Pembahasan Soal Kimia OSK (KSN) Tingkat Kabupaten/Kota 2020 (Bagian 1 dari 2)

Selasa, 10 Maret 2020 edit

Berikut ini akan dibahas soal kimia OSK (Olimpiade Sains tingkat Kabupaten/kota) atau KSN Kabupaten/Kota tahun 2020 ala urip.info. Jumlah soal 30 pilihan ganda (5 opsi) dan 4 soal bentuk uraian.




Soal Nomor 1
Dalam suasana basa, logam kobalt (Co) dapat mengalami reaksi oksidasi menjadi Co(OH)3 sementara natrium hipoklorit, NaOCl, dapat direduksi menjadi NaCl. Apabila reaksi tersebut disetarakan maka koefisien reaksi kobalt dan NaOCl masing-masing adalah ..... urip.info
  1. 2 dan 3
  2. 1 dan 3
  3. 3 dan 2
  4. 1 dan 2
  5. 3 dan 1
Pembahasan Soal Nomor 1
Oksidasi: 2Co + 6OH → 2Co(OH)3 + 6e
Reduksi: 3NaOCl + 3H2O + 6e→  3NaCl + 6OH
Reaksi redoks: 2Co + 3NaOCl + 3H2O → 2Co(OH)2 + 3NaCl
Jawaban yang tepat A.

urip.info

Soal Nomor 2
Massa CaCl2 yang dibutuhkan untuk membuat 500 mL larutan CaCl2 yang konsentrasinya 0,200 M adalah ..... urip.info
  1. 0,100 g
  2. 0,200 g
  3. 5,550 g
  4. 11,100 g
  5. 22,20 g
Pembahasan Soal Nomor 2
[CaCl2] = 0,2 M atau 0,2 mol/L; V(CaCl2) = 0,5 L
n(CaCl2) = [CaCl2] × V(CaCl2)
n(CaCl2) = 0,2 mol/L × 0,5 L
n(CaCl2) = 0,1 mol
urip.info
m(CaCl2) = n(CaCl2) × M(CaCl2)
m(CaCl2) = 0,1 mol × (40,08 + 35,45×2) g/mol
m(CaCl2) = 11,098 g
Jawaban yang paling medekati D.

urip.info

Soal Nomor 3
Di antara kelompok senyawa berikut ini, yang merupakan senyawa ionik adalah ..... urip.info
  1. N2O4 , NH3, NH4Cl
  2. NH4Cl, NaCl, Na2O2
  3. NF3, (NH4)2SO4 , PCl3
  4. AsH3, AlCl3, PCl3
  5. NCl3, NaCl, CaC2
Pembahasan Soal Nomor 3
Senyawa ionik adalah senyawa yang tersusun dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion). Biasanya senyawa ionik merupakan kombinasi unsur logam dan nonlogam, kecuali kation NH4+ dalam NH4Cl tersusun dari unsur nonlogam namun bermuatan positif.
Jawaban yang tepat B.

urip.info

Soal Nomor 4
Asam sulfat, H2SO4 , dibuat dengan mereaksikan 400 g SO2, 175 g O2 , dan 125 g H2O. Reaksi berlangsung menurut persamaan reaksi (belum setara)
SO2 + O2 + H2O →  H2SO4
Pernyataan yang tidak benar adalah ..... urip.info
  1. Jika reaksi berlangsung sempurna, maka 6,25 mol SO2 berubah menjadi 612,5 g H2SO4
  2. SO2 merupakan pereaksi pembatas
  3. Air terdapat dalam jumlah berlebih
  4. Pada proses ini dihasilkan 700 g H2SO4
  5. Pada akhir reaksi terdapat sisa oksigen 75 g
Pembahasan Soal Nomor 4

Menguji kebenaran setiap pernyataan:
  1. Reaksi sempurna menghasilkan 6,25 mol H2SO4 atau setara dengan massa = 6,25 mol × 98 g/mol = 612,5 g. →  benar
  2. SO2 dalam reaksi memang habis bereaksi dan ia merupakan pereaksi pembatas (jumlahnya terbatas) → benar 
  3. Air dalam reaksi memang berlebih sebanyak 0,69 mol → benar
  4. Pada proses ini H2SO4 yang dihasilkan 612,5 g, bukan 700 g →  tidak benar
  5. Sisa oksigen 2,344 mol atau setara dengan massa = 2,344 mol × 32 g/mol = 75,008 g → benar
Jawaban yang tepat D.

urip.info

Soal Nomor 5
Bila nilai ∆Ho untuk reaksi: Mg(s) + Cl2 (g) →  2MgCl2 (s) adalah –1283,6 kJ, maka entalpi pembentukan standar, ∆Hfo , magnesium klorida adalah .....
  1. 0 kJ/mol
  2. –321 kJ/mol
  3. –641,8 kJ/mol
  4. 1283,6 kJ/mol
  5. –1283,6 kJ/mol
Pembahasan Soal Nomor 5
∆Hfo adalah entalpi setiap pembentukan 1 mol senyawa dari unsur-unsur penyusunnya pada keadaan standar. Pada reaksi yang disajikan adalah ∆Ho pembentukan 2 mol MgCl2urip.info
∆Hfo MgCl2 = ½ (–1283,6 kJ/mol) = –641,8 kJ/mol
Jawaban yang tepat C.

urip.info

Soal Nomor 6
Berdasarkan data kalor pembentukan H2O(g) = –241,8 kJ/mol, kalor disosiasi H2(g) = +436 kJ/mol, dan kalor disosiasi O2(g) = +498 kJ/mol, maka energi ikatan O–H adalah .....
  1. 221,6 kJ/mol
  2. 443,2 kJ/mol
  3. 463,4 kJ/mol
  4. 587,9 kJ/mol
  5. 926,8 kJ/mol
Pembahasan Soal Nomor 5
H2(g) + ½ O2(g) →  H2O(g)
∆H = 436 kJ/mol + ½ (498 kJ/mol) – (–241,8 kJ/mol)
∆H = 436 kJ/mol + 249 kJ/mol) + 241,8 kJ/mol)
∆H = 926,8 kJ/mol urip.info
Dalam setiap molekul H2O atau H–O–H terdapat 2 ikatan O–H,
jadi energi ikatan O–H = 926,8 kJ/mol ÷ 2 = 463,4 kJ/mol
Jawaban yang tepat C.

urip.info

Soal Nomor 7
Di antara serial bilangan kuantum berikut, yang menjelaskan orbital 4f adalah .....
  1. n = 2, l = 0, ml = 0
  2. n = 3, l = 1, ml = –1
  3. n = 3, l = 2, ml = –1
  4. n = 4, l = 2, ml = +1
  5. n = 4, l = 3, ml = +2
Pembahasan Soal Nomor 7 urip.info
Orbital 4f memiliki bilangan kuntum utama n = 4; orbital f → l = 3. Bilangan kuantum azimuth l = 3 memberikan kemungkinan nilai bilangan kuantum magnetik mulai dari –3, –2, –1, 0, +1, +2, +3
Jawaban yang tepat E.

urip.info

Soal Nomor 8
Di antara unsur berikut, yang dapat membentuk ion bermuatan +2 dengan konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10  adalah .... urip.info
  1. K
  2. Si
  3. Zn
  4. Ca
  5. Ge
Pembahasan Soal Nomor 8 urip.info
Konfigurasi elektron X2+ = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 jumlah elektron = 28, ketika dalam keadaan dasar (netral, bukan ion, elektron dikembalikan dengan menambah 2) maka jumlah elektron menjadi 28+2 = 30. Unsur yang bernomor atom 30 adalah Zn.
Jawaban yang tepat C.

urip.info

Soal Nomor 9
Di antara molekul atau ion berikut ini: SO3, CO2, NO2+, dan ClO2, yang isoelektronik adalah .... urip.info
  1. SO3 dan CO2
  2. NO2+ dan ClO2
  3. CO2 dan NO2+
  4. NO2+ dan SO3
  5. CO2 dan ClO2
Pembahasan Soal Nomor 9
Spesi isoelektronik adalah spesi (boleh molekul atau ion) yang memiliki jumlah elektron sama. Jumlah elektron setiap atom = nomor atom, bila bermuatan positif jumlah elektronnya berkurang sebanyak muatan positif, bila bermuatan negatif jumlah elektronnya bertambah sebanyak muatan negatifnya. urip.info

Analisis jumlah elektron setiap spesi:
SO3 = 16 + (8×3) = 40 elektron
CO2 = 6 + (8×2) = 22 elektron
NO2+ = 7 + (8×2) – 1 = 22 elektron
ClO2 = 17 + (8×2) + 1 = 34 elektron
Jawaban yang tepat C.

urip.info

Soal Nomor 10
Berdasarkan geometri molekulnya, di antara ion atau molekul berikut yang mempunyai momen dipol paling besar adalah .... urip.info
  1. NO3
  2. SO2
  3. SiH4
  4. BF4
  5. PCl5
Pembahasan Soal Nomor 10 urip.info
Semakin tidak simetris suatu molekul atau ion maka momen dipolnya semakin besar.
Jawaban yang tepat B.

urip.info

Soal Nomor 11
Urutan yang benar mengenai peningkatan ukuran radius ion Na+, Mg2+, dan Al3+ adalah .... urip.info
  1. Na+ < Mg2+ < Al3+
  2. Mg2+ < Al3+ < Na+
  3. Al3+ < Na+ < Mg2+
  4. Al3+ < Mg2+ < Na+
  5. Na+ < Al3+ < Mg2+
Pembahasan Soal Nomor 11 urip.info
Umumnya jari-jari kation dari unsur seperiode dari kiri ke kanan semakin kecil. Na, Mg, Al adalah unsur seperiode dari kiri ke kanan. Dengan demikian urutan jari-jari ion Al3+ < Mg2+ < Na+
Jawaban yang tepat B.

urip.info

Soal Nomor 12
Di antara senyawa ion berikut, yang mempunyai energi kisi paling kecil adalah .... urip.info
  1. NaI
  2. LiF
  3. KBr
  4. NaCl
  5. CsI
Pembahasan Soal Nomor 12
Energi kisi ditentukan oleh besarnya jari-jari ion dan jumlah muatan sesuai Hukum Coulomb. Bahasan lebih detail dapat disimak di sini.
urip.info
mMn+ (g) + nXm– (g) ⟶ MmXn (s) + Energi kisi.
E = k(Q1×Q2)/d
Q adalah jumlah muatan
d jarak antarion.
urip.info
Semakin besar muatan ion-ion dan semakin kecil jari-jari ion maka menghasilkan energi kisi semakin besar, sebaliknya semakin kecil jumlah muatan ion-ion dan semakin besar jari-jari ion-ion menghasilkan energi kisi semakin kecil.
urip.info
Dalam soal ini semuanya memiliki muatan yang sama yaitu +1 dan –1, dengan demikian yang menentukan energi kisi hanya jarak antarion, semakin besar jari-jari ion semakin kecil energi kisinya.
urip.info
Jari-jari ion Cs+ terbesar, demikian pula jari-jari I juga terbedar dibanding ion yang ada dalam perbandingan soal ini, maka CsI diperkirakan mempunyai energi kisi terkecil.
Jawaban yang tepat E.

urip.info

Soal Nomor 13
Jenis orbital hibrida atom C yang diberi tanda pada senyawa berikut ini adalah ....


Pembahasan Soal Nomor 13
Petunjuk yang mudah diingat mengenai orbital hibrida adalah jumlah ikatan sekitar atom, tanpa memedulikan apakah ikatan tunggal, ganda, atau tripel, semua dianggap satu domain. urip.info

2 domain ikatan →  orbital hibrida sp (1s + 1p)
3 domain ikatan →  orbital hibrida sp2 (1s + 2p)
4 domain ikatan →  orbital hibrida sp3 (1s + 3p)

Atom C-1 → 3 ikatan = sp2
Atom C-2 → 4 ikatan = sp3
Atom C-3 → 3 ikatan = sp2
Atom C-4 → 2 ikatan = sp
Jawaban yang tepat D.

urip.info

Soal Nomor 14
Pada 298 K, perubahan entalpi pembentukan standar dan perubahan entropi standar dari reaksi berikut : C(s) + ½O2(g) + 2H2(g) ⇌ CH3OH(g) berturut-turut adalah –205 kJ/mol dan 240 J/mol.K. Maka nilai ln Kp untuk reaksi tersebut adalah .... urip.info
  1. 28,9
  2. 53,9
  3. 111,6
  4. 133,5
  5. 2931,6
Pembahasan Soal Nomor 14
ΔG° = –RT ln Kurip.info
ΔG° = ΔH° – TΔS°
–RT ln Kp  = ΔH° – TΔS°
ln Kp  = (ΔH° – TΔS°)/(–RT)
ln Kp  = (–205.000 – (298 × 240))/(–8,314 × 298)
ln Kp  = (–276.520)/(– 2477,572)
ln Kp  = 111,6
Jawaban yang tepat C.

urip.info

Soal Nomor 15
Perhatikanlah grafik energi reaksi hipotetis berikut : A + B →  C + D,

Nilai energi yang mengalami perubahan bila ditambahkan katalis adalah ....
  1. Hanya I
  2. Hanya II
  3. I dan II
  4. I dan III
  5. I, II, dan III
Pembahasan Soal Nomor 15
Penambahan katalis akan mengubah energi aktivasi menjadi lebih rendah. Dalam grafik energi aktivasi ditunjukkan pada nomor III. Bila III berubah maka tinggi maka tinggi I juga akan berubah, sementara itu tinggi II tidak mengalami perubahan.
Jawaban yang tepat D.

urip.info
Mohon koreksi bila dijumpai pembahasan yang kurang tepat, sola tulis pada kolom komentar di bawah ini. Terima kasih.
Bagikan di

2 komentar:

  1. Pak seperti nya nomor 1 salah

    Menurut saya
    Co + 6OH- ---> Co(OH)3 + 3H2O +6e
    NaOCl+ H2O +2e ---> NaCl + 2OH-

    Setarakan

    2Co + 12OH- --->2Co(OH)3 + 6H2O + 12e
    6NaOCl + 6H2O + 12e --->6 Nacl+ 12Oh-

    Jumlahkan
    2Co + 6NaOCl ---> 2Co(OH)3 + 6NaCl

    Bisa di sederhanakan dengan di bagi 2

    Co + 3NaOCl ---> Co(OH)3 + 3NaCl


    Jadi koefisiennya 1 dan 3 yaitu B

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk reaksi pertama: Co + 6OH- ---> Co(OH)3 + 3H2O +6e
      Coba periksa ulang jumlah atom O dan H apakah sudah setara?

      Hapus

 
Copyright © 2015-2020 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info