. Jalanan menuju Kumpai Batu atas nyaris datar dan relatif mulus, hanya ada satu tanjakan agak panjang selepas kampung bekas Kalimati Lama.
Trik Menentukan Kepolaran Molekul
Rabu, 01 November 2017
Sebaran elektron merata pada atom-atom dan simetris (hasil penjumlahan momen dipol bernilai nol) menandakan molekul tersebut bersifat nonpolar, jika salah satu di antara syarat tidak terpenuhi maka kemungkinan besar molekul tersebut bersifat polar.
