Pembahasan Soal (Nomor 1-25) KSM Kima Tingkat Provinsi Tahun 2017
Kamis, 26 April 2018
Cara Menghitung Jumlah Atom dalam Sel Satuan Kristal
Selasa, 17 April 2018
Yang diulas biasa memang tidak terlalu rumit untuk olimpiade tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
Cerita menjadi berbeda manakala sudah di tingkat nasional apalagi internasional. Memang bahasan ini baru ada di mata kuliah kimia dasar di perguruan tinggi.
Simulator Perhitungan Konsentrasi Zat Setimbang
Rabu, 11 April 2018
Kalkulator Perubahan pH pada Larutan Bufer Setelah Ditambah Asam/Basa
Jumat, 06 April 2018
Kalkulator ini merupakan simulasi perhitungan perubahan pH larutan bufer (penyangga) sebelum dan setelah ditambahkan larutan asam/basa. Metode penyelesaiannya sedikit berbeda dari cara yang biasa dicontohkan pada buku-buku teks kimia SMA, namun prinsipnya sama. Teknik penyelesaian yang umum dapat dilihat pada pranala ini. Kalkulator ini hanya berlaku untuk larutan bufer yang ditambahkan asam kuat monovalen atau basa kuat monovalen. Untuk dapat menggunakannya perlu dihitung lebih dahulu komponen penyangga yang ada kemudian meng-inputnya ke dalam kotak input yang tersedia.
Simulator Prediksi Posisi Kesetimbangan Reaksi Asam-Basa
Selasa, 03 April 2018
Posisi kesetimbangan reaksi dapat diprediksi bila diketahui nilai pKa atau Ka dari asam dan asam konjugat (asam pada hasil reaksi) atau setidaknya terdapat urutan tingkat keasaman beserta konjugat setiap zat seperti pada Tabel 1.
Apakah asam (di ruas kiri) cukup kuat untuk memprotonasi basa atau dengan kalimat lain, apakah basa yang ada itu cukup kuat untuk mendeprotonasi asam pada reaksi tersebut?
Bisa juga diformulasikan - apakah reaksi tersebut dapat berlangsung ke arah kanan hingga membentuk produk?
Pertanyaan yang lebih aplikatif adalah apakah reaksi ke kanan dapat berlangsung untuk menghasilkan produk.
Simulator ini dapat membantu memperkirakannya bila diketahui data-data yang dimaksud.
Simulator Identifikasi Kearomatikan Molekul
Sabtu, 31 Maret 2018
Kearomatikan (aromatisitas) ini akan menentukan banyak sifat suatu molekul serta kemungkinan bagaimana reaksi terjadi.
Untuk mengidentifikasinya perlu dilakukan pemeriksaan setahap demi setahap secara cermat hingga diperoleh kesimpulan yang benar.
Kalkulator Waktu Paruh dan Peluruhan Radioisotop (Radiokimia)
Jumat, 30 Maret 2018
Meskipun demikian pada beberapa soal dalam OSN Kimia pernah dimunculkan.
Untuk membantu siswa kalkulator ini dibuat, untuk asistensi dalam menemukan jawaban dan memeriksa kembali alur kerja yang sudah dilakukan selama latihan.
Kalkulator Ar dan Kelimpahan Isotop
Rabu, 28 Maret 2018
Untuk menguasainya diperlukan pemahaman aturan dalam hitungan. Hitungannya cukup menggunakan aturan aljabar relatif sederhana saja.
Berdasarkan persentase isotop keberadaan isotop di alam kemudian dapat dihitung rata-rata isotop untuk setiap unsur.
Ini kemudian ditampilkan pada tabel periodik unsur yang selama ini digunakan.
Kalkulator ini berfungsi untuk menentukan hitungan variabel-variabel terkait dengan Ar/Mr dari data yang diberikan.
Kalkulator Kadar Zat
Minggu, 25 Maret 2018
Misalnya orang yang bekerja pada bidang farmasi tidak menggunakan satuan %, jika menggunakan satuan % itu menjadi sangat kecil nilainya kalau memang ia hanya membutuhkan hanya 10 mikrogram zat tertentu dalam setiap 100 mL larutan.
Sebagai satuan % massa/volume, 10 mikrogram dalam 100 mL sama dengan ((10 × 10−6) gram : 100 mL) × 100% = 0,00001%. Mereka akan lebih suka menggunakan satuan 10ppm.
Simulator "Endapan Apa yang Terbentuk?"
Sabtu, 24 Maret 2018
"Ke dalam 1 liter larutan yang mengandung CoSO4, FeSO4, MgSO4, MnSO4, dan ZnSO4 dengan konsentrasi masing-masing 0,001 M ditambah larutan NaOH sampai mempunyai pH 8.
Diketahui hasil kali kelarutan basa yang terbentuk adalah:
Ksp Co(OH)2 = 2 × 10-15,
Ksp Fe(OH)2 = 5 × 10-17,
Ksp Mg(OH)2 = 5 × 10-12,
Ksp Mn(OH)2 = 2 × 10-13,
Ksp Zn(OH)2 = 3 × 10-17
Endapan apakah yang terbentuk dari larutan tadi?"
Kalkulator untuk Hukum-hukum Gas
Jumat, 23 Maret 2018
Tabel Hukum Gas Turunan Persamaan PV = nRT
Kamis, 22 Maret 2018
Rumus gas ideal untuk keadaan yang sama atau berbeda dapat diturunkan dari persamaan:
$\begin {aligned} P \cdot V &= n \cdot R \cdot T \\R &= \dfrac{P \cdot V}{n \cdot T}\end{aligned}$
Dalam hal ini R adalah suatu konstanta/tetapan, nilainya tidak berubah. Untuk keadaan pertama dimisalkan R1 dan keadaan kedua adalah R2.
