Berikut ini panduan sistematis ketika menghadapi soal-soal dalam bahasan hukum dasar kimia. Memang jika diberikan soal dalam subpokok bahasan setiap hukum dasar kimia, ini tidak sulit karena sedang membahas hal tersebut, tetapi ketika pada akhir pokok bahasan biasanya sedikit membingungkan, apalagi dalam soal-soal akhir semester. Untuk itulah tulisan ini dibuat agar siapapun dapat lebih cepat mengambil kesimpulan, "Oh ini menggunakan prinsip hukum dasar yang itu."
Simulator Kinetika Gas Ideal & Distribusi Maxwell-Boltzmann
Minggu, 29 Maret 2026
Simulasi ini dirancang untuk membantu siswa MA/SMA/SMK (persiapan OSN kimia) memahami perilaku gas ideal secara visual dan interaktif. Dengan mengamati gerakan partikel gas di dalam wadah, siswa dapat membangun intuisi tentang hubungan antara tekanan, volume, suhu, dan jumlah partikel gas yang selama ini hanya dipelajari melalui persamaan matematis.Simulator lain dapat di akses dari sini.
Simulasi Hukum-hukum Gas Ideal
Kamis, 08 Mei 2025
Simulasi ini dirancang untuk memvisualisasikan hukum-hukum gas ideal, yaitu Hukum Boyle, Hukum Charles, Hukum Gay-Lussac, dan Hukum Avogadro. Hukum-hukum ini menjelaskan hubungan antara variabel-variabel gas seperti tekanan (P), volume (V), suhu (T), dan jumlah partikel (n) dalam kondisi tertentu.
Pembahasan Soal Kimia Nomor 35 SBMPTN 2018 Semua Kode Soal - Hukum-hukum Gas (Hukum Dasar Kimia, Stoikiometri)
Minggu, 16 Desember 2018
Dikumpulkan dalam satu tulisan seperti ini agar lebih mudah dipelajari dengan fokus hanya satu topik.
Catatan: Soal nomor 31, 39, 41 tidak dibahas khusus karena sama persis antara kode satu dengan kode yang lain. Silakan lihat pembahasan untuk nomor tersebut pada pembahasannya di sini.
Kalkulator untuk Hukum-hukum Gas
Jumat, 23 Maret 2018
Tabel Hukum Gas Turunan Persamaan PV = nRT
Kamis, 22 Maret 2018
Rumus gas ideal untuk keadaan yang sama atau berbeda dapat diturunkan dari persamaan:
$\begin {aligned} P \cdot V &= n \cdot R \cdot T \\R &= \dfrac{P \cdot V}{n \cdot T}\end{aligned}$
Dalam hal ini R adalah suatu konstanta/tetapan, nilainya tidak berubah. Untuk keadaan pertama dimisalkan R1 dan keadaan kedua adalah R2.
