Saat melempar dadu atau mengambil kelereng dari kantong, hasilnya tidak bisa dipastikan, tetapi tetap bisa dihitung seberapa besar kemungkinannya. Dalam simulasi interaktif ini, kamu akan mengenal ruang sampel dan kejadian, menghitung peluang kejadian sederhana, membandingkan peluang dua kejadian, lalu menyelesaikan soal cerita dan 10 soal latihan beserta pembahasannya.
Peluang: Seberapa Mungkin Itu Terjadi?
Matematika Kelas 6 SD. Ayo lempar, ambil, dan bandingkan sendiri!
Kejadian dan Ruang Sampel
Percobaan adalah kegiatan yang hasilnya belum pasti, misalnya melempar dadu.
Ruang sampel (S) adalah kumpulan semua hasil yang mungkin muncul.
Kejadian (A) adalah sebagian hasil yang kita perhatikan. Kejadian selalu bagian dari ruang sampel.
n(S) = banyak anggota ruang sampel, n(A) = banyak anggota kejadian A.
1) Melempar 1 koin: S = {Angka, Gambar}, n(S) = 2.
2) Melempar 1 dadu: S = {1, 2, 3, 4, 5, 6}, n(S) = 6. Kejadian A “mata dadu genap” = {2, 4, 6}, n(A) = 3.
3) Melempar 2 koin bersamaan: S = {AA, AG, GA, GG}, n(S) = 4 (A = Angka, G = Gambar). Kejadian “tepat satu Angka” = {AG, GA}, n(A) = 2.
Perhatikan: AG dan GA dihitung berbeda karena koin pertama dan kedua bisa dibedakan.
Coba sendiri
Pilih percobaan, lalu pilih kejadian atau klik kotak hasil untuk menyusun kejadianmu sendiri.
Peluang Kejadian Sederhana
Peluang menyatakan seberapa mungkin suatu kejadian terjadi.
$$P(A)=\dfrac{n(A)}{n(S)}$$
Syarat: semua hasil dalam ruang sampel punya kesempatan yang sama. Nilai peluang selalu dari 0 sampai 1.
Simulasi kantong kelereng
Atur jumlah kelereng, lalu ambil satu kelereng tanpa melihat. Setelah dicatat, kelereng dikembalikan.
Semakin banyak pengambilan, hasil percobaan (frekuensi) cenderung mendekati nilai peluang.
Membandingkan Peluang Kejadian
Peluang yang nilainya lebih besar berarti kejadian itu lebih mungkin terjadi. Untuk membandingkan pecahan, samakan penyebutnya atau ubah ke desimal.
Contoh 2. Kantong A: 3 merah dari 8 kelereng. Kantong B: 2 merah dari 5 kelereng. Mengambil merah lebih mungkin di kantong mana? $$\begin{aligned}P(A)&=\dfrac{3}{8}=\dfrac{15}{40}\\P(B)&=\dfrac{2}{5}=\dfrac{16}{40}\\\dfrac{15}{40}&<\dfrac{16}{40}\end{aligned}$$ Jadi, Kantong B lebih berpeluang memberi kelereng merah.
Adu dua kantong
Geser angka untuk mengubah isi kantong, lalu lihat kantong mana yang lebih berpeluang memberi kelereng merah.
Soal Cerita dan Masalah Sehari-hari
Pak Guru membuat undian dengan 40 kupon bernomor. Dina memegang 5 kupon dan Eko memegang 8 kupon. Satu kupon diambil acak. Siapa yang lebih berpeluang menang? Berapa peluang masing-masing?
Lihat penyelesaian
$$\begin{aligned}n(S)&=40\\P(\text{Dina})&=\dfrac{5}{40}=\dfrac{1}{8}\\P(\text{Eko})&=\dfrac{8}{40}=\dfrac{1}{5}\\\dfrac{1}{8}&=\dfrac{5}{40}<\dfrac{8}{40}=\dfrac{1}{5}\end{aligned}$$ Eko lebih berpeluang menang karena kuponnya lebih banyak.Di kelas ada 24 siswa. Sebanyak 10 siswa berkacamata. Seorang siswa dipilih acak menjadi petugas upacara. Berapa peluang yang terpilih tidak berkacamata?
Lihat penyelesaian
$$\begin{aligned}n(S)&=24\\n(\text{tidak berkacamata})&=24-10=14\\P&=\dfrac{14}{24}\\&=\dfrac{7}{12}\end{aligned}$$Sebuah roda permainan dibagi 12 bagian sama besar: 5 merah, 4 kuning, dan 3 hijau. Roda diputar sekali. Warna apa yang paling mungkin dan paling kecil kemungkinannya? Berapa peluang bukan hijau?
Lihat penyelesaian
$$\begin{aligned}P(\text{merah})&=\dfrac{5}{12}\\P(\text{kuning})&=\dfrac{4}{12}=\dfrac{1}{3}\\P(\text{hijau})&=\dfrac{3}{12}=\dfrac{1}{4}\\P(\text{bukan hijau})&=\dfrac{12-3}{12}\\&=\dfrac{9}{12}=\dfrac{3}{4}\end{aligned}$$ Paling mungkin: merah. Paling kecil kemungkinannya: hijau.Roda warna interaktif
Latihan: 10 Soal Pemancing
Kerjakan dulu di buku, lalu buka pembahasannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar