Manakah Zat yang Habis Bereaksi (Pereaksi Pembatas)
Sabtu, 03 Maret 2018
Data yang diperlukan adalah koefisien zat yang bereaksi, tanpa memedulikan rumus kimianya seperti apa, yang dibutuhkan adalah koefisien zat ketika sudah disetarakan.
Data berikutnya adalah volume dan konsentrasi setiap zat.
Bila volume atau konsentrasi tidak diketahui namun dapat diketahui jumlah zatnya (satuan mol) silakan memanipulasi data volume dan konsentrasi sehingga diperoleh jumlah zat yang diketahui. Jumlah zat (mol) = volume larutan zat × konsentrasi larutan zat.
Informasi Tersembunyi dalam Soal Kimia
Pembuat Soal Hitungan untuk Campuran Asam/Basa-Kuat/Lemah Bervalensi 1
Jumat, 02 Maret 2018
Untuk campuran jenis lain seperti asam/basa bervalensi lebih 1 silakan dikembangkan sendiri.
Harapannya bisa membantu guru dalam mengontruksi soal hitungan sehingga diperoleh hasil hitung berupa angka sederhana.
Pembahasan Soal OSK Kimia Tahun 2018
Kamis, 01 Maret 2018
Pembahasan Soal OSP Kimia 2017 Lengkap
Selasa, 27 Februari 2018
Kalkulator pH dan % Hidrolisis Garam
Sabtu, 24 Februari 2018
Oleh karena itu sering dalam soal-soal kimia bahasannya dikaitkan dengan pH larutan. Dalam kimia, ada tiga tipe hidrolisis: hidrolisis garam, hidrolisis asam, dan hidrolisis basa.
Pada tulisan ini hanya akan disajikan kalkulator % hidrolisis dan pH dari garam yang terhidrolisis. Untuk yang lain silakan telusuri pada pranala kalkulator kimia.
Soal dan Pembahasan Pergeseran Kesetimbangan Secara Kuantitatif
Kamis, 22 Februari 2018
Soal #1:
Untuk reaksi berikut ini: A(g) + B(g) ⇌ C(g) + D(g), dalam wadah 1 liter konsentrasi gas-gas ini dalam campuran kesetimbangan adalah: [A] = 0,5 M, [B] = 4,0 M, [C] = 6,0 M, dan [D] = 8,0 M. Berapa mol D harus ditambahkan ke dalam campuran ini untuk mencapai konsentrasi A = 1,0 M?
Kalkulator Waktu Paruh dan Laju Reaksi
Rabu, 21 Februari 2018
Cara penggunaan:
- Silakan ganti data input dengan data yang tersedia, seperti pada contoh soal .
- Kosongkan 1 kotak input untuk variabel yang akan dihitung.
- Pilih satuan waktu yang sesuai.
- Satuan lain silakan disesuaikan dengan keperluan penyelesaian soal latihan.
- Gunakan tanda titik sebagai tanda desimal, atau menyesuaikan dengan pengaturan komputer pribadi.
- Bila diperlukan bilangan eksponen misal 6,0 × 10-3 cara menginputnya adalah dengan mengetik 6.0e-3.
- Kalkulator ini hanya dapat digunakan untuk sekadar latihan dan menemani belajar, bukan untuk digunakan kepentingan ilmiah.
Pembuat Data Laju Reaksi untuk Soal Kimia
Selasa, 20 Februari 2018
Berikut ini adalah alat yang dapat digunakan untuk membuat data hipotetis untuk soal-soal laju reaksi itu. Membuat data-data laju reaksi sekadar untuk latihan soal atau kebutuhan tertentu akan lebih mudah dengan menggunakan alat "Pembuat Data Laju Reaksi untuk Soal Kimia".
Alat ini tersedia secara online di halaman ini atau dapat pula mengunduh format file excel-nya langsung.
Soal Laju Reaksi Dekomposisi dan Pembahasannya
Senin, 12 Februari 2018
Dekomposisi dinitrogen pentaoksida (N2O5) menjadi NO2 dan O2 adalah reaksi orde pertama. Pada temperatur 60 oC konstanta laju reaksinya adalah 2,8×10–3 menit-1. Jika pada wadah tertutup mula-mula hanya ada N2O5 pada tekanan 125 kPa, berapa lama ia akan mencapai tekanan 176 kPa?
Penamaan Isomer Sistem Z/E pada Alkena
Minggu, 11 Februari 2018
Dalam kimia organik, isomer geometri pada ikatan rangkap karbon‑karbon (C=C) sering dijumpai. Sistem penamaan cis‑trans yang sederhana hanya bekerja dengan baik jika ada dua gugus identik pada masing‑masing atom karbon. Namun, bagaimana jika keempat substituen pada ikatan rangkap semuanya berbeda?
Di sinilah sistem E/Z (dari bahasa Jerman: Entgegen = berlawanan~berseberangan, Zusammen = bersama~sepihak) yang dikembangkan oleh Cahn, Ingold, dan Prelog menjadi mutlak diperlukan.
Pada tulisan ini dijelaskan dengan menggunakan contoh. Dimulai dari yang sederhana ke yang relatif lebih rumit. Sistem penamaan Z/E pada isomer alkena sebenarnya tidak terlalu rumit, hanya mengamati mana gugus yang dianggap lebih prioritas pada setiap sisi struktur alkena.
Pembahasan Soal Pilihan Ganda OSK Kimia 2016
Sabtu, 10 Februari 2018
Larutan kalium permanganat direaksikan dengan kalium oksalat dalam suasana basa menghasilkan mangan oksida (MnO2) dan karbon dioksida. Maka koefisien kalium permanganat dan kalium oksalat setelah reaksi setara yaitu:
A. 4 dan 2
B. 2 dan 3
C. 3 dan 2
D. 2 dan 6
E. 4 dan 8
