Peluang Lanjut

Peluang tidak hanya soal melempar dadu atau koin. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi dua kejadian sekaligus, misalnya hujan dan macet, atau siswa yang suka kimia dan ikut klub sains. Pada simulasi ini, kamu akan belajar menghitung peluang gabungan, irisan, dan komplemen, membedakan kejadian saling lepas dan saling bebas, memahami peluang bersyarat, serta memperkirakan banyaknya kejadian lewat frekuensi harapan. Geser slider, ubah angkanya, dan amati sendiri bagaimana hasilnya berubah.

Matematika Wajib Kelas 12. Pilih subtopik, geser slider, ubah angka, lalu amati hasilnya.

Peluang gabungan, irisan, dan komplemen

Kejadian majemuk dibentuk dari dua kejadian \(A\) dan \(B\). Gabungan \(A\cup B\) berarti A atau B terjadi. Irisan \(A\cap B\) berarti A dan B terjadi bersamaan. Komplemen \(A^c\) berarti A tidak terjadi.

\(P(A\cup B)=P(A)+P(B)-P(A\cap B)\)  dan  \(P(A^c)=1-P(A)\)
Simulasi diagram Venn. Atur peluang, lalu pilih daerah yang ingin disorot.
P(A) (%)50
P(B) (%)40
P(A∩B) (%)20
S A B

Contoh

Contoh 1: Survei ekskul (diagram Venn)

Dari 40 siswa, 22 mengikuti Pramuka, 18 mengikuti PMR, dan 8 mengikuti keduanya. Jika satu siswa dipilih acak, tentukan peluang ia mengikuti Pramuka atau PMR.

$$\begin{aligned}P(A)&=\tfrac{22}{40},\ P(B)=\tfrac{18}{40},\ P(A\cap B)=\tfrac{8}{40}\\P(A\cup B)&=\tfrac{22}{40}+\tfrac{18}{40}-\tfrac{8}{40}\\&=\tfrac{32}{40}=\tfrac{4}{5}\end{aligned}$$
Contoh 2: Komplemen

Peluang hujan besok 0,35. Peluang tidak hujan:

$$\begin{aligned}P(H^c)&=1-P(H)\\&=1-0{,}35\\&=0{,}65\end{aligned}$$
Contoh 3: Tabel dua dadu

Dua dadu dilempar. A: jumlah mata 7, B: kedua mata sama. Peluang A atau B?

$$\begin{aligned}n(S)&=36,\ n(A)=6,\ n(B)=6,\ n(A\cap B)=0\\P(A\cup B)&=\tfrac{6}{36}+\tfrac{6}{36}-0\\&=\tfrac{12}{36}=\tfrac13\end{aligned}$$

Saling lepas dan saling bebas

Saling lepas: A dan B tidak mungkin terjadi bersamaan, sehingga \(P(A\cap B)=0\). Saling bebas: terjadinya A tidak mempengaruhi peluang B.

Saling lepas: \(P(A\cup B)=P(A)+P(B)\)
Saling bebas: \(P(A\cap B)=P(A)\cdot P(B)\)

Perhatian: dua kejadian yang peluangnya tidak nol dan saling lepas pasti tidak saling bebas, karena jika A terjadi maka B pasti tidak terjadi.

Penguji hubungan kejadian. Masukkan peluang (0 sampai 1).
P(A) P(B) P(A∩B)
Latihan kontekstual. Tentukan hubungan kedua kejadian.

Contoh

Contoh 1: Saling lepas

Sebuah kotak berisi 5 bola merah, 3 biru, dan 2 hijau. Satu bola diambil. Peluang merah atau biru?

$$\begin{aligned}P(M\cup B)&=P(M)+P(B)\\&=\tfrac{5}{10}+\tfrac{3}{10}\\&=\tfrac{4}{5}\end{aligned}$$
Contoh 2: Saling bebas

Peluang Ani lulus tes motor 0,8 dan Budi 0,7, keduanya tes terpisah. Peluang keduanya lulus, dan peluang paling sedikit satu lulus:

$$\begin{aligned}P(A\cap B)&=0{,}8\times0{,}7=0{,}56\\P(A\cup B)&=0{,}8+0{,}7-0{,}56\\&=0{,}94\end{aligned}$$
Contoh 3: Dari informasi peluang

\(P(A)=0{,}4\), \(P(B)=0{,}5\), \(P(A\cup B)=0{,}7\). Apa hubungan A dan B?

$$\begin{aligned}P(A\cap B)&=0{,}4+0{,}5-0{,}7=0{,}2\\P(A)P(B)&=0{,}4\times0{,}5=0{,}2\end{aligned}$$

Karena \(P(A\cap B)=P(A)P(B)\), A dan B saling bebas (dan tidak saling lepas).

Peluang bersyarat

Peluang A jika B sudah diketahui terjadi. Ruang sampel "menyempit" menjadi B saja.

\(P(A\mid B)=\dfrac{P(A\cap B)}{P(B)},\quad P(B)>0\)
Jika A dan B saling bebas: \(P(A\mid B)=P(A)\)
Tabel kontingensi hasil survei. Ubah banyak siswa pada tiap sel.
B: ikut klub sainsBc: tidak ikut
A: suka kimia
Ac: tidak suka
Hitung:

Contoh

Contoh 1: Dari peluang gabungan

\(P(A)=0{,}6\), \(P(B)=0{,}5\), \(P(A\cap B)=0{,}3\). Tentukan \(P(A\mid B)\) dan \(P(B\mid A)\).

$$\begin{aligned}P(A\mid B)&=\tfrac{0{,}3}{0{,}5}=0{,}6\\P(B\mid A)&=\tfrac{0{,}3}{0{,}6}=0{,}5\end{aligned}$$

Hasilnya sama dengan \(P(A)\) dan \(P(B)\), jadi A dan B saling bebas.

Contoh 2: Dua dadu

Dua dadu dilempar. Jika diketahui jumlah mata 8, berapa peluang kedua mata sama?

$$\begin{aligned}B&=\{(2,6),(3,5),(4,4),(5,3),(6,2)\},\ n(B)=5\\A\cap B&=\{(4,4)\}\\P(A\mid B)&=\tfrac{1}{5}\end{aligned}$$
Contoh 3: Dengan kaidah pencacahan

Kantong berisi 5 bola merah dan 3 biru. Dua bola diambil sekaligus. Jika diketahui paling sedikit satu bola merah, peluang keduanya merah?

$$\begin{aligned}n(S)&=C(8,2)=28\\B&=\text{paling sedikit 1 merah}=28-C(3,2)=25\\A\cap B&=\text{keduanya merah}=C(5,2)=10\\P(A\mid B)&=\tfrac{10}{25}=\tfrac25\end{aligned}$$

Frekuensi harapan

Perkiraan banyaknya kejadian A jika percobaan dilakukan \(n\) kali.

\(F_h=n\cdot P(A)\)
Simulasi. Bandingkan hasil teori dengan percobaan acak.
n (percobaan)200
P(A) (%)30

Contoh

Contoh 1: Dadu

Sebuah dadu dilempar 60 kali. Berapa frekuensi harapan muncul mata genap atau lebih dari 4?

$$\begin{aligned}A&=\{2,4,5,6\},\ P(A)=\tfrac46=\tfrac23\\F_h&=60\times\tfrac23\\&=40\end{aligned}$$
Contoh 2: Estimasi nyata

Peluang siswa lulus teori 0,8 dan praktik 0,75 (saling bebas). Dari 200 siswa, berapa diperkirakan lulus keduanya?

$$\begin{aligned}P(T\cap P)&=0{,}8\times0{,}75=0{,}6\\F_h&=200\times0{,}6=120\end{aligned}$$

Sekitar 120 siswa. Ini perkiraan, hasil sebenarnya bisa sedikit berbeda.

8 Soal Pemancing

Coba kerjakan dulu, lalu buka pembahasannya.

1. \(P(A)=0{,}5\), \(P(B)=0{,}4\), \(P(A\cup B)=0{,}7\). Tentukan \(P(A\cap B)\) dan \(P((A\cup B)^c)\).
Pembahasan$$\begin{aligned}P(A\cap B)&=0{,}5+0{,}4-0{,}7=0{,}2\\P((A\cup B)^c)&=1-0{,}7=0{,}3\end{aligned}$$
2. Dari 40 siswa, 25 suka basket, 18 suka voli, dan 6 tidak suka keduanya. Peluang siswa terpilih suka keduanya?
Pembahasan$$\begin{aligned}n(A\cup B)&=40-6=34\\n(A\cap B)&=25+18-34=9\\P&=\tfrac{9}{40}\end{aligned}$$
3. A dan B saling bebas, \(P(A)=0{,}3\), \(P(B)=0{,}5\). Tentukan \(P(A\cup B)\).
Pembahasan$$\begin{aligned}P(A\cap B)&=0{,}3\times0{,}5=0{,}15\\P(A\cup B)&=0{,}3+0{,}5-0{,}15\\&=0{,}65\end{aligned}$$
4. \(P(A)=0{,}6\), \(P(B)=0{,}5\), \(P(A\cap B)=0{,}3\). Apakah A dan B saling lepas? Saling bebas?
Pembahasan$$\begin{aligned}P(A\cap B)&=0{,}3\neq0\ \Rightarrow\ \text{tidak saling lepas}\\P(A)P(B)&=0{,}6\times0{,}5=0{,}3=P(A\cap B)\ \Rightarrow\ \text{saling bebas}\end{aligned}$$
5. Dari 50 siswa (30 laki-laki, 20 perempuan), yang membawa bekal: 12 laki-laki dan 15 perempuan. Jika seorang siswa membawa bekal, peluang ia laki-laki?
Pembahasan$$\begin{aligned}n(B)&=12+15=27\\P(L\mid B)&=\tfrac{12}{27}\\&=\tfrac49\end{aligned}$$
6. \(P(A)=0{,}4\), \(P(B)=0{,}6\), \(P(A\cap B)=0{,}24\). Tentukan \(P(A\mid B)\) dan hubungan A dengan B.
Pembahasan$$\begin{aligned}P(A\mid B)&=\tfrac{0{,}24}{0{,}6}=0{,}4\end{aligned}$$

Sama dengan \(P(A)\), jadi A dan B saling bebas.

7. Kantong berisi 6 kelereng merah dan 4 putih. Tiga kelereng diambil sekaligus. Peluang paling sedikit satu putih?
Pembahasan$$\begin{aligned}P(\text{tanpa putih})&=\tfrac{C(6,3)}{C(10,3)}=\tfrac{20}{120}=\tfrac16\\P(\text{min. 1 putih})&=1-\tfrac16\\&=\tfrac56\end{aligned}$$
8. Peluang lulus ujian teori 0,8 dan praktik 0,75 (saling bebas). Dari 200 siswa, berapa diperkirakan lulus paling sedikit satu ujian?
Pembahasan$$\begin{aligned}P(T\cap P)&=0{,}8\times0{,}75=0{,}6\\P(T\cup P)&=0{,}8+0{,}75-0{,}6=0{,}95\\F_h&=200\times0{,}95\\&=190\end{aligned}$$
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info