Dalam kimia organik, isomer geometri pada ikatan rangkap karbon‑karbon (C=C) sering dijumpai. Sistem penamaan cis‑trans yang sederhana hanya bekerja dengan baik jika ada dua gugus identik pada masing‑masing atom karbon. Namun, bagaimana jika keempat substituen pada ikatan rangkap semuanya berbeda?
Di sinilah sistem E/Z (dari bahasa Jerman: Entgegen = berlawanan~berseberangan, Zusammen = bersama~sepihak) yang dikembangkan oleh Cahn, Ingold, dan Prelog menjadi mutlak diperlukan.
Pada tulisan ini dijelaskan dengan menggunakan contoh. Dimulai dari yang sederhana ke yang relatif lebih rumit. Sistem penamaan Z/E pada isomer alkena sebenarnya tidak terlalu rumit, hanya mengamati mana gugus yang dianggap lebih prioritas pada setiap sisi struktur alkena.
