Menentukan Orde Reaksi Berdasarkan Satuan Tetapan Laju Reaksi

Menentukan Orde Reaksi Berdasarkan Satuan Tetapan Laju Reaksi

Rabu, 17 Oktober 2018

Soal #1:
Tentukan masing-masing orde reaksi dari suatu persamaan reaksi yang diketahui nilai tetapan laju reaksi (k) seperti berikut ini.
(a) k = 3,2 × 10–4 s–1
(b) k = 6,5 × 10–2 mol L–1 s–1
(c) k = 4,3 × 10–5 L mol–1 s–1
(d) k = 3,7 × 10–3 L2 mol–2 s–1
Bagikan di

Mendownload Buku Kimia Dari Google Book

Ini adalah cara lama yang pernah saya lakukan ketika mencari buku-buku kimia idaman. Terpaksa menggunakan cara ini bila mencari buku dari sumber andalan ini tidak juga tersedia. Ada cara yang bisa dilakukan untuk bisa membaca sebuah buku dari Google Book, yaitu dengan mengunjungi web layanan tersebut. Silakan jelajah atau cari buku yang diperlukan. Beberapa halaman yang diijinkan untuk dibaca akan ditampilkan. Tentu saja tidak semua halaman bisa kita baca. Kalau mau bisa baca semua yah beli :D. Walau begitu kita sedikit tertolong, kadang hal yang kita cara tersedia pada halaman yang diijinkan, kalau beruntung. Nah bagaimana kalau kita ingin mengunduh semua halaman yang memang ditampilkan pada Google Book itu?
Bagikan di

Senyawaan Belerang, Ikatan Kimia, Hibridisasi, Bentuk Molekulnya

Belerang (S, sulfur) mempunyai banyak senyawaan. Pada bahasan ikatan kimia kadang siswa ragu dalam menentukan ikatan kimia antara S dengan unsur lain, beserta hibridisasi dan bentuk molekul senyawaan S. Pada tulisan kali ini akan dibahas beberapa senyawaan S terkait bagaimana ikatan kimia, hibridisasi serta bentuk molekulnya. Bahasannya dibuat sederhana tanpa detil teori yang bagi siswa SMA akan sulit dimengerti.
Bagikan di

Form, Select, Option, untuk Membuat Jawaban Tersembunyi

Selasa, 16 Oktober 2018

Sekadar catatan. Berikut ini kode sederhana yang akan digunakan dalam blog ini. Tujuannya adalah tidak menunjukkan jawaban secara langsung sehingga bila dikehendaki pembaca dapat mencoba mengerjakan sendiri lebih dahulu . Ketika ingin mencocokan jawabannya boleh klik "Petunjuk......"
Bagikan di

Soal-soal Elektrolisis 2, Hukum Faraday dan Pembahasannya

Pembahasan soal elektrolisis dan Hukum Faraday dengan menggunakan variabel muatan, kuat arus, waktu elektrolisis, massa zat yang mengendap, volume gas yang dihasilkan untuk keadaan STP dan RTP. Bila kurang jelas bisa menyimak penjelasan memalui video yang tersedia pada setiap nomor.

Bagikan di

Hibridisasi Molekul dengan Jumlah Elektron Ganjil

Senin, 15 Oktober 2018

Ada beberapa trik dalam menentukan hibridisasi (orbital hibrida) dari suatu molekul atau ion yang pernah dibahas pada blog ini. Cara atau trik-trik sebelumnya kurang dapat mengakomodasi kasus molekul atau ion yang memiliki total elektron valensi ganjil.

Lalu bagaimana caranya? Apakah elektron tunggal pada atom pusat itu terlibat dalam pembentukan orbital hibrida?
Bagikan di

Menentukan Orbital Hibrida dengan ½(V+M–K+A)

Cara ini berbeda dengan metode sebelumnya. Pada metode sebelumnya yang pernah ditulis di blog ini adalah dengan menghitung semua elektron valensi atom pada molekul atau ion yang terlibat dalam pembentukan ikatan. Cara menentukan orbital hibrida dengan rumus ½(V+M–K+A) ini hanya dengan menentukan jumlah elektron valensi atom pusat berikut jumlah atom monovalen yang terikat ke atom pusat, serta muatannya bila ada.
Bagikan di
Tabel Potensial Reduksi Standar (Wikipedia)

Tabel Potensial Reduksi Standar (Wikipedia)

Jumat, 12 Oktober 2018

Legenda: (s) – solid; (l) – liquid; (g) – gas; (aq) – aqueous (default untuk semua spesi yang bermuatan); (Hg) – amalgam; cetak tebal.
Tautan/link untuk download/unduh dengan format file docx ada di bagian bawah tabel.
Bagikan di
Soal-soal Elektrolisis 1 dan Pembahasannya

Soal-soal Elektrolisis 1 dan Pembahasannya

Soal #1 Bilangan Oksidasi dan Identifikasi Elektrolit
Suatu percobaan elektrolisis, 0,01 mol krom telah diendapkan pada katode ketika 0,06 mol elektron dilewatkan suatu larutan elektrolit yang mengandung krom. Apakah elektrolit yang digunakan dalam percobaan tersebut?
  • A. CrCl3
  • B. CrF4
  • C. CrF5
  • D. Na2Cr2O7
  • E. Cr2O3
📖 Lihat Pembahasan

Langkah 1 Tentukan jumlah elektron yang dibutuhkan per mol Cr yang diendapkan.

\(\displaystyle\begin{aligned} n_{e^-} \text{ per mol Cr} &= \frac{0{,}06 \text{ mol } e^-}{0{,}01 \text{ mol Cr}} \\ &= 6 \text{ mol } e^- / \text{mol Cr} \end{aligned}\)

Langkah 2 Reaksi di katode (reduksi) yang membutuhkan 6 elektron per atom Cr:

\(\text{Cr}^{6+}_{(aq)} + 6e^- \rightarrow \text{Cr}_{(s)}\)

Langkah 3 Periksa bilangan oksidasi Cr pada setiap pilihan:

SenyawaBilangan Oksidasi Cr
CrCl3+3
CrF4+4
CrF5+5
Na2Cr2O7+6 ✓
Cr2O3+3

Pada Na2Cr2O7: biloks Cr dihitung dari \(2(+1) + 2x + 7(-2) = 0 \Rightarrow x = +6\).

Jawaban: D. Na2Cr2O7
Soal #2 Elektrolisis Leburan Al2O3 – Volume Gas di STP
Dalam elektrolisis leburan Al2O3 menggunakan elektrode inert, berapakah volume gas yang dibebaskan (diukur pada keadaan s.t.p) ketika arus sebesar 8 ampere dialirkan melalui elektrolit tersebut selama 100 menit?
  • A. 2,8 L ✓
  • B. 8,4 L
  • C. 11,2 L
  • D. 22,4 L
  • E. 33,6 L
📖 Lihat Pembahasan

Langkah 1 Hitung muatan listrik total (Q) yang mengalir.

\(\displaystyle\begin{aligned} Q &= I \times t \\ &= 8 \text{ A} \times (100 \times 60) \text{ s} \\ &= 8 \times 6000 \\ &= 48{.}000 \text{ C} \end{aligned}\)

Langkah 2 Konversi coulomb ke Faraday.

\(\displaystyle\begin{aligned} n_{F} &= \frac{Q}{96{.}500 \text{ C/F}} \\ &= \frac{48{.}000}{96{.}500} \\ &\approx 0{,}5 \text{ Faraday} \end{aligned}\)

Langkah 3 Reaksi di anode (oksidasi anion O2−):

\(2\text{O}^{2-}_{(l)} \rightarrow \text{O}_{2(g)} + 4e^-\)

Artinya: 4 Faraday menghasilkan 1 mol O2.

Langkah 4 Hitung mol O2 yang dihasilkan.

\(\displaystyle\begin{aligned} n_{\text{O}_2} &= \frac{n_F}{4} \\ &= \frac{0{,}5}{4} \\ &= 0{,}125 \text{ mol} \end{aligned}\)

Langkah 5 Hitung volume O2 pada s.t.p (1 mol = 22,4 L).

\(\displaystyle\begin{aligned} V_{\text{O}_2} &= n \times 22{,}4 \text{ L/mol} \\ &= 0{,}125 \times 22{,}4 \\ &= 2{,}8 \text{ L} \end{aligned}\)
Jawaban: A. 2,8 L
Soal #3 Elektrolisis H2SO4 Encer – Volume O2 di RTP
Larutan asam sulfat encer dielektrolisis. Berapakah volume oksigen yang dibentuk ketika 2 mol elektron dialirkan dari satu elektrode ke elektrode yang lain? Volume oksigen diukur pada keadaan r.t.p di mana setiap 1 mol gas setara dengan 24 L.
  • A. 3 L
  • B. 6 L
  • C. 12 L ✓
  • D. 24 L
  • E. 36 L
📖 Lihat Pembahasan

Reaksi Anode Pada larutan H2SO4 encer, yang teroksidasi di anode adalah H2O:

\(2\text{H}_2\text{O}_{(l)} \rightarrow 4\text{H}^+_{(aq)} + \text{O}_{2(g)} + 4e^-\)

Perbandingan koefisien: 4 mol e menghasilkan 1 mol O2.

Perhitungan Hitung mol O2 dari 2 mol elektron.

\(\displaystyle\begin{aligned} n_{\text{O}_2} &= \frac{1}{4} \times n_{e^-} \\ &= \frac{1}{4} \times 2 \text{ mol} \\ &= 0{,}5 \text{ mol} \end{aligned}\)
\(\displaystyle\begin{aligned} V_{\text{O}_2} &= n \times 24 \text{ L/mol} \\ &= 0{,}5 \times 24 \\ &= 12 \text{ L} \end{aligned}\)
Jawaban: C. 12 L
Soal #4 Elektrolisis AgNO3 – Jumlah Elektron (Bilangan Avogadro)
Larutan perak nitrat dielektrolisis. Berapakah elektron yang dibutuhkan untuk mengendapkan 1,08 g perak pada katode? Diketahui Ar Ag = 108 dan L = tetapan Avogadro.
  • A. L/200
  • B. L/100 ✓
  • C. L/50
  • D. L/10
  • E. L
📖 Lihat Pembahasan

Reaksi Katode

\(\text{Ag}^+_{(aq)} + e^- \rightarrow \text{Ag}_{(s)}\)

Perbandingan 1:1, sehingga mol e = mol Ag.

Langkah 1 Hitung mol Ag yang mengendap.

\(\displaystyle\begin{aligned} n_{\text{Ag}} &= \frac{m_{\text{Ag}}}{M_{\text{Ag}}} \\ &= \frac{1{,}08 \text{ g}}{108 \text{ g/mol}} \\ &= 0{,}01 \text{ mol} \end{aligned}\)

Langkah 2 Hitung jumlah elektron (partikel).

\(\displaystyle\begin{aligned} N_{e^-} &= n_{e^-} \times L \\ &= 0{,}01 \times L \\ &= \frac{L}{100} \end{aligned}\)
Jawaban: B. L/100
Soal #5 Identifikasi Logam dari Data Coulomb dan Mol Endapan
Ketika 193 Coulomb arus listrik dialirkan melalui leburan senyawa suatu logam, 1 × 10−3 mol atom logam mengendap di katode. Manakah logam yang dimaksud?
  • A. Cu dan Pb ✓
  • B. Ag dan Cu
  • C. Ag dan Al
  • D. Al dan Pb
  • E. Na dan Mg
📖 Lihat Pembahasan

Langkah 1 Konversi coulomb ke Faraday.

\(\displaystyle\begin{aligned} n_F &= \frac{193 \text{ C}}{96{.}500 \text{ C/F}} \\ &= 2 \times 10^{-3} \text{ Faraday} \end{aligned}\)

Langkah 2 Tentukan muatan ion logam (n).

\(\displaystyle\begin{aligned} n &= \frac{n_F}{n_{\text{logam}}} \\ &= \frac{2 \times 10^{-3} \text{ F}}{1 \times 10^{-3} \text{ mol}} \\ &= 2 \end{aligned}\)

Jadi logam yang dicari adalah yang membentuk ion bermuatan +2.

Langkah 3 Identifikasi dari pilihan:

\(\text{Ag}^+ + e^- \rightarrow \text{Ag} \quad (n=1)\)
\(\text{Al}^{3+} + 3e^- \rightarrow \text{Al} \quad (n=3)\)
\(\text{Cu}^{2+} + 2e^- \rightarrow \text{Cu} \quad (n=2)\ \checkmark\)
\(\text{Pb}^{2+} + 2e^- \rightarrow \text{Pb} \quad (n=2)\ \checkmark\)
\(\text{Na}^{+} + e^- \rightarrow \text{Na} \quad (n=1)\)
\(\text{Mg}^{2+} + 2e^- \rightarrow \text{Mg} \quad (n=2)\)

Pasangan dengan n = 2 dari opsi yang tersedia: Cu dan Pb.

Jawaban: A. Cu dan Pb
Soal #6 Elektrolisis K2Cr2O7 – Massa Cr yang Diproduksi
Berapakah massa logam krom yang dapat diproduksi dari elektrolisis K2Cr2O7 selama 2 jam dengan arus sebesar 15,0 A? Diketahui Ar Cr = 52.
📖 Lihat Pembahasan

Langkah 1 Konversi waktu ke detik.

\(\displaystyle\begin{aligned} t &= 2 \text{ jam} \times 60 \frac{\text{menit}}{\text{jam}} \times 60 \frac{\text{detik}}{\text{menit}} \\ &= 7{.}200 \text{ detik} \end{aligned}\)

Langkah 2 Hitung muatan listrik total (Q).

\(\displaystyle\begin{aligned} Q &= I \times t \\ &= 15{,}0 \text{ A} \times 7{.}200 \text{ s} \\ &= 108{.}000 \text{ C} \end{aligned}\)

Langkah 3 Konversi ke Faraday.

\(\displaystyle\begin{aligned} n_F &= \frac{108{.}000 \text{ C}}{96{.}500 \text{ C/F}} \\ &\approx 1{,}119 \text{ Faraday} \end{aligned}\)

Langkah 4 Tentukan bilangan oksidasi Cr dalam K2Cr2O7:

\(\displaystyle\begin{aligned} 2(+1) + 2x + 7(-2) &= 0 \\ 2 + 2x - 14 &= 0 \\ x &= +6 \end{aligned}\)

Reaksi di katode:  \(\text{Cr}^{6+} + 6e^- \rightarrow \text{Cr}\)

Setiap 1 mol Cr membutuhkan 6 Faraday.

Langkah 5 Hitung mol Cr yang diendapkan.

\(\displaystyle\begin{aligned} n_{\text{Cr}} &= \frac{n_F}{6} \\ &= \frac{1{,}119}{6} \\ &= 0{,}1865 \text{ mol} \end{aligned}\)

Langkah 6 Hitung massa Cr.

\(\displaystyle\begin{aligned} m_{\text{Cr}} &= n_{\text{Cr}} \times M_{\text{Cr}} \\ &= 0{,}1865 \text{ mol} \times 52 \text{ g/mol} \\ &\approx 9{,}70 \text{ g} \end{aligned}\)
Massa Cr = 9,70 gram
Bagikan di

Elektrolisis Leburan Senyawa yang Mengandung Nitrat, Karbonat, dan Sulfat

Selasa, 09 Oktober 2018

Berikut ini rangkuman dari beberapa sumber yang merekomendasikan hasil dan reaksi elektrolisis leburan-leburan yang mengandung anion nitrat, karbonat dan sulfat. Paranala/tautan/link juga disertakan agar dapat dijadikan rujukan yang valid. Catatan ini dibuat hanya sebatas untuk pembelajaran pada pelajaran kimia sma dan yang sederajat.
Bagikan di

Penulisan dan Ejaan Simbol Wujud Zat pada Persamaan Reaksi

Minggu, 07 Oktober 2018

Wujud zat sangat menentukan dalam  proses kimiawi atau reaksi kimia. Oleh karena itu pada penulisan persamaan reaksi kerap dicantumkan lambang/simbol wujud zat. Ia ditempatkan sebelah kanan tiap rumus kimia dari zat dengan diapit tanda kurung menggunakan huruf miring (italic) dalam persamaan reaksi. Lebih-lebih pada penulisan persamaan termokimia.
Bagikan di

Penyetaraan Reaksi Redoks: ClO4- + Cl- → ClO3- + Cl2

Rabu, 03 Oktober 2018

Soal penyetaraan reaksi ini sebenarnya unik, ClO4 (aq) + Cl (aq) → ClO3 (aq) + Cl2(g). Pada reaksi tersebut ada dua kemungkinan dalam proses penyetaraannya. Dikatakan “terdapat dua kemungkinan” karena pada soal tidak ada informasi selain yang tertulis. Toh dalam proses penyetaraan ini tidak mempertimbangkan hal lain selain reaksi itu setara, baik ditinjau dari jumlah atom dan muatan. Itu saja.

Bagikan di
 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info