Kalkulator Campuran Larutan Asam Lemah + Basa Kuat

Kamis, 14 Mei 2015

Dalam pokok bahasan kimia di kelas 11 semester 2 konsep asam-basa cukup mendominasi. Kisarannya tidak jauh dari penentuan pH berdasarkan hasil campuran larutan asam (baik asam kuat/lemah) dengan larutan basa (baik basa kuat/lemah). Kehadiran alat bantu berupa kalkulator diharapkan banyak membantu siswa dalam memahami konsep kimia terutama konsep asam-basa  bagian larutan penyangga, garam terhidrolisis.
Seperti pada judul artikel ini, di sini hanya memberikan model . Untuk  "Kalkulator Campuran Larutan Asam Lemah dengan Basa Kuati." Untuk "Kalkulator Campuran Larutan Asam Kuat dengan Basa Lemah dapat diklik di sini"

Dari kalkulator berikut ini diharapkan siswa juga dapat menyimpulkan sendiri karakter campuran asam basa itu.
Kalkulator ini prinsip kerjanya menggunakan rumus hitung untuk asam-basa, larutan penyangga dan garam terhidrolisis.

$[H^+] = a \times [H_{a}A]~di~mana~a~adalah~jumlah~H~pada~asam~kuat$
$[OH^-] = b \times [B(OH)_b]~di~mana~b~adalah~jumlah~OH~pada~basa~kuat$
$[H^+] \times [OH^-]=10^{-14}$

$pH = -log [H^+] $
$pOH = -log [OH^-] $
$pH = 14 - pOH$

Larutan penyangga:
Reaksi asam-basa yang terjadi dalam pembentukan larutan penyangga selalu memiliki perbandingan stoikiometri 1 : 1. Konsep komponen penyangga bahwa sisa asam/basa lemah tidak boleh berbeda jumlah H lebih dari 1 akan membuat perhitungan pH larutan penyangga sedikit lebih sederhana.

Penyangga Asam $\rightarrow [H^+] = Ka \times \dfrac{jumlah~sisa~dari~asam~lemah}{jumlah~ garam~yang~terbentuk}$

Penyangga Basa $\rightarrow [OH^-] = Kb \times \dfrac{jumlah~sisa~dari~basa~lemah}{jumlah ~garam~yang~terbentuk}$

Garam terhidrolisis:
Garam berasal dari asam lemah (AL) dan basa kuat (BK):
  • HA + BOH BA + H2O atau
    H2A + B(OH)2 BA + 2H2O atau
    H2A + 2BOH B2A + 2H2O atau
    H3A + 3BOH B3A + 3H2O
    berlaku:
    $\rightarrow [OH^-]=\sqrt{\dfrac{Kw}{Ka} \times [G]}$

  • 2HA + B(OH)2 BA2 + 2H2O atau
    2H3A + 3B(OH)2 B3A2 + 6H2O
    berlaku:
    $\rightarrow [OH^-]=\sqrt{\dfrac{Kw}{Ka} \times 2.[G]}$  
Garam berasal dari asam kuat (AK) dan basa lemah (BL):
  • HA + BOH BA + H2O atau
    H2A + B(OH)2 BA + 2H2O atau
    3HA + B(OH)3 BA3 + 3H2O
    berlaku:
    $\rightarrow [H^+]=\sqrt{\dfrac{Kw}{Kb} \times [G]}$
  • H2A + 2BOH B2A + 2H2O atau 
    3H2A + 2B(OH)3 B2A3 + 6H2O
    $\rightarrow [H^+]=\sqrt{\dfrac{Kw}{Kb} \times 2.[G]}$

Pada pencampuran larutan asam dan larutan basa secara stoikiometri akan diperoleh beberapa kemungkinan seperti pada tabel hitung berikut.

Campuran Asam Lemah dan Basa Kuat
(HA + BOH) atau (H2A + B(OH)2)
Perbandingan koefisien reaksi setara basa : asam = 1 : 1
HA Lemah + BOH Kuat BA (Garam) + H2O
[HA]
M
V
mL
[BOH]
M
V
mL
Dirancang & dibuat
oleh Urip Rukim
 Urip.Info
Volume
Campuran
mL
mmol mmol Mol Awal 0 mmol -
mmol mmol Mol Reaksi mmol -
mmol mmol Mol Akhir mmol -
Ka HA Kesimpulan jenis campuran

Hasil Hitung
[G], [H+] dan pH, [OH-] dan pOH
[Garam] (M)
H+] Campuran (M)
pH Campuran
[OH-] Campuran (M)
pOH Campuran


Campuran Asam Lemah dan Basa Kuat (H2A+BOH)
Perbandingan koefisien reaksi setara asam : basa = 1 : 2
H2A Lemah + 2BOH Kuat B2A (Garam) + 2H2O
[H2A] M V mL  [BOH] M V mL Dirancang dan dibuat
oleh Urip Rukim
Urip.Info  urip.wordpress.com
Volume Campuran
mL
mmol mmol Mol Awal 0 mmol -
mmol mmol Mol Reaksi mmol -
mmol mmol Mol Akhir mmol -
Ka HA Kesimpulan jenis campuran
Hasil Hitung [G], [H+] dan pH, [OH-] dan pOH
[Garam]
H+] Campuran (M)
pH Campuran
[OH-] Campuran (M)
pOH Campuran


Campuran Asam Lemah (H3A) dan Basa Kuat (BOH)
Perbandingan koefisien reaksi setara asam : basa = 1 : 3
H3A Lemah + 3BOH Kuat B3A (Garam) + 3H2O
[H3A] M V mL [BOH]  M V mL Dirancang & dibuat
oleh Urip Rukim
Urip.Info urip.wordpress.com
Volume Campuran
mL
mmol mmol Mol Awal 0 mmol -
mmol mmol Mol Reaksi mmol -
mmol mmol Mol Akhir mmol -
Ka HA Kesimpulan jenis campuran
Hasil Hitung [G], [H+] dan pH, [OH-] dan pOH
[Garam]
H+] Campuran (M)
pH Campuran
[OH-] Campuran (M)
pOH Campuran


Campuran Asam Lemah (HA) dan Basa Kuat (B(OH)2)
Perbandingan koefisien reaksi setara asam : basa = 2 : 1
2HA  Lemah + B(OH)2 Kuat BA2 (Garam) + 2H2O
[HA] M V mL [B(OH)2]  M V mL Dirancang & dibuat
oleh Urip Rukim
Urip.Info  urip.wordpress.com
Volume Campuran
mL
mmol mmol Mol Awal 0 mmol -
mmol mmol Mol Reaksi mmol -
mmol mmol Mol Akhir mmol -
Ka HA Kesimpulan jenis campuran
Hasil Hitung [G], [H+] dan pH, [OH-] dan pOH
[Garam]
H+] Campuran (M)
pH Campuran
[OH-] Campuran (M)
pOH Campuran


Campuran Asam Lemah (H3A) dan Basa Kuat (B(OH)2)
Perbandingan koefisien reaksi setara asam : basa = 2 : 3
2H3A Lemah + 3B(OH)2 Kuat B3A2 (Garam) + 6H2O
[H3A] M V mL  [B(OH)2]  M V mL Dirancang & dibuat
oleh Urip Rukim
Urip.Info urip.wordpress.com
Volume Campuran
mL
mmol mmol Mol Awal 0 mmol -
mmol mmol Mol Reaksi mmol -
mmol mmol Mol Akhir mmol -
Ka HA Kesimpulan jenis campuran
Hasil Hitung [G], [H+] dan pH, [OH-] dan pOH
[Garam]
H+] Campuran (M)
pH Campuran
[OH-] Campuran (M)
pOH Campuran

Sangat berterima kasih menerima koreksi dan saran dari pembaca/pengguna.
Bagikan di

2 komentar:

 
Copyright © 2015-2018 Urip dot Info | Disain Template Oleh Herdiansyah Hamzah Dimodivikasi Urip.Info