Valensi Unsur dan Formasi dalam Struktur Lewis

Minggu, 13 Oktober 2019 edit

Elektron valensi adalah elektron yang ada di kulit terluar setiap atom. Untuk unsur golongan utama (golongan A) jumlah elektron valensi dapat diwakili oleh nomor golongannya. Jumlah elektron valensi selalu sama dengan nomor golongannya.

Valensi adalah jumlah elektron yang digunakan berikatan dalam molekul. Bisa saja valensi hanya terdiri beberapa (tidak semua) elektron valensi, bisa juga semua elektron valensi digunakan berikatan dengan atom lain dalam satu molekul.

Molekul biasanya digambar dengan model struktur Lewis. Pasangan elektron yang digunakan berikatan dengan atom lain dalam molekul biasanya diwakili oleh suatu garis yang menghubungkan antara atom yang saling berikatan.

Umumnya valensi setiap unsur tergantung dengan unsur mana ia akan berikatan sehingga diperoleh struktur paling stabil. Kestabilan biasanya dicapai bila unsur yang berikatan dapat memperoleh elektron berjumlah delapan, sering disebut sebagai aturan oktet. Untuk unsur dengan jumlah elektron valensi yang kurang dari 4 biasanya sulit untuk mencapai oktet bila membentuk ikatan kovalen, sulit mencapai jumlah elektron di sekitarnya berjumlah delapan. Untuk unsur H (hidrogen) ia akan menjadi stabil berikatan ketika jumlah elektron sekitar dua (dikenal dengan aturan duplet).

Terdapat beberapa kemungkinan formasi valensi dalam gambaran struktur Lewis menyesuaikan data-data eksperimen yang pernah dilakukan.

Seperti O, memiliki 6 elektron valensi, O akan stabil (8 elektron, oktet) bila berikatan dengan atom lain dengan cara menggunakan hanya 2 elektron valensinya, maka O disebut bervalensi 2.

Formasi 2 valensi O adalah –O– (dua ikatan tunggal) dan O= (1 ikatan rangkap) serta 2 PEB pada setiap formasi.

Untuk memahami valensi dan elektron valensi atom lain sila simak ilustrasi berikut.


  • Bulatan putih sekitar atom itu disebut valensi, jumlah elektron yang dapat digunakan berikatan ketika membentuk molekul.
  • Bulatan hitam sekitar atom itu merupakan elektron yang tidak digunakan berikatan ketika membentuk molekul, kemudian disebut elektron bebas. Biasanya jumlah elektron bebas berjumlah dua, yang kemudian disebut pasangan elektron bebas (PEB).
1. Valensi dan formasi beberapa unsur golongan 1A, 2A, 3A, 4A.


2. Valensi dan formasi beberapa unsur golongan 5A.


3. Valensi dan formasi beberapa unsur golongan 6A.


4. Valensi dan formasi beberapa unsur golongan 7A.


Untuk menggambar struktur Lewis suatu molekul ada beberapa hal yang patut diperhatikan.
  1. Atom H dan F tidak pernah berperan sebagai atom pusat.
  2. Atom pusat biasanya atom yang memiliki keelektronegatifan lebih kecil dibanding yang lain. Atom pusat biasanya jumlahnya hanya satu atom. Atom pusat biasanya memiliki valensi paling besar di antara atom yang berikatan dalam molekul atau ion.
  3. Unsur yang terdapat pada periode ketiga dalam tabel periodik unsur biasanya ada peluang untuk tidak memenuhi aturan oktet, ini kemudian di sebut oktet diperluas (expanded octet).
  4. Sebaiknya hafal letak unsur-unsur golongan utama (golongan A) pada tabel periodik unsur.
  5. Selalu memperhatikan valensi setiap unsur dan memperhatikan unsur yang mungkin dapat mengikuti aturan oktet. 
  6. Jumlah valensi atom pusat harus sama dengan jumlah valensi-valensi atom luar, kecuali ada atom yang tidak berikatan langsung dengan atom pusat.
  7. Elektron tunggal akan berikatan dengan sesama elektron tunggal dari atom lain dalam satu molekul.
  8. Elektron ganda akan berikatan dengan sesama elektron ganda dari atom lain dalam satu molekul.
  9. Elektron tripel akan berikatan dengan sesama elektron triple dari atom lain dalam satu molekul.
Contoh penggunaan diagram valensi. 
H2O
  • H bervalensi 1, 2H bervalensi 2.
  • H tidak pernah jadi atom pusat
  • O sebagai atom pusat bervalensi 2 dan 2 PEB, membentuk 2 ikatan tunggal. Pilih formasi valensi yang mungkin.

SO2

  • S sudah pasti akan menjadi atom pusat karena berjumlah 1, selain itu keelektronegatifan S<O.
  • O bervalensi 2, 2-O bervalensi 4.
  • Pilih formasi S yang juga bervalensi 4 dan 1 PEB, S akan membentuk ikatan rangkap dengan setiap atom O. S berpeluang mengikuti oktet diperluas (jumlah elektron sekitar lebih dari 8).


Khusus cara menggambar struktur Lewis asam-asam oksi seperti HNO3, H3PO4, H2SO4, HClO4 akan ditulis pada tulisan selanjutnya.

Mohon saran perbaikan dari pembaca, CMIIW, terima kasih.
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2019 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info