Tampilkan postingan dengan label Hidrolisis Kation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidrolisis Kation. Tampilkan semua postingan
Hidrolisis Garam dengan Kation dari Basa Lemah Polihidroksi (Hidrolisis Bertingkat/Bertahap)

Hidrolisis Garam dengan Kation dari Basa Lemah Polihidroksi (Hidrolisis Bertingkat/Bertahap)

Rabu, 25 Februari 2026

Hidrolisis bertingkat garam dari basa lemah polihidroksi adalah proses kation garam bereaksi dengan air secara bertahap (tidak sekaligus) karena kation tersebut mampu melepaskan proton (H+) lebih dari satu kali, masing-masing dengan konstanta kesetimbangan (Ka) yang berbeda.

Hal ini terjadi karena basa lemah polihidroksi (seperti Al(OH)3, Fe(OH)3, dan Zn(OH)2) menerima H+ secara bertahap saat membentuk garam. Akibatnya, kation logam yang terbentuk dalam wujud ion kompleks aqua, masih dapat melepaskan H+ ke air secara bertahap pula.

Bagikan di
pH Garam Terhidrolisis Bertingkat (Hidrolisis Kation) pada Titik-titik Ekuivalen Titrasi

pH Garam Terhidrolisis Bertingkat (Hidrolisis Kation) pada Titik-titik Ekuivalen Titrasi

Senin, 23 Februari 2026

Studi Kasus: Titrasi ZnCl2 dan AlCl3 dengan NaOH – Analogi dengan Asam Poliprotik

1. Mengapa Kation Logam Bisa Bersifat Asam?

Ketika garam seperti ZnCl2 atau AlCl3 dilarutkan dalam air, ion logamnya tidak berdiri sendiri sebagai Zn2+ atau Al3+ telanjang. Ion logam ini memiliki orbital kosong berenergi rendah yang dapat menerima pasangan elektron dari molekul air, sehingga terbentuk ion aqua kompleks:

Bagikan di
 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info