Pembahasan Soal Kimia Nomor 34 SBMPTN 2018 Semua Kode Soal - Stoikiometri dan Pereaksi Pembatas

Minggu, 16 Desember 2018 edit

Pembahasan soal kimia SBMPTN 2018 ini khusus untuk soal nomor nomor 34 dengan pokok bahasan Stoikiometri dan Pereaksi Pembatas. Nomor sama berarti pokok bahasan sama namun bentuk soal berbeda.

Total paket soal yang terkumpul sebanyak 23 kode berbeda. Bila menjumpai soal berbeda silakan disampaikan untuk dibahas lebih lanjut.

Dikumpulkan dalam satu tulisan seperti ini agar lebih mudah dipelajari dengan fokus hanya satu topik.

Catatan: Soal nomor 31, 39, 41 tidak dibahas khusus karena sama persis antara kode satu dengan kode yang lain. Silakan lihat pembahasan untuk nomor tersebut pada pembahasannya di sini.



Konsep dasar yang digunakan dalam soal ini:
  1. Jumlah zat (mol) = massa zat : massa molar zat
  2. Pereaksi pembatas (tentang pereaksi pembatas dapat dibaca detilnya di sini).



Soal Nomor 34,
Kode: 402, 420, 444, 461, 472
Logam nikel (Mr = 59) bereaksi dengan gas karbon monoksida  (Mr = 28) pada suhu 130 oC menurut reaksi berikut.
Ni(s) + 4CO(g) → Ni(CO)4(g)
Jika 252 g gas CO direaksikan dengan 118 g logam Ni, massa gas tetrakarbonilnikel (Mr = 171) yang dihasilkan adalah .....
(A) 430 g
(B) 427 g
(C) 342 g
(D) 280 g
(E) 171 g

Pembahasan Soal Nomor 34,
Kode: 402, 420, 444, 461, 472

252 g CO = 252 g : 28 g/mol
252 g CO = 9 mol CO

118 g Ni = 118 g : 59 g/mol
118 g Ni = 2 mol Ni

Hitungan stoikiometri:
Pereaksi pembatasnya adalah Ni (zat yang habis bereaksi)

Massa Ni(CO)4 = 2 mol × 171 g/mol
Massa Ni(CO)4 = 342 g
Jawaban yang tepat C.


Soal Nomor 34,
Kode: 403, 418, 423, 441
Cis-platin (Mr = 300), senyawa antikanker, disintesis dengan mereaksikan 1,7 g amonia (Mr = 17) dengan 8,3 g K2PtCl4 (Mr = 415) menurut reaksi berikut.
K2PtCl4(s) + 2NH3(g) → Pt(NH3)2Cl2(s) + 2KCl(s)
Jika reaksi berlangsung sempurna, massa pereaksi yang tersisa adalah ....
(A) 0,51 g
(B) 1,02 g
(C) 2,04 g
(D) 4,08 g
(E) 8,16 g

Pembahasan Soal Nomor 34,
Kode: 403, 418, 423, 441

8,3 g K2PtCl4 = 8,3 g : 415 g/mol
8,3 g K2PtCl4 = 0,02 mol K2PtCl4

1,7 NH3 = 1,7 g : 17 g/mol
1,7 NH3 = 0,1 mol NH3

Hitungan stoikiometri:
Pereaksi pembatasnya adalah K2PtCl4 (zat yang habis bereaksi)

Yang tersisa adalah NH3 sebanyak 0,06 mol
0,06 mol NH3 = 0,06 mol × 17 g/mol
0,06 mol NH3 = 1,02 g
Jawaban yang tepat B.





Soal Nomor 34,
Kode: 412, 429, 453, 457
Gas disilana (Mr = 62) bereaksi dengan gas O2  (Mr = 32) pada suhu tertentu menurut reaksi berikut.
2Si2H6(g) + 7O2(g) → 4SiO2(s) + 6H2O(l)
Massa SiO2 (Mr =60) yang dihasilkan dari reaksi antara 46,5 g Si2H6 dan 128 g O2  adalah .....
(A) 8,6 g
(B) 32 g
(C) 60 g
(D) 62 g
(E) 90 g

Pembahasan Soal Nomor 34,
Kode: 412, 429, 457

46,5 g Si2H6 = 46,5 g : 62 g/mol
46,5 g Si2H6  = 0,75 mol

128 g O2 = 128 g : 32 g/mol
128 g O2 = 4 mol

Hitungan stoikiometri:
Pereaksi pembatasnya adalah Si2H6 (zat yang habis bereaksi)
Massa SiO2 = 1,5 mol × 60 g/mol
Massa SiO2 = 90 g
Jawaban yang tepat E.


Soal Nomor 34,
Kode: 419, 460, 463

Krom (III) oksida (Mr = 152) dapat direduksi menjadi logam krom (Ar = 52) menurut reaksi berikut.
Cr2O3(s) + 3CO(g) → 2Cr(s) + 3CO2(g)
Jika persen hasil reaksi di atas adalah 75%, massa logam krom yang diperoleh dari reaksi antara 15,2 g Cr2O3 dan 5,6 g gas CO (Mr = 28) adalah .....
(A) 2,19 g
(B) 2,93 g
(C) 3,90 g
(D) 5,20 g
(E) 6,93 g

Pembahasan Soal Nomor 34
Kode: 419, 460, 463

15,2 g Cr2O3 = 15,2 g : 152 g/mol
15,2 g Cr2O3 = 0,1 mol Cr2O3

5,6 g CO = 5,6 g : 28 g/mol
5,6 g CO = 0,2 mol CO

Hitungan stoikiometri:
Pereaksi pembatasnya adalah CO (zat yang habis bereaksi)

Diasumsikan massa Cr yang dihasilkan 100%
Massa Cr = 0,133 mol × 52 g/mol
Massa Cr = 6,916 g, ini bila yang dihasilkan 100%

Karena hanya 75% hasil maka
Massa Cr = 75% × 6,916 g
Massa Cr = 5,187 g dibulatkan menjadi 5,20 g
Jawaban yang tepat D.


Soal Nomor 34,
Kode 421
Kalsium karbonat (Mr = 100) dapat diperoleh dengan mereaksikan 160 g CaCN2 (Mr = 80) dengan 180 g H2O (Mr = 18) menurut reaksi berikut.
CaCN2(s) + 3H2O(l) → CaCO3(s) + 2NH3(g)
Massa padatan kalsium karbonat yang dihasilkan adalah ....
(A) 17 g
(B) 68 g
(C) 100 g
(D) 150 g
(E) 200 g

Pembahasan Soal Nomor 34
Kode 421

160 g CaCN2 = 160 g : 80 g/mol
160 g CaCN2 = 2 mol CaCN2

180 g H2O = 180 g : 18 g/mol
180 g H2O = 10 mol H2O

Hitungan stoikiometri:
Pereaksi pembatasnya adalah CaCN2 (zat yang habis bereaksi)
Massa CaCO3 = 2 mol × 100 g/mol
Massa CaCO3 = 200 g
Jawaban yang tepat E.


Soal Nomor 34,
Kode: 422, 471
Reaksi berikut terjadi pada 1600 oC.
2B2O3 + 7C → B4C + 6CO
Dalam suatu reaksi, digunakan 14,0 g B2O3 (Mr = 70) dan 9,6 g C (Ar = 12). Jika reaksi memberikan persentase hasil sebesar 80%, massa B4C (Mr = 56) yang diperoleh adalah .....
(A) 11,20 g
(B) 5,60 g
(C) 4,48 g
(D) 2,24 g
(E) 1,12 g

Pembahasan Soal Nomor 34
Kode: 422, 471
14,0 g B2O3 = 14,0 g : 70 g/mol
14,0 g B2O3 = 0,2 mol

9,6 g C = 9,6 g : 12 g/mol
9,6 g C = 0,8 mol

Hitungan stoikiometri:
Pereaksi pembatasnya adalah B2O3 (zat yang habis bereaksi)

Bila yang dihasilkan 100% produk maka massanya = 0,1 mol x 56 g/mol = 5,6 g B4C.

Karena persentase hasil hanya 80% maka:
massa B4C = 80% × 5,6 g
massa B4C = 4,48 g
Jawaban yang tepat C.


Soal Nomor 34,
Kode: 428, 452, 459
Pada suhu tinggi, reaksi antara Al (Ar = 27) dan Fe2O3 (Mr = 160) berlangsung menurut reaksi berikut.
2Al(s) + Fe2O3(s) → Al2O3(s) + 2Fe(s)
Jika 54 g Al direaksikan dengan 320 g Fe2O3, massa Fe (Ar =56) yang akan diperoleh adalah ....
(A) 5,6 g
(B) 11,2 g
(C) 56 g
(D) 112 g
(E) 124 g

Pembahasan Soal Nomor 34
Kode: 428, 452, 459

54 g Al = 54 g : 27 g/mol
54 g Al = 2 mol Al

320 g Fe2O3 = 320 g : 160 g/mol
320 g Fe2O3 = 2 mol Fe2O3

Hitungan stoikiometri:
Pereaksi pembatasnya adalah Al (zat yang habis bereaksi)

Dari hasil hitung stoikiometri diperoleh Fe sebanyak 2 mol
massa Fe = 2 mol × 56 g/mol
massa Fe = 112 g
Jawaban yang tepat D.


Soal Nomor 34,
Kode: 450
Gas hidrogen dapat dihasilkan melalui reaksi antara logam besi dan uap air menurut reaksi berikut.
3Fe(s) + 4H2O(g) → Fe3O4(s) + 4H2(g)
Jika 168 kg Fe (Ar = 56) direaksikan dengan 36 kg uap air (Mr = 18), massa gas H2 (Mr = 2) yang dihasilkan adalah ....
(A) 4 kg
(B) 6 kg
(C) 8 kg
(D) 10 kg
(E) 16 kg

Pembahasan Soal Nomor 34
Kode: 450

168 kg Fe = 168.000 g : 56 g/mol
168 kg Fe = 3.000 mol Fe

36 kg H2O = 36.000 g : 18 g/mol
36 kg H2O = 2.000 mol H2O

Hitungan stoikiometri:
Pereaksi pembatasnya adalah H2O (zat yang habis bereaksi)

Dari hasil hitung stoikiometri diperoleh gas H2 sebanyak 2000 mol
massa H2 = 2.000 mol × 2 g/mol
massa H2 = 4.000 g = 4 kg.
Jawaban yang tepat A.

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Tiap Pokok Bahasan:
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2019 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info