TLDR: Molekul diatomik seperti HF tidak masuk dalam bahasan teori VSEPR, meskipun secara teori domain elektron atom F-nya memiliki 4 domain (1 PEI + 3 PEB).
Teori VSEPR secara fundamental dirancang untuk memprediksi bentuk molekul dengan atom pusat yang mengikat minimal dua atom lain, sehingga ada pilihan geometri dan sudut ikatan.
Tahap 1: Teori Domain Elektron
Pada tahap ini, kita hanya menghitung jumlah domain di sekitar atom, tanpa memikirkan tolakan atau bentuk akhir.
- ✅ Atom F dalam HF:
- • 1 pasangan elektron ikatan (PEI) = 1 domain
- • 3 pasangan elektron bebas (PEB) = 3 domain
- ➡️ Total = 4 DOMAIN
Kesimpulan: Atom F memiliki 4 domain pasangan elektron. Stop sampai di sini. Belum ada prediksi bentuk.
Tahap 2: Teori VSEPR (Untuk Molekul Poliatomik)
Teori VSEPR bekerja dengan prinsip: "Jika atom pusat memiliki nX domain ikatan (atom lain) dan E domain PEB, bagaimana susunan atom-atom di ruang?"
Syarat mutlak: Atom pusat harus mengikat minimal 2 atom lain(nX ≥ 2). Mengapa?
- Jika nX = 1 (seperti HF), tidak ada "bentuk molekul" yang perlu diprediksi, karena hanya dua titik yang pasti membentuk garis lurus.
- VSEPR lahir untuk menjawab pertanyaan: "Apakah molekul dengan 3 atom akan bengkok atau linear?" atau "Apakah molekul dengan 4 atom akan piramida atau tetrahedral?"
🔍 Dalam kasus HF: Karena nX = 1, VSEPR tidak diaktifkan. Teori ini diam dan tidak memberikan output apapun.
Analogi: Memprediksi Warna Bola dalam Kotak
Bayangkan Anda memiliki dua situasi:
❌ Kotak A: Hanya 1 Bola
Di dalam kotak tertutup hanya ada 1 bola berwarna merah.
Saya bertanya: "Coba prediksi,
warnanya apa?"
Anda akan menjawab: "Ya sudah pasti merah. Tidak perlu diprediksi."
Tidak ada pilihan, tidak ada ketidakpastian.
✅ Kotak B: 2 Bola dengan Warna Berbeda
Di dalam kotak tertutup ada 2 bola: satu merah, satu biru.
Saya bertanya: "Coba prediksi,
warna bola yang akan saya ambil?"
Sekarang Anda butuh teori probabilitas. Ada dua kemungkinan, perlu prediksi.
Ada pilihan, ada ketidakpastian, butuh alat prediksi.
Kaitannya dengan VSEPR:
- HF (nX = 1)seperti Kotak A. Tidak perlu VSEPR karena sudah pasti linear. Tidak ada konfigurasi alternatif.
- H2O (nX = 2, E = 2) seperti Kotak B. Ada pilihan: mungkinkah linear? Atau bengkok? VSEPR hadir untuk memprediksi bahwa bentuk bengkok (104,5°) lebih stabil.
✨ VSEPR adalah "teori probabilitas" untuk bentuk molekul. Jika hanya ada satu kemungkinan, teorinya tidak diperlukan.
📋 Tabel: Kapan VSEPR Bekerja?
| Molekul | Jumlah Atom |
Jumlah Atom Terikat (nX) |
Masuk Bahasan VSEPR? |
Alasan |
|---|---|---|---|---|
| HF, H2, Cl2 | 2 | 1 | TIDAK | Sudah pasti linear, tidak ada atom pusat dengan ≥ 2 ikatan, tidak ada sudut ikatan. |
| CO2 | 3 | 2 (O=C=O) | YA | Atom pusat C mengikat 2 atom O. VSEPR memprediksi linear (AX2). |
| H2O | 3 | 2 (H–O–H) | YA | Atom pusat O mengikat 2 atom H. VSEPR memprediksi bengkok (AX2E2). |
| NH3 | 4 | 3 | YA | Atom pusat N mengikat 3 atom H. VSEPR memprediksi piramida (AX3E). |
🎯 Kesimpulan: Logika HF dan VSEPR
- Teori Domain Elektron (netral): HF memiliki 4 domain di F (1 PEI + 3 PEB). Ini fakta, tidak terbantahkan.
- Teori VSEPR (prediksi bentuk): Dirancang untuk atom pusat dengan nX ≥ 2. Karena HF memiliki nX = 1, ia berada di luar cakupan teori.
- Analogi Bola: VSEPR seperti alat prediksi untuk kotak yang isinya lebih dari satu kemungkinan. Kotak dengan satu bola (HF) tidak butuh alat prediksi, jawabannya sudah jelas sejak awal.
✅ Jadi, pernyataan "HF tidak masuk bahasan VSEPR" adalah benar secara metodologis, bukan karena meremehkan, tetapi karena teori ini memang tidak ditujukan untuk molekul yang sudah pasti bentuknya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar