Pembahasan Soal Essay OSP Kimia 2019 - Nomor-3. Senyawa Sulfur

Kamis, 18 April 2019 edit

Berikut ini pembahasan soal Olimpiade Sains Tingkat Provinsi - OSP Kimia Tahun 2019 ala urip.info. untuk soal essay. Pembahasan soal OSP Kimia ini dikirim per nomor. Nomor lain nanti  silakan klik tautan yang terdapat pada bagian akhiri pembahasan ini. Mohon koreksi bila ada pembahasan yang tidak tepat dan akan dilakukan perbaikan seperlunya. Terima kasih.



Soal Nomor 3. Senyawa Sulfur  (30 poin)
urip.info
Sulfur di alam sering ditemukan di wilayah pegunungan sebagai padatan kuning, atau berupa mineralnya, sebagai senyawa sulfida, seperti galena (PbS), blende (ZnS), sinabar (HgS), pirit (FeS2), dan sebagai senyawa sulfat seperti gipsum (CaSO4). Senyawaan turunan sulfur dapat disintesis membentuk senyawaan sulfur anorganik maupun organik. Sebagai contoh senyawa timbal tetrasulfida (Pb3S4) sebagai sulfur anorganik dapat disintesis secara langsung dari logam Pb dan S pada suhu tinggi. Begitu pula senyawa pirit FeS2 dapat disintesis melalui reaksi antara Fe dan S pada suhu tinggi.
  1. Tuliskan reaksi setimbang pembuatan Pb3S4 dan FeS2.
    (2 poin)
    Jawaban:
    3Pb + 4S → 2PbS + PbS2 → P3S4
    Fe + 2S → FeS2
    urip.info
  2. Tentukan bilangan oksidasi logam Pb dan S dalam Pb3S4, serta Fe dan S dalam FeS2
    (4 poin)
    Jawaban:
    Pb3S4 merupakan campuran 2 PbS dan PbS2
    2PbS → 2Pb2+ + 2S2
    PbS2 → Pb4+ + 2S2
    urip.info
    Secara rata-rata:
    biloks Pb = +8/3,
    biloks S = –8/4 = –2.
    urip.info
    FeS2 → Fe2+ + S22–
    Biloks Fe dalam FeS2 = +2
    Biloks S dalam FeS2 = –1
urip.info
Sulfur  dapat  membentuk  senyawaan biner dengan  fluor  maupun oksigen membentuk fluorosulfur seperti S2F2, SF4, S2F10, S2O32–, S4O62–.
urip.info
  1. Gambarkan struktur molekul dari kelima senyawa biner sulfur fluorida. (ikatan S–S mungkin terjadi) (12 poin)
    Jawaban:
    urip.info
  2. Senyawa S2F2 memiliki isomer. Gambarkan kedua isomer tersebut.
    (4 poin)
    Jawaban:
urip.info
Sulfur difluorida bereaksi dengan gas fluor membentuk sulfur tetrafluorida sebagai produk utama dan produk samping sulfur heksafluorida. Dalam suatu wadah bervolume konstan, diberikan sulfur difluorida dan gas fluor berlebih dengan tekanan parsial berturut-turut 350 mmHg dan 650 mmHg. Setelah reaksi berakhir tekanan gas adalah 550 mmHg.
  1. Tuliskan reaksi pembuatan SF4 dan SF6
    (2 poin)
    Jawaban:
    SF2 + F2(g) → SF4
    SF2 + 2F2(g) → SF6
    Total reaksi: 2SF2 + 3F2 → SF4 + SF6
    urip.info
  2. Tentukan tekanan parsial (dalam mmHg) dari masing-masing gas setelah reaksi selesai.
    (6 poin)
    Jawaban:
    Dimisalkan tekanan parsial SF4 dan SF6 masing-masing sebesar x
    urip.info
    350–2x + 650–3x + 2x = 550
    1000–3x = 550
    3x = 1000 – 550
    3x = 450
    x = 150
    urip.info
     Tekanan (P) parsial masing-masing gas setelah reaksi:
    P-SF2 =  50 mmHg
    P-F2 = 200 mmHg
    P-SF4 = 150 mmHg
    P-SF6 = 150 mmHg
urip.info

CMIIW
Urip Rukim.

Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2019 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info