Silabus Kimia dan RPP Kimia Kelas 10 Kurikulum 2013 yang Direvisi

Silabus Kimia dan RPP Kimia Kelas 10 Kurikulum 2013 yang Direvisi

Senin, 27 Juni 2016

Berikut ini pranala (link) silabus beserta RPP Kimia kelas 10 berdasarkan kurikulum 2013 yang direvisi yang diperoleh dari grup facebook AGKI (Asosiasi Guru Kimia Indonesia. Untuk RPP ini dapat dijadikan contoh dan masih perlu perbaikan untuk dapat disesuaiakan dengan keadaan sekolah. Semua berkas dalam bentuk *docx sehingga memudahkan untuk modifikasi seperlunya. Terima kasih rekan RuKimIn (guRU KIMa Indonesia) yang telah berbagi untuk memudahkan tugas profesi kita.
Bagikan di

Kalkulator Perkiraan pH Larutan Menggunakan Larutan Indikator

Senin, 13 Juni 2016

Sekarang sudah ada alat yang canggih untuk memperkirakan pH suatu larutan. Pada pelajaran kimia tidak demikian, masih dijumpai soal-soal untuk menguji daya analisis siswa untuk membuat kesimpulan perkiraan rentang pH suatu larutan.  Caranya dengan menggunakan larutan indikator yang dapat memberikan perubahan warna khas untuk memperkirakan pH suatu larutan tersebut. Menyimpulkan pH atau rentang pH juga tidak terlalu sulit. Konsep ini sebenarnya hanya menentukan "irisan" dari data rentang pH suatu indikator satu dengan indikator lainnya. Namanya irisan maka pH larutan tersebut harus masuk dalam rentang pH semua indikator. "Kalkulator Perkiraan pH Larutan Menggunakan Larutan Indikator" ini dibuat untuk membantu siswa dalam mencocokkan hasil analisisnya tanpa perlu bantuan pihak lain lagi.
Bagikan di

Modul Guru Pembelajar Bidang Kimia SMA

Sabtu, 11 Juni 2016

Berikut ini adalah pranala untuk unduh  (download) modul-modul dari kegiatan diklat instruktur guru pembelajar mata pelajaran kimia yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPPTK IPA) Tahun 2016. Semoga modul yang ada dapat dijadikan salah satu bahan untuk peningkatan keprofesian guru kimia di Indonesia untuk memfasilitasi belajar siswa.
Bagikan di

Kalkulator Penyetaraan Reaksi

Selasa, 07 Juni 2016

Berikut ini adalah Kalkulator Penyetaraan Reaksi yang dapat digunakan sebagai referensi atas soal-soal penyetaraan reaksi kimia. Kalkulator ini ditujukan bagi siswa yang baru belajar kimia meskipun untuk siswa tingkat lanjut juga boleh-boleh saja menggunakannnya. Kalkulator ini bukan karya saya, saya hanya sekadar mengalihbahasakan dan dengan ijin yang pembuat akhirnya saya unggah di sini. "Thank you very much Mr. Witek Mozga". Semoga akan lebih banyak manfaatnya.
Bagikan di

Meng-Animasi Diagram (Chart) untuk Presentasi Secara Praktis

Kamis, 02 Juni 2016

Untuk mahasiswa atau siapa saja yang akan mempresentasikan data (misalnya hasil penelitian) dan diwujudkan dalam bentuk diagram (chart) tentu ingin membuat presentasi semenarik mungkin. Kebanyakan dari mereka menggunakan aplikasi semacam MS. Powerpoint. Namun kayaknya belum banyak yang tahu cara membuat diagram dengan menyajikannya dengan animasi. Biasanya ada data kemudian di konversi menjadi diagram statis tidak banyak "bertingkah" sehingga monoton tampilannya meskipun warna-warni.

Bila menggunakan MS. Powerpoint terdapat fasilitas untuk menganimasikan diagram itu sehingga menjadi lebih hidup. Bagaimana caranya?

Bagikan di

Kalkulator pH dan Volume Gas pada Elektrolisis

Selasa, 31 Mei 2016

Berikut ini adalah kalkulator yang dapat digunakan untuk menghitung pH pada reaksi elektrolisis. Beberapa bagian kalkulator sengaja dibuat terpisah satu dengan yang lain untuk mengantisipasi variasi soal, terutama muatan listrik yang kadang diketahui dengan satuan Coulomb atau Faraday, bahkan kadang diketahui arus listrik dan lama waktu elektrolisis. Untuk ke-empat variabel ini dapat dihitung dengan 2 kalkulator yang pertama pada bahasan ini. Selanjutnya satuan Faraday akan digunakan lebih luas dalam perhitungan kalkulator selanjutnya yang dikaitkan dengan pH larutan setelah elektrolisis dan dikaitkan pula dengan volume gas yang terbentuk setelah sekian waktu elektrolisis. Kombinasi dari beberapa kalkulator ini akan sangat membantu dalam penyelesaian soal-soal atau untuk membuat soal dengan berbagai variabel yang diketahui.
Bagikan di

Soal Elektrolisis Dihubungkan dengan pH Larutan dan Volume Gas

Minggu, 29 Mei 2016

#1. Soal Konsentrasi ion, Volume gas, dan pH setelah elektrolisis

Arus listrik sebesar 0,965 ampere dialirkan melalui larutan 500 mL ZnSO4 0,2 M selama 10 menit pada suhu 27 oC dan tekanan 1 atm. Anggap volume larutan tidak berubah selama proses elektrolisis. Hitunglah:
a. Konsentrasi Zn2+ yang tersisa.
b. Volume gas yang dihasilkan di anoda
c. pH larutan di sekitar anoda

Pembahasan a. [Zn2+] yang tersisa?
Pada katoda berlangsung reaksi reduksi: Zn2+ + 2e ⟶ Zn
Tiap 1 Faraday akan mengendapkan 1 ME (massa ekuivalen) Zn atau setara dengan ½ mol Zn2+
Ingat ME = mM Zn : jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi reduksi itu
Ingat bahwa ⟶ 1 F = 96.500 Coulomb/mol elektron

Bagikan di

Kalkulator ΔH Reaksi Menggunakan Energi Ikatan Rata-rata

Sabtu, 28 Mei 2016

Apakah suatu reaksi kimia bersifat endoterm (memerlukan energi/panas) atau bersifat eksoterm (menghasilkan energi/panas) dapat diperkirakan dengan menggunakan data energi ikatan rata-rata antaratom yang berikatan dalam suatu molekul.

Prinsip perhitungannya:
  • Bila energi yang dihasilkan pada pembentukan ikatan suatu molekul baru lebih besar dibanding energi pemutusan ikatan suatu molekul sebelumnya maka reaksi tersebut dikatakan bersifat eksoterm (menghasilkan panas/energi) dan ΔH bernilai negatif (minus, –)

  • Bila energi yang dihasilkan pada pembentukan ikatan suatu molekul baru lebih kecil dibanding energi pemutusan ikatan molekul sebelumnya maka reaksi tersebut dikatakan bersifat eksoterm (menghasilkan panas/energi) dan ΔH bernilai positif (plus, +)
Bagikan di

Kalkulator Hukum Faraday untuk Elektrolisis

Jumat, 27 Mei 2016

Kalkulator ini bersifat bolak-balik, atau vice-versa. Kosongkan 1 variabel yang akan dihitung dan isikan variabel lainnya.

Untuk konversi satuan muatan listrik Coulomb ke satuan Faraday dapat menggunakan kalkulator paling bawah.

Dalam soal biasa tidak diberikan informasi tentang jumlah muatan, pengguna harus menentukan sendiri muatan dari kation yang mengendap.

Misal:
Cu(NO3)2, muatan untuk Cu ketika terdisosiasi menjadi Cu2+ sehingga muatan (z) = 2;

Ag2SO4, muatan untuk Ag ketika terdisosiasi menjadi Ag+ sehingga muatan (z) = 1.

Rumus Hukum Faraday:
$\mathsf{m= \left(\dfrac{mM}{z}\right)\left(\dfrac{Q}{F}\right)}$
→ $\mathsf{m \times z \times F = mM \times Q}$

$\mathsf{F~=~96{.}500~C/mol}$
→ $\mathsf{1~F = 96{.}500~C = 1~mol~elektron}$
→ $\mathsf{m \times z \times 96{.}500 = mM \times Q}$

Karena $\mathsf{Q = i \times t}$ persamaan tersebut kadang ditulis
→ $\mathsf{m \times z \times 96500 = mM \times i \times t}$
→ $\mathsf{m= \left(\dfrac{mM}{z}\right)\left(\dfrac{i \times t}{96500}\right)}$

$\mathsf{\left(\dfrac{mM}{z}\right)}$ ini sering disebut massa ekuivalen zat (ME)

$\mathsf{n= \dfrac{it}{96500}\dfrac{1}{z}}$

Bagikan di

Kalkulator Pengendapan Selektif

Rabu, 25 Mei 2016

Mengamati pola penyelesaian soal-soal kimia terkait pengendapan selektif pada bahasan kelarutan dan hasil kali kelarutan yang ajek dapat dibuat sebuah alat hitung.

Biasanya dalam soal terdapat informasi (data) tentang campuran zat-zat dalam larutan seperti konsentrasi zat, data Ksp, pH dan lain-lain yang dapat dijadikan input kalkulator, selanjutnya kalkulator seperti ini saya beri nama "Kalkulator Pengendapan Selektif".

Metode pengendapan selektif dilakukan dengan prinsip memisahkan zat-zat berdasarkan perbedaan kelarutannya setelah direaksikan dengan ion tertentu.
Bagikan di
 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info