Kelarutan garam mengacu pada jumlah maksimum garam yang dapat larut dalam sejumlah air tertentu pada suhu dan tekanan tertentu. Garam sukar larut atau spesi lain yang memiliki spesi anion yang merupakan konjugat asam lemah akan bertambah kelarutannya bila ke dalam larutan tersebut ditambah asam kuat. Misalnya garam BaF2,CaF2, SrF2 , AgCN, Mg3(PO4)2, FeS, dan Cu(OH)2. Pada spesi tersebut mengandung anion F– (dari HF), CN– (dari HCN), PO43–(dari H3PO4), S2– (dari H2S), OH– (dari H2O). Anion-anion tersebut dapat bereaksi dengan H+ dari suatu asam.
