Daftar isi (table of content) atau sering ditulis sitemap ini menjadi kebutuhan setiap blog atau website. Tujuannya adalah untuk memudahkan pengunjung menjelajah isi blog/website. Seperti yang ada di blog ini juga disediakan menu daftar isi dengan 3 model daftar isi. Berharap pengunjung dimudahkan penjelajahannya. Daftar isi atau daftar tulisan di blog ini ketiga-tiganya menggunakan kode yang diambil dari pihak ketiga. Oleh karena itu semua kredit dari pembuatnya tetap dibiarkan muncul di halaman dafar isi.
Bagaimana Tabel di Blog ini Dibuat?
Tabel diperlukan untuk menyajikan data agar lebih mudah dimengerti. Di blog ini gaya tabel dibuat dengan dua cara , cara manual dan cara otomatis. Sebenarnya tidak ada beda di antara kedua cara itu. Yang membuat beda adalah bagaimana tabel saat ditampilkan. Untuk cara manual dilakukan sebagaimana lazimnya pembuatan tabel dengan kode html dan dibuat dengan pengaturan warna, huruf dan latar, dan lain-lain, yang dilakukan secara manual. Untuk cara gaya otomatis diatur dengan membuat kode CSS terlebih dahulu dan diberi identitas tertentu sehingga begitu tabel jadi maka tampilannya akan seperti yang sudah diatur dalam kode CSS tadi. Dalam kode "table" harus dibuat manual dengan dan disisipkan identitas CSS yang dibuat sebelumnya.
Membandingkan Energi Kisi Suatu Senyawa
Selasa, 14 April 2015
Energi kisi suatu senyawa ionik adalah energi yang dihasilkan saat pembentukan 1 mol padatan kristal senyawa ion dari ion-ion penyusunan pada fase gas. Persamaan termokimia-nya dapat dituliskan
mMn+ (g) + nXm (g) ⟶ MmXn (s) + Energi kisi.
Energi kisi juga dapat pula dimaknai sebagai energi yang diperlukan untuk memecahkan senyawa ion menjadi kation dan anion penyusunnya pada fase gas.
mMn+ (g) + nXm (g) ⟶ MmXn (s) + Energi kisi.
Energi kisi juga dapat pula dimaknai sebagai energi yang diperlukan untuk memecahkan senyawa ion menjadi kation dan anion penyusunnya pada fase gas.
MmXn (s) + Energi kisi ⟶ mMn+ (g) + nXm (g)
Semakin besar nilai energi kisi suatu senyawa berarti senyawa tersebut memiliki kestabilan yang tinggi karena ikatan antara kation dan anion sangat kuat.
Semakin besar nilai energi kisi suatu senyawa berarti senyawa tersebut memiliki kestabilan yang tinggi karena ikatan antara kation dan anion sangat kuat.
The Power of Autocorrect
Minggu, 12 April 2015
Yah autocorrect, menjadi benar secara otomatis! Enak kan?! Mengetik menjadi sangat-sangat cepat walau kemampuan mengetik hanya menggunakan beberapa jari, tidak sampai 10 jari. Apalagi bagi yang sanggup dan terampil mengetik menggunakan kesepuluh jari. Tapi nyatanya tidak semua orang mau membiasakan diri memanfaatkan kekuatan autocorrect itu.
Pembahasan Soal KSM Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2013 - Soal Pilihan Ganda
Bagian I Soal Pilihan Berganda
1. Sebanyak 1,35 gram logam M direaksikan secara kuantitatif menjadi senyawa oksida MO murni sebanyak 1,88 gram. Berdasarkan data tersebut maka massa atom relatif logam M adalah
A. 24,0
B. 40,0
C. 56,0
D. 63,5
E. 65,5
Pembahasan:
1. Sebanyak 1,35 gram logam M direaksikan secara kuantitatif menjadi senyawa oksida MO murni sebanyak 1,88 gram. Berdasarkan data tersebut maka massa atom relatif logam M adalah
A. 24,0
B. 40,0
C. 56,0
D. 63,5
E. 65,5
Pembahasan:
Pembahasan Soal KSM Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2013 - Bagian Soal Uraian Singkat
Bagian II Soal Uraian Singkat
Soal-1.
Setetes air mengandung 5 x 1020 molekul H2O, jika kerapatan air adalah 1 gram /mL, maka hitunglah volume setetes air tersebut. (3)
Pembahasan Soal-1:
Kerapatan air = 1 g/mL artinya 1 g air = 1 mL
5 × 1020 molekul H2O = (5 × 1020) : (6,022 × 1023) mol = 8,303 × 10–4 mol
8,303 × 10–4 mol × 18 g/mol = 1,4945 × 10–2 g
Volume air = 1,4945 × 10–2 g × 1 mL/g = 1,4945 × 10–2 mL
Soal-1.
Setetes air mengandung 5 x 1020 molekul H2O, jika kerapatan air adalah 1 gram /mL, maka hitunglah volume setetes air tersebut. (3)
Pembahasan Soal-1:
Kerapatan air = 1 g/mL artinya 1 g air = 1 mL
5 × 1020 molekul H2O = (5 × 1020) : (6,022 × 1023) mol = 8,303 × 10–4 mol
8,303 × 10–4 mol × 18 g/mol = 1,4945 × 10–2 g
Volume air = 1,4945 × 10–2 g × 1 mL/g = 1,4945 × 10–2 mL
Pembahasan Soal tentang Hubungan Ksp, Kf, dan K pada Pembentukan Ion Kompleks
Jumat, 10 April 2015
Berikut ini adalah pembahasan soal tentang hubungan Ksp, Kf, dan K pada pembentukan ion kompleks. Ini merupakan soal KSM Bidang Kimia tingkat Propinsi Tahun 2013 - soal pilihan ganda nomor 28. Soal secara keseluruhan dapat di lihat pada pranala ini. Bagaimana hubungan tentang Ksp, Kf, dan K dapat dilihat pada artikel sebelum ini di sini.
Kategori:
Kesetimbangan Kimia,
Kf,
Kimia-2,
Kimia-3,
KSM Kimia,
Ksp,
Pembentukan Ion Kompleks,
Soal dan Pembahasan
Hubungan Ksp, Kf, dan K pada Reaksi Pembentukan Ion Kompleks
Tulisan ini terinspirasi ketika menyelesaikan pembahasan soal KSM Kimia tingkat provinsi tahun 2013. Ada soal menarik yang tentu saja diperlukan pemahaman yang lebih untuk siswa-siswa setingkat SMA/MA. Untuk soal tersebut akan saya bahas pada artikel tersendiri pada blog ini.
Kali ini akan saya bahas hubungan Ksp, Kf, dan K. Hubungan ketiganya nyaris tidak pernah dibahas dalam pelajaran kimia SMA, kecuali hanya untuk materi pengayaan.
Kali ini akan saya bahas hubungan Ksp, Kf, dan K. Hubungan ketiganya nyaris tidak pernah dibahas dalam pelajaran kimia SMA, kecuali hanya untuk materi pengayaan.
Kategori:
Kesetimbangan Kimia,
Kimia-2,
Kimia-3,
Ksp,
Pembentukan Ion Kompleks
Penyelesaian Persamaan Kuadrat Online Membantu Menyelesaikan Soal Kesetimbangan Kimia
Kamis, 09 April 2015
Pelajaran kimia jenjang SMA tidak lepas dari perhitungan. Perhitungan adalah salah satu sarana untuk memahami kimia, masih banyak hal lain yang mestinya menjadi fokus utama dalam mempelajari kimia itu sendiri.
Dalam belajar kimia tidak sedikit siswa sibuk hanya pada soal matematis dan tidak memahami kimia-nya, padahal banyak soal hitungan itu dapat dituntaskan dengan alat hitung.
Seperti pada beberapa soal kesetimbangan kimia kadang untuk mendapatkan jawaban suatu soal hanya dapat diselesaikan menggunakan persamaan kuadrat kemudian dicari akar-akar persamaan kuadrat tersebut.
Jangan sampai hal "kecil" ini menjadi penghambat siswa dalam menjelajah dunia kimia.
Alternatif Cara Menyetarakan Persamaan Reaksi Redoks
Sejak dahulu pokok bahasan reaksi redoks khususnya tentang menyetarakan zat-zat dalam reaksi redoks menjadi hal yang sulit bagi kebanyakan siswa sma. Kesulitan itu karena adanya prosedur yang kadang dilupakan begitu saja dalam tahap penyetaraan. Seperti diketahui bahwa penyetaraan redoks dapat dilakukan dengan 2 metode. metode bilangan oksidasi dan metode setengah reaksi. Metode ini umum dipakai di jenjang sma. Berikut metode alternatif yang dapat digunakan untuk menyetarakan atom/unsur dalam persamaan reaksi
Kategori:
Alternatif,
Kimia-3,
Persamaan Reaksi,
Reaksi Redoks,
Redoks,
Reduksi Oksidasi
Mengetik Rumus Kimia secara Cepat Oleh Urip Rukim
Berikut ini adalah contoh bagaimana cara agar terbiasa menggunakan "alat" di microsoft word untuk memudahkan kerja saya sebagai guru kimia. Saya lebih suka menggunakan microsoft word ketika mengajar. Microsoft word sering kali saya gunakan sebagai ganti papan tulis. Kelebihannya adalah siswa saya dapat mengikuti proses penjelasan saya layaknya saya menjelaskan menggunakan papan tulis dan spidol. Oleh karena itu kemampuan mengetik saya yang hanya mengandalkan 11 jari (1 telunjuk kiri dan 1 telunjuk kanan) bisa saya "akali" akar dapat mengetik dengan relatif lebih cepat.
Kategori:
Autocorrect,
Mengetik Cepat,
Ragam,
Rumus Kimia,
Software Kimia,
Trik,
Tutorial
Soal-soal Menantang tentang Stoikiometri
Rabu, 08 April 2015
Soal-soal stoikiometri memang tidak sulit kalau setingkat pelajaran di SMA biasa. Kebanyakan memang berkutat pada hitungan matematis saja. Namun kadang kita menjumpai soal-soal unik yang memerlukan pemikiran ekstra dalam penyelesaiannya. Soal-soal stoikiometri seperti apakah itu? Tulisan ini akan memberikan sedikit gambaran tentang hal itu. Soal-soal ini dirangkum dan diadaptasi dari berbagai sumber. Tulisan diperuntukkan bagi siswa-siswa yang punya minat besar dalam mendalami kimia.
Langganan:
Postingan (Atom)
